cover
Contact Name
Heri Setiawan
Contact Email
heri.setiawan@iain-palangkaraya.ac.id
Phone
+6285249219086
Journal Mail Official
syams@iain-palangkaraya.ac.id
Editorial Address
Jl. G. Obos Kompleks Islamic Centre Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Syams: Jurnal Kajian Keislaman
ISSN : 27471152     EISSN : 27750523     DOI : -
Syams: Jurnal Studi Keislaman promotes multidisciplinary approaches to Islam and focuses on seven main topics; (1) the Qur’an and hadith, (2) Da’wah/Communication/Media, (3) Psychology/Counseling, (4) Theology (Kalam), (5) Philosophy, (6) Mysticism (Tasawwuf), and (7) Islamic History/Culture. All submitted papers are subject to double-blind review process.
Articles 79 Documents
Kestabilan Emosi dengan Amaliah Tarekat Qodiriyah wa Naqsabandiyah di Pondok Dzikir Miftahussudur Sigit Kriswanto; Ihsan Mz
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4625

Abstract

Implementasi Layanan Informasi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya M Rifani; Siti Hadijah; Guna Dharma; Hernilia Yunita; Dony Apriatama
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4626

Abstract

LPKA merupakan Unit Pelaksana Teknis yang berada di bawah serta bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Sesuai aturan yang tertera di Pedoman Perlakuan Anak di LPKA, Anak yang berada di LPKA atau sebutannya ANDIKPAS (Anak Didik Pemasyarakatan) berhak memperoleh pelayanan, perawatan, pendidikan, dan pelatihan, pembimbingan dan pendampingan serta hak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif. Subjek dalam kegiatan penelitian ini adalah LPKA Kelas II Palangka Raya. Dimana yang menjadi objek penelitian adalah implementasi Layanan Informasi di LPKA Kelas II Palangka Raya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari Program Studi Bimbingan dan Konseling dapat mempraktekkan keilmuannya yang telah didapat pada bangku perkuliahan. Hasil implementasi layanan informasi di LPKA Kelas II Palangka Raya menunjukkan hasil positif, terlihat dari Penilaian Segera (Laiseg) yang kami berikan pada ANDIKPAS, 70% dari mereka dapat memahami serta menerima informasi yang kami sampaikan, sisanya 30% mengalami kesulitan karena ada beberapa dari mereka yang tidak bisa baca tulis, sehingga perlu pendampingan khusus agar mereka juga merasakan layanan yang kami berikan.
Citra Istri Salihah: Meneroka Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur Frans Kurniawan; Harles Anwar; Hakim Syah
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4622

Abstract

Tradisi Burdah Keliling di Kalimantan Tengah: Studi Kasus Desa Pegatan Dahlia Dahlia; Fimeir Liadi; Muhammad Husni
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4627

Abstract

Pelaksanaan tradisi Burdah Keliling merupakan tradisi yang banyak ditemui di Indonesia. Jika menelisik sejarahnya, tradisi burdah keliling ini memiliki latar belakangnya tersendiri sesuai wilayah pelaksanaannya. Biasanya tradisi burdah keliling dilaksanakan pada saat rabu di akhir bulan Shafar. Akan tetapi, di desa pagatan sendiri kegiatan ini dilaksanakan pada saat tahun baru Islam dan tahun baru masehi.Pandangan tokoh agama dan masyarakat muslim terhadap tradisi burdah keliling yang diadakan pada tahun baru baru Islam di desa Pegatan merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun yang merupakan hasil akulturasi budaya Islam dan lokal. Dalam tradisi Burdah keliling ini tampak jelas unsur lokal dalam bentuk kepercayaan pada mahluk halus yang ditangkal dengan doa tolak bala. Dengan di adakannya tradisi burdah keliling pada tahun baru Islam, diharapkan supaya desa Pegatan dan masyarakatnya terhindar dari marabahaya, wabah penyakit dan musibah kebakaran. Masyarakat desa Pegatan percaya bahwa setiap pergantian tahun baru Islam akan membawa perubahan baru bagi masyarakat dan desa. Tujuan diadakan Burdah Keliling pada tahun Baru Islam ini untuk memeriahkan datangnya tahun baru Islam dan menghalau bala’ agar tahun yang akan dijalani selanjutnya dijauhkan dari berbagai bencana dan penyakit. 
Analisis Surah Al-Baqarah Ayat 233: Studi Tafsir Ilmi dan Tafsir Tematik Kementerian Agama Abdul Hakim; Akhmad Supriadi; Nor Faridatunnisa
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4623

