Kronologi
Kehadiran Jurnal Kronologi sebagai bagian penting dari usaha untuk mengembangkan pengetahuan. Selama ini banyak penelitian hanya tersimpan pada perpustakaan, berdebu dan lapuk serta hilang begitu saja. Lebih lebih hasil penelitian mahasiswa, disamping kuantitasnya yang banyak juga cukup variatif dan menginspirasi. Jurnal Kronologi berusaha menjembatani hal ini. Hasil riset akhir mahasiswa baik yang berkaitan sejarah murni dan penelitian berhubungan dengan pendidikan sejarah. Semuanya dipandang layak untuk dipublikasikan. Jurnal kronologi sebagai wadahnya. Bukan saja hasil penelitian mahasiswa sejarah Universitas Negeri Padang akan tetapi secara luas hasil penelitian akhir mahasiswa dari seluruh universitas yang terdapat di Indonesia.
Articles
576 Documents
Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Kesultanan Siak Sri Inderapura sebagai Objek Wisata (2006-2019)
Abdul Harits Ritonga;
Siti Fatimah
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.53 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.62
Cagar Budaya adalah salah satu bentuk peninggalan sejarah yang harus dilestarikan keberadaanya, dengan nilai sejarah tersebut dapat dimanfaatkan untuk tujuan pariwisata.Kesultanan Siak Sri Inderapura telah berdiri selama tiga abad sejak awal abad 18 hingga integrasi ke dalam Republik Indonesia pada tahun 1948. Peninggalan kesultanan tersebut telah dijadikan sebagai cagar budaya yang dilindungi di Siak, sebuah kabupaten yang berdiri pada tahun 1999, dan membentuk Kawasan Cagar Budaya Kesultanan Siak Sri Inderapura. Dengan nilai sejarah dan budaya yang tinggi, pemerintah Kabupaten Siak menjadikan kawasan tersebut sebagai aset dalam mengembangkan pariwisata. Artikel ini mendeskripsikan proses pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya tersebut sebagai objek wisata, dan bersifat deskriptif melalui metode sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah meningkatkan pemanfaatan kawasan tersebut dengan berbagai kebijakan, pemugaran serta pengelolaan lanskap dan fasilitas di sekitarnya. Selain itu, banyak atraksi wisata dipusatkan dalam kawasan tersebut dan pemerintah memulai usaha meningkatkan hubungan luar negeri.
Pengelolaan Situs Cagar Budaya di Kabupaten Agam: Rumah Gadang Angku Lareh ST. Harun (2012-2019)
Siska Maharani;
Zul Asri
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.116 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.63
Penelitian ini menjelaskan tentang sejarah lembaga pemerintahan dalam bidang pengelolaanSitus Cagar Budaya. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif yangmenggunakan metode penelitian sejarah. Ada beberapa langkah yang dilakukan dalampenelitian sejarah yaitu heuristik (mengumpulkan data), kritik sumber (melakukan kritikterhadap sumber data), interpretasi (melakukan penafsiran yang berhubungan dengan faktasejarah) dan historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini menjelaskan pengelolaanterhadap situs Cagar Budaya di Kabupaten Agam yaitu Situs Cagar Budaya Rumah GadangAngku Lareh ST.Harun yang ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya oleh Dinas Pendidikandan Kebudayaan Kabupaten Agam sejak tahun 2012. Lembaga yang bertanggung jawab untukmelakukan pengelolaan terhadap situs Cagar Budaya ini adalah Pemerintah pusat yaitu BalaiPelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat, Dinas Pendidikan dan KebudayaanKabupaten Agam dan Masyarakat. Namun dalam melakukan pengelolaan situs Cagar Budayaini terjadi perbedaan persepsi antara pemerintah dan masyarakat mengenai siapa yang lebihbertanggung jawab untuk mengelola Situs Cagar Budaya. Pemerintah dan masyarakat salingmelempar tanggung jawab, yang seharusnya pengelolaan menjadi tanggung jawab bersamaantara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat.
