Articles
1,356 Documents
PERBEDAAN DASAR KONSEP UPAH ISLAM DAN BARAT
Husnul Khotimah;
Iramasan Efendi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.897 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.606
Islam memiliki peinsip dasar dalam kegiatan ekonomi (mu’amalah) secara umum, trutama prinsip keadilan (al-‘adl) dan perinsip moralitas (al-akhlak). Dalam konteks hukum ekonomi tidak hanya bernilai yuridis ekonomi semata, tetapi juga berdimensi teologis. Keadilan dalam Islam adalah keadilan ilahi, yaitu keadan yang tidak terpisah dari moralitas, didasarikan pada nilai-nilai absolut yang diwahyukan Tuhan dan penerimaan manusia terhadap nilai-nilai tersebut merupakan suatu kewajiban. perbeadan dasar antara konsep upah dalam Islam dan Barat. Menurut Islam uapah adalah imbalan yang diterima seseorang atas pekerjaannya dalam benruk imbalan materi di dunia yaitu (adil dan layak) dalam bentuk imbalan pahala di akhirat (imbalan yang lebih baik). Islam melihat upah sangat besar kaitannya dengan konsep moral. Upah dalam Islam tidak hanya materi (kebenadaan atau keduniaan) tetapi menembus batas kehidupan, yakni berdimensi akherat yang disebut dengan pahala. Sedangkan Barat menganggap bahwa upah atau gaji biasa, pokok atau minimum yang dibayarka secara langsung baik dalam bentuk uang tunai atau barang, oleh pengusaha kepada pekerja dalam kaitan dengan hubungan kerja.
PENGARUH PENGHARGAAN FINANSIAL, LINGKUNGAN KERJA DAN PERTIMBANGAN PASAR KERJA TERHADAP MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNTUK BERKARIER MENJADI AKUNTAN PUBLIK
Suratman;
Nirsetyo Wahdi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.153 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.607
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis hubungan penghargaan finansial, likungan kerja dan pertimbangan pasar kerja terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk berkarier pada porfesi akuntan pablik. Populasi penelitian ini adalah makasiswa akuntansi kelas karyawan angkatan 2019 yang mengikuti mata kuliah auditing 1 dan auditing 2 dengan sampling sebanyak 73 responden. Analisa data pada penelitian ini dengan regresi linier dengan Software smartPLS 3.2.7. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1. Finansial berpengaruh negatif terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk berkarir sebagai akuntan publik. 2. Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk berkarir sebagai akuntan public. 3. Pertimbangan pasar kerja berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa akuntansi untuk berkarir sebagai akuntan publik.
STRATEGI DINAS KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH KABUPATEN LAHAT DALAM PENGEMBANGAN UMKM DI MASA PANDEMI COVID-19
Amaludin
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.49 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.608
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lahat dalam mengembangkan UMKM di masa pandemic covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptip kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, pencatatan dokumen dan observasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa SWOT. Strategi Pemberdayaan yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lahat dengan program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UMKM. Strategi Perlindungan, Strategi Perlindungan Dinas Koperasidan UKM Kabupaten Lahat dilaksanakan dalam program penciptaan iklim usaha yang kondusif dengan kegiatan fasilitasi pengembangan UMKM. Alternatif strategi, dengan menggunakan analisis SWOT telah diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi Dinas Koperasidan UKM Kabupaten Lahat. Berdasarkan matriks IFAS dan EFAS maka nilai total dari masing-masing faktor yang dirinci, Strenght 2.27, waekness 1,18, opportunity 1.67, threat 1.53. Maka diketahui selisih total skor faktor = 0.545, sedangkan selisih total skor faktor 0,07
PERLINDUNGAN HUKUM HARTA BAWAAN DEBITUR PASCA PERCERAIAN
Puspa Fitriyah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.247 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.609
