cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
lembagarisetilmiah@gmail.com
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
balancejurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karya Jaya Komplek Taman Karya Jaya Indah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : 28292138     EISSN : 28292138     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen is a manuscript publication media that contains the results of Research in Accounting & Management that applies for peer review. Manuscripts published in Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen contain the results of scientific research, original articles, and new scientific reviews, Balance: Journal of Accounting and Management accepts manuscripts in research fields that include scientific fields: Financial Accounting, Government Accounting, Sharia Accounting, Audit, Accounting system, Tax Accounting, Sharia Banking, Human Resource Management, Financial Management, Marketing Management, Strategic Management, Electronic Marketing, Business, and Entrepreneurship.
Articles 397 Documents
Pengaruh Siklus Konversi Kas dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Subsektor Perkebunan dan Pertanian Hayatinnufus Hayatinnufus; Tri Widiastuty
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.1959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh siklus konversi kas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan subsektor perkebunan dan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2025. Fluktuasi nilai perusahaan pada subsektor perkebunan dan pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menimbulkan pertanyaan mengenai faktor internal yang memengaruhinya, khususnya efisiensi pengelolaan modal kerja dan profitabilitas. Penelitian terdahulu masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh siklus konversi kas dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan, sehingga penelitian ini memberikan kebaruan dengan menggunakan periode observasi terbaru yaitu 2022-2025 yang mencakup dampak pemulihan ekonomi pascapandemi pada sektor perkebunan dan pertanian. Nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value, pengelolaan modal kerja diukur dengan siklus konversi kas, dan profitabilitas diukur melalui Return on Assets. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan perusahaan, melalui teknik purposive sampling menghasilkan 24 perusahaan dengan 96 observasi, dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model terpilih yaitu fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan siklus konversi kas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien sebesar 0,009115 dan probabilitas sebesar 0,0176, sedangkan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan dengan koefisien sebesar 1,386878 dan probabilitas sebesar 0,3278. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor pada sektor ini lebih mempertimbangkan efektivitas pengelolaan siklus konversi kas dibandingkan tingkat profitabilitas dalam menilai perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi manajemen dalam merancang strategi pengelolaan modal kerja untuk meningkatkan nilai perusahaan pada sektor perkebunan dan pertanian.   This study aims to analyze the effect of the cash conversion cycle and profitability on firm value in plantation and agriculture subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022-2025 period. Fluctuations in firm value among plantation and agriculture subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange raise questions about the internal factors influencing them, particularly working capital management efficiency and profitability. Prior studies have shown inconsistent findings regarding the effect of the cash conversion cycle and profitability on firm value, and this study offers novelty by using the most recent observation period, namely 2022-2025, which captures the impact of the post-pandemic economic recovery on the plantation and agriculture sector. Firm value is measured using Price to Book Value, working capital management is measured by the cash conversion cycle, and profitability is measured by Return on Assets. This study uses a quantitative method with secondary data from companies' annual reports; through purposive sampling, 24 companies with 96 observations were obtained, analyzed using panel data regression with the selected model being the fixed effect model. The results show that the cash conversion cycle has a significant positive effect on firm value, with a coefficient of 0,009115 and a probability of 0,0176, while profitability has no significant effect, with a coefficient of 1,386878 and a probability of 0,3278. These findings indicate that investors in this sector place greater weight on the effectiveness of cash conversion cycle management than on profitability levels when valuing firms. This study provides an empirical contribution for management in designing working capital management strategies to enhance firm value in the plantation and agriculture sector.
