cover
Contact Name
Dadi Ahmadi
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+62 896-5745-3976
Journal Mail Official
jrpr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah lantai 4, Rektorat Unisba, Jln Tamansari No.20, 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Public Relations
ISSN : 28083059     EISSN : 27986616     DOI : https://doi.org/10.29313/jrpr.v1i2
Jurnal Riset Public Relations Jurnal Riset Public Relations (JRPR) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset dan kajian teoritik terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian media, strategi PR, dll. JRPR ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6616 yang diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini akan ter-indeks di Google Schoolar, Garuda, Crossref, dan DOAJ. Terbit setiap Juli dan Desember.
Articles 71 Documents
Peran Humas PT KAI Bandung dalam Mengedukasi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Melalui Instagram Herliana Widya Pratiwi; Dadi Ahmadi
Jurnal Riset Public Relations Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v5i2.8995

Abstract

Abstrak. Kampanye keselamatan merupakan salah satu upaya PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui strategi Humas PT KAI Bandung dalam menyampaikan kampanye keselamatan melalui media sosial Instagram. Dalam penulisan ini, menggunakan teori kampanye sosial yang  menekankan pada penyebaran pesan dengan tujuan mengedukasi dan membangun kesadaran terkait keselamatan perjalanan kereta api. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali informasi mendalam terkait kampanye keselamatan di Instagram. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Subjek penelitian ialah pihak humas PT KAI Bandung. Hasil menunjukkan bahwa strategi kampanye dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, produksi, dan evaluasi konten. Pemilihan isu terkini yang relevan, koordinasi antarunit, serta penggunaan visual menarik yang sesuai identitas perusahaan menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan pesan. Evaluasi rutin memastikan kampanye berjalan optimal. Abstract. Safety campaigns are one of PT Kereta Api Indonesia (Persero)'s efforts to raise public awareness of railway safety. The purpose of this paper is to determine the strategies used by PT KAI Bandung's public relations department in communicating safety campaigns through Instagram. This paper uses social campaign theory, which emphasises the dissemination of messages with the aim of educating and building awareness of railway safety. This research employs a qualitative method with a case study approach to explore in-depth information related to safety campaigns on Instagram. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, with validity tested through triangulation of sources and methods. The research subject is the public relations department of PT KAI Bandung. The results show that the campaign strategy is implemented systematically through the stages of planning, production, and evaluation of content. The selection of relevant current issues, coordination between units, and the use of visually appealing content aligned with the company's identity are key strengths in conveying the message. Regular evaluations ensure the campaign runs optimally.
Pendekatan Public Relations sebagai Fungsi Sosial: Sebuah Tinjauan Pustaka Gregoria Arum Yudarwati; MC Ninik Sri Rejeki
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10380

Abstract

Abstrak. Artikel ini merupakan artikel kajian konseptual teoritis di bidang public relations (PR) yang bertujuan memberikan pemikiran dalam memahami berbagai praktik PR untuk mendukung pembangunan masyarakat. Pendekatan studi pustaka yang digunakan adalah pendekatan integratif.  Metode ini dipilih dengan pertimbangan bahwa studi pustaka merupakan metode yang relevan untuk menganalisis kajian yang kompleks dan dinamis perkembangannya, seperti kajian PR.  Melalui studi pustaka, artikel ini mendeskripsikan adanya tiga pendekatan utama yang berupaya menjelaskan hubungan organisasi-publik, yaitu two-way symmetrical communication, organisation-public relations (OPR), dan rhetorical enactment. Ketiga pendekatan tersebut dikritik sebagai pendekatan normatif, terlalu berorientasi pada kepentingan organisasi dan dikembangkan di negara-negara Barat yang memiliki konteks sosial, budaya, ekonomi dan politik yang berbeda. Public relations ditempatkan sebagai fungsi manajemen untuk mencapai tujuan organisasi dibandingkan untuk mengakomodasi kepentingan dan harapan publik. Untuk merespon hal ini, artikel ini memberikan alternatif pendekatan komunikasi pembangunan partisipatori yang berorientasi pada publik sebagai subjek pembangunan. Pendekatan ini memberikan alternatif perspektif untuk memahami bagaimana konteks sosial masyarakat, seperti dinamika relasi kuasa atau pun kondisi sosial budaya, membentuk hubungan organisasi-publik. Pendekatan ini dinilai lebih sesuai dalam memahami fenomena di negara berkembang yang kuat dengan aspek multikultur. Hal ini diperlukan untuk mengurangi etnosentrisme pemahaman PR yang didominasi negara Barat. Di bagian akhir artikel ini diberikan rekomendasi model komunikasi partisipatori yang memberdayakan (empowerment) dan membangun rasa memiliki (ownership) masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.   Abstract. Using an integrative literature review, this article aims to provide review on approaches that support the social function of public relations (PR). Based on the literature review, this article discusses three dominant approaches to understand organisation-public relationships: two-way symmetrical communication, organisation-public relations (OPR), and rhetorical enactment. These approaches are constructed to explain how the organisation build good relationships with their public. Nevertheless, these approaches have been criticized as normative approaches of how organisations should engage their publics, which is unlikely can be implemented fully by organisations. The approaches also tend to be organisation-centric to fulfil the organisation’s goals rather than public interest. The approaches were also mainly developed based on studies in Western context, which have difference social, cultural, economy and political context. This article, accordingly, offers development communication as an alternative approach that focuses on public as the subject of development, as well as provides better lens to understand phenomenon in developing countries and multicultural societies. This article also proposes participatory communication model that incorporates empowerment and public ownership as key indicators to support sustainable development.
Manajemen Krisis Komunikasi dalam Peristiwa Kecelakaan KA Turangga dan Lokal Bandung Raya di PT KAI (Persero) Danang Novika Ruswantara; Chairia; Fadliani Sahaka; Mohammad Abdullah Risqillah Subroto; Fadli Awwal Hasanuddin; Rahmad Hidayat
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10434

