cover
Contact Name
Silvia Nurvita
Contact Email
jurmikunkartur@gmail.com
Phone
+6285229212929
Journal Mail Official
fikes@unkartur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.182-192, Rejomulyo, Kota Semarang, Jawa Tengah 50127
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan
ISSN : 27156842     EISSN : 28090454     DOI : https://doi.org/10.53416/jurmik.v1i2
Core Subject : Health, Science,
JURMIK (Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan) memiliki fokus dalam menerbitkan : •Hasil penelitian; •Studi literature/artikel review; •Systematic Review and Meta Analysis. JURMIK (Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan) memiliki Scope: •Administrasi pelayanan kesehatan; •Pembiayaan pelayanan kesehatan; •ICT in Health information management; •Hukum Kesehatan dalam pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan; •Kodifikasi penyakit dan tindakan; •Sistem informasi kesehatan; •Manajemen mutu informasi kesehatan; •Akreditasi pelayanan kesehatan; •Rekam Kesehatan Elektronik; •Analisis data pelayanan kesehatan; •Bidang Ilmu Kesehatan lainnya.
Articles 43 Documents
Feature Selection Information Gain pada Klasifikasi Pasien Penyakit Jantung (Heart Disease) Siska Narulita; Priyo Nugroho Adi
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i1.240

Abstract

Heart disease, also known as cardiovascular disease, is a condition where there is a blockage or narrowing of blood vessels that can lead to heart attack, chest pain, or stroke. It needs appropriate medical treatment because this disease can be the cause of death. Data mining methods are helpful in diagnosing and treating heart disease. Data mining methods can play a major role in the process of improving the quality of care for heart disease patients, providing valuable information for informed decision-making regarding prevention and treatment. The data analysis process uses classification algorithms, namely Decision Tree (C4.5), Naive Bayes (NB), Support Vector Machine (SVM), and Random Forest (RF) combined with feature selection information gain method. The results show that data mining methods are very useful in diagnosing and treating heart disease. The highest percentage of correct classifications for both models before and after the implementation of feature selection information gain was obtained by the RF algorithm, which amounted to 95.71%. However, the implementation of the feature selection information gain method in this study did not contribute significantly to improving the classification quality of each algorithm used.
Evaluasi Pemanfaatan Data Rekam Medis untuk Sistem Informasi Pemasaran di RS PKU Muhammadiyah Temanggung Sudarno, Min Adadiyah; Qoriatul Fadhilah, Isnaini
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i1.247

Abstract

Electronic medical records become one big data source. Well-managed data can provide information needed in marketing management, especially for private hospitals. PKU Muhammadiyah Temanggung Hospital has implemented electronic medical records starting with the use of billing system in 2014. The data managed includes patient demographics. It is necessary to evaluate the use of these data in terms of man, materials, machine, method, money and markets. The study was descriptive qualitative. The data collection process is carried out by conducting interviews and observations. The marketing information system design process carried out with the IT team. The team uses the waterfall method where system designers complete their concepts by going through a library review process and taking inspiration from various CRM (Customer Relationship Management) models. The results showed that electronic data of medical records has been used as material for marketing information systems. The readiness of man and money makes it easy to build a menu bar of the marketing information system on the dashboard of the management information system. The system is still possible to be developed in terms of materials and machines. The method of data utilization is transforming from manual to digital gradually. This is influenced by the readiness of the next prospective data users to become part of the marketing information system developer by utilizing electronic medical record data. Keywords: menu bar, marketing, data, electronic medical records
Akurasi dan Ketepatan Pengkodean Diagnosis pada Kasus Obstetric di RST Dr. Asmir DKT Salatiga Kumala Dewi, Ratih; Evita Aurilia Nardina; Ferdiansyah Hari Nugroho
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i1.262

Abstract

Accurate and precise diagnosis coding in obstetric cases at Dr. Asmir DKT Hospital, Salatiga, is crucial for effective medical record management. This study utilized an analytical quantitative approach with a cross-sectional method to explore the relationship between the accuracy and precision of diagnosis coding. The sample comprised 100 obstetric cases selected from inpatients during the first quarter (January – March 2024). Data analysis revealed that 68% of the 72 analyzed cases had accurate diagnosis coding, while 32% were inaccurate. Similarly, 71% of the cases were coded precisely, with 29% coded imprecisely. Chi-Square analysis indicated a significant relationship between accuracy and precision of diagnosis coding (p = 0.002). Factors influencing inaccuracies and imprecisions in coding included legibility of physician notes in medical records, inadequate understanding of the coding system (ICD-10), and completeness of medical documentation. To enhance coding quality, regular training for healthcare staff is recommended, alongside strengthening internal audit systems and developing more efficient medical record information systems.
Gaya Kepemimpinan dan Penggunaannya Dalam Keperawatan Siringoringo, Pitauli Aprilia
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i2.145