Bagaimana Sejarah Seharusnya Diajarkan?
Iqrima Basri;
Hera Hastuti
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.18 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.64
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya permasalahan dalam pembelajaransejarah yang tak kunjung menemukan cara yang tepat untuk menyelesaikannya. Salah satunyaadalah permasalahan mengenai kemampuan berpikir historis atau yang umumnya dikenaldengan historical thinking yang masih sangat rendah. Penelitian ini menjadi sangat pentingkarena historical thinking merupakan basic yang harus ada dalam pembelajaran sejarah.Permasalahan rendahnya kemampuan berpikir sejarah ini menjadi central problem yangmemunculkan permasalahan-permasalahan lainnya yang lebih buruk. Permasalahan tersebutmengindikasikan bahwa pembelajaran sejarah belum menemukan cara yang tepat untukmembelajarkan sejarah kepada peserta didik. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untukmenganalisis permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran sejarah, danmenemukan cara yang tepat untuk mengajarkan sejarah kepada peserta didik baik di jenjangsekolah menengah, maupun perguruan tinggi. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan yangdilakukan dengan cara menghimpun dokumen dan literatur dari berbagai sumber terkaitpermasalahan yang tengah ‘menggerogoti’ pembelajaran sejarah, untuk kemudian mencarikansolusi yang tepat bagi permasalahan tersebut, dan merumuskan bagaimana seharusnya sejarahdiajarkan kepada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahanpembelajaran sejarah yang paling urgent adalah permasalahan yang berkaitan dengan caramengajarkan sejarah kepada peserta didik, kenyataan yang ditemui di lapangan bahwa prosespembelajaran sejarah disekolah maupun diperguruan tinggi masih belum sesuai dengan hakikatpembelajaran sejarah itu sendiri, dimana sejarah bukan lagi sekadar cerita masalalu, namun lebih kepada penyampaian makna yang berguna bagi masa ini dan masa mendatang. Akan tetapihingga saat ini sejarah belum memiliki model pembelajaran yang dirancang khusus untukpembelajaran sejarah itu sendiri. Maka dari itu dibutuhkan adanya sebuah model pembelajaranyang dirancang khusus untuk membelajarkan sejarah berlandaskan kepada analisis historicalthinking.
Peran Pemerintahan Daerah dalam Sustainable Tourism Objek Wisata Bukit Khayangan Sungai Penuh (2014-2019)
Adek Putri Latipa;
Siti Fatimah
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (166.438 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.65
Penelitian ini merupakan kajian sejarah yang membahas mengenai peran pemerintah daerah dalam Sustainable Tourisme di objek wisata alam Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh (2014-2019). Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran pemerintah daerah menuju Sustainable Tourism di Bukit Khayangan Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dari proses: heuristik, atau pengumpulan data, kemudian dilanjutkan proses kritik sumber dan intrepetasi data, tahap akhir adalah penulisan sejarah sehingga penelitian ini dapat diselesaikan. Hasil penelitian ini menunjukan upaya upaya pemerintah daerah Sungai Penuh dalam persiapan Sustainable Tourism objek wisata alam bukit kahyangan yaitu, pertama aspek lingkungan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta keberagaman hayati. Kedua, aspek ekonomi dengan mendorong usaha ekonomi kreatif masyarakat sekitar yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar serta peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung. Ketiga, aspek sosial budaya dengan cara melestarikan dan mempromosikan budaya lokal sebagai daya tarik wisatawan baik lokal maupun manca negara.
