cover
Contact Name
Ridho Bayu Yefterson
Contact Email
kronologi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281363439428
Journal Mail Official
ridhobayuyefter@fis.unp.ac.id
Editorial Address
Jurusan Sejarah Jalan Prof. Dr Hamka, Kampu UNP Air Tawar Barat, Padang-Sumbar
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Kronologi
ISSN : 2655996X     EISSN : 27223515     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Kehadiran Jurnal Kronologi sebagai bagian penting dari usaha untuk mengembangkan pengetahuan. Selama ini banyak penelitian hanya tersimpan pada perpustakaan, berdebu dan lapuk serta hilang begitu saja. Lebih lebih hasil penelitian mahasiswa, disamping kuantitasnya yang banyak juga cukup variatif dan menginspirasi. Jurnal Kronologi berusaha menjembatani hal ini. Hasil riset akhir mahasiswa baik yang berkaitan sejarah murni dan penelitian berhubungan dengan pendidikan sejarah. Semuanya dipandang layak untuk dipublikasikan. Jurnal kronologi sebagai wadahnya. Bukan saja hasil penelitian mahasiswa sejarah Universitas Negeri Padang akan tetapi secara luas hasil penelitian akhir mahasiswa dari seluruh universitas yang terdapat di Indonesia.
Articles 583 Documents
Kehidupan Ekonomi Petani Bengkoang Di Kecamatan Kuranji Kota Padang Tahun 2005-2021 Shafa Wulan Nacjwa; Hendra Naldi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i1.643

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kehidupan petani bengkoang di Kecamatan Kuranji Kota Padang tahun 2005-2021. Permasalahan penelitian ini di rumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana dinamika pertanian Bengkoang di Kecamatan Kuranji dari tahun 2005-2021. (2) Bagaimana kondisi ekonomi petani bengkoang di Kecamatan Kuranji pada tahun 2005-2021. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan kehidupan ekonomi petani bengkuang di Kecamatan kuranji. berdasarkan hasil penelitian yang di temukan bahwa; pertama: penanaman bengkoang di kecamatan Kuranji, untuk proses penanaman bengkoang harus memiliki lahan yang bagus agar hasil yang di dapat akan lebih baik, Kecamatan Kuranji merupakan lahan yang bagus untuk melakukan penanaman bengkoang karena wilayah tersebut masih banyak di gunakan oleh masyarakat untuk menanam padi atau palawijaya. Kedua: aktivitas pertanian yang ada di Kecamatan Kuranji beraneka ragam, mulai dari menanam cabe, kangkung, jagung, kacang dan lain-lain. Tetapi di Kecamatan Kuranji petani yang lebih banyak memilih untuk menanam bengkoang karena proses penanamannya yang tidak susah dan modal yang akan di keluarkan juga sedikit. Sedangkan untuk pendapatan yang di peroleh oleh petani bengkoang yang ada di Kecamatan Kuranji yaitru dalam 1 gentang bibit rata-rata mencapa 2.700.000 - 3.500.000. Kata Kunci: Sejarah, Ekonomi, Petani Bengkoang, Kecamatan Kuranji
Pengungsian Pasien Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang ke Sawahlunto Masa Perang Kemerdekaan Silvi Umarak; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.721

Abstract

Masyarakat Sumatera Barat telah bersiap untuk menghadapi revolusi pasca kemerdekaan di proklamirkan. Masa perang kemerdekaan atau yang lebih dikenal dengan revolusi fisik (1945-1950) yang terjadi di Indonesia telah menimbulkan satu semangat patriotisme yang sangat kental tak terkecuali di Sumatera Barat. Banyak wilayah di tanah Minangkabau ini yang di gempur oleh Belanda yang tidak terima dengan kemerdekaan Indonesia, salah satu wilayah yang di serang itu ialah Ulu Gadut Padang. Di tempat itu terdapat banyak pemukiman penduduk dan sebuah Rumah Sakit Jiwa. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana pengungsian yang dilakukan oleh dokter dan pasien Rumah Sakit Jiwa Ulu Gadut pada masa perang kemerdekaan demi menyelamatkan diri dari serangan Belanda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian sejarah seperti heuristik atau pengumpulan sumber-sumber yang relevan, lalu kritik sumber, kemudian penulis melakukan interpretasi atau penafsiran terhadap sumber-sumber yang ada dan terakhir penulis menuliskan hasil penelitian tersebut atau historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan bagaimana kondisi Ulu Gadut sebagai salah satu daerah yang digempur Belanda dan bagaimana pengungsian yang dilakukan oleh pasien Rumah Sakit Jiwa Ulu Gadut ke Sawahlunto pada tahun 1947 hingga perang kemerdekaan berakhir.
Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga : Dari SMKK Hingga SMK Negeri 6 Padang (1997-2007) Yosep Ripani; Najmi Najmi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.557

