cover
Contact Name
Vivi Ariyanti
Contact Email
viviariyanti@uinsaizu.ac.id
Phone
+6285727422004
Journal Mail Official
yinyang@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak
ISSN : 19072791     EISSN : 25485385     DOI : https://doi.org/10.24090/yinyang
Core Subject : Religion, Social,
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak is published by Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Islamic State University (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. This journal is published twice a year every June and December. We accept articles with the theme of education and gender, religion and gender, Islam and feminism, domestic violence and children, and children rights
Articles 289 Documents
PERENCANAAN PROGRAM KEGIATAN RESPONSIF GENDER Novan Ardy Wiyani
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.431 KB)

Abstract

Abstract: This paper is structured to provide a description of the planning of gender responsive early childhood programs. The hope is that gender responsive early childhood education programs can shape and develop a gender equitable early childhood outlook. This can be done by preparing a gender responsive early childhood program planning. There are three designs of gender responsive early childhood programs. First, the design of the gender responsive thematic program planning. In this planning design, teachers conceived two gender-responsive themes, namely the theme of my profession and the theme of my hero. Second, the design of gender responsive habits planning program. In this planning design teachers conduct routine annual habituation activities by carrying out carnival activities in order to commemorate the independence day of the Republic of Indonesia and carry out the commemoration activities of Kartini Day. Third, the design of gender responsive parent involvement program planning. There are three design activities in this planning design, namely father day, cooking day, and my father is my teacher.Keywords: planning, activities, early childhood, gender Abstrak: Tulisan ini disusun untuk memberikan deskripsi tentang perencanaan program kegiatan PAUD responsif gender. Harapannya, program kegiatan PAUD responsif gender dapat membentuk dan mengembangkan pandangan pada anak usia dini yang adil gender. Hal itu dapat dilakukan dengan menyusun perencanaan program kegiatan PAUD responsif gender. Ada tiga desain perencanaan program kegiatan PAUD responsif gender. Pertama, desain perencanaan program pembelajaran tematik responsif gender. Pada desain perencanaan ini guru PAUD memunculkan dua tema yang responsif gender, yaitu tema profesiku dan tema pahlawanku. Kedua, desain perencanaan program pembiasaan responsif gender. Pada desain perencanaan ini guru PAUD melaksanakan kegiatan pembiasaan rutin yang bersifat tahunan dengan melaksanakan kegiatan karnaval dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dan melaksanakan kegiatan peringatan hari Kartini. Ketiga, desain perencanaan program pelibatan orang tua responsif gender. Ada tiga desain kegiatan pada desain perencanaan ini, yaitu father day, cooking day, dan my father is my teacher.Kata kunci: perencanaan, kegiatan, anak usia dini, gender
MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rohmat Rohmat
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.071 KB)

Abstract

Abstract: Early childhood education management aims to make the organization’s management work well. One of the indicators of good early childhood education management is to provide effective services for early childhood education. The things above greatly affect the performance of early childhood education services. In its development, pragmatic aspects such as competition, institutional imaging and the like, became the decisive factors in the management of early childhood education institutions. As a result, many early childhood educational institutions no longer function in accordance with their objectives.In early childhood education management has a service orientation in the form of health and nutrition services, growth, intelligence and psychological services, social services and attitudes (Emotional), religious services and spiritualization. It aims at early childhood to have learning experience, optimal developing brain, healthy physical growth, and positive psychosocial development. The substance of early childhood education management includes: the competence of educators, the pattern of coaching, development, and dismissal of educators and education as well as human resource management.Keywords: Education management, early age Abstrak: Manajemen pendidikan anak usia dini bertujuan agar penggelolaan lembaga dapat berlangsung dengan baik. Salah satu indikator manajemen pendidikan anak usia dini yang baik adalah dapat memberikan pelayanan yang efektif bagi pendidikan anak usia dini. Halhal tersebut diatas sangat mempengaruhi kinerja pelayanan pendidikan anak usia dini. Dalam perkembangannya, aspek-aspek pragmatis seperti persaingan, pencitraan lembaga dan sejenisnya, menjadi faktor-faktor penentu dalam manajemen lembaga pendidikan anak usia dini. Akibatnya, banyak lembaga pendidikan anak usia dini tidak lagi berfungsi sesuai dengan tujuan pendiriannya.Dalam manajemen pendidikan anak usia dini mempunyai orientasi layanan berupa layanan kesehatan dan gizi, pertumbuhan, layanan kecerdasan dan psikologis, layanan sosial dan sikap (Emosional), layanan keagamaan dan spiritualisasi. Hal ini bertujuan agar anak usia dini memiliki pengalaman belajar, otak berkembang optimal, pertumbuhan fisik sehat, dan perkembangan psikososial positif. Substansi manajemen pendidikan anak usia dini meliputi : kompetensi pendidik, pola pembinaan, pengembangan, dan pemberhentian tenaga pendidik dan kependidikan serta manajemen sumber daya manusia.Kata Kunci: Manajemen pendidikan, usia dini
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN RAMAH ANAK DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN (Studi pada Upaya Guru Kelas 1A di MA Muhammadiyah Beji) Zuri Pamuji
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.612 KB)

