cover
Contact Name
Fitri Dian Perwitasari
Contact Email
kandangjurnal5@gmail.com
Phone
+6281326101864
Journal Mail Official
kandangjurnal5@gmail.com
Editorial Address
Gedung Machdor Fakultas Teknik Lantai 1 Jl Fatahila no 40 watubelah Sumber
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Kandang : Jurnal Peternakan
ISSN : 20858329     EISSN : 26856220     DOI : https://doi.org/10.32534/jkd.v8i1.220
Kandang Journal Ilmiah Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, and policy.
Articles 94 Documents
HUBUNGAN ANTARA BOBOT KARKAS DENGAN LINGKAR DADA DAN PANJANG BADAN PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE JANTAN Eko Rokhidin; Retno Widyani; Djodjo Sumardjo
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v8i1.224

Abstract

ABSTRAKPengetahuan mengenai bobot ternak adalah penting, misalnya untuk menentukan dosis obat, harga jual atau beli, pemberian pakan dan keperluan pengelolaan peternakan lainnya. Bobot ternak yang biasa diukur ialah bobot hidup dan bobot karkas apabila tersedia timbangan. Bobot karkas adalah bobot ternak yang sudah disembelih, dikuliti dan telah dipisahkan bagian kepala, jeroan, keempat kaki mulai dari persedian carpus atau tarsus kebawah. Mengingat pentingnya mengetahui bobot hidup dalam jual beli ternak dan besarnya arti karkas dalam suatu usaha peternakan sapi potong atau belum adanya cara yang praktis dalam menentukan bobot hidup dan bobot karkas dari seekor sapi, maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan ukuran vital sapi yang meliputi lingkar dada, dan panjang badan sebagai penduga bobot karkas sapi. Pengetahuan mengenai berat hidup atau bobot badan di kalangan peternak sapi penggemukan masih sangat minim, sehingga peternak sering dijadikan sasaran empuk bagi para jagal untuk membohonginya. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan yang timbul adalah bagaimana hubungan antara bobot karkas dengan lingkar dada dan panjang badan pada sapi Peranakan Ongole. Pengetahuan hubungan antara bobot badan atau karkas dengan ukuran tubuh diharapkan dapat menambah pengetahuan peternak sapi sehingga dapat menduga bobot karkas sapinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara bobot karkas dengan lingkar dada dan panjang badan pada sapi peranakan ongole dan untuk mengetahui sumbangan masing-masing variable terhadap hubungan antara bobot karkas dengan lingkar dada dan panjang badan pada sapi Peranakan Ongole. Pengelompokkann ke umur 1,5-2,5 tahun digunakan 25 ekor sapi PO jantan dan diperoleh data rata-rata lingkar dada 172,84 cm, panjang badan 145,56 cm, dan bobot karkas sebesaar 176,24 kilogram. Pada umur 2,5-3 tahun digunakan 25 ekor sapi PO jantan dan diperoleh data rata-rata lingkar dada 173,64 cm, panjang badan 145,96 cm, dan bobot karkas sebesar 213,44 kilogram. Berdasarkan data tersebut diatas menunjukkan bahwa bertambahnya umur ternak, maka ukuran statistic vital juga bertambah. Pada sapi PO jantan, ukuran statistic vital yang bertambah lebih besar adalah lingkar dada, kemudian diikuti panjang badan. Hasil analisis variansi di dapat bahwa garis regresi tersebut diatas sangat nyata (P> 0,01). Pada kelompok umur 1,5 – 2,5 tahun dan 2,5 – 3 tahun koefisien korelasi (R) 0,57 dan 0,21; koefisien determinasi (R2) sebesar 32,34 dan 34,66 persen tidak dapat diabaikan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa 32,34 persen dan 4,56 persen yang terjadi pada bobot karkas sapi PO jantan umur 1,5 – 2,5 tahun dan 2,5 – 3 tahun dipengaruhi oleh lingkar dada, dan panjang badan. Diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:1,5 – 2,5          → Y = - 193,23 + 1,86 X1 + 0,57 X22,5 – 3             → Y = - 156,48 + 1,46 X1 + 0,65 X23    – 4             → Y = - 350,43 + 2,09 X1 + 1,28 X2 Korelasi antara lingkar dada dengan bobot karkas (r) = 0, 715; 0,446; 0,746 dan korelasi antara panjang badan dengan bobot karkas (r) = 0,421; 0,388 dan 0,704. Untuk sapi PO yang diteliti oleh Suparman dan Soeprapto (1989) melaporkan bahwa diperoleh korelasi antara lingkar dada dengan bobot karkas (r) = 0,86 dan panjang badan (r) = 0,73. Dilaporkan pula oleh Munadi (1986) bahwa ada korelasi sangat nyata (P>0,01) antara lingkar dada dengan bobot karkas dengan koefisien  korelasi (r) = 0,931 dan koefisien determinasi (r2) sebesar 86,63 persen. Hal ini dinyatakan pula oleh direktorat Jendral Peternakan bahwa lingkar dada mempunyai korelasi dengan bobot hidup. Lebih lanjut dinyatakan pula oleh Cole (1966) bahwa bobot hidup dapat untuk menunjukkan produktivitas ternak, karena bobot hidup berhubungan dengan persentase karkas.Kata Kunci : Lingkar dada, Sapi Po dan Bobot karkas
ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK AYAM BROILER POLA KEMITRAAN PT CIOMAS ADISATWA CIREBON Fadiellah, Diah; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan peternak yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa Cabang Cirebon. Pengeluaran terbesar dari tahun 2016 sampai tahun 2019 adalah biaya penyusutan kandang dengan persentase 2,9% dengan nomial, disusul dengan biaya penyusutan peralatan dengan persentase 1,42% dan yang terakhir biaya gaji karyawan dengan persentase 1,10%. Sedangkan biaya variabel meliputi biaya pakan, bibit, obat dan listrik, biaya tertinggi pertama yang dikeluarkan adalah biaya pakan rata-rata sebanyak 75,83%, biaya tertinggi kedua yaitu biaya bibit rata-rata sebanyak 17,55%, berikutnya adalah biaya obat rata-rata sebesar 0,63%, dan yang terakhir adalah biaya listrik rata-rata 0,50%. pendapatan yang diterima pada penelitian ini bersal dari hasil penerimaan dikurangi total biaya yang dikeluarkan peternak. Dari tahun 2016 sampai 2019 rata-rata pendapatan peternak yaitu sebesar Rp.1.119.180.000, Nilai R/C sebesar 1.11 menunjukan bahwa usaha peternakan ayam broiler yang bermitra dengan PT. Ciomas Adisatwa Cirebon layak untuk dikembangkan karena nilai R/C lebih dari 1.
MANAGEMEN PEMELIHARAAN PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI UD TERNAK JAYA Fajar, Muhammad; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui managemen pemelirahaan sapi potong di UD Ternak Jaya. Tempat pelaksanan penelitian di UD Ternak Jaya Kabupaten Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. UD Ternak Jaya merupakan usaha penggemukan sapi potong yang mendapat bantuan dan Pedampingan dari Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai manajemen penggemukan sapi potong. UD Ternak Jaya secara umum sudah cukup baik dalam pemeliharaannya, baik dari pemilihan bakalan mayoritas sapi bangsa Peranakan Simmental dan Limousin. Managemen pakan juga baik sudah diberikan tambahan pakan konsentrat (ampas tahu, tumpi jagung dan dedak), pakan hijauan berkualitas menggunakan rumput odot dan indigofera. Kontruksi kandangnya pun juga baik karena terbuat dari baja ringan dan bata hebel dan dari segi fentilasi juga baik karena terbuka, kemiringan Lantai juga diterapkan untuk mempermudah pembersihan feses dan urin, dari segi perlengkapan kandang juga tersedia. Managemen kesehatan ternak mengkonsumsi jamu dengan menggunakan bahan herbal terutama kunyit. Kunyit ini berfungsi sebagai penambahan nafsu makan dan meningkatkan imunitas.
MANAGEMEN PERKANDANGAN SAPI PERAH FARM TEGALSARI DI FARM TEGALSARI BALAI BESAR PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL HIJAUAN PAKAN TERNAK BATURRADEN Utami, Nabila Puteri; Yuliananda, Devi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3181

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui managemen perkandangan di Farm Tegalsari Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Baturraden. Penelitian telah dilaksanakan pada 4 November 2019 dan 4 Desember 2019. Metode pemilihan lokasi dengan metode purposive sampling. Metode Penelitian ini menggunakan metode survey dengan bantuan wawancara kepada pemilik dan pekerja di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Baturraden. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian ini Farm Tegalsari di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Baturraden managemen perkandangan dibagi berdasarkan usia yang terdiri dari : kandang pedet, kandang sapi dara, kandang sapi laktasi, kandang sapi kering kandang, sapi afkir dan kandang sapi isolasi. Bentuk kandangnya menggunakan setengah terbuka, kebersihan dan sanitasi kandang bersih dan sesuai dengan standart kandang yang baik.
GAMBARAN SALURAN PEMASARAN DI TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN (TPH) SUMBER REJEKI KABUPATEN CIREBON Fajariah, Rizki; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3182