Pengembangan Program Analisis Keterampilan Berpikir Historis HT_AN (Historical Thinking Analysis)
Muhammad Rafi;
Ofianto Ofianto
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1946.479 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.66
Program analisis keterampilan berpikir historis HT_AN (Historical Thinking Analysis), dikembangkan karena kebutuhan untuk terus memperbaiki dan memudahkan sistem penilaian keterampilan peserta didik dalam mempelajari sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan program analisis yang untuk menilai keterampilan berpikir historis mata pelajaran sejarah di sekolah dan 2) memperoleh bukti empiris terkait kelayakan program analisis untuk digunakan di lapangan. Penelitian ini mengadopsi model pengembangan Dick dan Carrey’s dan disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan, terdiri dari 1) tahapan analisis instruksional, 2) menulis tujuan kinerja, 3) pengembangan produk, dan 4) validasi produk. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah dihasilkan suatu program untuk menganalisis keterampilan berpikir historis mata pelajaran sejarah kelas X. Kegiatan pengembangan meliputi, a) analisis tujuan instruksional yang menghasilkan informasi untuk pembuatan tujuan kinerja, b) membuat tujuan kinerja yang berisi perencanaan bentuk program yang dikembangkan, c) pengembangan HT_AN berdasarkan kisi-kisi dan model dan e) validasi program HT_AN. Hasil validasi memperoleh hasil positif dengan skor rata-rata 4.29 dari aspek tampilan HT_AN dan 4,4 dari aspek teknis penggunaan HT_AN. Jadi, seca ra keseluruhan, program HT_AN telah layak untuk digunakan atau diujicobakan di lapangan.
Pengembangan Media Kartu Kuartet Pembelajaran Sejarah di SMA
Fitri Ramadani;
Hera Hastuti
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.318 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.67
Penelitian ini merupakan kesimpulan dari skripsi penulis yang berjudul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan dari penggunaan media kartu kuartet dalam pembelajaran sejarah di SMA N 2 Koto XI Tarusan penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (researcg and development) dengan menggunakan medel ADDIE. Pengembangan ini terdiri dari Analisis (analyze), Desain (design), pengembangan (development), Implementasi implementasi), dan evaluasi (evaluation). Namun pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap pengembangan (development) sedangkan tahap implementasi dan tahap evalusi tidak dapat dilakukan dikarena sedang pandemi covid 19, hanya dilakukan uji coba kelayakan dan uji praktikalitas media oleh dosen dan guru mata pelajaran sejarah. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dalam bentuk skla likert. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti menghasilkan media kartu kuartet pembelajaran sejarah. Hasil dari uji coba kelayakan materi dan media oleh validator materi sejarah Indonesia dan validator media pembelajaran didapatkan hasil sebesar 3,6 dan 3,3 dengan kategori sangat layak oleh ahli materi dan media. Sedangka uji coba praktikalitas oleh 2 orang guru sejarah didapatkan hasil sebesar 3,3 dan 3,4 dengan kategori sangat praktis digunakan oleh guru sejarah di SMA N 2 Koto XI Tarusan.
Sejarah dan Prestasi SSB (Sekolah Sepakbola) Imam Bonjol Padang
Yoga Andrian;
Abdul Salam
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.563 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.68
Penelitian ini merupakan penelitian sejarah tentang sejarah dan prestasi Sekolah Sepakbola (SSB) Imam Bonjol dari tahun 2009 hingga tahun 2019. SSB ini didrikan oleh seorang punawairawan TNI AD yang bernama Yulius Dede. SSB ini awalnya bernama SSB Wirabraja dan berganti nama menjadi SSB Imam Bonjol. SSB Imam Bonjol pernah mewakili Sumatera Barat diajang Danone Cup tingkat nasional. Penelitian ini menggunakan metode sejarah, yaitu (1) heuristik, mencari dan menemukan data dalam bentuk wawancara dengan pendiri SSB Imam Bonjol serta pelatih. (2) kritik sumber, dengan membuktikan apakah sumber tersebut dapat digunakan, (3) interpretasi data yang telah dikumpulkan, (4) historiografi menulispenelitian ilmiah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, Yulius Dede mendirikan SSB Wirabraja karena adanya perintah dari komandannya untuk mendirikan sebuah Sekolah Sepakbola (SSB) yang akan dijadikan sebagai junior dari Tim PS AD. Kedua, SSB ini pernah menjadi perwakilan Sumatera Barat di ajang piala Danone Cup ditingkat nasional.
