cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
lembagarisetilmiah@gmail.com
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
balancejurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karya Jaya Komplek Taman Karya Jaya Indah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : 28292138     EISSN : 28292138     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen is a manuscript publication media that contains the results of Research in Accounting & Management that applies for peer review. Manuscripts published in Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen contain the results of scientific research, original articles, and new scientific reviews, Balance: Journal of Accounting and Management accepts manuscripts in research fields that include scientific fields: Financial Accounting, Government Accounting, Sharia Accounting, Audit, Accounting system, Tax Accounting, Sharia Banking, Human Resource Management, Financial Management, Marketing Management, Strategic Management, Electronic Marketing, Business, and Entrepreneurship.
Articles 318 Documents
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Daerah Dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pada Pemerintah Kota Bandung Tahun Anggaran 2017-2024 Sindi, Nihayatuz Zain; Berliani, Kartika
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Daerah, dan Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung pada periode 2017–2024. Kebaruan penelitian terletak pada pemanfaatan data pascapandemi dan analisis simultan terhadap tiga instrumen fiskal utama untuk menilai efektivitas kebijakan keuangan daerah dalam mendorong aktivitas ekonomi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, berdasarkan data time series yang dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi kepustakaan dari BPS dan DJPK. Analisis dilakukan melalui regresi linear berganda yang didahului oleh serangkaian uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara Belanja Daerah berpengaruh positif, dan Belanja Modal justru menunjukkan pengaruh negatif. Secara simultan, ketiga variabel tersebut terbukti berperan dalam menjelaskan dinamika pertumbuhan ekonomi Kota Bandung. Temuan ini menegaskan perlunya optimalisasi PAD, peningkatan efisiensi Belanja Daerah, serta perbaikan kualitas pengelolaan Belanja Modal agar kebijakan fiskal daerah dapat lebih efektif mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.   This study aims to analyze the influence of Regional Original Revenue (PAD), Regional Expenditure, and Capital Expenditure on Economic Growth of the City of Bandung in the 2017–2024 period. The novelty of the research lies in the use of post-pandemic data and simultaneous analysis of three main fiscal instruments to assess the effectiveness of regional financial policies in boosting economic activity. The research uses a quantitative method with a descriptive and verifiable approach, based on time series data collected through documentation and literature studies from BPS and DJPK. The analysis was carried out through multiple linear regression preceded by a series of classical assumption tests. The results of the study show that PAD does not have a significant influence on economic growth, while Regional Expenditure has a positive effect, and Capital Expenditure actually shows a negative influence. Simultaneously, these three variables have been proven to play a role in explaining the dynamics of economic growth in the city of Bandung. These findings emphasize the need to optimize PAD, improve the efficiency of Regional Expenditure, and improve the quality of Capital Expenditure management so that regional fiscal policies can be more effective in encouraging sustainable economic growth  
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Keterampilan Komputer untuk Pengembangan Kewirausahaan: Studi Pada Alumni LKP YPA Handayani Bulukumba Jusran, Jusran; Nasrullah, Nasrullah; Namruddin , Respaty; Sutrisno, Sutrisno; Hadi, Habib Alwi
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1133

Abstract

enguasaan teknologi informasi oleh perempuan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kemandirian ekonomi di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan komputer terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan melalui peningkatan keterampilan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) YPA Handayani Bulukumba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan alumni perempuan, satu instruktur, dan satu pengelola lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan komputer berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan digital peserta dari tingkat penguasaan 25–45% menjadi 75–90%, serta mendorong 75% alumni untuk menjalankan usaha mandiri di bidang jasa ketik, desain promosi, dan percetakan. Selain peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 55%, pelatihan juga memperkuat kepercayaan diri dan partisipasi sosial perempuan dalam kegiatan ekonomi berbasis teknologi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan komputer nonformal dapat menjadi strategi efektif untuk membangun ekosistem kewirausahaan digital yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat lokal.   Mastery of information technology by women is a key factor in enhancing economic independence in the digital era. This study aims to analyze the impact of computer training on women's economic empowerment through the improvement of digital skills. The research employed a descriptive qualitative method with a case study approach, conducted at the Non-Formal Education and Training Center (LKP) YPA Handayani Bulukumba. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving eight female alumni, one instructor, and one training manager. The findings reveal that computer training significantly increased participants’ digital competence from 25–45% to 75–90%, and 75% of the alumni successfully applied their digital skills to establish small businesses in document services, digital design, and printing. Furthermore, participants’ average income increased by 55%, accompanied by higher self-confidence and active social participation in technology-based economic activities. The implications of this study indicate that non-formal computer training can serve as an effective strategy to build an inclusive and sustainable digital entrepreneurship ecosystem at the local level.  
Pengaruh Potensi Pajak Hotel, Efektivitas Pemungutan, dan Kontribusi Pajak Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah: Studi Kasus Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2018-2024 Fathurahman, Aditya; Kasir, Kasir
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1183

