cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 282 Documents
Analisis Biaya Pengolahan Batu Andesit pada Unit Crusher di PT. Bumi Kejayan Sari, Era Nitika; Fanani, Yazid; Putri, Fairus Atika Redanto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan bahan galian merupakan proses pemisahan mineral berharga dari mineral pengotor. Salah satu aspek biaya yang perlu dipertimbangkan dalam kegiatan ini adalah biaya pengolahan, yaitu pengeluaran yang timbul sebelum produk siap digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya pengolahan dari penjualan produk serta mengevaluasi sensitivitas terhadap perubahan parameter biaya operasional.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mempertimbangkan data lapangan berupa feed tambang dan hambatan kerja dalam analisis biaya. Pengolahan batu andesit memerlukan peralatan utama dan penunjang. Peralatan utama meliputi jaw crusher dengan kapasitas 47,25–128,25 ton/jam, sedangkan peralatan penunjang meliputi hopper, vibrating feeder, vibrating screen, dan belt conveyor.Total biaya operasional pengolahan batu andesit adalah Rp96.068.600,00, mencakup biaya listrik, grease, gaji pegawai, serta perawatan dan perbaikan. Dengan produksi 12.088,29 ton per bulan, PT. Bumi Kejayan memperoleh pendapatan Rp108.794.610,00 dan nilai penjualan Rp12.726.010,00. Biaya pengolahan mempengaruhi sensitivitas pemodelan harga jual dan produksi, terutama jika parameter biaya produksi meningkat lebih dari 13%. Faktor paling sensitif terhadap perubahan biaya operasional adalah listrik, gaji pegawai, perawatan, dan grease.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Gudang dengan Metode Systematic Layout Planning dan BLOCPLAN untuk Meminimasi Jarak Bongkar dan Muat Material pada Gudang PT. Sukses Indah Metalindo Surabaya Pratama, Bayu Rizky; Yuliawati, Evi; Nugroho, Hendro
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada optimasi tata letak gudang di PT. Sukses Indah Metalindo menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan BLOCPLAN . Tujuan utamanya adalah meminimalkan jarak penanganan material sehingga meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian dilakukan dengan menganalisis tata letak awal gudang dan merekomendasikan alternatif tata letak menggunakan Activity Relationship Chart (ARC), Activity Relationship Diagram (ARD), dan perangkat lunak BLOCPLAN . Jarak bujursangkar dan Euclidean dihitung untuk tata letak awal dan yang diusulkan. Dari sepuluh usulan tata letak yang dihasilkan oleh metode BLOCPLAN , tata letak yang paling efisien mampu mengurangi total jarak penanganan material menjadi 102,5 meter ( bujursangkar ) dan 83,7 meter ( Euclidean ), yang berarti terdapat pengurangan masing-masing sebesar 25,7% dan 30,7% dibandingkan tata letak awal. Hasil ini menunjukkan efektivitas metode BLOCPLAN dalam meningkatkan efisiensi gudang dengan mengurangi jarak penanganan material.
Analisis Kekuatan Frame pada Pengembangan Crane Pemindah Pasien Disabilitas Poesoko, Ayu Setyaning Sayekti; Setyono, Bambang; Supriyanto, Indrawan Pratama Putra
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan alat bantu pemindahan pasien disabilitas menjadi kebutuhan penting dalam dunia medis guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini menganalisis kekuatan rangka (frame) pada desain crane pemindah pasien menggunakan metode simulasi elemen hingga. Tiga variasi desain profil penampang rangka dianalisis berdasarkan tegangan Von Mises, deformasi, dan faktor keamanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain profil penampang 1 memiliki tegangan Von Mises sebesar 22,531 MPa, deformasi 0,64775 mm, dan faktor keamanan 11,096. Desain profil penampang 2 memiliki tegangan Von Mises sebesar 24,729 MPa, deformasi 0,33062 mm, dan faktor keamanan 10,11. Sementara itu, desain profil penampang 3 menunjukkan tegangan Von Mises sebesar 74,639 MPa, deformasi 1,521 mm, dan faktor keamanan 3,3495. Berdasarkan hasil simulasi, desain profil penampang 2 menjadi pilihan terbaik karena memiliki keseimbangan optimal antara kekuatan dan deformasi yang minimal, dengan faktor keamanan yang masih dalam batas aman.
