cover
Contact Name
Anggara Setya Saputra
Contact Email
anggara@unwiku.ac.id
Phone
+6281392800058
Journal Mail Official
mida@unwiku.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Beji Karangsalam No.25, Dusun III, Karangsalam Kidul, Kec. Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53152
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
ISSN : 14114461     EISSN : 28307267     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi menerbitkan artikel hasil penelitian tentang administrasi publik. Namun tidak terbatas pula kepada: Kebijakan Publik Manajemen Publik Layanan Publik Birokrasi Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Daerah Politik Tata Kelola Pemerintah
Articles 112 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN JAMKESDA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSKESMAS PURWOKERTO SELATAN KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS Ekaswati Susilaningsih
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 11, No 2 (2014): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v11i2.12

Abstract

Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi setiap manusia. Orang yang tidak sehat tidak dapat melakukan aktifitas apapun. Oleh karena itu setiap orang sebaiknya berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatannya. Menjaga kesehatan bias di lakukan dengan memperbaiki pola hidup sehat , makanan yang sehat, dan ber olah raga. Untuk menciptakan mayarakat yang sehat perlu adanya fasilitas pendukung seperti tempat pemeriksaan kesehatan seperti, Puskesmas, Rumah sakit, balai pengobatan, klinik dan sebagainya.Adanya organisasi pemerintah yang bergerak di bidang kesehatan tentu akan membantu masyarakat dalam menciptakan pola hidup yang sehat, dengan berbagai macam program pemerintah, seperti penyuluhan kesehatan, pengobatan dan lain sebagainya.Puskesmas adalah salah satu organisasi pemerintah yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan masyarakat.Dalam penelitian ini peneliti mengambil salah satu Puskesmas yang ada di wlayah Kabupaten Banyumas yaitu Unit Pelayanan Teknis Puskesmas Purwokerto Selatan. Puskesmas ini berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat melalui berbagai macam jenis pelayanan kesehatan. Berbagai jenis pelayanan kesehatan yang ada di Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Purwokerto Selatan antara lain: pemeriksaan kesehatan (rawat jalan), pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan kesehatan gigi, pelayanan imunisasi, keluarga berencana, serta pelayanan kesehatan keluarga seperti gizi dan pemberian rujukan kepada masyarakat dan lain sebagainya.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DALAM PENANGANAN WABAH CORONA VIRUS DISEASE 19 (STUDI KASUS PADA PEMERINTAHAN DESA BEJI KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS) Taufik Purboyo; Farida Nur Aini
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 17, No 2 (2020): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v17i2.28

Abstract

AbstrakRegulasi dan implementasi adalah merupakan dua variabel yang saling berkaitan dalam mendukung sebuah kebijakan publik, penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan problematika implementasi kebijakan dalam penanganan Covid-19 hal ini dirasakan penting karena penanganan covid-19 adalah merupakan program nasional. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan masih adanya tumpang tindih aturan dan berbagai permasalahan tentang implementasi kebijakan.Kata Kunci :Implementasi dan Regulasi Kebijakan AbstractRegulation and implementation are two interrelated variables in supporting a public policy, this study aims to describe the problems of policy implementation in handling Covid-19, this is felt to be important because handling Covid-19 is a national program. This research method uses descriptive qualitative method. The research results show that there are still overlapping rules and various problems regarding policy implementation.Keywords: Policy Implementation and Regulation
Collaborative Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata Waduk Penjalin Di Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Ajis Setiawan; Chamid Sutikno
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 19, No 1 (2022): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.352 KB) | DOI: 10.56681/da.v19i1.47

Abstract

This study aims to determine the collaborative governance process in the development of tourist villages in Winduaji Village, Paguyangan District, Brebes Regency. The existence of village autonomy policies and laws regarding village development that are carried out independently can provide opportunities for village governments to carry out village development by utilizing potential resources they have to meet community needs in particular and in general. The purpose of the study was to find out (1) the collaborative governance process in the development of tourist villages in Winduaji Village which was able to obtain a form of achievement award in the field of tourism village development. This research was conducted using a qualitative method, with a descriptive approach. The informant selection technique used purposive sampling technique. The data analysis technique uses an interactive analysis model, while the data validity uses triangulation to obtain valid data. The results of the study show that in the collaborative governance process in the development of tourist villages in Winduaji Village, it shows that in the development of tourist villages each involved party has a role, starting from the government, the community, tourism awareness groups, the private sector so that they are able to create useful activities and provide benefits. positive impact on society in particular and in general. Keywords; Collaborative Governance, Tourism Village, Tourism Awareness Group.
ANALISIS EFEKTIVITAS PELAKSANAAN 10 PROGRAM POKOK PKK DI KELURAHAN BERKOH KECAMATANPURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS Dwi Astuti Nurhayati
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 12, No 2 (2015): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v12i2.7

