cover
Contact Name
Janthy Trilusianthy Hidayat
Contact Email
janthyhidayat@unpak.ac.id
Phone
+6281380376263
Journal Mail Official
jurnal.teknik@unpak.ac.id
Editorial Address
Jl. Pakuan, RT.02/RW.06, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16129
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 14115972     EISSN : 27745023     DOI : https://dx.doi.org/10.33751/teknik
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknik Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Pakuan. Jurnal ini telah memiliki e-ISSN : 2774-5023 dan p-ISSN : 1411-5972 yang memuat artikel ilmiah berupa naskah terkait hasil penelitian dalam bidang ilmu Keteknikan dan terapannya dari para peneliti, akademisi, praktisi dan mahasiswa. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember. The Scientific Journal of the Faculty of Engineering at Unpak is managed by the Faculty of Engineering, Pakuan University. This journal, with e-ISSN : 2774-5023 dan p-ISSN : 1411-5972 publishes scientific articles including papers, scientific ideas, and research results in the field of engineering and its applications. Contributors include researchers, academics, practitioners, and students. The journal is published twice a year, in June and December. The Engineering Journal is a scientific journal managed by the Faculty of Engineering, Pakuan University with e-ISSN : 2774-5023 and p-ISSN: 1421-5972, published 2 times in a year (July and December). The aim of this journal is to publish research results in the field of engineering and its applications. This journal only accepts original scientific works that have never been published by other journals or media. The Engineering Journal accepts articles in Indonesian and English that focus and scope on the following scientific fields and applications: • Civil Engineering • Geodetic Engineering and mapping • Regional and City Planning • Transportation • Electrical and Telecommunications Engineering • Geological Engineering
Articles 229 Documents
KAJIAN PENINGKATAN TEGANGAN IJIN LEMPUNG LUNAK DI LAHAN BANGUNAN KOTA CINEMA MALL BANJARMASIN LUKMAN, HIKMAD
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v20i2.1944

Abstract

Sebagian besar lapisan tanah di pulau Kalimantan dan pulau Sumatera, terutama di pesisir pantai berupa tanah gambut terdiri dari lempung lunak dan hamparan lahan gambut yang berasal dari humus tumbuh-tumbuhan dengan ketebalan yang cukup besar. Sifat tanah gambut  mempunyai kompresibilitas yang besar, gaya geser yang rendah, koefisien permeabilitas yang rendah dan mempunyai daya dukung yang rendah. Pada kajian ini, penelitian dilakukan pada lahan dimana akan dibangun bangunan Kota Cinema Mall Banjarmasin di Jalan Belitung Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil tegangan konus pada percobaan Sondir yang diperoleh sampai kedalaman 30 m bernilai kecil ( 1 - 15 kg/cm²) yang mencirikan bahwa lapisan tanah tersebut adalah lembek. Berdasarkan hasil perhitungan tegangan ijin menggunakan metoda De Beer, untuk kedalaman 1,5 m diperoleh besarnya tegangan ijin tanah pondasi Dangkal hanya sebesar 0,084 kg/cm². Untuk meningkatkan besarnya daya dukung, maka diperlukan metoda perbaikan tanah dengan menggunakan cerucuk dari kayu dolken. Berdasarkan hasil perhitungan besarnya daya dukung pondasi dalam untuk kumpulan tiang dolken diameter 10 cm dengan panjang bervariasi 7,5 9,0 m diperoleh besarnya daya dukung kombinasi pondasi Dangkal dan pondasi Dalam terjadi adanya peningkatan besarnya daya dukung menjadi sebesar 0,42 kg/cm². Besarnya tegangan ijin tanah kombinasi pondasi Dangkal dan penggunaan tiang dolken meningkat menjadi sebesar 0,51 kg/cm2. Selanjutnya berdasarkan perhitungan besarnya penurunan tanah akibat penurunan seketika dan penurunan akibat konsolidasi dengan beban luar 3,5 t/m2 diperoleh sebesar 71 cm untuk beban sekaligus atau 36 cm untuk asumsi beban bekerja secara lambat laun. Kata kunci: lempung lunak, tanah gambut, dolken, tegangan ijin tanah
PEMETAAN SISTEM RUJUKAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN (BPJS) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI MAHFUDZ, MOHAMAD
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v22i1.3739