Abstract

Abstract This thesis is a study of the history of educational institutions, by looking at the components of education that make up a school. This research focuses more on: How the development of SMK Negeri 6 Padang from 1997-2007. Who will see these developments, this research will focus more on the development of the Kujuruan Negeri 6 Padang Junior High School (SMK) in terms of teachers, students, curriculum and facilities and infrastructure from 1997-2007. This study aims to determine the development of the Junior High School (SMK) Kujuruan Negeri 6 Padang (1997-2007). To achieve this goal, a historical research method which consists of four stages is used. The first stage of heuristics is to collect data, both primary data and secondary data. Primary data in the form of documents related to SMK Negeri 6 Padang and oral sources were obtained from interviews with informants by compiling pre-designed questions. The second stage of source criticism, namely testing and selecting the data collected to see the level of authenticity or authenticity of the data carried out through external criticism and testing of informants contained in internal criticism. The third stage is data analysis and interpretation, namely classifying and sorting and compiling the criticized data so that it can be reconstructed in the form of stories. The fourth stage of historiography, namely the presentation of research results in the form of a thesis. SMK Negeri 6 Padang was established under the name Sekolah Guru Kepandaian Puteri (SGKP) Padang on August 14, 1952 based on Decree No. 2004/B.52 dated July 5, 1952. This school accepted students from Central Sumatra and North Sumatra. This school is directly under the Inspection of Women's Education at the Ministry of Teaching, Education and Culture of the Republic of Indonesia in Jakarta. On February 26, 1968, SGKP changed its name to the Upper Family Welfare School (SKKA). On December 9, 1976 SKKA changed its name to the Family Welfare Middle School (SMKK). On March 7, 1997, SMKK changed its name to SMK Negeri 6 Padang. In its development, SMK Negeri 6 Padang experienced many developments ranging from teachers, students, curriculum, infrastructure and achievements in both academic and non-academic fields. Keywords: Development , School, SMK Abstrak Skripsi ini merupakan kajian sejarah lembaga pendidikan, dengan melihat komponen-komponen pendidikan yang membangun suatu sekolah. Penelitian ini lebih memfokuskan tentang: Bagaimana perkembangan Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri 6 Padang dari tahun 1997-2007. Yang nantinya dalam melihat perkembangan ini,penelitian ini lebih memfokuskan tentang perkembangan Sekolah Menengah Kujuruan (SMK) Negeri 6 Padang dilihat dari guru, siswa, kurikulum serta sarana dan prasarana dari tahun 1997-2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Sekolah Menengah Kujuruan (SMK) Negeri 6 Padang (1997-2007). Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap. Tahap pertama heuristik, yaitu mengumpulkan data, baik data primer maupun sekunder. Data primer berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan SMK Negeri 6 Padang dan sumber lisan yang berasal dari hasil wawancara terhadap informan dengan menyiapkan pertanyaan yang dirancang sebelumnya. Tahap kedua kritik sumber, yaitu pengujian dan seleksi terhadap data yang dikumpulkan untuk melihat tingkat keaslian atau autentitas data yang dilakukan melalui kritik eksternal dan menguji informan yang terdapat dalam kritik internal. Tahap ketiga analisis dan interpretasi data, yaitu mengklasifikasikan dan mengurutkan serta merangkai data yang dikritik agar dapat direkonstruksi dalam bentuk cerita. Tahap keempat historiografi, yaitu penyajian hasil penelitian dalam bentuk skripsi. SMK Negeri 6 Padang berdiri dengan nama Sekolah Guru Kepandaian Puteri (SGKP) Padang pada 14 Agustus 1952 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 2004/B.52 tanggal 5 Juli 1952. Sekolah ini menerima murid dari Sumatera Tengah dan Sumatera Utara. Sekolah ini langsung di bawah Inspeksi Pendidikan Wanita pada kementrian pengajaran, pendidikan, dan kebudayaan RI di Jakarta. Pada 26 Februari 1968 SGKP mengalami perubahan pergantian nama menjadi Sekolah Kesejahteraan Keluarga Atas (SKKA). Pada 9 Desember 1976 SKKA mengalami pergantian nama menjadi Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga (SMKK). Pada 7 Maret 1997 SMKK mengalami pergantian nama menjadi SMK Negeri 6 Padang.Dalam perkembangan nya SMK Negeri 6 Padang banyak mengalami perkembangan mulai dari segi guru,siswa,kurikulum,sarana prasarana dan prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Kata Kunci : Perkembangan,Sekolah,SMK
Bengkoang: Mulok (Muatan Lokal) di SMA Negeri 5 Padang (2008-2021) Kholifaturahmah Kholifaturahmah; Siti Fatimah
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.652