Abstract

Abstrak. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kecelakaan sangat parah pada 5 Januari 2024 yang terjadi di daerah Cicalengka dan melibatkan dua kereta api, Turangga dan Lokal Bandung Raya dengan jumlah korban 4 orang tewas dan 37 orang luka-luka. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam melakukan manajemen krisis dalam kejadian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara dan data sekunder dikumpulkan melalui dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan pada proses pre-crisis atau sebelum krisis, Public Relation KAI melakukan pemetaan potensi risiko krisis, perencanaan tanggapan krisis, dan mempersiapkan juru bicara.  Selanjutnya pada tahapan krisis (crisis) dilakukan langkah-langkah respon yang cepat dengan beberapa hal diantaranya strategi krisis dan implementasi krisis. Dalam tahap terakhir yaitu setelah krisis (post-crisis) dilakukan monitoring, analisis, dan evaluasi isu serta penerapan strategi setelah krisis. Abstract. On January 5, 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) experienced a severe accident in the Cicalengka area involving two trains, Turangga and Lokal Bandung Raya, resulting in 4 fatalities and 37 injuries. This research aims to examine how PT Kereta Api Indonesia (Persero) managed the crisis during this incident. The study employs a descriptive qualitative approach with a case study methodology. Data was collected through primary sources via interviews and secondary sources through supporting documents. The findings indicate that in the pre-crisis phase, the Public Relations division of KAI mapped potential crisis risks, planned crisis responses, and prepared spokespersons. During the crisis phase, rapid response measures were implemented, including crisis strategies and crisis implementation. In the final phase, post-crisis, activities included monitoring, analysis, and evaluation of issues, as well as the application of post-crisis strategies
Pengaruh Strategi Komunikasi Pemasaran Digital pada Merek Lokal This Is April terhadap Loyalitas Konsumen Sisilia Setianingsih; Rendra Widyatama
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10471

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan strategi komunikasi pemasaran dalam industri fashion lokal” This Is April” yang aktif menggunakan strategi komunikasi pemasaran digital untuk membangun hubungan dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi pemasaran digital terhadap loyalitas konsumen pada merek” This Is April”. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang mempergunakan skala Likert kepada 453 mahasiswi pengguna media sosial yang pernah membeli produk” This Is April” dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis memakai uji asumsi klasik, serta regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 27. Temuan ini memperlihatkan bahwa efektivitas komunikasi digital melalui konten visual, interaksi media sosial, dan kolaborasi influencer berkontribusi dalam meningkatkan loyalitas konsumen. Penelitian memberikan kontribusi praktis bagi industri fashion lokal dalam merancang strategi komunikasi pemasaran digital yang efektif dan terintegrasi untuk membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen, sekaligus memperkuat kajian Integrated Marketing Communication dalam konteks loyalitas konsumen era digital. Abstract. The development of digital technology has driven changes in marketing communication strategies in the local fashion industry, "This Is April," which actively uses digital marketing communication strategies to build relationships with consumers. This study aims to determine the effect of digital marketing communication strategies on consumer loyalty to the "This Is April" brand. The study used a quantitative approach with an explanatory method. Data were collected through the distribution of questionnaires using a Likert scale to 453 female students who use social media who have purchased "This Is April" products using a purposive sampling technique. Data were analyzed using classical assumption tests and simple linear regression with the help of SPSS 27. These findings show that the effectiveness of digital communication through visual content, social media interactions, and influencer collaborations contributes to increasing consumer loyalty. This study provides a practical contribution to the local fashion industry in designing effective and integrated digital marketing communication strategies to build long-term relationships with consumers, while strengthening the study of Integrated Marketing Communication in the context of consumer loyalty in the digital era.
Ekspresi Diri dan Pencarian Validasi Mahasiswa di Media Sosial Laras Putri Agustiyani; Ratri Rizki Kusumalestari
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10060

