cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Pendidikan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27458601     DOI : https://doi.org/10.23887/mpi
Core Subject : Social,
Mimbar Pendidikan Indonesia (MPI) dalah salah satu jurnal yang menjadi wadah untuk mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan hasil peneitian yang berkaitan dengan ilmu pendidikan. jurnal ini akan terbit sebanyak 3 kali dalam waktu setahun. Januari, Mei, dan September
Articles 254 Documents
Model Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Gunawan, I Kadek Adi; Rati, Ni Wayan; Sudatha, I Gde Wawan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40172

Abstract

Hasil belajar IPA siswa masih belum optimal dikarenakan model pembelajaran yang diterapkan belum inovatif. Hal tersebut melatarbelakangi dilaksanakannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 138 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, dan diperoleh 56 siswa sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan instrumen tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung sebesar 2,44 sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan db = 54 adalah 2,004. Hal ini berarti thitung lebih besar dari ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL). Dari hasil uji-t tersebut dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD, sehingga model Problem Based Learning (PBL) dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPA.
Instrumen Penilaian Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mahendra, I Komang Agus Wisnu; Suranata, Kadek; Arini, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40174

Abstract

Instrumen penilaian yang digunakan oleh pihak sekolah cenderung hanya memanfaatkan instrumen penilaian dari sekolah gugus inti, belum adanya instrumen penilaian yang teruji validitas dan reliabilitas menjadikan dasar dilaksanakannya penelitian pengembangan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan instrumen penilaian hasil belajar pada mata pelajaran IPA tema 8 Lingkungan Sahabat Kita untuk siswa kelas V SD. Pada penelitian ini, pengembangan yang dilakukan mengadaptasi model ADDIE, (Analisis, Perancangan, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi), tetapi dalam penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen yang digunakan untuk menilai hasil belajar IPA yaitu dengan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa uji validitas instrumen hasil belajar sebesar 1,00 dan hasil uji reliabilitas instrumen sebesar 1,00. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian hasil belajar IPA berada pada kriteria “sangat tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan instrumen ini sudah tepat dan layak digunakan sebagai alat evaluasi atau penilaian hasil belajar yang akurat pada aspek kognitif hasil belajar IPA siswa.
Model Pembelajaran Open Ended Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SD Dewi, I. A. Listiari Sintya; Wulandari, I. G. A. Ayu; Putra, Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40179

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang mendapatkan nilai kurang dari KKM yang ditetapkan oleh sekolah pada saat Penilain Tengah Semester dari 241 siswa, sebanyak 135 siswa sudah tuntas dan sebanyak 106 siswa tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran open ended terhadap hasil belajar matematika siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan desain non-quivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Mohammad Hatta sebanyak 6 kelas yang berjumlah 241 orang. Teknik random sampling dipilih dalam menentukan sampel penelitian. Metode tes yang digunakan dalam pengumpulan data. Diperoleh analisis data yang menunjukkan rerata hasil belajar matematika pada kelompok yang diberikan model pembelajaran Open Ended mendapatkan hasil 83,32 sedangkan rerata  kelompok kontrol yang dibelajarkan secara konvensional mendapatkan hasil 64,02. Perolehan yang didapat melalui uji beda mean (t-test) yaitu thitung > ttabel (10,157 > 2,000), dengan alpha 5% dan dk= 80 sehingga, H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan terdapat pengaruh hasil belajar matematika siswa kelas V SD.
Hubungan Antara Gaya Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SD Rismayasa, Kadek Ady; Wibawa, I Made Citra; Suarjana, I Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40183

Abstract

Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, dua diantaranya adalah gaya belajar dan motivasi. Kurangnya pemahaman terhadap gaya belajar dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran mempengaruhi hasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPS, hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPS, dan hubungan antara gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD dengan sampel 154 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien korelasi Rx1y = 4,514 > Ftabel = 3,06 dan kontribusinya sebesar 2,9%. 2) terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien korelasi Rx2y =12,739 > Ftabel = 3,06 dan kontribusinya sebesar 7,7%. 3) terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien korelasi Ry.1.2 = 8,057> Ftabel = 3,06 dan kontribusinya sebesar 9,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa gaya belajar dan motivasi belajar berhubungan secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD.
Make A Match Berorientasi Masalah Kontekstual Meningkatkan Hasil Belajar IPA Sulistianingsih, Kadek Ferna; Wibawa, I Made Citra; Suarjana, I Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40185

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran Make A Match Berorientasi Masalah Kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran masih bersifat (teacher center), guru lebih sering mengajar menggunakan metode ceramah, siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, Hasil belajar IPA yang masih berada dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Dengan model pembelajaran make a match berorientasi masalah kontekstual dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah melalui kartu soal dan kartu jawaban yang sudah disediakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperimen). Populasi pada penelitian ini berjumlah 198 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 67 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode tes dalam bentuk tes objektif. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji-t. hasil penelitian ini menunjukan perubahan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran make a match berorientasi masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukan dengan nilai thitung > ttabel (3,68 > 2,00) dengan taraf signifikansi 5% sehingga H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match berorientasi masalah kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.
Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Audio Visual Berpengaruh terhadap Motivasi Belajar IPA Suartini, Kadek Putri; Rati, Ni Wayan; Suranata, Kadek
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40186