Abstract

Materi Mulok (Muatan Lokal) selama ini identik dengan bahasa daerah maupun kesenian daerah, namun berbeda dengan SMA Negeri 5 Padang yang lebih memilih memanfaatkan keunggulan lokal dibidang pertanian berupa keterampilan mengolah buah Bengkoang sebagai materi Muloknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan buah Bengkoang sebagai materi Mulok (Muatan Lokal) di SMA Negeri 5 Padang. Metode yang digunakan ialah metode sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Dalam penetapan jenis keunggulan lokal di SMA Negeri 5 Padang, diawali dengan melakukan inventarisasi terhadap semua sumber daya yang dimiliki oleh sekolah, baik dilihat dari sumber daya internal maupun sumber daya eksternal. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Lokasi sekolah tersebut yaitu Kecamatan Kuranji yang merupakan salah satu penghasil buah Bengkoang terbesar di Kota Padang yang terkenal lebih unggul daripada bengkoang daerah lainnya (2) Bengkoang juga dianggap sebagai buah tangan khas Padang dan ikonik kota Padang (3) Pada teori, diterangkan hubungan antara Bengkoang dengan kesehatan dan lain-lain. Sedangkan pada praktek, Bengkoang dapat diolah peserta didik menjadi sirup, agar-agar, risoles, dodol, asinan, bolu, bedak, dan yang lainnya (4) Namun pada K-13, muatan lokal Bengkoang ini terintegrasi kedalam mata pelajaran yang relevan.
Kehidupan Ekonomi Penambang Kapur Bukit Tui Kota Padang Panjang Pasca Galodo Tahun 1987 - 1998 Mia Aprilia; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.653

Abstract

This research discusses the changes in the economic livelihoods of limestone miners in Bukit Tui from 1987 to 1998. The focus of this study is on the economic impact experienced by limestone miners in Bukit Tui after the Galodo disaster in 1987. The purpose of this research is to understand the life of limestone miners in Bukit Tui after the Galodo disaster in 1987 and to find out the efforts made by the miners to meet their needs from 1987 to 1998. This study is a qualitative research using historical methods such as heuristic steps, source criticism, interpretation, and historiography. The results of this research reveal that the Galodo disaster significantly changed the lives of limestone miners. The economic impact felt by the miners after the Galodo disaster was the loss of their livelihoods, which then led to a decline in the economy. The limestone miners then made various efforts to meet their economic needs, such as finding new jobs as traders, motorcycle taxi drivers, farmers, and so on.
Uni Lis : Pengusaha Nasi Kapau Kuliner Legendaris Tahun 1950-2007 Rahayu Sonnevil; Siti Fatimah
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.654