Abstract

Abstrak. Media sosial pada era digital menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri dan memperoleh pengakuan sosial. Mahasiswa menampilkan aktivitas, pencapaian, gaya hidup, serta keterlibatan dalam tren digital sebagai bagian dari cara mereka memaknai dan membangun identitas digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna ekspresi diri mahasiswa di media sosial, menggali pengalaman subjektif dalam pencarian validasi sosial, serta mengidentifikasi tipologi pencarian validasi yang muncul. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang menekankan perilaku yang tampak, penelitian ini menyoroti pemaknaan subjektif dan pengalaman hidup mahasiswa dalam mencari validasi sosial. Artikel ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap aktivitas media sosial mahasiswa di Kota Bandung, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Artikel ini menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai media sosial sebagai ruang ekspresi diri yang selektif dan terkait secara bermakna dengan pembentukan identitas digital serta pengalaman pengakuan sosial. Validasi sosial dialami dalam berbagai bentuk, seperti pencapaian akademik, gaya hidup, penguatan kepercayaan diri, dan relevansi sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa ekspresi diri dan pencarian validasi di media sosial merupakan tindakan sosial yang bermakna dan dibentuk oleh pengalaman masa lalu serta niat yang berorientasi ke masa depan. Abstract. Social media has become an important space for students to express themselves and seek social recognition in the digital era. Students present activities, achievements, lifestyles, and participation in digital trends as part of how they interpret and construct their digital identity. This study aims to understand the meaning of student self-expression on social media, explore subjective experiences in seeking social validation, and identify typologies of validation-seeking practices. Unlike previous studies that emphasize observable behaviors, this study highlights students’ subjective meanings and lived experiences of social validation. This research adopts an interpretive paradigm using a qualitative phenomenological approach based on Alfred Schutz’s perspective. Data were collected through in-depth interviews and observations of students’ social media activities in Bandung and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that students interpret social media as a space for selective self-expression that is meaningfully related to the construction of digital identity and experiences of social recognition. Social validation is subjectively experienced in various forms, including academic achievement, lifestyle presentation, confidence affirmation, and social relevance. These findings indicate that self-expression and validation-seeking on social media are meaningful social actions shaped by past experiences and future-oriented intentions.
Pengalaman Nano-Mikro Bookstagrammer Indonesia sebagai Agen Perubahan Sosial Literasi di Instagram Nabilla Anasty Fahzaria; Betha Dwi Oktaviani
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10124