Analisis Potensi Bahaya Pembuatan Rambu K3 dengan Job Safety Analysis Anto, Abimanyu Alifi; Hariastuti, Ni Luh Putu
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan aspek dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Rambu K3 berfungsi sebagai panduan visual yang memberikan informasi, peringatan, dan arahan kepada pekerja mengenai potensi bahaya di lingkungan kerja serta langkah-langkah pencegahan yang harus diambil. Dengan menggunakan metode JSA untuk mengidentifikasi potensi bahaya dalam setiap tahapan kerja, selain itu manajemen risiko juga diterapkan untuk mengevaluasi dan mengendalikan bahaya di tempat kerja. Proses pembuatan rambu-rambu keselamatan dan kesehatan kerja di PT. X melibatkan berbagai potensi bahaya di setiap tahapan, mulai dari pemotongan, pengelasan, penghalusan, hingga finishing. Risiko pada tahap pemotongan meliputi tangan terkena roda gerinda, percikan api, benturan material, sengatan listrik, kebisingan, dan paparan asap pemotongan. Pada tahap pengelasan, bahaya mencakup terhirupnya asap, sengatan listrik, kontak dengan logam panas, serta percikan api las. Tahap penghalusan melibatkan risiko tergores material, kontak dengan putaran gerinda, percikan api, dan paparan debu. Sementara itu, tahap finishing menghadirkan risiko paparan bahan kimia cat, kebisingan, dan benturan material. Hasil analisis risiko menunjukkan 6 kategori risiko rendah, 3 risiko moderate, 10 risiko tinggi, dan 1 risiko ekstrem. Untuk mengurangi potensi bahaya, tindakan pengendalian seperti pelatihan penggunaan APD, penyediaan sarung tangan, safety shoes, masker respirator, pemberian poster SOP dilokasi kerja, penggantian kabel rusak, dan pemasangan penutup safety pada alat gerinda diterapkan untuk menjaga keselamatan kerja di seluruh tahapan proses.
Estimasi Sumberdaya Nikel Laterit dengan metode Ordinary Kriging dan Inverse Distance Weight ( IDW ) Di PT. X , Kecamatan Langgikima , Kabupaten Konoware Utara , Sulawesi Tenggara Maturangga, Herodia Tribrata Ananda; Jusfarida, Jusfarida -; Yuwanto, Sapto Heru
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.X merupakan perusahaan pertambangan nikel yang terletak di kecamatan Langgikima , Kabupaten Konawe Utara , Sulawesi Tenggara dimana perusahaan ini telah melakukan kegiatan operasi produksi sebagai upaya mendapatkan nikel dengan kadar cut off grade yang telah ditentukan serta telah melakukan exploasi lanjutan dan diketahui terdapat pada zonasi ( ku) yang memiliki kandungan diantaranya adalah batuan peridotit , harzburgit, dunit , gabro , dan serpentinit serta untuk mendapatkan volume , density , dan endapan kadar nikel . Kegiatan eksplorasi dilakukan dengan melakukan pengeboran dengan 108 titik lubang bor .Penelitian ini bertujuan untuk menentukan  domain Limonite , Saprolite , Badrock dengan pendekatan geostatistik dan diolah menggunakan software estimasi perhitungan sumberdaya dan cadangan menggunakan Metode Inverse Distance Weight dan Ordinary Kriging seta melalui perhitungan Variogram dan pemodelan menggunakan Blok Model . Selanjutnya guna mengetahui volume dari endapan Limonite dan Saprolite peneliti menggunakana Metode Inverse Distance Weight dan Ordinary Kriging guna mengetahui volume dan membandingkan hasil dari ke dua metode tersebut .Dalam upaya menentukan Volume  pada Zona Limonite menggunakan Metode Inverse Distance Weight dan Ordinary Kriging memiliki volume yang sama yaitu 1.014.800 m3 namun memiliki perbedaan tonase antara kedua Metode tersebut dimana Metode Inverse Distance Weight memiliki tonase 1.471.460 m3 dan Metode Ordinary Kriging 1.189.204 m3 ,  pada Zona Saprolite menggunakan Metode Inverse Distance Weight dan Ordinary Kriging juga memiliki volume yang sama yaitu 713.175 m3 namun tonase dari volume’nya juga berbeda dimana Metode Inverse Distance Weight memiliki tonase 1.034.104 m3 dan Metode Ordinary Kriging memiliki tonase 1.069.763 m3 dalam khasus ini mengapa tonase berbeda yaitu dikarenakan adanya faktor Anisotop dimana faktor Anisotop ini diperhitungkan di Metode Ordinary Kriging namun tidak diperhitungkan di Metode Inverse Distance Weight faktor Anisotop sendiri mempengaruhi densiti batuan/massa jenis batuan