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Efektivitas Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK Di Kelurahan Berkoh Kecamatan Purwokerto Selatan  Kabupaten Banyumas dan bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi sumber dana, sumber daya manusia (SDM), menjelaskan interaksi antar organisasi serta partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kelurahan Berkoh Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas.          Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan survei di Kelurahan Berkoh Kecamatan Purwokerto Selatan  Kabupaten Banyumas.Tehnik penetapan informan ialah purposive yang terdiri dari Perangkat Kelurahan,Ketua PKK,Sekretaris,Bendahara,Pokja, danmasyarakat.Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman.          Hasil analisis data menunjukanbahwa optimalisasi sumber dana dan sumber daya manusia dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK di Kelurahan Berkoh berjalan cukup baik dan lancar. Interaksi antar organisasi juga berjalan lancar dan baik. Hal ini terlihat dalam kegiatan rutin seperti penyuluhan, pembinaan masyarakat, dan komunikasi serta koordinasi antar institusi yang ada di Kelurahan Berkoh. Selain itu, partisipasi masyarakat menunjukkan antusiasme yang baik dan positif dalam mendukung kegiata-kegiatan PKK.
ANALISIS KINERJA PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT Wahyu Saefudin; Diah Kemala Putri Bestari; Meta Aisyah; Mujib Mujib
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 17, No 1 (2020): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v17i1.23

Abstract

AbstrakPembimbing Kemasyarakatan sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan Resolusi Pemasyarakatan diharapkan menjalankan fungsinya secara memadai, agar agenda Resolusi Pemasyarakatan tersebut dapat tercapai. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Pembimbing Kemasyarakatan di wilayah Kalimantan Barat. Penelitian ini mengukur kinerja Pembimbing Kemasyarakatan di Wilayah Kalimantan Barat dengan mengacu pada dua dimensi, yang terdiri dari Task Performance dan Contextual Performance. Analisis data yang digunakan analisis distribusi frekuensi dalam bentuk nilai rata-rata dan dalam bentuk kategori yang terdiri dari kinerja sangat baik, kinerja baik, kinerja tidak baik dan kinerja sangat tidak baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari dimensi Task Performance Pembimbing Kemasyarakatan di Wilayah Kalimantan Barat termasuk kategori kinerja baik. Hal ini dapat terlihat dari sebaran jawaban responden terhadap dimensi Task Performance dalam kategori kinerja baik. Sejalan dengan dimensi Task Performance, hasil dari dimensi Contextual Performance Pembimbing Kemasyarakatan di Wilayah Kalimantan Barat juga termasuk dalam kategori kinerja baik. Hal ini dapat terlihat dari sebaran jawaban responden terhadap dimensi Contextual Performance dalam kategori kinerja baik.Kata Kunci: Kinerja, Pembimbing KemasyarakatanAbstractProbation Officer as the front guard in implementing the Correctional Resolution is expected to carry out its duties properly, so that the agenda of the Correctional Resolution program can be achieved. The type of research used was descriptive quantitative. The population and sample in this study were all Probation Officers in the West Kalimantan region. This study assessed the performance of Probation Officers in the West Kalimantan region by referred to the two dimensions that consists of Task Performance and Contextual Performance.  Data analysis used frequency distribution analysis in the form of average values and in the form of categories that consists of best performance, good performance, bad performance and worst performance.The results shows that viewed from the Task Performance dimension of Probation Officer in West Kalimantan region is included in good performance category. This can be seen from the spread of respondent’s answers to the Task Performance dimension is in good performance category. Similar with the Task Performance dimension, the result from the Contextual Performance dimension of Probation Officer in West Kalimantan region included in productive category too. This can be seen from the spread of respondents answers to the Contextual Performance dimension is in productive category. Keywords: Performance, Probation Officer.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANYUMAS NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT COVID-19 Oti Kusumaningsih; Suryoto -
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 18, No 2 (2021): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.675 KB) | DOI: 10.56681/da.v18i2.41