Abstract

Kebutuhan akan informasi fasilitas kesehatan sangat diperlukan khususnya pasien  rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS). Informasi secara spasial akan memudahkan bagi pasien rujukan BPJS tersebut menuju Rumah Sakit (RS) terdekat agar segera bisa tertangani dengan cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran fasilitas kesehatan rujukan BPJS kesehatan di Kota Bogor. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data spasial sebagai penunjang pengambilan keputusan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi waktu dengan menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG). Hasil  penelitian memperlihatkan bahwa Kota Bogor  terdapat fasilitas kesehatan berupa rumah sakit sebanyak 17 dan puskesmas sebanyak 25, semua puskesmas 100 % terkategori tingkat pertama, 94 % rumah sakit masuk kategori tingkat kedua dan 6 % masuk kategori tingkat ketiga   Kata Kunci : BPJS, Pasien Rujukan, Pemetaan, SIG.
RASIO DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL KALENDERING LUKMAN, HIKMAD
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v18i1.1539

Abstract

Pondasi tiang (pile foundation) termasuk jenis pondasi dalam, umumnya ujung tiang diletakkan sampai menenbus tanah keras, kriteria tanah keras pada saat penyelidikan tanah dimaknai oleh tegangan konus hasil Sondir sebesar 200 kg/cm2  atau nilai N SPT 50x/30 cm.Pada saat akhir pemancangan pondasi tiang, dilakukan pengukuran Kalendering (Final Set), yaitu  besarnya penurunan tiang untuk pukulan hammer sebanyak 10 x pukulan. Nilai hasil kalendering mangkin kecil, nilai daya dukung tiang batas (ultimate) semangkin besar. Besarnya daya dukung batas tiang dapat dicari menggunakan beberapa rumus dinamis, hasilnya dibagi dengan nilai faktor keamanan akan mendapatkan daya dukung ijin tiang.Pada pembangunan proyek Icon City Jalan Raya Boulevard Deltamas No. 189 Jayamukti,Cikarang Pusat, Bekasi, digunakan tiang pancang persegi 25x25 mutu Beton K450 sedalam 8 - 11 m dengan kapasitas daya dukung ijin perencanaan sebesar 40 ton. Alat pancang/palu yang  digunakan berupa drop hammer seberat 1,8 ton dengan tinggi jatuh setinggi 1 m. Berdasarkan hasil pemancangan menggunakan mesin drop hammer bernomor M01 diperoleh nilai kalendering  yang berbeda-beda, yaitu sebesar 3 - 8 mm/10x pukulan.Perhitungan Daya dukung ijin dinamis dipilih menggunakan beberapa rumus, yaitu: Hilley, ENR, dan rumus WIKA. Berdasarkan ketiga rumus tersebut, diperoleh nilai terbesar dari rumus WIKA, kemudian rumus ENR dan nilai terkecil diperoleh dari rumus Hilley. Tampilan grafik yang diperoleh didasarkan pada rasio daya dukung tiang, yaitu perbandingan antara daya dukung ijin  tiang dinamis terhadap daya dukung ijin perencanaan, Qi.d/Qi. Rasio terbesar diperoleh dari rumus WIKA, nilai menengah berasal dari rumus ENR, dan nilai terkecil menggunakan rumus Hilley. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa, daya dukung ijin tiang dinamis berdasarkan rumus ENR lebih cocok digunakan untuk membandingkan dengan daya dukung tiang hasil perencanaan. Kata kunci : Drop Hammer, Kalendering/Final Set, rasio daya dukung ijin dinamik.
KARAKTERISASI PHISIK AIRTANAH DAN IDENTIFIKASI PEMUNCULAN MATAAIR PADA AKUIFER ENDAPAN GUNUNG API (Studi Kasus : Endapan Gunungapi Tangkubanperahu di Cekungan Bandung) SUNARWAN, BAMBANG
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v15i1.853