Buku Panduan penulisan Esai Berdasarkan Analisis Historical Thinking
Febry Oktariano;
Hera Hastuti
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.297 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.69
Penelitian ini memperbincangkan produk buku panduan penulisan esai yang dilatarbelakangi dari ketidaktahuan siswa terhadap cara menulis esai sejarah dan pemberian tugas oleh guru hanya berupa tugas makalah dan meringkas materi di buku catatan untuk mencapai kompetensi inti-4 pada pembelajaran sejarah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, siswa tidak mengetahui apa itu esai sejarah dan bagaimana cara menulisnya. Anggapan siswa esai sejarah itu merupakan soal-soal sejarah. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah produk buku panduan penulisan esai berdasarkan analisis Historical Thinking yang membantu siswa dalam menulis esai sejarah dan mengembangkan kemampuan menulis siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah R&D (Research & Development) dengan model 4D.
Ethnic Migration of Batak Mandailing
Mimi Melina Putri;
Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.742 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.70
Penelitan ini mengkaji tentang Migrasi Etnis Batak Mandailing di Kampung Sungai Kuyung Kabupaten Pesisir Selatan 1970-2018. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan etnis Batak Mandailing melakukan migrasi ke Kampung Sungai Kuyung. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dari proses: heuristik, atau pengumpulan data, kemudian dilanjutkan proses kritik sumber dan intrepetasi data, tahap akhir adalah penulisan sejarah sehingga penelitian ini dapat diselesaikan. Hasil penelitian ini menunjukkan perpindahan yang dilakukan oleh migrasi Etnis Batak Mandailing di Kampung Sungai Kuyung Nagari Inderapura Selatan karena faktor ekonomi dan gerakan G 30/S PKI. Etnis Batak Mandailing melakukan migrasi dengan kemauan sendiri tanpa anjuran pemerintah. Kedatangan awal Batak Mandailing berkaitan erat dengan istilah ‘‘Marjajo’’, namun satu hal yang tak kalah penting sebagai penyebab datang dan bermukim suku bangsa ini adalah melalui ajakan yang di tawarkan oleh pihak-pihak (teman) satu suku bangsa.
Revolusi Hijau dan Menyusutnya Benih Padi Junjuang di Nagari Pakan Raba’a (1998-2019)
Cici Paramida;
Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.043 KB)
|
DOI: 10.24036/jk.v2i4.71
Revolusi Hijau Dan Menyusutnya Penggunaan Varietas Benih Junjuang Di Nagari Pakan Rabaa Tahun 1998-2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang menyusutnya benih padi junjuang di nagari pakan raba’a penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian sejarah. Langkah awal penelitian ini yaitu heuristik , kritik sumber, analisis dan interprestasi dan historiografi. Hasil yang didapat dalam nagari pakan raba’a yaitu Pengaruh dirasakan dari Revolusi Hijau bagi petani pemilik sawah dan pemilik modal pada waktu itu merupakan suatu kekaguman karena pendapatan dan hasil yang menereka tanam ada yang meninggakat dan ada yang menurun tergantung dari kondisibentuk benih padi. Nagari Pakan Raba’a dalam pengunaan varietas ini sudah sangat berkurang sekali karena jenis padi ini memiliki rumput yang sangat sedikit jadi untuk hasil padinya tidak terlalu banyak sehingga tidak mencapai target petani dalam panennya tapi jika di kaitkan dengan berasnya padi junjuang ini sangat enak dan tidak pulen jika dimasak. penyusutan dari varietas Junjuang ini sangat jelas sekali bahkan petani kebinggungan kenapa padi jenis Junjuang mengalami penyusutan sedemikian rupa.