Masalah utang termasuk dalam bidang status personal, dimana perkawinan yang dilakukan antara pasangan yang akibat hukum utang menjadi beban yang ditanggung bersama dari perkawinan perjanjian antar warga negara terutama terkait pembagian harta bersama. Mengenai perjanjian kawin tersebut diatur dalam Pasal 29 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Hal ini karena adanya kesepakatan yang dibuat antara pihak suami dan istri baik mengenai harta bersama setelah perkawinan dan hak perwalian anak maupun status kewarganegaraan anak dan masing-masing pihak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis normatif dan yuridis empiris yang dilakukan analisis menggunakan teori kepastian hukum dan teori pertanggungjawaban hukum. Dari hasil penelitian Peristiwa yang banyak terjadi di bidang utang-piutang, pengembalian utang yang wajib dibayar oleh debitur acapkali tidak sebagaimana yang telah diperjanjikan. Dalam kepastian hukum terhadap jaminan kredit nasabah atas objek hak tanggungan tanah dan bangunan apada penurunan nilai appraisal oleh bank namun pada pengikatan jaminan kredit dengan hak tanggungan dilakukan apabila seorang nasabah atau debitur mandapatkan fasilitas kredit dari bank.Perceraian merupakan suatu penghapusan perkawinan yang disertai oleh putusan hakim maupun atas kehendak dari salah satu pihak baik suami istri melalui pengajuan tuntutan salah satu pihak dalam perkawinan.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MELALUI BISNIS MODEL CANVAS KERAJINAN TENUN PONDOK PESANTREN AL-FALAH PLOSO, MOJO,KEDIRI
Nur Alifiyah;
Ahmad Budiman
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.925 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.610
Kegiatan Wirausaha yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri adalah salah satu program kemandirian ekonomi pesantren Bank Indonesia yang diberikan untuk meningkatkan kemajuan program kemandirian ekonomi pesantren dari segi finansial dan menciptakan minat berwirausaha bagi pemuda. Selain itu, Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktifitas usaha agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar. Untuk mengembangkan usaha kerajinan tenun, manager unit usaha Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri perlu memperbaiki strategi usaha dengan tujuan meningkatkankan penjualan dan pendaptan. Upaya peningkatan kualitas strategi usaha dilakukan dengan menganalisis sembilan elemen kunci Bisnis Model Canvas dan dianalisis mendalam menggunakan analisis SWOT untuk uji kekuatan (Strength), kelemahan (Weakness), ancaman (Threats ) dan kesempatan (Opportunity). Penelitian ini merupakan penelitian kualitataif yang disajikan secara deskriptif dan menghasilkan empat implikasi menejerial yang perlu perbaikan strategi usaha.
PENGARUH PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN SARANA PRASARANA TERHADAP MOTIVASI DALAM MEMPERTAHANKAN GIGI TETAP
Mery Novaria Pay
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.017 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.611
Motivasi adalah dorongan dasar dalam menggerakkan seseorang bertingkah laku lebih baik untuk memenuhi kebutuhannya. Motivasi untuk mempertahankan gigi tetap yang berlubang dilihat dari nilai performed tretment index (PTI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, persepsi dan sarana prasarana terhadap motivasi dalam mempertahankan gigi tetap yang berkaries pada pasien yang berkunjung ke poli gigi Puskesmas Kupang Kota. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional study. Subjek penelitian berjumlah 63 orang. Variabel persepsi dan sarana prasarana diukur dengan kuesioner menggunakan skala Likert. Variabel pengetahuan menggunakan pernyataan benar dan salah untuk mengetahui motivasi pasien dalam mempertahankan gigi tetap yang berkaries pada pasien berkunjung ke poli gigi Puskesmas Kupang Kota. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0.340) dan persepsi (p=0.023) tidak berpengaruh secara signifikan dengan motivasi. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa variabel sarana prasana (p=0.000) berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi. Variabel sarana prasana memberikan kontribusi sebesar 57.4% (R2=0.574) terhadap motivasi dalam mempertahankaan gigi tetap pada pasien yang berkunjung ke poli gigi Puskesmas Kupang Kota. Hasil penelitian, Semakin baik sarana prasana kesehatan gigi maka semakin tinggi motivasi dalam mempertahankan gigi tetap yang berkaries. Pengetahuan dan persepsi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi dalam mempertahankan gigi tetap yang berkaries
PELAKSANAAN KEBIJAKAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM
Ismah;
Utami Budiyati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.187 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.612
Kepemimpinan lembaga pendidikan Islam diperlukan untuk menciptakan suasana kondusif dalam membangun strategi untuk memajukan lembaga pendidikan Islam. Diperluknan juga kemampuan manajeril agar dapat mengatasi berbagai persoalan lembaga pendidikan Islam tersebut. Tugas kepemimpinan anatara lain mengarahkan, membimbing, mempengaruhi atau mengawasi perilaku pelaksana pendidikan. Untuk itu pemimpin lembaga pendidikan Islam perlu memiliki sikap keraifan dalam mengatasi berbagai persoalan.