Abstract

Uni Lis : Pengusaha Nasi Kapau Kuliner Legendaris Tahun 1950-2007 Rahayu sonnevil1, Siti Fatimah2 Departemen Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Email : rahayusonnevil@gmail.com ABSTRACT This study examines the Thematic Biography which describes one of the Minangkabau culinary businesses, namely Kapau Uni Lis rice within a certain period of time. Uni Lis's biography is worth exploring because it is related to history, and has played the role of a character, regardless of the size or size of the role played. So far, biographical writing tends to be about national figures, while local figures have received less attention. Therefore, the research of Nasi Kapau Uni Lis uses historical methods, more specifically biographical methods with the following steps: 1 Heuristics. 2. Source Criticism 3. Interpretation. 4. Historiography. The results of this study showed that, Uni Lis whose real name is Yulismar was born in 1950 in Kapau Village. Uni Lis was born to a very simple family. Then her parents put Uni Lis in elementary school and after finishing elementary school, Uni Lis no longer continued her education due to economic factors. After spending his teenage years helping his parents sell fish, he met his soul mate named Tamrin. He is the son of one of the businessmen Nasi Kapau. After they got married, then Uni Lis began to open a Nasi Kapau business inherited by her in-laws until finally Uni Lis was able to expand her business to become one of the oldest and most popular Nasi Kapau. Keywords : Biography, Nasi Kapau, Uni Lis, Los lambuang ABSTRAK Penelitian ini mengkaji tentang Biografi Tematis yang menggambarkan salah satu usaha kuliner Minangkabau yaitu nasi Kapau Uni Lis dalam kurun waktu tertentu. Riwayat hidup Uni Lis patut ditelusuri karena berhubungan dengan sejarah, dan telah berperan sebagai seorang tokoh, terlepas dari besar atau kecilnya peran yang dimainkan tersebut. Selama ini penulisan biografi cendrung tentang tokoh nasional, sementara tokoh lokal kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu, penelitian Usaha Nasi Kapau Uni Lis ini menggunakan metode sejarah, lebih khusus metode biografi dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1 Heuristik. 2. Kritik Sumber 3. Interpretasi. 4. Historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Uni Lis yang mempunyai nama asli Yulismar ini lahir pada tahun 1950 di Desa kapau. Uni Lis terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Kemudian orangtuanya memasukan Uni Lis ke sekolah dasar dan setelah menamatkan sekolah dasarnya, Uni Lis tidak lagi meneruskan pendidikannya dikarenakan faktor ekonomi. Setelah mengahabiskan masa remajanya dengan membantu orang tua berjualan ikan, ia bertemu dengan jodohnya yang bernama Tamrin. Dia merupakan anak dari salah seorang pengusaha Nasi Kapau. Setelah mereka menikah, lalu Uni Lis mulai membuka usaha Nasi Kapau yang diwarisi oleh mertuanya yang sampai akhirnya Uni Lis bisa mengembangkan usahanya sampai menjadi salah satu Nasi Kapau yang paling lama dan popular. Kata Kunci : Biografi, Nasi Kapau, Uni Lis, Los lambuang
Perkembangan PT BPR Aandalas Baruh Bukit Tahun 1990 – 2022 Muhammad Ihsan; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.656

Abstract

People’s Credit Bank (BPR) is a type of Bank that is known to serve micro, small and medium entrepreneurs, whose locations are generally close to the community. One of the functions of BPR includes providing loans to people who have difficulty reaching conventional Banks. This research examines the development of PT BPR Andalas Baruh Bukit in 1990-2022. This research is formulated as follows: 1). How is the development of PT BPR Andalas Baruh Bukit from 1990 to 2022. 2). What are the obstacles faced by PT BPR Andalas Baruh Bukit in running its business and how to overcome these obstacles. 3). the impact of the existence of PT BPR Andalas Baruh Bukit on the Nagari Andaleh Baruh Bukit community. This study uses the historical method, with four stages as follows: Heuristics, source criticism, interpretation and historiography. Based on the research results, PT BPR Andalas Baruh Bukit underwent development, which was originally a barn pitih nagari (lpn), then changed its status to become BPR Andalas Baruh Bukit in 1990, and changed its service from initially only serving members, then participating in serving the general public. developments also occurred in the sectors of savings, credit, capital, deposits, profits. The obstacles faced by PT BPR Andalas Baruh Bukit in running its business consist of two obstacles, namely structural and non-structural. The way to overcome these obstacles is to improve the management and quality of human resources, so that rational and effective use of human resources occurs. With the establishment of PT BPR Andalas Baruh Bukit, it can increase the income of farmers and traders through business development by applying for capital loans, as well as having an impact on the lives of the local community with many employees coming from Nagari Andaleh Baruh Bukit which will indirectly help the government in reducing unemployment and poverty. in Nagari Andaleh Baruh Bukit.
Perkembangan Industri Batu Bata dan Dampak Sosial Ekonomi Masyarakat Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Batusangkar Tahun 1996-2020 Andrio Turmenda Putra; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.658

