cover
Contact Name
Kemala Hayati
Contact Email
kemalahayati1982@gmail.com
Phone
+6281360166220
Journal Mail Official
jurnal.tameh@unmuha.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Aceh JL. Muhammaddiyah No. 91. Desa Bathoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Tameh : Journal of Civil Engineering
ISSN : -     EISSN : 27985601     DOI : https://doi.org/10.37598/tameh
Core Subject : Social, Engineering,
Tameh merupakan Jurnal online yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Aceh. Jurnal Tameh berkomitmen untuk kemajuan pengetahuan ilmiah dan temuan penelitian dari karya ilmiah. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang keilmuan Teknik Sipil. Jurnal Tameh diharapkan dapat memberi kontribusi kepada mahasiswa, peneliti, engineer, dan praktisi serta para ilmuwan. Jurnal Tameh ini diterbitkan secara berkala 2 (dua) edisi per tahun pada bulan Juni dan Desember, dengan meliputi bidang keilmuan adalah Structural Engineering, Water Resources Engineering,Transportation Engineering,Geotechnical Engineering,Construction Engineering & Management,Disaster Mitigation.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2021): Juni" : 6 Documents clear
Penerapan Sertifikasi Laik Fungsi Terhadap Bangunan Publik di Kota Banda Aceh Hafnidar A Rani; Muhammad Hanif
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.615 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.120

Abstract

Sertifikasi Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi bangunan, demikian juga kelaikan bangunan publik di Kota Banda Aceh. Permasalahan penelitian ini adalah apakah pemilik/pengguna gedung mengetahui tentang SLF dan apakah pemilik/pengguna gedung sudah mengetahui tentang penerapan SLF sesuai dengan Undang-Undang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pemilik/pengguna gedung mengetahui tentang SLF dan untuk mengetahui pemilik/pengguna gedung sudah mengetahui tentang penerapan SLF sesuai dengan Undang-Undang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 100 responden yaitu pemilik/pengguna bangunan publik di Banda Aceh. Variabel yang digunakan penelitian ini adalah komponen arsitektur, struktural, mekanikal, elektrikal, tata ruang luar, dan keandalan bangunan terhadap bangunan publik. Hasil analisis faktor menunjukkan korelasi antara suatu variabel dengan faktor yang terbentuk adalah > 0,5 maka faktor yang terbentuk ini mempunyai hubungan untuk merangkum keenam variabel yang dianalisis. Hasil uji validitas nilai r-tabel 0,197 memenuhi syarat r-hitung > r tabel. Hasil uji reliabilitas memenuhi syarat dengan nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,6. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa frekuensi responden pemilik bangunan yang mengetahui tentang SLF adalah 6% dan pengguna bangunan yang mengetahui tentang SLF adalah 2%. Sedangkan frekuensi pemilik yang mengetahui tentang penerapan SLF sesuai Undang-Undang adalah 2% dan pengguna yang mengetahui tentang penerapan SLF sesuai dengan Undang-Undang adalah 1%. Hal ini mengindikasikan bahwa pengguna/pemilik bangunan publik di Kota Banda Aceh masih banyak yang belum mengetahui tentang SLF di Kota Banda Aceh dan masih belum memahami tentang penerapan SLF yang sesuai dengan Undang-Undang. Oleh karena itu Pemerintah Kota Banda Aceh perlu melakukan sosialisasi tentang penerapan SLF, terutama kepada pemilik bangunan publik.
Analisis Pemodelan Pemilihan Moda Transportasi Ke Kampus oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh Cut Nawalul Azka; Rifki Hidayat; Wahyu Ramadhana
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.041 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.123

Abstract

Penggunaan kendaraan pribadi di Kota Banda Aceh mencapai angka yang cukup tinggi, hal ini terjadi pada kawasan kampus Universitas Muhammadiyah Aceh. Tingkat penggunaan kendaraan pribadi yang tinggi tentunya akan berdampak pada kemacetan di suatu lokasi, oleh karena itu diperlukan suatu penelitian yang dapat menjelaskan factor yang berpengaruh terhadap pemilihan moda mahasiswa menuju kampus. Studi ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik terhadap pemilihan moda mahasiswa dengan memperoleh suatu permodelan yang dapat menjelaskan probabilitas pelaku perjalanan. Pengumpulan data yaitu pembagian kuesioner dengan metode random sampling sebanyak 104 responden dan Pemodelan tersebut dengan menggunakan Metode Logit Binomial. Berdasarkan faktor yang paling berpengaruh pada pemilihan moda ke kampus oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh adalah kepemilikan kendaraan pribadi, dimana masing-masing mahasiswa lebih memilih kendaraan pribadi (Sepeda Motor). Dengan menggunakan aplikasi SPSS statistic V.24.0 didapat persamaan Y = 0,311 + 0,239(X4) + 0,435(X8). Persamaan ini memiliki korelasi kuat dengan R yaitu 0,630 dan Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,397. Model ini dapat diartikan bahwa setiap penambahan jumlah pemilik kendaraan, maka akan meningkat pengguna moda angkutan pribadi sebesar 0,239 dan setiap meningkatnya kepemilikan kendaraan pribadi maka akan meningkat pengguna moda angkutan pribadi sebesar 0,435. Dari hasil persamaan permodelan didapatkan probabilitas mahasiswa memilih moda angkutan pribadi mencapai 72,8% Kendaraan pribadi. Sedangkan probabilitas mahasiswa memilih moda angkutan umum mencapai 42,3% terjadi ketika mahasiswa tidak memiliki SIM dan kendaraan pribadi.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Jurisman Amin; Kirami Bararah
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.522 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.127