Abstract

endapatan Asli Daerah (PAD) merupakan indikator penting dalam mendukung kapasitas fiskal daerah, salah satunya melalui penerimaan pajak hotel. Namun, kontribusinya sering kali tidak optimal karena variasi potensi, efektivitas pemungutan, serta tingkat kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh potensi pajak hotel, efektivitas pemungutan, dan kontribusi pajak hotel terhadap PAD Kabupaten Bandung pada periode 2018–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah dan Badan Pusat Statistik, dengan teknik sampling jenuh dan analisis regresi menggunakan perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pajak hotel dan kontribusi pajak hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD, sedangkan efektivitas pemungutan memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap PAD. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan PAD lebih ditentukan oleh keberhasilan proses pemungutan dibandingkan besarnya potensi yang dimiliki daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pemungutan, peningkatan pengawasan, serta optimalisasi kepatuhan wajib pajak sebagai strategi utama untuk meningkatkan penerimaan pajak hotel di Kabupaten Bandung.   Locally Generated Revenue (PAD) is an important indicator in supporting regional fiscal capacity, one of which is through hotel tax revenue. However, its contribution is often suboptimal due to variations in potential, collection effectiveness, and taxpayer compliance levels. This study aims to examine the influence of hotel tax potential, collection effectiveness, and hotel tax contributions on the PAD of Bandung Regency in the 2018–2024 period. The study used a quantitative approach with secondary data obtained from the Regional Revenue Agency and the Central Statistics Agency, with saturated sampling techniques and regression analysis using SPSS 26 software. The results showed that hotel tax potential and hotel tax contributions had no significant effect on PAD, while collection effectiveness had a significant and positive effect on PAD. This finding confirms that increasing PAD is more determined by the success of the collection process than the size of the region's potential. This study recommends strengthening the collection system, increasing supervision, and optimizing taxpayer compliance as the main strategies to increase hotel tax revenue in Bandung Regency.  
Optimalisasi Kinerja UMKM di Medan Timur melalui Pengetahuan Akuntansi dan Financial Technology: Peran Literasi Keuangan Latifa, Annisa; Nainggolan, Edisah Putra
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan akuntansi dan financial technology terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Medan Timur dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 80 pelaku UMKM sektor akomodasi, makanan, dan minuman. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja UMKM, sementara financial technology berhubungan positif namun tidak signifikan. Literasi keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara pengetahuan akuntansi dan kinerja UMKM maupun antara financial technology dan kinerja UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja UMKM di Medan Timur lebih dipengaruhi oleh kompetensi akuntansi dan pemanfaatan teknologi keuangan secara langsung, sedangkan literasi keuangan masih memerlukan penguatan melalui program edukasi dan pelatihan yang lebih terarah. This study aims to examine the relationship between accounting knowledge and financial technology on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in East Medan, with financial literacy serving as a moderating variable. A quantitative associative approach was employed, using questionnaire data collected from 80 MSME owners operating in the accommodation, food, and beverage sectors. Data analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS) with the SmartPLS application. The findings indicate that accounting knowledge has a positive and significant relationship with MSME performance, while financial technology shows a positive but insignificant relationship. Furthermore, financial literacy does not moderate the relationship between accounting knowledge and MSME performance, nor the relationship between financial technology and MSME performance. These results suggest that improvements in MSME performance in East Medan are primarily driven by accounting competencies and the direct utilization of financial technology, while financial literacy requires further strengthening through targeted education and training programs
Pengaruh Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Pada UPTD Samsat Tondano Pilly, Winny Laresta; Kambey, Joseph Philip; Pesak, Pricilia Joice
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1129