Abstract

Kajian ini membahas tentang bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh Kepala ruangan pada kinerja perawat. Tujuan dari penulisan kajian ini adalah untuk mengetahui apa saja gaya kepemimpinan yang dilakukan dan bagaimana pengaruh dari gaya kepemimpinan yang dikerjakan oleh Kepala Ruangan pada perawat terhadap kinerja para perawat di unit Rumah Sakit. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Informasi yang digunakan dalam kajian ini diambil dari media publikasi yang memuat jurnal ilmiah, artikel ilmiah dan tulisan yang  berhubungan dengan variabel penelitian. Dari hasil telaah jurnal, didapatkan adanya pengaruh positif dari gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh Kepala Ruangan perawat terhadap kinerja perawat. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baik sebagai referensi maupun peluang ide dalam mengkaji lebih dalam bagaimana pengaruh dari gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap kinerja perawat.
Prototipe Sistem Pendataan Bencana Banjir Pada Pelayanan Posko Kesehatan di Kota Cirebon Robiatul Adawiyah; Karmanto, Bambang; Dewi Nur Ramadani; Ichsan Nur Alamsyah
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i2.194

Abstract

Di era industri 4.0 perkembangan teknologi semakin pesat, sehingga berdampak positif bagi penggunayang dapat memudahkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Salah satu yang dapat meningkatkankualitas pelayanan kesehatan yaitu sistem rekam medis elektronik. Sistem pendataan bencana banjirberbasis webbase merupakan salah satu penerapan rekam medis elektronik. Sistem pendataan bencanabanjir di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cirebon masih menggunakan media manual.Dengan hal tersebut sistem pendataan perlu dikembangkan menjadi media elektronik untukmemudahkan petugas agar lebih efektif dan efisien dalam pendataan korban, salah satunya membuatsistem pendataan berbasis webbase dengan menerapkan formulir elektronik. Penelitian ini bertujuanuntuk melakukan perancangan prototipe sistem informasi rekam medis elektronik pada pelayananposko kesehatan kegawatdaruratan bencana banjir di Kota Cirebon. Pada penelitian ini menggunakanjenis metode Research & Development. Pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakanmetode waterfall. Untuk pengumpulan data peneliti melakukan observasi, wawancara (interview), dandokumentasi. Hasil dari penelitian ini sistem yang sudah dibuat berjalan sesuai dengan apa yangdiharapkan oleh peneliti, semua fitur berjalan dengan baik yang dapat menunjang efektivitas danefisiensi pendataan korban. Sistem berhasil di uji coba terhadap petugas BPBD dan tenaga kesehatandi fasilitas pelayanan kesehatan.
Kebijakan dan Pending Klaim JKN di Rumah Sakit X irma, Irmawati Mathar
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i2.201

Abstract

Sejak 1 Januari 2014, pemerintah melaksanakan program jaminan kesehatan nasional. Program ini diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. Pengajuan klaim oleh rumah sakit menggunakan software INA-CBGs (Indonesia Case Based Group System). Klaim yang mengalami pending dapat merugikan rumah sakit. Di rumah sakit x masih banyak terjadi kasus pending klaim. Sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kebijakan dan kasus pending klaim. Peneliti menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Tujuan menggunakan pendekatan analisis ini adalah agar peneliti dapat menggambarkan realita empirirs di balik terjadinya kasus pending klaim yang terjadi di rumah sakit x secara mendalam sehingga akan didapatkan permasalah dan solusi yang tepat. Hasil penelitian ditemukan kasus pending klaim yang disebabkan karena ketidaklengkapan berkas klaim serta kesalahan dalam menentukan kode diagnose maupun tindakan yang terjadi pada bulan oktober ke November tahun 2022, dan kasus tersebut mengalami peningkatan karena berkas SITB yang tidak disertakan. Kebijakan di rumah sakit x terkait pending klaim adalah mengikutkan petugas coder untuk mengikuti pelatihan koding. Rumah sakit dapat Menyusun SOP baru untuk pengecekan berkas klaim serta penentuan kode secara akurat serta dilakukan pengawasan pada pengisian rekam medis.
Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik di Klinik Pratama Simpang Lima Husada Mutiarasari, Shinta; Chotimah, Siti Noor; Nurvita, Silvia; Mayadilanuari, Aerrosa Murenda; Sumantiawan, Dody Indra
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i2.275