dari berbagai aspek seperti Jenis dan Jumlah Mineral serta presentasinya , porositas batuan , fluida pengisi rongga , tingkat kekompakan , distribusi ukuran , ukuran dan bentuk partikel , kadae air permukaan , dan  keberadaan komponen rongga maupun komponen padatan.Untuk volume cadangan pada Zona Limonite Menggunakan Metode Inverse Distance Weight diketahui sebesar 775.575 m3 sedangkan Metode Ordinary Kriging diketahui sebesar 869.000 m3 , dan pada Zona Saprolite Metode Inverse Distance Weight memiliki volume 495.000 m3 dan Metode Ordinary Kriging memiliki volume 575.525 m3 dan mengapa volume pada cadangan berbeda sedangkan divolume sumberdaya berbeda yaitu terdapat pada perbedaan pandangan pada kedua metode dalam penentuan kadar nikel itu sendiri seperti contoh terdapat sebuah singkapan dengan kadar nikel dibawah 1 namun memiliki kekompakan yang cukup pada metode Ordinary Kriging dapat dilihat sebagai kadar nikel 1 yang mengakibatkan telah memenuhi nilai dari Cut Off Grade itu sendiri.Kata Kunci : Perhitungan Estimasi Sumberdaya Dan Cadangan Nikel Laterite , Metode Inverse Distance Weight , Metode Ordinary Kriging 
PENGARUH JENIS FILTER FULL CIRCLE DAN HALF CIRCLE DARI CATALYTIC CONVERTER TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN PERFORMA ENGINE syamsuri, syamsuri
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyaknya kendaraan pada saat ini menimbulkan juga semakin banyak polusi hasil sisa pembakaran kendaraan, semakin banyaknya polusi berakibat buruk bagi lingkungan dan tentunya bagi manusia. Dari persoalan permasalahan polusi sisa pembakaran ini, maka dilakukanlah penelitian ini untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan menggunakan catalytic converter bahan kuningan dengan jenis filter full circle dan half circle. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan putaran mesin idle yaitu 2000 rpm menggunakan sepeda motor Revo Absolute, pengujian ini menggunakan gas analyzer dan dynotest. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah penurunan kadar emisi gas buang Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC) pada sepeda motor Absolute Revo menggunakan catalytic converter jenis filter half circle. Penggunaan catalytic converter jenis filter half circle mendapatkan hasil emisi gas buang yang lebih rendah dari pada catalytic converter jenis filter full circle dan knalpot standart.sebagai contoh hasil emisi gas buang CO yang dihasilkan sebesar 1,19 % (half circle), 1,7 % (full circle), 2,1 % (knalpot standart). Sedangkan emisi gas buang HC menghasilkan 1009 ppm (half circle), 1517 ppm (full circle), 1857 ppm (knalpot standart). Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa menggunakan catalytic converter bahan kuningan dapat menurunkan kadar emisi gas buang kendaraan. Dari sisi performa engine daya dan torsi hampir sama baik untuk full circle dan half circle. Kata Kunci : Catalytic Converter, Kuningan, Emisi Gas Buang, Motor Bakar.
Analisis Efisiensi Alat Penangganan Beban sebagai penunjang kinerja dan mengurangi waste pada Warehouse dengan Metode Lean Warehousing (Studi Kasus: PT. X) Amrullah, Mochammad Daffa; Ramadhany, Nova Ari; Rachawan, Ryan Indra; Suroso, Hastawati Chrisna
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lean Warehousing merupakan konsep yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional gudang dengan mengurangi pemborosan. PT. X menghadapi permasalahan dalam pengelolaan warehouse, terutama dalam penggunaan alat load handling equipment seperti Slingbag yang menyebabkan kelembapan tinggi dan meningkatkan risiko defect pada produk. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi penggunaan Slingbag dan Pallet dengan pendekatan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian Slingbag dengan Pallet mengurangi waktu proses dari 477 detik menjadi 439 detik serta meningkatkan kapasitas penyimpanan dari 1.390,25 ton menjadi 1.470 ton. Selain itu, pengurangan aktivitas non-value-added dan defect menunjukkan bahwa implementasi Lean Warehousing dapat meningkatkan efisiensi operasional di PT X.Kata kunci: Lean Warehousing, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Warehouse Efficiency. 