Manajemen Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah: Systematic Literature Review Yunistalia Yunistalia
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.1962

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan mensintesis bukti mengenai manajemen penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kajian ini penting karena besarnya basis kendaraan tidak otomatis menjadi penerimaan ketika data, layanan, kepatuhan, dan pengendalian belum terhubung. Systematic Literature Review mengacu pada PRISMA 2020. Pencarian pada 22–27 Juni 2026 melalui Google Scholar, Scopus, dan OpenAlex menghasilkan 403 catatan. Setelah tahapan duplikasi, penyaringan, dan kelayakan, 23 artikel dianalisis secara deskriptif, dinilai kualitasnya, dan disintesis tematik. Fokus primer meliputi kepatuhan dan determinannya (9 artikel), pelayanan dan digitalisasi (7), insentif dan pengendalian (5), serta kontribusi fiskal langsung (2). Temuan menunjukkan bahwa layanan digital atau sanksi saja tidak selalu meningkatkan kepatuhan; hasil bergantung pada kualitas informasi, kemudahan, kepercayaan, kesadaran, dan konsistensi pengawasan. Kebaruan penelitian ialah Kerangka Integratif Manajemen Penerimaan PKB (KIM-PKB), yang menghubungkan basis data, pelayanan, kepatuhan, realisasi PKB, dan PAD melalui umpan balik pengendalian. Secara praktis, KIM-PKB membantu Bapenda dan Samsat menetapkan prioritas berdasarkan akurasi basis pajak, penggunaan layanan, kepatuhan, tunggakan, dan rasio realisasi.   This study analyzes and synthesizes evidence on motor vehicle tax (MVT) revenue management for increasing local own-source revenue. The review is important because a large vehicle base does not automatically generate revenue when data, service, compliance, and control remain disconnected. A PRISMA 2020-based Systematic Literature Review was conducted. Searches on 22–27 June 2026 in Google Scholar, Scopus, and OpenAlex yielded 403 records. After duplicate removal, screening, and eligibility assessment, 23 studies were analyzed, quality-appraised, and thematically synthesized. Their primary focus covered compliance and its determinants (9 articles), service and digitalization (7), incentives and control (5), and direct fiscal contribution (2). Digital services or sanctions alone did not consistently improve compliance; outcomes depended on information quality, usability, trust, awareness, and consistent supervision. The study's novelty is an integrative framework linking the tax base, service, compliance, realized MVT revenue, and local revenue through a control feedback loop. It supports prioritization using data accuracy, service use, compliance, arrears, and realization.
Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Moderasi Gaya Kepemimpinan Generasi Z Rangga Ramadhani Irmansyah
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.2020

Abstract

Transformasi digital dan pergeseran demografi tenaga kerja memicu tantangan besar bagi manajemen industri dalam mempertahankan produktivitas karyawan, di mana dorongan motivasi kerja konvensional kerap berbenturan dengan karakter kepemimpinan manajer muda. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan gaya kepemimpinan Generasi Z sebagai variabel moderasi. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengujian interaksi gaya kepemimpinan berbasis karakteristik Generasi Z yang dinilai fleksibel, egaliter, dan berbasis teknologi guna mengevaluasi efektivitasnya dalam memoderasi dorongan kinerja di sektor formal kontemporer. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada karyawan industri aktif. Teknik penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan total sampel valid sebanyak 159 responden. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) berbantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (B = 0,878; Sig. = 0,000). Namun, gaya kepemimpinan Generasi Z tidak terbukti memoderasi hubungan pengaruh tersebut (B = -0,846; Sig. = 0,547). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,380 menunjukkan variasi kinerja karyawan mampu dijelaskan oleh model sebesar 38%. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan bahwa pada tingkat operasional, karyawan muda tetap membutuhkan kejelasan instruksi struktural dan regulasi kerja yang pasti dibandingkan fleksibilitas berlebihan, sehingga pihak manajemen perlu mengombinasikan pendekatan kepemimpinan modern dengan tata kelola yang tetap terstruktur demi pemeliharaan kinerja optimal.   Digital transformation and shifting workforce demographics pose significant challenges for industrial management in maintaining employee productivity, where conventional work motivation often clashes with the leadership characteristics of young managers. This study aims to examine and analyze the effect of work motivation on employee performance, with the Generation Z leadership style acting as a moderating variable. The novelty of this study lies in testing the interaction of leadership styles based on Generation Z characteristics—which are considered flexible, egalitarian, and technology-driven—to evaluate its effectiveness in moderating performance drivers within the contemporary formal sector. This research method employs a quantitative explanatory approach with a survey method. Data collection was carried out through structured questionnaires distributed to active industrial employees. The sampling technique used purposive sampling, resulting in a total valid sample of 159 respondents. The data analysis techniques applied are Multiple Linear Regression Analysis and Moderated Regression Analysis (MRA) processed through IBM SPSS Statistics version 26 software. Partial hypothesis testing results demonstrate that work motivation has a positive and significant effect on employee performance (B = 0.878; Sig. = 0.000). However, the Generation Z leadership style is not proven to moderate this relationship (B = -0.846; Sig. = 0.547). The coefficient of determination (R Square) of 0.380 indicates that 38% of the variation in employee performance can be explained by the model. The practical implication of this study emphasizes that at the operational level, young employees still require clear structural instructions and certain work regulations rather than excessive flexibility. Therefore, management needs to combine modern leadership approaches with structured governance to maintain optimal performance.  