Abstract

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sebagai komponen utama setelah pajak kendaraan bermotor, karena setiap kali terjadi perpindahan hak kepemilikan kendaraan, baik melalui transaksi jual beli, pewarisan, maupun hibah maka akan timbul kewajiban pembayaran Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontribusi pajak kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak daerah serta pengaruh dari kontribusi bea balik nama kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak daerah. Adapun metode yang digunakan, yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data diambil pada lokasi Kantor UPTD Samsat Tondano, Kemban Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Hasilnya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pajak daerah. Meskipun kontribusi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor menurun pasca pandemi, perannya masih terbukti signifikan dalam mendorong penerimaan Pajak Daerah.   Motor Vehicle Transfer Fee (BBNKB) is a major component after motor vehicle tax, as every time a vehicle ownership transfer occurs, whether through a sale or purchase transaction, inheritance, or gift, a Motor Vehicle Transfer Fee (BBNKB) payment is required. This study aims to determine the impact of motor vehicle tax on regional tax revenues and the impact of the motor vehicle transfer fee on regional tax revenues. The method used is quantitative research with an associative approach. Data were collected at the Tondano UPTD Samsat Office, Kemban, North Tondano District, Minahasa Regency, North Sulawesi Province. The results showed that the Motor Vehicle Transfer Fee (BBNKB) has a significant impact on regional taxes. Although the contribution of the Motor Vehicle Transfer Fee decreased after the pandemic, its role is still proven to be significant in driving regional tax revenues.
Determinan Kinerja UMKM: Peran Sistem Informasi Akuntansi Dan Kualitas Laporan Keuangan Saragih, Fitriani; Daulay, Safitri Srijayanti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan kualitas laporan keuangan terhadap kinerja UMKM pada pelaku usaha di Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Dari 100 pelaku UMKM , sebanyak 71 responden memenuhi kriteria karena memiliki pencatatan/laporan keuangan, sehingga dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa SIA dan kualitas laporan keuagan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbaikan pencatatan dan pemanfaatan SIA serta peningkatan kualitas pelaporan keuangan menjadi faktor penting untuk mendorong kinerja UMKM, terutama pada tahap pengembangan usaha.   This research aims to analyze the influence of the Accounting Information System (SIA) and the quality of financial reports on the performance of MSMEs among business actors in Tanjung Rejo Village, Medan Sunggal District. The research uses a quantitative approach with survey methods. Of the 100 MSME actors, 71 respondents met the criteria for having financial records/reports, so they were used as the research sample. Data was collected using a questionnaire. The results show that AIS and the quality of financial reports have a positive and significant effect on the performance of MSMEs. Simultaneously, both variables have a significant effect on the performance of MSMEs. These findings indicate that improving the recording and utilization of AIS, as well as increasing the quality of financial reporting, are important factors to encourage the performance of MSMEs, especially at the business development stage
Pengaruh Penerapan Green Accounting Dan Kinerja Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Pertambangan) Lonto, Miryam Pingkan; Guratji, Ludiantri Lowimski; Watung, Sjeddie Rianne
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari penerapan Green Accounting dan kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas.  Data dianalisis dengan regresi data panel. Jumlah sampel yang diperoleh setelah menggunakan purposive sampling sebanyak 10 perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah stata 19. Teknik uji model yang digunakan yaitu random effect model. Hasilnya menunjukkan bahwa variable green accounting yang diproaksikan dengan rasio biaya lingkungan berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan dengan Tingkat signifikansi sebesar 0,004<0,05. Dan juga hasil pengujian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa variabel kinerja lingkungan yang diproaksikan melalui peringkat PROPER tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan dengan Tingkat signifikansi sebesar 0,140>0,05. Hasil temuan mengimplikasikan bahwa Perusahaan tambang lebih mengutamakan semua pihak yang terlibat dan terdampak dari kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam hal ini masyarakat dan lingkungan, daripada kinerja keuangan Perusahaan. Temuan ini mendukung teori Triple Bottom Line.    This study aims to analyze the effect of Green Accounting and Environmental Performance on the financial performance of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2024. The research method used is quantitative research with a causality approach. The data is analyzed using panel data regression. The results show that the green accounting variable, which is projected using the environmental cost ratio, has a negative effect on the financial performance of mining companies. The test results also show that the environmental performance variable, which is projected through the PROPER ranking, has no effect on the financial performance of mining companies. The findings imply that mining companies prioritize all parties involved and affected by the company's activities, in this case the community and the environment, over the company's financial performance. These findings support the Triple Bottom Line theory.   
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kabupaten Tebo Putri, Shelsa Moertiriany; Afrizal, Afrizal; Wahyudi, Ilham
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pemerintah Kabupaten Tebo. Kerangka teori penelitian didasarkan pada Resource-Based View (RBV) yang menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya internal organisasi, serta model keberhasilan sistem informasi DeLone & McLean sebagai landasan dalam menilai efektivitas sistem informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 125 responden yang merupakan pegawai pengelola keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tebo. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Kompetensi SDM, Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Namun secara parsial, hanya Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Kompetensi SDM dan Pemanfaatan Teknologi Informasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas sistem informasi akuntansi merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.   This study examines the influence of Human Resource Competence, Information Technology Utilization, and the Effectiveness of Accounting Information Systems on the Quality of Financial Reports within the Tebo Regency Government. The theoretical foundation draws on the Resource-Based View (RBV), which underscores the strategic importance of optimizing internal organizational resources, alongside the DeLone and McLean Information System Success Model, which provides a framework for evaluating the effectiveness of accounting information systems. A quantitative approach was employed using a survey method, in which questionnaires were administered to 125 financial management personnel across the Regional Government Organizations (OPD) of Tebo Regency. Multiple linear regression analysis was conducted to assess the individual and simultaneous effects of the independent variables on the dependent variable. The results show that Human Resource Competence, Information Technology Utilization, and Accounting Information System Effectiveness collectively exert a significant influence on the Quality of Financial Reports. However, when tested individually, only the Effectiveness of the Accounting Information System demonstrates a positive and significant effect, whereas Human Resource Competence and Information Technology Utilization do not exhibit significant impacts. These findings indicate that the effectiveness of the accounting information system serves as the key determinant in enhancing the quality of financial reporting within regional government entities.  
Pengaruh Literasi Keuangan dan Penetapan Harga Jual Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Di Kecamatan Medan Area Astuti, Putri; Nasution, Yusneni Afrita
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Literasi Keuangan dan Penetapan Harga Jual terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kecamatan Medan Area. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Asosiatif Kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah 47 UMKM di Kecamatan Medan Area. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dihitung menggunakan rumus slovin. Analisis data yang digunakan adalah analisis PLS (Partial Least Square). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Literasi Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kecamatan Medan Area. Penetapan Harga Jual berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di di Kecamatan Medan Area, Literasi Keuangan dan Penentuan Harga Jual berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di di Kecamatan Medan Area.   This study aims to analyze the influence of Financial Literacy and Selling Price Determination on the Financial Performance of MSMEs in Medan Area District. This study uses the type of Quantitative Associative research. The sample of this study is 47 MSMEs in Medan Area District. The sampling technique using the simple random sampling method is calculated using the slovin formula. The data analysis used is PLS (Partial Least Square) analysis. Based on the results of the study, it can be concluded that Financial Literacy has a positive and significant effect on the Financial Performance of MSMEs in Medan Area District. Determining the Selling Price has a positive and significant effect on the Financial Performance of MSMEs in the Medan Area District, Financial Literacy and Selling Price Determination have a positive and significant effect on the Financial Performance of MSMEs in Medan Area District.
Pengaruh Jumlah Desa/Lurah, Jumlah ASN, dan Belanja Pegawai terhadap Dana Transfer ke Daerah pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi NTB Suparlan, Suparlan; Mahdintara, M. Andreza; Maya, Devintha Elistya; Sholihah, Yumna Qoni’atun; Irrofiqi, Aidil Himam
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1190