Abstract

The Ministry of Health is committed to transforming the health system, including the transformation of health technology. One of these technological developments is Electronic Medical Records (EMR). The purpose of this study was to determine the readiness of EMR implementation at Simpang Lima Husada Primary Clinic. This study used the CAFP EHR Readiness Assessment instrument to assess the readiness of EMR implementation so as to improve service quality and workflow efficiency. This type of research is descriptive qualitative research. Informants were determined by purposive sampling technique on 14 respondents. The results of the Management Capacity readiness study obtained a score of 15, which is at level III, which means that management capacity is very ready. The readiness of Financial and Budgetary Capacity and Operational Capacity received a score of 12 at level II, indicating a fairly good cost analysis and sufficient staff and infrastructure capacity. Technology Capacity Readiness received a score of 28, which is at level II, indicating that information technology readiness is adequate. Organizational Capacity Readiness scored 28 at level II indicating a fairly good understanding of the value of EMR. Overall, Simpang Lima Husada Primary Clinic scored 95 out of a score range of 44-96 (level II) indicating it is quite ready to implement EMR based on the CAFP EHR Readiness Assessment.
Tingkat Pengetahuan dan Penerimaan Masyarakat Terhadap Implementasi Program Wolbachia di Indonesia: Literature Review Mayadilanuari, Aerrosa Murenda; Nurvita, Silvia; Kurniawan, Dhieo
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i2.277

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebarkan oleh nyamuk Aedes spp adalah masalah kesehatan global terutama di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia. Pada tahun 2023 di Indonesia terdapat lebih dari 55.000 kasus DBD dan sekitar 500 kematian. Namun, di Yogyakarta menunjukkan penurunan 30% dalam jumlah kasus DBD karena keberhasilan implementasi program Wolbachia sejak tahun 2019. Program ini kemudian diterapkan di lima kota yang ada di Indonesia sejak tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan penerimaan masyarakat terhadap program Wolbachia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis jurnal nasional dan internasional yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024. Hasil menunjukkan bahwa masih sedikit penelitian terkait program Wolbachia di Indonesia. Tingkat pengetahuan dan penerimaan masyarakat terhadap implementasi program Wolachia di Indonesia juga dinilai masih rendah. Kesimpulannya sosialisasi yang lebih efektif diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerimaan terhadap program Wolbachia. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi implementasi program di berbagai lokasi dan melakukan evaluasi program Wolbachia untuk meningkatkan efektivitas program ini.
Analisis Pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja di Sektor Informal: Literature Review Mayadilanuari, Aerrosa Murenda; Nurvita, Silvia; Dewi, Viny Natalia; Kurniawan, Dhieo
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v5i1.234

Abstract

Indonesia merupakan negara industri dengan jumlah tenaga kerja di sektor informal lebih banyak daripada tenaga kerja di sektor formal. Pekerja di sektor informal rentan mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Hal ini diperparah dengan tidak adanya akses jaminan sosial bagi mereka. Sehingga diperlukan pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) secara maksimal bagi pekerja di sektor informal. Pos UKK adalah wadah sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat pada pekerja sektor informal yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat pekerja melalui pemberian pelayanan kesehatan dengan pendekatan utama promotif dan preventif, disertai kuratif dan rehabilitatif sederhana atau terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pos UKK dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bagi pekerja di sektor informal. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan artikel dengan menganalisis hasil penelitian terdahulu. Dalam pengumpulan artikel menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hingga saat ini belum banyak pemilik usaha sektor informal yang memiliki pos UKK. Hanya beberapa sektor informal yang sudah memiliki pos UKK, namun dalam pelaksanaan pos UKK yang ada di beberapa wilayah di Indonesia masih belum berjalan secara maksimal. Perlu adanya kerjasama antara pemerintah, puskesmas, dan pemilik usaha sektor informal dalam pembentukan dan pelaksanaan pos UKK yang baik dan terintegrasi. Sehingga resiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja pada pekerja di sektor informal dapat dicegah serta produktivitas kerja meningkat.
Optimasi Algoritma K-Nearest Neighbor (k-NN) dengan Wrapper Forward Selection untuk Deteksi Penderita Breast Cancer Oei Joviano Matthew Wijaya; Siska Narulita
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v5i1.324

Abstract

Breast cancer atau kanker payudara adalah penyakit yang disebabkan karena adanya pertumbuhan sel-sel tubuh yang tidak normal dan mengambil alih sel yang masih sehat pada daerah payudara. Breast cancer sangat diperlukan penanganan dini agar sel kanker pada payudara tidak menyebar secara luas, karena breast cancer dapat menyebabkan kematian. Data mining dapat menjadi salah satu opsi solusi dalam membantu diagnosis kanker payudara. Data mining dapat berperan dalam membantu pengambilan keputusan, karena data yang sudah diolah dapat digunakan dalam analisis sebelum pengambilan keputusan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan algoritma klasifikasi k-Nearest Neighbor (k-NN) yang dioptimasi menggunakan teknik feature selection, yaitu wrapper forward selection. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data mining sangat berguna dan bermanfaat dalam menganalisis dan mendiagnosis penyakit breast cancer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persentase akurasi, presisi, dan recall pada model yang menggunakan forward selection menghasilkan persentase yang lebih tinggi daripada yang tidak menggunakan forward selection, yaitu sebesar 96,19%. Sedangkan model yang tidak menggunakan teknik forward selection menghasilkan tingkat akurasi sebesar 84,16%. Sehingga dalam penelitian ini, teknik forward selection sangat berpengaruh dalam meningkatkan akurasi pada model yang terbentuk.