Abstract

Industri batu bata adalah bisnis yang tahan terhadap gangguan ekonomi. Usaha Bata Merah merupakan jenis usaha yang dapat dikembangkan karena telah menciptakan lapangan kerja dan dapat menyerap tenaga kerja di kota-kota kecil dan negara-negara daerah. Usaha bata merah merupakan salah satu industri kecil yang menjanjikan di Nagari Rbatan Kecamatan Rbatan Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan perkembangan industri batu bata di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar tahun 1996-2020. (2) mendeskripsikan dampak sosial ekonomi masyarakat dengan adanya imdustri batu bata dari tahun 1996-2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Pertama, heuristik (pengumpulan data), data primer atau sekunder. Kedua, kritik sumber, kritik internal dan eksternal. Interpretasi ketiga adalah memahami sumber yang diteliti. Keempat, historiografi (penulisan hasil [penelitian]. menunjukkan hasil penelitian ini (1) industri batu bata di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar beridiri sejak tahun 1996 dan didirikan pertama kali oleh Bapak Anwar. (2) Berdirinya industri batu bata membawa pengaruh bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Nagari Rambatan seperti terciptanya lapangan pekerjaan dan menumbuhkan kesadaran orang tua terhadap pendidikan anak.
Dinamika Perkembangan Pasar Nagari di Luhak Agam: Studi Tentang Pasar Baso 1980-2021 Yulia Rahmadhani; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.659

Abstract

This study discusses the Nagari Market as well as the Syarikat Baso Market. Baso Market is located in Kenagarian Tabek Panjang, Baso Di strict, Luhak Agam, West Sumatra. This research discusses the years 1980-2021. The focus of the study of this research discusses the history and development of the Baso Market and discusses the development of Baso Market traders in 1980-2021. The purpose of this study is to reveal the history of Baso Market, the development of Baso Market in Luhak Agam starting from the physical building and economic activity in Baso Market. This research includes historical qualitative research, using historical methods, which includes four stages, namely: Heuristics, namely searching for historical data, source criticism (the stage of selecting historical data), interpretation (interpretation of historical data) and histiography (the stages of writing history). . From the discussion it can be seen that First, Pasar Baso is known as the banana market because in 1980 many banana traders were selling bananas, then the history of Baso Market, namely As with other kelararan markets in Agam Koto Tuo, Baso Market was founded on a call from the Minangkabau Sultanate I, namely Alif Khalifatullah in 1403 AD. Second, the development of Baso Market in terms of physical buildings, the buildings at Baso Market underwent first changes from 1980-2021 due to the increasing number of traders and buyers. Third, the development of traders from the type of merchandise that changes due to reasons of demand for the needs of the people in the Baso District area which change every yearKeyword: History, development, traders, Market Baso.
Madrasah Aliyah Swasta Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung Kecamatan Koto Tangah Kota Padang 1988-2022 Suci Sudirman; Abdul Salam
Jurnal Kronologi Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i2.660

Abstract

This study discusses the private Madrasah Aliyah Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung, Koto Tangah District, Padang City in 1988-2022. The purpose of this study is to find out the background of the establishment and the dynamics of the development of MAS TI Batang Kabung in the Leadership period in 1988-2022. This study uses historical research methods which consist of four stages, namely Heuritic, Verification consisting of two (internal criticism and external criticism), Interpretation, and Histotiography. The results of this study indicate that the background to the establishment of MAS TI Batang Kabung was the desire of Sheikh Imam Maulana and the management of MTI Batang Kabung to develop the existing education system at MTI Batang Kabung for the Aliyah level which previously had an educational system at the Tsanawiyah level. MAS TI Batang Kabung is a continuation of MTs TI Batang Kabung. MAS TI Batang Kabung has been established since 1988 and was inaugurated in 1991. MAS TI Batang Kabung has experienced dynamic development per period of leadership where until 2022 there have been four leadership changes. The first period is the leadership of Prof. Dr. H. Duski Samad (1988-1993), the second is the leadership period of Bucimar Sani, BA (1994-2009), the third is the leadership period of Jamaris Amir, Tk Sutan (2009-2014), the fourth is the leadership period of Harun Bakhri, M.Pd (2014 - Now). The dynamics of these developments include the development of facilities and infrastructure, which was initially for only one class room until now there are 6 classes and the addition of other rooms such as computer laboratories, library rooms, science laboratory rooms, and other facilities and infrastructure. The development of santri, which was originally 15 people and in 2022 will reach 168 people. For curriculum development, MAS TI Batang Kabung previously used the Halaqah system and the Ministry of Religion curriculum for the State Examination and from 1994 to 2022, 3 types of curriculum have been used. Keywords: Development, Madrasah, Islamic Education Institutions