Abstract

Saluran pemasaran merupakan suatu aliran produk dari produsen ke konsumen akhir, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran sapi potong di TPH Sumber Rejeki. Tempat pelaksanan penelitian di TPH Sumber RejekiKabupaten Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. Kriteria TPH Sumber Rejeki menjadi tempat penelitian merupakan 1) jasa pemotongan ternak dan menjual daging sapi local dan daging sapi import beku. 2) mendapatkan izin dan pengawasan dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan MUI Kabupaten Cirebon Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai saluran pemasaran di TPH Sumber Rejeki. TPH Sumber Rejeki saluran pemasaran sudah cukup baik, TPH sumber rejeki terdapat ada 3 saluran yaitu : 1) sebagai produsen langsung ke konsumen, 2) produsen ke pedagang kecil baru ke konsumen. 3) produsen ke pedagang olahan baru ke konsumen. Pedagang kecil merupakan pedagang bakso keliling, sedangkan untuk pedagang olahan adalah pemilik catering, warung menjual masakan matang, pedagang eceran bakul yang menjualkan ke pasar-pasar.
MANAJEMEN PEMELIHARAAN PETERNAK AYAM BROILER POLA KEMITRAAN PT CIOMAS ADISATWA CIREBON Fadiellah, Diah; Perwitasari, Fitri Dian
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui managemen pemeliharaan peternak yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa Cabang Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan 5 Maret Sampai 5 April 2018 di peternak ayam pedaging yang bermitra dengan perusahaan PT. Ciomas Adisatwa Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Metode penentuan lokasi yaitu dengan menggunakan purposive sampling. Mitra peternak PT Ciomas Adisatwa Cirebon sudah cukup baik dan memenuhi syarat lokasi usaha peternakan ayam, kandang yang digunakan berbentuk panggung dengan atap monitor, strain ayam yang dipelihara adalah strain Lohman SB 202 dengan jumlah kurang lebih 1500 ekor. Ayam tersebut dipelihara selama 29 hari pakan yang digunakan ada 3 jenis pakan SB-10 sebesar 100 gram dan SB-11 sebesar 500 gram untuk periode stater. periode finisher menggunakan pakan jenis SB-12 sebesar 1000 gram. Pemberian vaksin dilakukan sebanyak 1 kali dalam 1 periode yaitu pada saat ayam berumur 4 hari menggunakan vaksin ND. Ayam juga diberikann vitamin dan obat – obatan sesuai dengan jadwal pemberian yang ditentukan oleh perusahaan.
MANAGEMEN KESEHATAN SAPI PERAH FARM TEGALSARI DI BALAI BESAR PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL HIJAUAN PAKAN TERNAK BATURRADEN Utami, Nabila Puteri; Yuliananda, Devi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3184