Abstract

Abstract: Child-friendly learning management is intended with the implementation of management functions in the form of planning, organizing, directing, and controlling in the learning process with regard to the rights of children and without any act of violence in the process implementation of all management functions. Based on the result of the research, the implementation effort is done by using the cycle of learning management function, starting from planning, organizing, directing and controlling of learning. Where in each of the learning management functions, there are various activities to incorporate child-friendly elements and integrate with the inculcation of discipline character for students, especially related to activities before learning, in the learning process and at the end of the learning process.Keywords: Abstrak: Manajemen pembelajaran ramah anak dimaksudkan dengan terlaksananya fungsi manajemen yang berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dalam proses pembelajaran dengan memperhatikan hak anak dan tanpa adanya tindak kekerasan dalam proses pelaksanaan fungsi manajemen tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, upaya implementasi dilakukan dengan menggunakan siklus fungsi manajemen pembelajaran, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan pembelajaran. Dimana dalam setiap fungsi manajemen pembelajaran tersebut, terdapat beragam kegiatan untuk memasukkan unsur ramah anak dan mengintegrasikan dengan penanaman karakter disiplin bagi peserta didik, khususnya terkait kegiatan sebelum pembelajaran, pada proses pembelajaran dan di akhir proses pembelajaran.Kata kunci: Karakter Disiplin, Manajemen Pembelajaran, Ramah Anak
Pembelajaran Gender pada Anak Usia Dini Melaui Pendekatan Sentra Eliyyil Akbar
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.493 KB)

Abstract

Abstract: The trend of viewing a woman as a figure whose task is to assist a man by referring to religious doctrines represents its textual paradigm. Due to accepting the doctrines without considering the context of its emergence, there are many men who show their discriminative attitude and behavior. As a result, the justice that is expected and struggled by women in various ways not come to a reality. Considering this condition, it is necessery to introduce gender equality to children in their early childhood to minimize gender-based injustice. This kind of intoduction should be done not only theoritacally, but also in real practices. This paper describes central approach gender learning. Gender learning may affect to all aspects of child development such as cognitive, social and emotional, moral and motoric aspects. Learning process applying the pay much attention to their needs, and give them an understanding that men an women have equal rights. Teaching gender to young children means promoting gender equality to the society. Keywords: leraning, gender, central method
(RETRACTED ARTICLE) Pengaruh Wanita dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga Fathul Aminudin Aziz; Akhris Fuadatis Sholikha
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Article havs been RETRACTED, because have been published before at JPA (Jurnal Penelitian Agama) Vol. 18 No. 2, 2017. For cite this article, please go to http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/jpa/article/view/2310.
Upaya Guru dalam Menumbuhkan Perilaku Prososial Anak Usia Dini Ellen Prima
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.118 KB)

Abstract

Perilaku prososial penting untuk ditumbuhkan pada anakusia dini agar anak dapat beradaptasi dan melatih sosioemosionalnya.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis upaya guru dalam menumbuhkanperilaku prososial anak usia dini di TK Khalifah Purwokerto. Oleh karenaitu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis deskriptif. Hasil daripenelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan olehguru untuk menumbuhkan perilaku prososial anak usia dini di TK KhalifahPurwokerto antara lain menanamkan rasa empati dengan bercerita dan Perilaku prososial penting untuk ditumbuhkan pada anakusia dini agar anak dapat beradaptasi dan melatih sosioemosionalnya.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis upaya guru dalam menumbuhkanperilaku prososial anak usia dini di TK Khalifah Purwokerto. Oleh karenaitu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis deskriptif. Hasil daripenelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan olehguru untuk menumbuhkan perilaku prososial anak usia dini di TK KhalifahPurwokerto antara lain menanamkan rasa empati dengan bercerita dan
Penggunaan Terapi Okupasi untuk Pengembangan Motorik Halus Anak Down Syndrome Khasan Ubaidillah
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.275 KB)