Abstract

Penelitian ini mengkaji Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah kabupaten Banyumas Nomor: 2 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (Covid-19) yang dilaksanakan di Satuan Polisi Pamong Praja Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah ini adalah penelitian yang menggunakan metode diskritif kualitatif.Temuan penelitian melalui model analisis data interaktif adalah: pertama, intensitas komunikasi antara implementor dengan kelompok sasaran sudah baik yang dipengaruhi oleh metode sosialisasi lewat media cetak, elektronik, internet dan media sosial yang cukup efektif dan terintegrasi. Kedua, kuantitas dan kualitas implementor, anggaran yang tesedia dan sumber kewenangan sudah cukup kuat. Di sisi peralatan penunjang masih kurang memadai karena sudah usang dan rusak. Ketiga, sikap implementor punya komitmen, jujur dan demokaratis ketika pelaksanaan operasi yustisi dan non yustisi, namun kurangnya pengetahuan dan pengalaman dalam penindakan belum berhasil menyadarkan masyarakat menjalankan protokol kesehatan covid-19. Keempat kendala birokratis dapat diselesaikan, namun tidak semua implementor dapat memahami dengan baik standard operating procedure (SOP).Adapun luaran atau implikasi penelitian ini adalah: pertama, institusi Satpol PP Perlu menambah kuantitas dan kualitas sarana penunjang kegiatan dalam implementasi kebijakan khususnya bidang penegakan perundang-undangan daerah. Kedua, implementor harus menambah pengetahuan dan pengalaman sehingga lebih tegas dalam menjalankan SOP penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Covid-19 ABSTRACT This research on the implementation of the Banyumas Regency Regional Regulation Number 2 0f 2020 concerning Disease Prevention and Management (Covid-19) which is carried out at the Civil Service Police Unit (Satpol PP) for Regional Legislation Enforcement is a research using a qualitative method. The research findings through the interactive data analysis model are as follow: first, the comunications intensity beetween the implementaters and target groupos is good., which is influenced by socialization method through printed media, electronic media, internet and social media which are quite effective and integrated. Second, the quantity and quality of implementers, available budgets and sources of authority are sufficiently strong. On the side of the supporting equipment, it is still inadequate because its worn and demaged. Third, the implementers attitude is commited, honest and democrataic whwn carrying out the justifiable operaions, the lack of knowledge and experience in prosecutions has not succeeded the public in implementing the health protocol of Covid-19. Thwe fourth, Bureaucratic obstaclescan be resolved, but not all implementers can understand the standard operating prosedure (SOP) well. The outputs or imlpications of thie research are: first, the institution of Satpol PP needs toincrase the quantity and quality of facilities to support activities in implementing policies, especially in the field of regional law enforcement. Second, iimplementers must increase their knowledge and experience so that they are more assertive in implementing SOPs for enforcing Regional Legislation. Keywords: Implementation, Policy, Covid-19
Analisis Efektifitas Pajak Bumi dan Bangunan di Kelurahan Berkoh Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Dwi Astuti Nurhayati
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 13, No 2 (2016): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v13i2.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektifitas Pajak Bumi dan Bangunan di Kelurahan Berkoh. Hasil analisa menunjukkan bahwa kerjasama dan koordinasi cukup berjalan dengan baik secara intern maupun ekstern, pengarahan dan motivasi dilaksanakan dengan baik dan cepat sehingga dapat menciptakan suasana kondusif yang dapat menunjang peningkatan kinerja pegawai dan pengawasan dilakukan secara kontinyu dan berjalan cukup baik.Berdasarkan hasil analisis data, kesimpulan yang dapat diambil ialah (1) perencanaan pengelolaan PBB sudah dilaksanakan sesuai prosedur, (2) kerjasama berjalan dengan baik secara intern maupun ekstern, (3) Motivasi dan pengarahan dilakukan secara baik, dan (4) pengawasan sudah dilaksanakan sesuai prosedur.
PERAN TEKNIK PENERJEMAHAN TERHADAP KUALITAS TERJEMAHAN KELOMPOK NOMINA BERSTRUKTUR KOMPLEKS Farida Nur Aini; Taufik Purboyo
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 17, No 1 (2020): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v17i1.18