Abstract

Abstrak. Media sosial telah menciptakan ruang virtual yang mempertemukan berbagai komunitas, salah satunya adalah Bookstagram, komunitas pecinta dan pengulas buku di Instagram. Influencer di level nano dan mikro memanfaatkan fitur Instagram untuk mempromosikan budaya membaca dan berbagi informasi tentang buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman para nano-mikro influencer Bookstagram di Indonesia, dengan meneliti motif mereka dalam mendorong perubahan sosial literasi, pengalaman emosional yang mereka rasakan, mengidentifikasi tantangan dalam mempromosikan literasi dan bagaimana mereka berperan sebagai agen pemasaran sosial untuk mendorong minat baca di Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz, dilakukan melalui wawancara mendalam kepada 15 bookstagrammer asal Indonesia, terdiri dari 5 influencer mikro dan 10 nano, dengan jumlah pengikut 2.000 hingga 10.000. Data juga diperoleh dari telaah literatur dan observasi pada komunitas Bookstagram. Temuan penelitian menunjukkan bahwa para influencer ini memainkan peran penting dalam memotivasi perubahan sosial literasi, memiliki motif pribadi seperti berbagi rekomendasi buku dan membangun kebiasaan membaca, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa nano-mikro Bookstagrammer memiliki potensi strategis sebagai agen pemasaran sosial dalam pengembangan gerakan literasi digital berbasis komunitas, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi institusi pendidikan, penerbit, maupun komunitas literasi dalam merancang strategi peningkatan minat baca melalui media sosial. Abstract. Social media has created a virtual space that brings together various communities, one of which is Bookstagram, a community of book lovers and reviewers on Instagram. Influencers at the nano and micro levels utilize Instagram features to promote a culture of reading and share information about books. This study aims to explore the experiences of nano-micro Bookstagram influencers in Indonesia, by examining their motives in encouraging social literacy change, the emotional experiences they experience, identifying challenges in promoting literacy and how they act as social marketing agents to encourage reading interest on Instagram. The research method used is qualitative with the Alfred Schutz phenomenology approach, conducted through in-depth interviews with 15 bookstagrammers from Indonesia, consisting of 5 micro and 10 nano influencers, with a number of followers ranging from 2,000 to 10,000. Data were also obtained from literature studies and observations in the Bookstagram community. The research findings show that these influencers play an important role in motivating social literacy change, have personal motives such as sharing book recommendations and building reading habits, despite facing various challenges.
Hubungan Daya Tarik Konten Youtube Kimbab Family terhadap Minat Berkunjung Korea Aulia Bestari Putri Hermawan; Zulfebriges
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10271

Abstract

Abstrak. Media sosial seperti YouTube berperan penting dalam membentuk minat wisata masyarakat, salah satunya melalui konten vlog keluarga Kimbab Family yang memperkenalkan budaya dan kehidupan sehari-hari di Korea Selatan kepada audiens Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara daya tarik konten YouTube Kimbab Family dan minat berkunjung masyarakat Indonesia ke Korea Selatan. Artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional; data dikumpulkan melalui kuesioner dari 95 responden subscriber kanal tersebut, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan antara elemen konten (teks, foto, audio, video) dan dimensi minat berwisata (transaksional, referensial, preferensial, eksploratif). Hasil menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara daya tarik konten dan minat berwisata, dengan koefisien korelasi 0,472 dan signifikansi 0,000 (p < 0,01), berada pada kategori sedang. Semakin menarik dan informatif konten yang disajikan, semakin tinggi minat audiens berkunjung ke destinasi yang ditampilkan. Temuan ini berkontribusi teoretis bagi kajian pengaruh konten media sosial terhadap perilaku audiens serta manfaat praktis bagi strategi promosi pariwisata berbasis konten digital. Abstract. Social media such as YouTube plays a major role in shaping public travel interest, including through family vlog content like Kimbab Family, which introduces South Korean culture and daily life to Indonesian audiences. This article aims to analyze the relationship between the appeal of Kimbab Family's YouTube content and Indonesian audiences' interest in visiting South Korea. A quantitative correlational method was used; data were collected via a questionnaire from 95 subscriber respondents and analyzed using the Spearman Rank correlation test to examine content elements (text, photos, audio, video) against dimensions of travel interest (transactional, referential, preferential, exploratory). Results show a positive and significant relationship between content appeal and travel interest, with a correlation coefficient of 0.472 and significance of 0.000 (p < 0.01), classified as moderate. The more appealing and informative the content, the higher the audience's interest in visiting the featured destination. These findings contribute theoretically to understanding social media's influence on audience behavior and practically to digital content-based tourism promotion strategies.
Pengaruh Kredibilitas YouTuber terhadap Minat Menonton Mahasiswa Muhamad Raihan Fahrezi; Dadi Ahmadi
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10278

Abstract

Abstrak. Transformasi digital mengubah pola konsumsi media masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa, dan kredibilitas youtuber menjadi faktor penting yang memengaruhi minat menonton. Artikel ini bertujuan mengetahui pengaruh kredibilitas Youtuber Vincent & Desta dalam program "VincentDestaShow" terhadap minat menonton mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2023. Artikel ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 70 responden yang dipilih melalui simple random sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa dimensi kredibilitas, keahlian, kepercayaan, dan daya tarik berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap minat menonton (F hitung 25,609 > F tabel; Sig. 0,000 < 0,05), dengan kontribusi masing-masing sebesar 15%, 15,6%, dan 36,7%, di mana daya tarik memberikan pengaruh paling dominan. Temuan ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi persepsi kredibilitas host, semakin besar minat mahasiswa untuk menonton konten yang disajikan. Abstract. Digital transformation has significantly changed media consumption patterns, particularly among university students, making YouTuber credibility an essential factor influencing viewing interest. This article aims to determine the influence of the credibility of YouTubers Vincent & Desta in the "VincentDestaShow" program on the viewing interest of Communication Science students at Universitas Islam Bandung, class of 2023. A quantitative survey approach was used with 70 respondents selected through simple random sampling, analyzed using multiple linear regression in SPSS. The results show that the dimensions of credibility expertise, trustworthiness, and attractiveness have a significant influence, both partially and simultaneously, on viewing interest (F-value 25.609 > F-table; Sig. 0.000 < 0.05), contributing 15%, 15.6%, and 36.7% respectively, with attractiveness being the most dominant factor. These findings indicate that the higher the perceived credibility of the hosts, the greater students' interest in watching the content.
Makna Komunikasi Virtual pada Pendengar Podcast Ancur Faza Rizki Rahmani; Dede Lilis Chaerowati
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10301