Pendekatan Lean Production dan Why’s Analysis dalam Upaya Mengurangi Waste Produksi Hollow Galvalum 4x4 PT X sandro, Gio; Aljum, Suparto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk di PT X menggunakan pendekatan Lean production dan Why’s Analysis, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan baja galvanis dan galvalume, dengan menerapkan pendekatan lean production dan metode 5 Whys. Penelitian ini menemukan dua jenis pemborosan utama di PT X, yaitu Defect Waste dan Waiting Waste, yang berdampak signifikan pada biaya produksi. Defect Waste mengakibatkan kerugian sebesar Rp 5,539,806.95 per bulan, sementara Waiting Waste berpotensi menyebabkan pemborosan sebesar Rp 2.671.683. Analisis akar penyebab menunjukkan bahwa Defect Waste disebabkan oleh ketidakseimbangan produksi, kurangnya pemahaman teknis operator, dan peralatan yang belum diperbaharui. Sementara itu, Waiting Waste disebabkan oleh kurangnya pelatihan, masalah koordinasi antara operator dan helper, serta disiplin yang rendah. Perbaikan yang diusulkan termasuk pelatihan berkelanjutan untuk operator, pengembangan SOP untuk setting mesin, standarisasi bahan baku, perencanaan produksi yang lebih baik, serta penggantian alat ukur untuk meningkatkan akurasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih mendalam mengenai penerapan lean production dan 5 Whys untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi pemborosan di industri manufaktur.
Studi Eksperimental Performa Perpindahan Kalor Sistem Pendinginan Single Phase Immersion Cooling untuk Data Center Janan, Garda Naufal; Pranoto, Indro; Fauzun, Fauzun
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Center (DC) saat ini menjadi infrastruktur yang sangat penting. Namun, DC juga mengonsumsi sekitar 3% dari total listrik global, dan angka ini diperkirakan akan meningkat hingga 12%, di mana 45% dari konsumsi listrik DC dialokasikan untuk sistem pendinginan. Oleh karena itu, pengembangan dan pengoptimalan sistem pendingin untuk DC menjadi perhatian yang sangat krusial. Penelitian ini melakukan uji coba eksperimental untuk mengevaluasi kinerja sistem pendinginan menggunakan metode immersion cooling pada data center. Data center ditempatkan di dalam sebuah chamber yang berisi fluida dielektrik yang dialirkan dengan bantuan pompa. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode fan cooling dengan immersion cooling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa temperatur CPU lebih rendah ketika menggunakan metode immersion cooling dibandingkan fan cooling. Selain itu, nilai heat transfer coefficient immersion cooling lebih tinggi. Secara keseluruhan, metode immersion cooling menunjukkan performa pendinginan yang lebih optimal dibandingkan dengan metode fan cooling. Selain itu, berdasarkan pemantauan efisiensi daya listrik melalui nilai PUE, immersion cooling terbukti lebih hemat energi dibandingkan fan cooling. Temuan ini menegaskan bahwa immersion cooling dapat menjadi alternatif solusi pendinginan yang lebih unggul bagi DC, baik dari segi kinerja termal maupun efisiensi energi, sehingga mampu mengatasi tantangan dalam sistem pendinginan konvensional.
Analisa Sifat Mekanik Material Tembaga-Seng Sebagai Alternatif Pengganti Bantalan Gelinding pada Lori Pengangkut Buah Sawit Tendiardhi, Tendiardhi; Suheni, Suheni; Sasongko, Sukendro Broto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 05 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu logam non-ferro yang paling banyak digunakan dalam kontruksi dan permesinan adalah Tembaga (Cu). Tembaga beserta paduan nya dapat menghasilkan beberapa kelebihan seperti ketahanan korosi yang tinggi, mudah dibuat, tidak mudah berkarat, dan tidak bersifat magnetik. Penelitian kali ini dapat disebutkan dengan penelitian eksperimen dikarenakan dari penelitian yang sebelumnya sudah terdapat bahwasan nya dengan penambahan variasi unsur seng 32%, 34%, 36%, dan 38% mendapatkan hasil tertinggi yakni dengan nilai 66 HRB. Namun di penelitian yang akan saya teliti, penambahan unsur seng 10%, 30%, dan 50% maupun ditambah dengan pengaruh temperatur tuang 960ºC, 1020 ºC, dan 1080ºC yang dapat menghasilkan nilai tertinggi pada kekerasan vickers yakni dengan temperatur 1080˚C dan penambahan unsur seng 50% yang menghasilkan nilai 156,93 kgf/mm². Dan hasil observasi gambar struktur mikro mengungkapkan bahwa semakin lama proses pembekuan coran, kandungan impuritas pada paduan tembaga mengalami penurunan. Peningkatan suhu saat pengecoran dan waktu pengecoran yang lebih panjang secara signifikan mengurangi tingkat kekerasan tembaga.