Abstract

Seiring dengan pesatnya laju perkembangan pembangunan konstruksi gedung bertingkat di Indonesia menimbulkan resiko kecelakaan kerja yang tinggi khususnya bagi pekerja yang ada di lapangan oleh karena itu peranan pengendalian resiko kecelakaan kerja dirasakan menjadi semakin penting. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang buruk dapat merusak sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek konstruksi. Maka yang menjadi permasalahannya Faktor manakah yang dominan dalam penerapan SMK3 pada pembangunan gedung Bapelkes dan bagaimana tingkat penerapan SMK3 pada proyek konstruksi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pelaksanaan penerapan SMK3 pada pembangunan gedung Bapelkes. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui wawancara dan penyebarkan kuesioner kepada PT. Karya Mukti Bersaudara sebanyak 12 orang. Penelitian ini terdiri dari 9 variabel. Hasil uji validitas nilai rata-rata dari r-hitung dari setiap variable adalah 0,81 dan nilai r-tabel diperoleh sebesar 0,497 maka memenuhi syarat r-hitung > r tabel. Hasil uji reliabilitas pada setiap variable diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,8 dan nilai kritis Cronbach’s Alpha 0,6, maka seluruh variable dinyatakan sudah reliable. Hasil analisis deskriptif nilai mean tertinggi diperoleh pada faktor pembangunan dan pemeliharaan komitmen (X1) dengan nilai sebesar 4,72, dan urutan terakhir diperoleh variabel (X2) dengan nilai sebesar 4,45. Dapat disimpulkan faktor yang sangat dominan dalam penerapan SMK3 pada proyek pembangunan gedung dan kelas baru Bapelkes adalah pembangunan dan pemeliharaan komitmen (X1). Penerapan SMK3 pada proyek pembangunan gedung asrama dan kelas baru bapelkes sudah diterapkan dengan cukup baik sudah terencana, terukur, dan terstruktur, dan terintegritas dengan benar sesuai PP. No. 5 tahun 2012 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, walau sepenuhnya belum diterapkan hal tersebut didapat dari hasil rata-rata persentase penilaian penerapan yaitu sebesar 92,0%
Evaluasi Bangunan Pelindung Pantai Sisi Miring Dalam Upaya Penanggulangan Abrasi Pesisir Pantai Akmal Akmal; Sahri Putra
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.228 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.129

Abstract

Pesisir Pantai Kampung Jawa Lama merupakan daerah nelayan dan padat penduduk. Bangunan pemecah gelombang pada daerah Pesisir adalah Breakwater sisi miring dengan tinggi 1,5 m dan lebar 1 m. Tipe pemecah gelombang yang digunakan biasanya ditentukan oleh ketersediaan material pada tempat lokasi. Permasalahan dalam penelitian ini apakah penyebab terjadinya abrasi dan dampak yang ditimbulkan, serta bagaimana perencanaan bangunan pelindung pantai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengurangi dampak erosi abrasi dan untuk mengevaluasi kembali bangunan pelindung pantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Hudson. Penyebab abrasi dipicu oleh beberapa faktor seperti pasang surut, arus dan angin yang kencang sehingga menghasilkan gelombang yang merusak. Masyarakat juga menerima dampak abrasi tersebut yaitu pendapatan menurun, tempat tinggal tergenang oleh air laut dan mempengaruhi penurunan kualitas hidup. Upaya yang dapat diterapkan untuk mengurangi permasalahan abrasi di wilayah tersebut adalah dengan membangun konstruksi Breakwater. Berdasarkan perhitungan, hasil yang didapat pada bangunan sebelumnya adalah 1,5 m, sehingga untuk mencegah abrasi pertambahan tinggi bangunan 4,074 m adalah 5,574 m dengan lebar puncak yang ada 1 m sehingga pertambahan 0,20 m adalah 1,2 m, tebal lapis lindung pertama 1,2 m dan tebal lapis lindung kedua 0,60 m. Lebar pelindung kaki 1,8 m dengan ketebalan 0,5 m
Analisis Biaya Operasional Alat Berat pada Pekerjaan Timbunan Dian Febrianti; Zakia Zakia; Edi Mawardi
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.938 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.131