Abstract

Kajian ini menunjukan bahwa penggunaan terapi okupasidalam pengembangan aspek motorik halus pada anak down syndromeyang berlangsung di Intan Fisioterapi Anak (IFA) Boyolali ini memberikandampak baik bagi tumbuh kembang anak. Perkembangan motorik halusyang berlangsung secara lebih optimal mempermudah anak downsyndrome dalam melaksanakan aktivitas fisik dengan lebih mudah danterkontrol. Bagi anak down syndrome berkembangnya gerakan fisikadalah sangat penting sekali, karena berkembangnya gerakan fisik bagimereka akan sangat membantu kehidupan mereka, agar selanjutnya tidakbergantung sepenuhnya kepada orang tuanya secara terus menerus, daninilah modalitas paling awal bagi mereka untuk belajar hidup mandiri ditengah masyaraka t
The Importance of Mother’s Role in Preventing Children’s Radicalism Desti Widiani; Jiyanto Jiyanto
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.742 KB)

Abstract

Tulisan ini diangkat karena melihat fenomena yangberkembang terkait radikalisme dan terorisme yang terjadi di Indonesia.Gerakan radikalisme yang justru dilakukan oleh individu atau kelompokyang mengaku percaya kepada ajaran-ajaran agama, dan seolah-olahagama dijadikan sebagai alat untuk melegitimasi berbagai macam tindakankekerasan. Sebagai contoh, kasus bom bunuh diri yang melibatkan satukeluarga di Surabaya pada 13 Mei 2018. Orang tua mengajak keempa t anaknya untuk ikut meledakkan bom bunuh diri di Gereja KristenIndonesia (GKI) di Surabaya. Sungguh ironis memang, orang tua yangseharusnya mendidik dan memberikan teladan yang baik bagi anakanaknya justru menjadi pencetus dan pelaksana dari tindakan radikaldan terorisme. Di sinilah Ibu memiliki peranan yang sangat penting dalammempengaruhi kehidupan dan perilaku anak. Kedudukan dan fungsi ibubersifat fundamental, karena ibu merupakan wadah pembentukan watakdan akhlak yang pertama bagi anak. Pertanyaan mendasar yang hendakdijawab melalui tulisan ini adalah, pertama, bagaimana peran Ibu dalammencegah paham radikal pada anak?, kedua, bagaimana strategi ibudalam mencegah paham radikal anak ?.
Pembelajaran Berkesetaraan Gender Layla Mardliyah
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.02 KB)

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pembelajaran berkesetaraan gender anak usia dini melalui buku suplemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan menggunakan pendekatan feminisme. Sebutan masa golden age diarahkan pada anakanak yang belajar di PAUD, dimana pada fase ini merupakan masa yang paling mudah untuk merekam semua proses belajar utamanya yang diperoleh di sekolah. Mengenalkan gender sejak usia dini penting untuk diarusutamakan dalam proses pembelajaran. Salah satu sumber belajar yang banyak digunakan dalam pembelajaran dengan menggunakan buku suplemen berupa majalah anak PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Metodologi dalam kajian ini menggunakan content analysis dengan pendekatan feminisme. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa masih terdapat kesenjangan gender pada beberapa buku suplemen PAUD yang digunakan dalam proses pembelajaran. Kesenjangan itu tergambarkan melalui aktivitas dan peran-peran anak yang kurang mengarah pada kesetaraan. Kiranya, menjadi penting dalam pembelajaran di PAUD untuk menggunakan buku suplemen yang ramah gender sehingga anak akan mudah memahami kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan Anak Usia Dini dalam Perspektif Pendidikan Islam Muhammad Sholeh
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.232 KB)

Abstract

Pendidikan anak usia didasarkan pada ajaran Islam yangbersumber pada Al-qur’an dan Hadis terutama tentang adanya kewajibanmenuntut ilmu bagi setiap individu Muslim laki-laki perempuan, anakanak maupun dewasa. Sedangkan tujuannya adalah memelihara fitrahanak agar menjadi jiwa yang fitrah sesuai dengan ajaran Islam dan akanmembawa anak pada kehidupan yang diridhoi Allah, bahgia di dunia dandi akhirat. Materi atau kurikulum yang harus diberikan pada anak usia diniadalah materi dasar-dasar ajaran Islam, seperti mengenal Allah, Rasuldan Kitab-kitabnya, belajar bersuci, belajar sholat, belajar membacca Alqur’an, dan pelajaran akhlakul karimah, serta pelajaran umum lainyya yang berguna bagi perkembangan dan kehidupan anak di masa anakanak maupun masa dewasanya kelak. Metode pengajaran yang dapatditerapkan dalam pendidikan anak usia dini; antara lain adalah metodeketeladanan, pembiasaan, latihan, permainan, nyanyian, dan cerita (kisahkisah), targhib dan tarhib, serta dengan cara pemberian pujian, sanjungandan hadiah atau penghargaan kepada anak