Abstract

Gunung Tangkubanperahu (2.064 m.apl) merupakan gunung api strato, berada di wilayah Bandung Jawa Barat, menjadi puncak batas utara cekungan Bandung. Memiliki zonasi kemunculan mata air ke arah selatan dan menempati kaki G.Tangkubanperahu, jumlah total kurang lebih 142 mata air dengan kisaran debit 1 l/s hingga 15 l/s. Kemunculan mataair memiliki tipe umum rekahan pada batuan lahar dan lava, serta tipe depresi untuk kemunculan mata air pada tanah pelapukan .Kajian ini dimaksudkan menjadi informasi pokok untuk tujuan mengidentifikasi model hidrogeologi yang terdiri dari sistem akifer endapan gunung api dan pola aliran air di dalam tanah.  Kata-kata kunci :   akuifer,  volkanik
PENENTUAN AKTIFITAS TEKTONIK RELATIF DENGAN ANALISIS KUANTITATIF DAERAH BANEMO DAN SEKITARNYA ADHITIA dan MUHAMMAD AGUS KARMADI, IIT
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v23i2.6868

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bermaksud menggambarkan tahap aktifitas tektonik DAS (Daerah Aliran Sungai)  dan Non DAS (Daerah Aliran Sungai). Penggambaran aktifitas tektonik  di daerah penelitian ini dengan pendekatan analisis  kuantitatif (analisis morfometri). Analisis morfometri yang dipakai untuk menggambarkan indeks aktifitas tektonik relatif di daerah Banemo dan sekitarnya menggunakan 5 parameter berdasarkan analisis morfometri yang berupa Faktor Asimetri DAS (Drainage Basin Asymmetry / AF), Indeks Bentuk DAS (Basin Shape Index / BS), Kerapatan DAS (Drainage Density / DD), Rasio Dasar Lembah (Valley Floor / VF), dan Sinusitas Muka Pegunungan (Mountain Front Sinuosity / MFS). Daerah aliran sungai di daerah penelitian terdiri dari 3 sub-DAS, dan berdasarkan distribusi indeks aktifitas tektonik relatif pada 3 subdas seluas ±35.8 km2 terdapat satu tingkatan aktifitas tektonik yaitu kelas 4 merupakan tingkatan aktifitas tektonik rendah tersebar di keseluruhan pada ketiga subdas (±35.8 km2) ditandai dengan warna biru meliputi sub-DAS Sungai Fon, sub-DAS Sungai Midolafi, dan sub-DAS Sungai Wosia. Berdasarkan hasil pengamatan, dimana indeks aktifitas tektonik relatif kelas 4 lebih landai akibat pengaruh erosi. Hubungan yang kuat antara keadaan geologi dengan distribusi indeks aktifitas tektonik relatif, dimana daerah yang mempunyai hasil  indeks aktifitas tektonik relatif kelas 4 (rendah) terdiri dari batuan yang kurang resisten dan terefleksikan pada topografi lebih datar dikarenakan pengaruh erosi jauh lebih kuat dibanding pengaruh deformasi. Kata Kunci: indeks aktifitas tektonik relatif, morfometri, sub-DAS, topografi  ABSTRACT This study intends to describe the stages of tectonic activity in DAS (watershed) and non-DAS (non-watershed) areas. The description of tectonic activity in the study area is based on a quantitative analysis approach (morphometric analysis). Morphometric analysis used to describe the relative tectonic activity index in the Banemo area and its surroundings uses five parameters based on morphometric analysis: the DAS Asymmetry Factor (Drainage Basin Asymmetry, AF), Basin Shape Index (BS), DAS Density (Drainage Density, DD), Valley Floor Ratio (VF), and Mountain Front Sinuosity (MFS). The watershed in the study area consists of 3 sub-watersheds, and based on the relative tectonic activity index distribution in the 3 sub-watersheds covering an area of 35.8 km2, there is one level of tectonic activity, namely class 4, which is the level of low tectonic activity spread throughout the three sub-watersheds (35.8 km2) marked with blue, including the Fon River sub-watershed, the Midolafi River sub-watershed, and the Wosia River sub-watershed Based on the results of observations, the relative tectonic activity index class 4 is more sloping due to erosion. There is a strong relationship between geological conditions and the distribution of relative tectonic activity indices, where areas with class 4 (low) relative tectonic activity indices consist of rocks that are less resistant and are reflected in flatter topography due to much stronger erosion than deformation. Keywords: relative tectonic activity index, morphometry, sub-watershed, topography
ANALISIS DAN PEMBUATAN PETA DAERAH POTENSI LONGSOR DI KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 MENGGUNAKAN METODE PEMBOBOTAN PADA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Analysis And Map Of The Potential Longsor Area At Bogor in 2019 Using Weighting Methods On Geographic Information System) DIAH KIRANA KRESNAWATI, dan DESSY APRIYANTI, DADAN RAMDANI,
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 2 (2020): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v21i2.3277