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi melahirkan komunitas virtual yang menyatukan individu dengan minat sama di lokasi berbeda, salah satunya Ancurlicious, komunitas pendengar Podcast Ancur di Telegram. Artikel ini bertujuan mengetahui pemaknaan pendengar Podcast Ancur mengenai komunikasi virtual, mencakup motif bergabung, motif tujuan, pengalaman, dan pemaknaannya. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz dan Teori Kehadiran Sosial, memakai purposive sampling terhadap lima pendengar sebagai informan utama serta tiga podcaster sebagai informan pendukung, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa motif sebab (because of motive) bergabung dipengaruhi oleh sifat pribadi, kebutuhan sosial, dan keterlibatan mendalam, sementara motif tujuan (in order to motive) mencakup keinginan berkontribusi, membentuk identitas sebagai pendengar, dan mencari kenyamanan. Pemaknaan komunikasi virtual bersifat subjektif, namun kehadiran podcaster dalam grup memperkuat rasa kehadiran sosial dan kedekatan emosional. Perbedaan pengalaman antara interaksi virtual dan tatap muka turut membentuk variasi tingkat keintiman. Komunikasi virtual ini terbukti menjadi elemen penting bagi keberlanjutan Podcast Ancur, baik sebagai ekosistem pendengar maupun aset strategis brand. Abstract. Technological advancement has given rise to virtual communities that unite individuals with shared interests across different locations, one of which is Ancurlicious, the Telegram-based listener community of Podcast Ancur. This article aims to explore how listeners of Podcast Ancur construct meaning around virtual communication, including their motives for joining, their goal-oriented motives, experiences, and resulting interpretations. The article employs a qualitative phenomenological approach based on Alfred Schutz's perspective and Social Presence Theory, using purposive sampling with five listeners as key informants and three podcasters as supporting informants, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings show that "because-of" motives for joining are shaped by personal traits, social needs, and deep involvement, while "in-order-to" motives include the desire to contribute meaningfully, form an identity as a listener, and seek comfort. The meaning of virtual communication remains subjective, yet the presence of podcasters within the group strengthens social presence and emotional closeness. Differences between virtual and face-to-face interaction shape varying degrees of perceived intimacy. Ultimately, this virtual communication proves critical to the sustainability of Podcast Ancur, functioning as both a listener ecosystem and a strategic brand asset.
Impression Management in the Communications Services for New Student Admissions at Private Universities in West Java Tresna Wiwitan; Sophia Novita; Khalifia Rahma Nidya
Jurnal Riset Public Relations Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v6i1.10366

Abstract

Abstract. Currently, societal interaction patterns, especially those of colleges, affect how people perceive an institution. Institutions must be able to harmonize all internal elements by positioning Private University as a service institution that is able to "serve" stakeholders and meet their needs effectively. Impression Management theory is used to analyze the research results, where Public Relations practitioners must be capable of creating positive impression among the parties they communicate with on behalf of their organization. This study aimed to identify impression management in three Indonesian private universities with accreditations, as well as the inhibiting and supporting factors in new student admissions activities. Data was collected using qualitative methods through case studies, which involved in-depth interviews and observations of the committee and prospective students. The results of the study found that impression management was applied both verbally and non-verbally through various channels, including social media, websites, collaborations, scholarships, and face-to-face meetings. Nevertheless, several inhibiting factors were identified, such as study program accreditation, technological constraints, negative feedback from competitors, and inadequate facilities. On the other hand, supporting factors included infrastructure development, collaboration with high schools, online registration, and the National Selection for Universities by Invitation program for prospective students. The results of this study are expected to positively impact Indonesian private universities by improving the quality of communication and services during the admission process for newstudents.