BPJS KESEHATAN MENURUT HUKUM ISLAM
Fitra Mulyawan;
Kiki Yulinda
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.168 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.613
Peserta asuransi merupakan unsur yang sangat penting dalam asuransi syari’ah. Seperti sekarang ini yang dilakukan pemerintah Indonesia. pemerintah Indonesia sebagai upaya mensejahterakan rakyatnya dalam membantu menghadapi resiko atau ancaman pada jiwa seseorang pemerintah mengadakan asuransi berbasis jaminan sosial yang sekarang dikembangkan menjadi BPJS Kesehatan. Hasil dari penelitian ini adalah Pada studi Islam mengatakan bahwa jaminan sosial itu terdiri dari dua macam, yakni jaminan sosial tradisional dan jaminan sosial berbentuk asuransi sosial. Maka berarti jaminan sosial yang dikatakan BPJS disebut jaminan sosial tradisional atau At-Takaful Al-Ijtima’iy artinya jaminan sosial yang ditanggung oleh negara untuk menjamin kebutuhan dasar rakyatnya melalui instrumen-instrumen filantropi seperti zakat, infak, sedekah, wakaf dan bahkan termasuk pajak. Akad yang digunakan BPJS didasarkan pada ketentuan akad dan personalia hukum Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Nomor 98/DSN-MUI/XII/2015 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan Syari’ah. Dan juga sudah sesuai dengan jenis-jenis akad yang diatur dalam hukum ekonomi Islam dimana akad-akad tersebut termasuk dalam bagian dari akad tabarru’ (tolong-menolong) yang sesuai dengan prinsip dari BPJS Kesehatan yaitu prinsip gotong royong.
KENAKALAN REMAJA SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PATOLOGI SOSIAL (PENYAKIT MASYARAKAT)
Resdati;
Rizka Hasanah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.868 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.614
Patologi sosial merupakan ilmu yang membahas tentang penyakit sosial masyarakat yang tentunya membawa dampak negatif bagi masyarakat. Penyebab munculnya penyakit masyarakat ini juga banyak dipelopori oleh kalangan remaja. Metode dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data informasi dari berbagai sumber bacaan yang berasal dari buku dan jurnal penelitian sebelumnya. Ada banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya kenakalan pada diri remaja. Mulai dari faktor lingkungan keluarga, pergaulan hingga pengaruh teknologi. Kenakalan remaja pastinya dapat merugikan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar baik keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu sangat diperlukan upaya untuk mencegah kenakalan remaja, sebab kenakalan remaja merupakan penyakit sosial bagi masyarakat. Pencegahannya bisa melalui pembinaan moral, agama maupun hukum supaya remaja bisa menjauhkan diri dari perbuatan negatif tersebut. Selain itu pemerintah juga bisa turut andil memfasilitasi remaja dengan dibuatnya tempat sanggar seni ataupun gedung olahraga agar remaja dapat memanfaatkan waktunya untuk kegiatan yang lebih bermanfaat guna menyalurkan minat dan bakatnya. Dengan adanya kegiatan yang positif, produktif serta kreatif remaja pasti akan terhindar dari yang namanya kenakalan remaja.
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
Applonia Leu Obi;
Ratih Variani
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 1 No. 3: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.599 KB)
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalaindonesia.v1i3.615
Gigi berjejal menjadi suatu permasalahan kesehatan gigi dan mulut dimana masih ditemukan setelah karies dan penyakit periodontal. Biasanya terjadi pada usia remaja. Metode penelitian yang digunakan Penelitian analitik dengan pendekatan crosssectional yang diperoleh dari wawancara dan pemeriksaan klinis pada rongga mulut mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Kupang. Variabel Penelitian : variabel bebas ini adalah gigi anterior atas yang berjejal dan variabel terikat adalah status kebersihan gigi dan status karies gigi. Hasil penelitian dari uji wilxocom yang diperoleh dengan nilai mean crowded teeth pada gigi anterior rahang atas terdapat 290 dan standar deviasi 632 dengan nilai p value 0,000 juga mean pada status kebersihan gigi dan mulut dengan Crowded Teeth 135 standar deviasi 533 dengan nilai p value 0,000 selanjutnya nilai mean karies dengan crowded teeth 180 dengan standar deviasi 791 dan nilai p value 0,000 artinya semua variabel memiliki hubungan secara signifikan. dengan nilai p<0,05. Kesimpulan : adanya pengaruh gigi anterior atas yang berjejal terhadap status kebersihan gigi serta status karies gigi pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi dengan gigi berjejal termasuk kriteria sedang (60,0%) dan status kebersihan gigi dan mulut termasuk kriteria baik(67,5%) sedangkan status karies ggi termasuk kriteria rendah (42,5%). Saran : bagi mahasiswa Program Studi Kesehatan Gigi Kupang dengan gigi berjejal kiranya lebih memperhatikan kebersihan rongga mulutnya dan dapat melakukan perawatan orthodonsi serta perlu penelitian lanjut untuk status kebersihan gigi dan mulut dan status karies gigi pada gigi berjejal dengan faktor -faktor lainnya yang mempengaruhi.