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa disebakan karena beberapa faktor baik dari guru maupun siswa. Penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penggunaan kartu soal dan kartu jawaban serta video pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual terhadap motivasi belajar IPA. Penelitian pra-eksperimen ini menggunakan desain static group comparison. Populasi penelitian ini berjumlah 119 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 56 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random dan yang di random adalah kelas sebagai intact group. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t dan uji d Cohen). Ditemukan perbedaan motivasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual dengan (thitung = 8,78 > ttabel = 1,67). Selain itu, ditemukan pengaruh model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual terhadap motivasi belajar IPA siswa dengan nilai d = 2,41 sehingga d > 0,8. Perbedaan hasil hitung rata-rata nilai motivasi belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen adalah 132,5 dan pada kelompok kontrol adalah 90,53. Hal ini berarti penggunaan model pembelajaran make a match berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap motivasi belajar IPA siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2019/2020.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Berbantuan Media Video terhadap Hasil Belajar IPS Sripangjaya, Komang Agus; Wibawa, I Made Citra
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40188

Abstract

Kurangnya penerapan model pembelajaran dan media dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media video terhadap hasil belajar IPS. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan Non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang berjumlah 132 orang siswa. Sampel pada penelitian ini adalah SD 2 yang berjumlah 31 orang siswa (eksperimen) dan SD 4 yang berjumlah 20 orang siswa (kontrol). Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes objektif yang berjumlah 25 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan rata-rata siswa pada kelompok eksperimen sebesar 22,61 dan skor rata-rata siswa pada kelompok kontrol sebesar 18,55. Berdasarkan hasil perhitungan analisis uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,02. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media video berpengaruh terhadap hasil beljar IPS siswa kelas V.
Kecerdasan Emosional dan Supervisi Kepala Sekolah Berpengaruh Terhadap Disiplin Kerja Guru Sekolah Dasar Karmini, Ni Kadek Ayu; Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40189

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pendidikan dipengaruhi oleh tingkat kedisiplinan dan profesionalitas guru dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya di sekolah. Upaya untuk meningkatkan kualitas guru masih belum maksimal terwujud, hal ini dilihat dari banyaknya guru yang masih melakukan pelanggaran disiplin kerja yang bisa ditemui di media elektronik, media cetak maupun di lapangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan supervisi kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru. Penelitian ini menggunakan rancangan ex post facto dengan studi pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru yang berjumlah 70 orang. Sampel pada penelitian menggunakan teknik sampling total yaitu semua anggota populasi menjadi sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode non tes, yaitu angket. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier ganda. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka, (1) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional terhadap disiplin kerja guru berdasarkan Fhitung = 26,798 > Ftabel = 3,98 dengan kontribusi sebesar 10,45%, (2) terdapat pengaruh yang signifikan supervisi kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru berdasarkan Fhitung = 30,836 > Ftabel = 3,98  dengan kontribusinya sebesar 21,75%, dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional dan supervisi kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru berdasarkan 15,910 > dan 3,13 dengan kontribusinya sebesar 32,20%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan emosional dan supervisi kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru dengan kontribusi sebesar 32,20%, maka terdapat faktor lain yang mempengaruhi disiplin kerja guru selain kecerdasan emosional dan supervisi kepala sekolah. Implikasi penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi peneliti lain.
Korelasi Pendampingan Orang Tua dalam Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Matematika Yanti, Ni Kadek Kusmira; Suarjana, I Made; Astawan, I Gede
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40193

Abstract

Matematika adalah salah satu pelajaran yang sangat penting diajarkan kepada siswa. Namun dalam masa pandemi Covid19 ini sistem pendidikan menerapkan pembelajaran daring yang mana segala proses pembelajaran dilakukan dirumah dengan bantuan jaringan dan teknologi, sehingga peran orang tua dalam proses belajar anak dirumah sangat berpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan yang signifikan antara pendampingan orang tua dalam pembelajaran daring dengan hasil belajar Matematika. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian expost-facto. Populasi penelitian yang digunakan sebanyak 329 orang tua siswa, sedangkan sampel penelitian yang digunakan sebanyak 122 orang tua siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode non tes berupa kuesioner, studi dokumentasi dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan analisis uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji liniearitas. Selanjutnya, dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis, maka diperoleh terdapat korelasi antara pendampingan orang tua dalam pembelajaran daring terhadap hasil belajar Matematika dengan rxy = 0,674 dengan kontribusi sebesar 56,8% dan sisanya sebesar 43,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai rhitung>rtabel pada taraf signifikansi 5% = 0,176. Maka dari itu, H0 ditolak dan Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pendampingan orang tua dalam pembelajaran daring dengan hasil belajar Matematika siswa di kelas VI SD.
Kontribusi Kebiasaan dan Keaktifan Belajar terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas V SD Mahardika, N. L. Candra Putri; Manuaba, I. B. Surya; Sujana, I. W.
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40197

Abstract

Kurang optimalnya kompetensi pengetahuan IPS yang diakibatkan dari kebiasaan serta keaktifan belajar yang kurang maksilmal sehingga membuat siswa kurang fokus saat belajar menjadi salah satu alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bermaksud untuk menguji kontribusi yang signifikan kebiasaan belajar terhadap kompetensi pengetahuan IPS, kontribusi yang signifikan keaktifan belajar terhadap kompetensi pengetahuan IPS, kontribusi yang signifikan kebiasaan dan keaktifan belajar terhadap kompetensi pengetahuan IPS. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini berjumlah 411 siswa dan sampel berjumlah 201 siswa. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan pencatatan dokumen. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan kebiasaan belajar terhadap kompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 44,7%, terdapat kontribusi yang signifikan keaktifan belajar terhadap kompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 50%, terdapat kontribusi yang signifikan kebiasaan dan keaktifan belajar terhadap kompetensi pengetahuan IPS dan kontribusinya sebesar 53%. Disimpulkan bahwa kebiasaan dan keaktifan belajar berkontribusi terhadap kompetensi pengetahuan IPS.

Page 8 of 26 | Total Record : 254