Abstract

Alat berat sangat berperan penting pada pekerjaan kontruksi, terutama pekerjaan pembangunan jalan. Keuntungan menggunakan alat berat yaitu dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Penggunaan alat berat yang tidak tepat akan menyebabkan kerugian, sehingga analisis biaya operasional sangat perlu dilakukan. Perhitungan biaya operasional alat berat yang tepat dan lengkap akan membantu perusahaan untuk mengambil keputusan terutama dari segi finansial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis biaya operasional alat berat, serta mengetahui penanganan alat berat yang baik dan tepat. Analisis biaya pada alat berat, diharapkan memberikan manfaat untuk dapat merencanakan manajemen alat berat secara terkoordinasi, efektif dan berkesinambungan. Penelitian ini dilakukan pada proyek Peningkatan Jalan Alun-Alun Suka Makmue-Jalan Lingkar Timur Ibu Kota Tahap II yang berlokasi di Kab. Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yakni penelitian yang berusaha menuturkan pemecahan masalah berdasarkan data-data yang akan diperoleh dilapangan. Penelitian ini dilakukan pada empat jenis alat berat yaitu excavator, motor grader, vibrator roller dan water tanker truck. Adapun hasil perhitungan analisis biaya operasional alat berat excavator Rp. 738.617 per-jam, motor grader Rp. 572.401 per-jam, vibrator roller Rp. 499.735 per-jam dan water tanker truck Rp. 348.859 per-jam. Dari hasil yang didapat menunjukkan pada alat berat excavator dan motor grader belum terjadi pengembalian modal, sedangkan untuk alat berat vibrator roller dan water tanker sudah terjadi pengembalian modal. Jadi untuk alat berat vibrator roller dan water tanker truck sudah layak untuk dilakukan pergantian dengan alat yang baru.
Studi Kapasitas Dan Tingkat Pelayanan Jalan (Studi Kasus Jalan Mr. Muhammad Hasan Kota Banda Aceh) Tety Sriana; Kemala Hayati
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 10 No 1 (2021): Juni
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.25 KB) | DOI: 10.37598/tameh.v10i1.142

Abstract

Jalan Mr. Muhammad Hasan merupakan salah satu gerbang masuk ke Kota banda Aceh. Kondisi jalan dalam keaadaan mantap, dengan tipe dua lajur dua arah terbagi dengan median yang lebarnya 1,5 m..  Peran jalan ini begitu strategis, mengingat bila terjadi tsunami maka jalan ini merupakan salah satu escaped road masyarakat. Hasil observasi awal jalan ini masih dalam keadaan nyaman berkendaraan, tetapi perlu dilakukan penelitian tingkat pelayanan jalan untuk mengantisipasi perannya sebagai escape road. Berdasarkan itu ingin diketahui bagaimana tingkat pelayanan Jalan Mr. Muhammad Hasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan Jalan Mr. Muhammad Hasan dengan memakai metode MKJI 1997. Pengambilan data dilakukan melalui survei volume dan kecepatan lalu lintas selama 3 (tiga hari) yaitu Kamis, Jumat dan Minggu. Durasi survei  pukul 07.00-18.00 dengan 8 (delapan) surveyor. Volume lalu lintas dikalikan dengan angka emp, sehingga didapat besarnya arus pada jam puncak pagi, siang dan sore hari. Hasil pencatatan kecepatan dalam m/detik dikonversi menjadi km/jam. Selanjutnya dihitung kapasitas ruas jalan kota, kecepatan arus bebas dan derajat kejenuhan. Berdasarkan nilai kapasitas, kecepatan dan derajat kejenuhan, maka didapatkan nilai tingkat pelayanan jalan. Berdasarkan hasil perhitungan Jam puncak tertinggi pada hari pengamtan terjadi pada sore hari, yaitu Kamis pukul15.45-16.45 (2144 smp/jam), jumat  pada pukul 16.15-17.15 (2295 smp/jam) dan minggu pukul 17.00-18.00 sebanyak 1698 smp/jam. Kapasitas ruas jalan pada ketiga hari pengamatan sebesar 6178 smp/jam dan kecepatan 53,01 km/jam.  Derajat kejenuhan terendah terjadi pada Minggu siang yaitu 0,18 dan tertinggi terjadi pada hari jumat yaitu sebesar 0,54 dan secara keseluruhan  masih di bawah 0,75 sehingga belum diperlukan adanya skenario.  Tingkat pelayan jalan  pagi dan siang (kamis,jumat, minggu) hari masih menunjukkan nilai A, sedangkan pada sore hari Senin   menjadi C dan pada hari jumat serta Minggu sedikit mengalami penurunan yaitu menjadi B.

Page 1 of 1 | Total Record : 6