Abstract

Peristiwa tanah longsor atau dikenal sebagai gerakan masa tanah, batuan atau kombinasinya, sering terjadi pada lereng alam. Kondisi tersebut sebenarnya merupakan fenomena alam, yaitu alam mencari keseimbangan baru akibat adanya gangguan atau faktor yang mempengaruhinya dan menyebabkan terjadinya pengurangan kekuatan geser serta peningkatan tegangan geser tanah (Alhasanah,2006). Bencana tanah longsor atau gerakan tanah dari tahun ke tahun semakin sering terjadi di Indonesia, khususnya pada saat musim hujan. Kondisi tektonik di Indonesia yang membentuk morfologi tinggi, patahan, batuan vulkanik yang mudah rapuh serta ditunjang dengan iklim di Indonesia yang berupa tropis basah, sehingga menyebabkan potensi tanah longsor menjadi tinggi. Hal ini ditunjang dengan adanya degradasi perubahan tataguna lahan akhir-akhir ini, menyebabkan bencana tanah longsor menjadi semakin meningkat. Kombinasi faktor anthropogenik dan alam sering merupakan penyebab terjadinya longsor yang memakan korban jiwa dan kerugian harta benda. Upaya mitigasi diperlukan untuk meminimalkan dampak bencana longsor. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat tahun 2011-2015 sudah terjadi 211 kejadian longsor. Dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, terdapat 16 kecamatan yang pernah terjadi longsor. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis data dari data kelas lereng, data curah hujan, data penggunaan lahan dan data jenis tanah, serta untuk mengetahui tingkat kerentanan tanah longsor di Kabupaten Bogor. Dengan ditunjukkan pada pembuatan peta potensi  daerah rawan longsor Kabupaten Bogor. Data atau parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kelerengan, curah hujan, penggunaan lahan dan jenis tanah. Metode penelitian yang dilakukan adalah survey dan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode kerentanan longsor dengan parameter faktor alami dan manajemen.  Analisis yang digunakan adalah overlay dari parameter yang telah ditentukan dan pembobotan. analisis data dan pembobotan adalah proses penggabungan atau overlay dari 4 data parameter dan perhitungan nilai harkat dan bobot. Penelitian ini menghasilkan Peta Potensi Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat dalam bentuk peta cetak dan peta digital. Kata kunci: Longsor, Kabupaten Bogor, Peta; Overlay, Sistem Informasi Geografis
KAJIAN PENGARUH MEDIA PENAMBAT PADA REAKTOR BIOGAS FLUIDIZED BED Kamal, Netty
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v20i1.1398

Abstract

Untuk mengurangi  banyaknya sampah yang masuk ke TPA yaitu dengan melakukan pengolahan sampah organik menjadi biogas. Alternatif dari Pengolahan sampah organik adalah digester anaerobik. Selain dapat mengurangi jumlah sampah, pengolahan sampah organik dengan digester anaerobik dapat menghasilkan bahan bakar terbarukan. Pada penelitian ini sampah organik diambil dari beberapa tempat di sekitar kampus. Tujuan penelitian ini untuk mengolah sampah menggunakan reaktor Fluidized Bed menggunakan media batu apung. Perolehan gas dibandingkan dengan hasil bila menggunakan media lain. Parameter yang diukur adalah pH, temperatur, kandungan biogas menggunakan analisis orsat dan COD. Hasil dari penelitian ini adalah reaktor 1 yang menggunakan media batu apung, mempunyai kinerja yang paling baik dibandingkan dengan 2 media lainnya. Hal ini berdasarkan hasil dari volume perolehan biogas, analisa penurunan COD, organic loading rate, dan performa reaktor. Reaktor Fluidized Bed memiliki hasil perolehan biogas paling banyak dengan rata-rata perolehan biogas 0,093 L Biogas / L Reaktor.Hari pada reaktor 1 (Batu Apung), 0,079 L Biogas / L Reaktor.Hari, reaktor 2 (Ijuk), dan 0,089 , reaktor 3 (Sedotan) jika dibandingkan dengan reaktor  Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR) dengan volume 0,072 L Biogas / L Reaktor.Hari dan Reaktor Fixed Bed dengan volume 0,057 L Biogas / L Reaktor.Hari. Kata Kunci : reaktor,  Continuous ; Stirred; Tank Reacto;r (CSTR); Fluidized Bed
KONSEP RUANG DAN JALUR WISATA EDUKASI (EDUFARM) DEWI SRI DI DESA SITUSARI KECAMATAN CILEUNGSI, KABUPATEN BOGOR Febriani, Yusi
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v25i1.10239