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan kelompok nomina berstruktur kompleks dalam novel dan terjemahannya dan mendeskripsikan dampak teknik penerjemahan yang digunakan terhadap tingkat kualitas terjemahannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus terpancang. Analisis data menggunakan metode etnografi milik Spradley yang terdiri dari analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema budaya. Hasil analisis terhadap 281 data menunjukkan: (1) ada 14 teknik penerjemahan yang digunakan dalam varian tunggal, varian kuplet, varian triplet, varian kuartet dan varian kuintet; (2) teknik penerjemahan berpengaruh positif terhadap kualitas terjemahan. Kata kunci: kelompok nomina, teknik penerjemahan, kualitas terjemahanAbstract This research is aim at describing the the translation techniques of complex-structured nominal groups in novel and its translation and describing the impact of traslation techniques toward the translation quality. This research is a descriptive qualitative using embebbed case study. The data in this research are the complex-structured nominal group in Twilight novel and its translation and the translation quality assessment by the rater. Data analysis was conducted using ethnography method by Spradley which consists of domain analysis, taxonomy analysis, componential analysis and cultural value analysis. The result of the analysis of 281 data shows: (1) there are 14 translation techniques in the forms of singgle variant, couplet variant, triplet variant, quartet variant and quintet variant; (2) the translation techniques used give positive impact toward the translation quality.Key words: nominal group, translation technique, translation quality.
Sistem Presidensial Versus Sistem Multi Partai (Suatu Tinjauan Teoritis) Ambari -; Emilius Gudonohadi
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 18, No 1 (2021): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.516 KB) | DOI: 10.56681/da.v18i1.35

Abstract

Sistem pemeritahan presidensial menempatkan presiden dalam posisi yang kuat karena presiden sebagai kepala perntah sekaligus sebagai kepala negara. Penyelenggaraan pemerintahan akan berjalan dengan efektif apabila mekanisme check and malansces antara presiden dengan parlemen berjalan dengan baik.. Di sisi lain, sistem kepartaian multi partai yang tidak sederhana (jumlah partai politik yang banyak) sebagaimana diterapkan di Indonesia mengakibatkan terjadinya fragmentasi dalaam parlemen, partai politik yang mempunyai wakil di parlemen, terpecah dalam kelompok kelompok kecil,sehingga posisi bargaining powernya lemah, akibatnya mereka memilih mengambil langkah pragmatis dengan cara berkoalisi dengan partai lain untuk mendukung pemerintah. Langkah tersebut dalam kalkulasi politik, sah- sah saja, akan tetapi dalam perspektif kehidupan demokrasi yang sehat, hal tersebut akan menjadikan kontrol parlemen terhadap kinerja pemerintah menjadi lemah, sehingga mengakibatkan seringkali muncul kebijakan-kebijakan pemerintah yang cenderung mencederai rasa keadilan rakyat, terjadi kesenjangan antara aspirasi anggota parlemen dengan aspirasi konstituennya, seperti barlakunya Undang Undang Cipta Kerja, Revisi Undang Undang KPK dan lain sebagainya. Kata Kunci: Check and Balances, Multi Partai, Presidensial Abstract The presidential system of government places the president in a strong position because the president is the head of government as well as the head of state. The administration of government will run effectively if the check and malansces mechanism between the president and parliament goes well. On the other hand, the multi-party party system that is not simple (the number of political parties is large) as implemented in Indonesia results in fragmentation in parliament, political parties who have representatives in parliament, are divided into small groups, so their bargaining power position is weak, as a result they choose to take pragmatic steps by forming coalitions with other parties to support the government. This step in political calculations is legitimate, but in the perspective of a healthy democratic life, it will weaken parliamentary control over government performance, resulting in government policies that tend to injure people's sense of justice, there is a gap between aspirations of members of parliament with the aspirations of their constituents, such as the enactment of the Job Creation Act, the revision of the KPK Law and so on. Keywords: Check and Balances, Multy Party, Presidential
ANALISIS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI MELALUI MEKANISME REWARD Sartono Sartono Sartono; Andri Trianfano Trianfano
Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA) Vol 19, No 2 (2022): Majalah Ilmiah Dinamika Administrasi (MIDA)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/da.v19i2.57

Abstract

Human resources are one of the important aspects possessed by an agency, both public and private agencies. The management of human resource management is important to do, so this research is intended to analyze and describe the management of human resource management as an effort to improve employee performance, especially employees of the Department of Transportation of Purbalingga Regency through the reward mechanism carried out. This study uses qualitative research methods, with three data collection methods, namely in-depth interviews, observation and documentation. The problems in this study were studied more deeply using 5 (five) factors that affect performance, namely personal factors, work systems, facilities, leadership and situations. The results of this study indicate that the management of human resource management carried out by the Department of Transportation of Puralingga Regency is through a reward mechanism. This mechanism is very important for improving the performance of its employees. However, the facilities and personal factors still need improvement. This is due to the lack of accessibility of supporting facilities for employee performance at the Department of Transportation of Purbalingga Regency.

Page 5 of 12 | Total Record : 112