Abstract

Iklan Madu HNI di Instagram dalam Pasar Komodifikasi Islam Lulu Al Annafis; Ahmad Nawawi; Favi Aditya Ikhsan
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4628

Abstract

Komodifikasi agama di Indonesia kini marak terjadi. Agama kerap dilibatkan dalam setiap lini kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi. Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memiliki potensi pasar muslim yang menjanjikan. Dalam proses pemasaran produk, tidak jarang para produsen menggunakan isu agama guna menarik perhatian konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk melihat bagaimana relasi antara agama dan marketing di Indonesia. Penelitian ini akan mengkaji tentang komodifikasi agama yang dilakukan oleh perusahaan Halal Network International (HNI). HNI adalah sebuah perusahaan yang memiliki standardisasi halal yang bergerak di bidang produk herbal. Salah satu produk HNI adalah madu. Iklan madu HNI inilah yang menjadi kajian penelitian. Artikel ini akan mendeskripsikan bagaimana hubungan antara agama dan marketing pada konteks iklan madu HNI di akun Instagram @pthpai. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes yang akan menjelaskan tentang makna dan tanda-tanda komodifikasi agama pada iklan tersebut. Adapun teori yang digunakan adalah teori komodifikasi agama dan teori Consumer Ritualized Symbolic Practice (CRSP). Tulisan ini menyimpulkan, bahwa komodifikasi agama pada marketing produk HNI ini adalah: 1) Pada iklan madu HNI di Instagram terdapat dua simbol agama yang dikomodifikasi, yaitu potongan ayat Al-Qur'an berupa terjemahan surah An-Nahl:69 dan kata 'halal' pada logo nama perusahaan. 2) Melalui pemaknaan tanda denotasi, konotasi, dan mitos, ayat Al-Qur’an dan kata 'halal' dimaknai sebagai ikon keagamaan yang pada konsep ini diselubungkan ke dalam pasar.    
Zinah dalam Q.S. An-Nur (24): 3: Pendekatan Ma’na Cum Maghza Rina Hariyani; Taufik Warman Mahfuzh; Ade Apriansyah
Syams Vol 3, No 1 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i1.4624

Abstract

Migration of The Bugis in Bapeang Village Of East Kotawaringin, 1977-2020 (Historical Review of Social Change Perspective) Ekawati, Nadia Ainur; Erawati, Desi; ., Suryanti
Syams Vol 3 No 2 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i2.5831

Abstract

The Bapeang Bugis is a community living in Bapeang village, Mentawa Baru district, Ketapang, East Kotawaringin Regency, Central Kalimantan Province. The Bugis migration took place in the early half of the 20th century, a migration on a large scale caused by the outbreak of the Bone war in 1908 and the DI/TII Kahar Muzakkar rebellion. The dominance of the Bugis in the religious, cultural, and economic sectors is due to their ability to adapt to other communities, especially with the Banjarese as the original inhabitants of Kalimantan. The Bugis has a number of advantages in the fields of agriculture, fisheries, maritime affairs, and trade, and has a high work ethic stemming from the cultural values of siri na pesse (self-respect and compassion) and other Bugis life philosophies.
Tolerance Discourse In Interfaith Dialogue In Habib Husein Ja Soraya, Soraya; Mualimin, Mualimin
Syams Vol 3 No 2 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i2.5862

Abstract

The purpose of this research was to know the tolerance discourse in interfaith dialogue in Habib Husein Ja
The Meaning Of ‘Fata Wati, Agusti Sukma; Dasuki, Akhmad; Apriansyah, Ade
Syams Vol 3 No 2 (2022): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/js.v3i2.5832

Abstract

The purpose of this research was to determine the meaning of ‘Fatā