Abstract

ABSTRAK Desa Situsari merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Desa Situsari memiliki sejumlah potensi untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata. Namun dalam upaya ini perlu adanya perencanaan matang terkait pemanfaatan potensi wisata yang ada di desa dan  dimulai dari konsep rencana ruang dan jalur wisata, yang nantinya akan dijadikan panduan pengembangan desa wisata. Tujuan dari penelitian adalah merencanakan konsep desa wisata berdasarkan potensi yang ada di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah metode perencanaan tapak teridiri dari dari tahap survei, identifikasi dan konsep perencanaan wisata.  Pada penelitian ini  dibatasi sampai tahap konsep perencanaan. Konsep desa wisata yang direncanakan adalah konsep ramah lingkungan berbasis partisipasi masyarakat yang mencirikan budaya atau kebiasaan dari penduduk setempat.  Konsep wisata yang memungkinkan bisa dikembangkan di Desa Situsari berdasarkan potensi wisata setempat adalah konsep wisata edukasi dibidang pertanian (edufarm). Konsep wisata edukasi yang direncanakan di sesuaikan dengan masing-masing potensi sumberdaya alam dan sumber daya masyarakat.  Penelitian ini menghasilkan konsep wisata budi daya anggur pada KRL Anggur, budidaya dari berbagai produk hortikultur di KRL harmoni dan budidaya padi di sekitar danau Daham Ilnuris. Kata Kunci : Desa Situsari, Desa Wisata, wisata edukasi pertanian ABSTRACT Situsari Village is one of the villages in Cileungsi district, Bogor regency, West Java Province.  Situsari Village has a number of potentials to be developed into a tourist village.  However, in this effort there needs to planning regarding the utilization of tourism potential in the village and starting form the concept of spatial planning and tourist routes, which will later be used as a guide for developing tourist village. The aim of the research is to plan a tourism village concept based on the potential that exists in the village.  The method used is the site planning consisting of the survey, identification and tourism planning concept.  This research is limited to the concept planning. The planned tourist village concept is an environmentally friendly concept based on community participation that characterizes the culture or habits of the local population.  A tourism concept that could possibly be developed in Siteari Village based on local tourism potential is the concept of educational tourism in the agricultural sector (edufarm). The planned educational tourism concept is adjusted to each potential natural resource and community resource.  This research resulted in the concept of wine cultivation tourism on the  KRL Anggur, cultivation of various horticultural products on the  KRL Hramoni Berseri and rice cultivation around the Daham Ilnuris lake. Keywords: Situsari Village, Tourism Village, Edufarm tourism
ANALISIS LAHAN KRITIS KECAMATAN BOGOR TIMUR, KOTA BOGOR, JAWA BARAT Ritma Pamungkas, Helmi Setia; Agus Karmadi, Muhammad
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v16i1.356