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui managemen kesehatan di Farm Tegalsari BBPTUHP Baturaden. Penelitian telahdilaksanakan pada bulan 4 November 2019 sampai bulan 4 Desember 2019. Metode pemilihan lokasi dengan metode purposive sampling. Metode Penelitian ini menggunakan metode survey dengan bantuan wawancara kepada pemilik dan pekerja di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Baturraden. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah management kesehatan ternak sapi perah di BBPTU-HPT Baturraden sudah bagus, karena sudah menerapkan sop yang sudah ditentukan baik penangan dan pencegahan penyakit. Beberapa penyakit sering terjadi di BBPTU-HPT Baturraden adalah cacingan, retensi plasenta, diare dan mastitis. Untuk pencegahan penyakit di BBPTU-HPT Baturraden sudah menerapkan biosecurity, pemberian obat cacing setiap tiga bulan sekali, pemberian vitamin dan mineral. Kata Kunci : Sapi Perah, Manajemen Kesehatan, BBPTUHP Baturaden .
GAMBARAN UMUM PROSES PEMOTONGAN TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN (TPH) SUMBER REJEKI KABUPATEN CIREBON Bastoni, Bastoni; Perwitasari, Fitri Dian Perwitasari
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum proses pemotongan di TPH Sumber Rejeki memenuhi standart ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Maret sampai dengan 5 April 2018 di Tempat Pemotongan Hewan Sumber Rejeki Battembat Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. TPH Sumber Rejeki merupakan usaha jasa pemotongan dan penjual daging local segar dan daging beku import serta juga mendapatkan izin dan pengawasan dari Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan MUI Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai proses pemotongan hewan ternak. Hasil penelitian di TPH Sumber Rejeki sudah memenuhi persyaratan daging yang ASUH, dimana proses penyembelihan sesuai syariat islam dan masih tradisional, dimana sapi masih diletakan dalam lantai akan tetapi kebersihan dan sanitasi ruangan juga diperhatikan, pemotongan dan penanganan pelayuan sudah sesuai standart proses pemotongan pada umumnya. TPH Sumber Rejeki juga mendapat izin dan pengawasan dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan MUI Kabupaten Cirebon. Kata Kunci : Gambaran umum proses pemotongan; Sapi Potong; TPH Sumber Rejeki .
MANAGEMEN PENGOLAHAN LIMBAH UD TERNAK JAYA Fajar, Muhammad; Perwitasari, Fitri Dian
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3186

Abstract

Limbah ternak sapi merupakan limbah sisa dari ternak sapi dapat dalam bentuk padat atau cair. Apabila limbah peternakan tidak dimanfaatkan, maka akan menimbulkan polusi udara dan air. Pemanfaatan limbah ternak ini selain untuk mengurangi polusi udara ternyata dapat menghasilkan pendapatan tambahan bagi peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui managemen pengolahan limbah cair di UD Ternak Jaya. Tempat pelaksanan penelitian di UD Ternak Jaya Kabupaten Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. UD Ternak Jaya merupakan usaha penggemukan sapi potong yang mendapat bantuan dan Pedampingan dari Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai manajemen penggemukan sapi potong. UD Ternak Jaya mengolah limbah cair yang dihasilkan dari urin sapi di campur dengan empon-empon difermentasi untuk dijadikan POC. Hasil pengolahan limbah cair ini sudah diproduksi oleh UD Ternak Jaya dengan bantuan pihak Dinas Pertanian Kabupaen Cirebon, untuk pemasarannya dengan menggunakan media online, bisa dari Whatsap, dan Facebook dan juga dekat dengan orang dinas dan Penyuluh yang bisa membantu mempromosikan Ternak dan sekaligus POC. Kata Kunci : Managemen Pengolahan Limbah; Sapi Potong; UD Ternak Jaya .
KAJIAN ASPEK SOSIAL PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI DI DESA DUKUHBADAG KECAMATAN CIBINGBIN KABUPATEN KUNINGAN Perwitasari, Fitri Dian; Yuliananda, Devi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3187

Abstract

Desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah populasi sapi terbanyak yaitu 3625 ekor sapi/kerbau (BPS Kabupaten Kuningan, 2013). Kotoran ternak di desa Dukuhbadag ini peternak belum menyadari tentang manfaat mengolah kotoran ternak, justru peternak akan membuang kotoran ternak di sungai karena lokasi kandang koloni peternak desa dukuhbadag berada dekat dengan bantaran sungai. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek sosial kegiatan pengolahan limbah kotoran sapi sapi di desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin Kabupaten Cirebon. Metode pemilihan lokasi dengan purposisve sampling. Metode purposisve sampling yaitu memilih lokasi ini dengan sengaja dikarenakan ada beberapa alasan yaitu: 1) Lokasi ini dipilih karena Desa Dukuhbadag merupakan salah satu sentra pengembangan sapi potong di Kabupaten Kuningan 2) Universitas Muhammadiyah Cirebon mendapat tugas untuk melakukan penyuluhan dan pedampingan. Metode pengambilan data dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, sedangkan untuk pengolahan data dengan metode deskriptif. Hasil penelitian secara sosial yaitu 1) menimbulkan sifat gotong royong dalam pembuatan kompos dan biogas, 2) peternak menyadari bahwa dengan mengolah limbah kotoran sapi akan mengurangi polusi yaitu udara, air dan tanah, 3) dapat dimanfaatkan untuk kesuburan tanah karena memperbaiki kandungan unsur hara tanah. Kata Kunci : aspek sosial, kotoran sapi, desa dukuhbadag

Page 4 of 10 | Total Record : 94