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah desa/kelurahan, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), dan belanja pegawai terhadap Dana Transfer ke Daerah (TKD) pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap TKD serta terbatasnya kajian empiris yang menguji secara simultan faktor struktural administratif dan fiskal daerah sebagai determinan alokasi TKD. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian terpadu variabel jumlah desa/kelurahan, jumlah ASN, dan belanja pegawai dalam satu model analisis fiskal daerah pada level kabupaten/kota. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan daerah dan publikasi resmi pemerintah. Seluruh kabupaten/kota di Provinsi NTB sebanyak 10 daerah dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah desa/kelurahan dan belanja pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap TKD, sedangkan jumlah ASN tidak berpengaruh signifikan. Nilai R-square sebesar 0,806 menunjukkan bahwa model memiliki daya jelas yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur administratif wilayah dan beban belanja pegawai merupakan faktor utama dalam penentuan alokasi TKD. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bagi penyempurnaan formula TKD serta pengendalian belanja pegawai guna memperluas ruang fiskal daerah bagi pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.   This study aims to analyze the effects of the number of villages/urban wards, the number of civil servants (ASN), and personnel expenditure on Intergovernmental Fiscal Transfers (TKD) in district and municipal governments of West Nusa Tenggara Province (NTB) during the 2020–2024 period. The study is motivated by the high fiscal dependence of local governments on TKD and the limited empirical evidence that simultaneously examines internal administrative and fiscal structural factors as determinants of transfer allocation. The novelty of this study lies in the integrated examination of administrative structure and fiscal burden variables within a single regional fiscal transfer model at the district/municipal level. A quantitative approach was employed using secondary data from regional financial reports and official government publications. All 10 districts/municipalities in NTB were included using a saturated sampling technique. Data were analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that the number of villages/urban wards and personnel expenditure have a positive and significant effect on TKD, while the number of civil servants does not have a significant effect. An R-square value of 0.806 indicates strong explanatory power. The study concludes that administrative structure and personnel expenditure burden are the primary determinants of TKD allocation. Practically, the findings support improving the TKD allocation formula and strengthening control over personnel spending to expand local fiscal space for development and improved public service delivery.