Abstract

Untuk menuju kota berkelanjutan, maka perlu upaya rehabilitasi lahan kritis menjadi lebih hijau dan bermanfaat bagi warga sekitar. Kota Bogor sendiri ditetapkan sebagai kawasan hulu, dan menjadi penyangga kawasan ibukota dan kota-kota di bawahnya, sebagai daerah resapan air, dan daerah konservasi menurut Peraturan Presiden tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jabodetabekpunjur. Sebelum adanya pelaksanaan penanggulangan lahan kritis, maka perlu ada upaya identifikasi lahan kritis yang berada di Kota Bogor, terutama di Kecamatan Bogor Timur. Metodologi penentuan lahan kritis berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor. P.32/Menhut-II/2009 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Teknik Rehabilitasi Hutan dan Lahan Daerah Daerah Aliran Sungai (RTKRHL-DAS). Berdasarkan hasil penelitian, kategori kawasan budidaya untuk pertanian didapatkan luasan lahan kritis yaitu 98,21 ha dan luas lahan agak kritis 111,2 ha; dan kategori kawasan lindung didapatkan luasan lahan sangat kritis yaitu 7,99 ha, kritis seluas 18,94 ha, dan luas lahan agak kritis 3,2 ha. Nilai dukungan apek sosial ekonomi yakni 11,06 yang berarti kurang. Kata Kunci : Lahan Kritis, Bogor Timur
STRATEGI PENINGKATAN JUMLAH WISATAWAN GEOPARK CILETUH PELABUHAN RATU : SEBAGAI DAMPAK PENGARUH PEMBANGUNAN TOL BOCIMI RAMDIANSYAH, HARI; DJAKAPERMANA, RUCHYAT DENI; ARTININGSIH, TITIK PENTA
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v23i1.5602

Abstract

Kabupaten Sukabumi memiliki potensi pariwisata yang besar, khususnya kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark sejak tahun 2018. Pembangunan Tol Bocimi, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas antara Perkotaan Jabodetabek sebagai pangsa pasar wisatawan dengan Geopark Ciletuh Palabuhanratu sebagai destinasi wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis interaksi Jabodetabek dengan Kabupaten Sukabumi, (2) Menganalisis pengaruh pembangunan Tol Bocimi terhadap jumlah wisatawan, (3) Melakukan kajian pemilihan moda transportasi, dan (4) Merumuskan strategi untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mix method analysis dengan memanfaatkan data hasil survei sekunder dan penyebaran kuesioner kepada wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Tol Bocimi mampu meningkatkan nilai interaksi antara wilayah, namun tidak memiliki pengaruh terhadap jumlah wisatawan yang selalu meningkat setiap tahunnya. Hasil pengolahan data kuesioner menunjukkan bahwa adanya potensi untuk pengembangan transportasi umum yang nyaman dan cepat menuju tujuan wisata dan dengan target utama Generasi Z. Strategi prioritas dalam penelitian ini adalah: (i) Menyiapkan sarana transportasi untuk wisatawan Generasi Z yang aman dan nyaman, (ii) Menyediakan akomodasi yang beragam untuk mengakomodasi  berbagai kelas/golongan, (iii) Mengadakan event unik yang berpotensi masuk dalam Calendar of Events (CoE) Kementerian Pariwisata, dan (iv) Memanfaatkan budaya lokal untuk menarik wisatawan. Kata kunci : Infrastruktur, Interaksi Wilayah, Pariwisata, Strategi

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 2 (2025): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Vol 26, No 1 (2025): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Vol 25, No 2 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 24, No 1 (2023): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik Vol 22, No 2 (2021): Jurnal Teknik Vol 22, No 2 (2021): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik Vol 22, No 1 (2021): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 2 (2020): Jurnal Teknik Vol 21, No 2 (2020): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Teknik Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Teknik Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Teknik Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik Vol 20, No 1 (2019): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Teknik Vol 19, No 1 (2018): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 13, No 1 (2012): Jurnal Teknik Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Teknik Vol 18, No 1 (2017): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Teknik Vol 17, No 1 (2016): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Teknik Vol 16, No 1 (2015): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 15, No 1 (2014): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Teknik Vol 14, No 2 (2013): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Teknik Vol 14, No 1 (2013): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Teknik Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 13, No 1 (2012): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Teknik Vol 12, No 2 (2011): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 11, No 2 (2010): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 11, No 2 (2010): Jurnal Teknik Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 11, No 1 (2010): Jurnal Teknik Vol 10, No 2 (2009): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 10, No 2 (2009): Jurnal Teknik Vol 10, No 1 (2009): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 10, No 1 (2009): Jurnal Teknik Vol 9, No 2 (2008): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 9, No 2 (2008): Jurnal Teknik More Issue