Pengaruh Sistem Pengendalian Internal Pemerintah dan Teknologi Informasi terhadap Efektivitas Pengelolaan Aset Tetap Pemerintah Daerah Ripani Sapaki; Mattoasi Mattoasi; Victorson Taruh
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.2087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap efektivitas pengelolaan aset tetap pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori kausal. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 78 pegawai yang terlibat langsung dalam pengelolaan aset tetap pada 26 OPD. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPIP berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan aset tetap, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan, SPIP dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengelolaan aset tetap. Nilai Adjusted R² sebesar 0,717 menunjukkan bahwa 71,7% variasi efektivitas pengelolaan aset tetap dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 28,3% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan sistem pengendalian internal merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan aset tetap, sementara pemanfaatan teknologi informasi perlu dipandang sebagai faktor pendukung yang efektivitasnya bergantung pada konteks penerapan dan integrasinya dalam proses pengelolaan aset.   This study aims to analyze the effects of the Government Internal Control System (SPIP) and information technology utilization on the effectiveness of fixed asset management in Regional Government Organizations (OPDs) of Gorontalo Province, Indonesia. This study employed a quantitative approach with a causal explanatory design. Primary data were collected through questionnaires from 78 employees directly involved in fixed asset management across 26 OPDs. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The results show that the Government Internal Control System has a positive and significant effect on the effectiveness of fixed asset management, whereas information technology utilization does not have a significant partial effect. However, the two independent variables jointly have a significant effect on the effectiveness of fixed asset management. The Adjusted R² value of 0.717 indicates that 71.7% of the variation in fixed asset management effectiveness is explained by the two variables, while the remaining 28.3% is attributable to other factors outside the model. These findings indicate that strengthening the internal control system is an important factor in improving the effectiveness of fixed asset management, while information technology should be regarded as a supporting factor whose contribution depends on its implementation context and integration into asset management processes.  
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai PPPK Pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng Kadek Listianingsih; Komang Krisna Heryanda
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.2182

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai PPPK pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan pelaksanaan tugas yang memerlukan pengelolaan beban kerja dan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal terhadap seluruh 39 pegawai PPPK melalui sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan kemampuan menjelaskan variasi kepuasan kerja sebesar 63,7%. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja PPPK serta menjadi masukan bagi instansi untuk menata beban kerja secara proporsional dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.   This study aims to analyze the effect of workload and work environment on job satisfaction among Government Employees with Work Agreements (PPPK) at the Protocol and Leadership Communication Division of the Regional Secretariat of Buleleng Regency. The study is motivated by the high demands of work implementation, which require effective workload management and a supportive work environment to maintain employee job satisfaction. This study employed a quantitative approach with a causal research design involving all 39 PPPK employees through total sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that workload and work environment, both partially and simultaneously, have a significant effect on job satisfaction, explaining 63.7% of the variation in employee job satisfaction. This study contributes empirical evidence on the factors influencing PPPK employees’ job satisfaction and provides practical input for the institution to manage workloads proportionally and create a conducive work environment.
Preferensi Pembelian Board Game Tematik: Eksplorasi Niat Beli Orang Tua Melalui Pendekatan Theory of Planned Behavior Fenty Fahminnansih
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.2101

Abstract

Board game tematik semakin diminati sebagai media edukasi dan sarana mempererat hubungan keluarga di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penggunaan gawai pada anak. Namun demikian, sebagai barang tersier dengan harga yang relatif tinggi, keputusan pembelian board game tematik akan melibatkan pertimbangan yang kompleks antara manfaat edukatif, kebutuhan anak, harga serta pengaruh sosial.  Dalam konteks kajian penelitian, pembahasan mengenai pertimbangan orang tua khususnya sebagai konsumen board game masih terbatas di Indonesia, karena sebagian besar kajian board game lebih berfokus pada perancangannya sebagai media edukasi dari sudut pandang desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut, dengan menganalisis preferensi pembelian board game tematik oleh orang tua menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), yang mencakup tiga komponen utama, yaitu sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kontrol perilaku yang dipersepsikan (perceived behavioral control). Berbeda dengan penerapan TPB pada umumnya yang menguji hubungan antar variabel secara kuantitatif, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 12 ibu yang termasuk dalam target pasar pembeli board game tematik, di mana ketiga komponen TPB sebagai kerangka kode tematik agar dapat memahami makna di balik preferensi pemebelian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan 2 temuan utama, yaitu pertama, niat beli board game tematik bersifat situasional, dipicu oleh momen tertentu, bukan perencanaan pembelian terjadwal; kedua kontrol perilaku yang dipersepsikan pada kelompok berpendapatan tinggi ini tidak mencerminkan keterbatasan kemampuan finansial, melainkan persepsi nilai dan prioritas belanja keluarga. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis berupa reinterpretasi kontekstual terhadap konsep perceived behavioral control pada produk edukatif yang bersifat tersier, serta kontribusi praktis bagi pengembang dan pemasar board game dalam merancang strategi komunikasi dan momentum promosi yang selaras dengan pola pembelian situasional tersebut.   Thematic board games are increasingly popular as an educational medium and a means of strengthening family bonds amid growing concern over children's gadget use. However, as tertiary goods with relatively high prices, purchasing decisions for thematic board games involve complex considerations spanning educational benefits, children's needs, price, and social influence. In terms of research, discussion of parental considerations, particularly as board game consumers, remains limited in Indonesia, as most existing board game studies focus on their design as an educational medium rather than on consumer purchasing behavior. This study aims to address this gap by analyzing parents' preferences in purchasing thematic board games using the Theory of Planned Behavior (TPB) framework, which comprises three main components: attitude, subjective norm, and perceived behavioral control. Unlike typical applications of TPB that test relationships between variables quantitatively, this study adopts a qualitative approach through in-depth interviews with 12 mothers within the target market of thematic board game buyers, with the three TPB components serving as a thematic coding framework to understand the meaning behind their purchase preferences. The findings reveal two main insights: first, purchase intention for thematic board games is situational, triggered by specific occasions rather than scheduled purchase planning; second, perceived behavioral control within this higher-income group does not reflect financial constraints but rather perceptions of value and household spending priorities. These findings offer a theoretical contribution through a contextual reinterpretation of the perceived behavioral control construct in tertiary educational products, as well as a practical contribution for board game developers and marketers in designing communication strategies and promotional timing aligned with this situational purchase pattern.
Strategi Pemasaran Marketplace Peningkatan Penjualan Skincare Wardah Sumenep Yeti Faizah; Komarun Zaman; Syamsul Arifin
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.2030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan pemanfaatan marketplace terhadap peningkatan penjualan produk skincare Wardah di Kabupaten Sumenep. Latar belakang penelitian ini didorong oleh semakin ketatnya persaingan industri skincare serta pergeseran perilaku konsumen ke arah belanja digital melalui marketplace. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Sampel sebanyak 50 responden konsumen Wardah di Sumenep dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria pernah membeli produk Wardah, berdomisili di Sumenep, dan berusia minimal 10 tahun, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Peningkatan penjualan dalam penelitian ini diukur berdasarkan persepsi konsumen melalui kuesioner, bukan data transaksi penjualan aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi peningkatan penjualan (nilai koefisien 0,322; Sig. 0,007), sementara marketplace juga berpengaruh positif dan signifikan (nilai koefisien 0,437; Sig. 0,001). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 77,4% variasi persepsi peningkatan penjualan pada sampel penelitian (R² = 0,774). Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi konsumen terhadap keberhasilan penjualan berkaitan dengan konsistensi penerapan strategi pemasaran digital serta optimalisasi marketplace.   This study aims to analyze the effect of marketing strategy and marketplace utilization on the sales growth of Wardah skincare products in Sumenep Regency. The study is motivated by intensifying competition in the skincare industry and a shift in consumer behavior toward digital shopping through marketplaces. A quantitative approach with an explanatory research design was employed. Data were collected from 50 Wardah consumer respondents in Sumenep via questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results show that marketing strategy has a positive and significant effect on sales growth (coefficient 0.322; Sig. 0.007), while marketplace utilization also has a positive and significant effect (coefficient 0.437; Sig. 0.001). Simultaneously, both variables explain 77.4% of the variance in sales growth (R² = 0.774). These findings confirm that sales success is determined not only by product quality but also by consistent digital marketing strategy and effective marketplace optimization.