cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Pendidikan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27458601     DOI : https://doi.org/10.23887/mpi
Core Subject : Social,
Mimbar Pendidikan Indonesia (MPI) dalah salah satu jurnal yang menjadi wadah untuk mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan hasil peneitian yang berkaitan dengan ilmu pendidikan. jurnal ini akan terbit sebanyak 3 kali dalam waktu setahun. Januari, Mei, dan September
Articles 274 Documents
Pemahaman Guru terhadap Model-Model Pembelajaran Inovatif Ditinjau dari Status Profesional dan Masa Kerja Ni Made Winda Lestari; Putu Nanci Riastini
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i2.80272

Abstract

Permasalahan yang ada di sekolah dasar yakni guru memiliki pemahaman yang rendah dalam mengimplementasikan model-model pembelajaran inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran, penyebabnya karena kurangnya pemahaman, kurangnya pelatihan, dan minimnya fasilitas yang mendukung penerapan model-model pembelajaran inovatif Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru terhadap model-model pembelajaran inovatif ditinjau dari status profesional dan masa kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan populasi yaitu sebanyak 48 orang. Teknik yang diterapkan dalam penentuan sampel yaitu teknik multistage sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu 32 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menyebarkan tes uraian kepada subjek penelitian secara langsung. Metode analisis data menggunakan metode statistik deskriptif yang kemudian dikonversikan ke PAP. Hasil penelitian ini yaitu; Pemahaman guru yang belum menyandang status profesional berada pada kategori rendah, pemahaman guru yang sudah menyandang status profesional berada pada kategori sedang, pemahaman guru dengan rentangan masa kerja <6 tahun berada pada kategori rendah, pemahaman guru dengan rentangan masa kerja 6-10 tahun berada pada kategori rendah, dan pemahaman guru dengan rentangan masa kerja >10 tahun berada pada kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa guru yang sudah menyandang status profesional persentase pemahamannya lebih tinggi dibandingkan guru yang belum menyandang status profesional. Implikasi dari penelitian ini yakni diharapkan Pengembangan Profesi Guru (PPG) bagi mahasiswa prajabatan harus ditekankan pada model-model pembelajaran.
Accordion Book Berorientasi Cerita Petualangan pada Materi Wujud Zat dan Perubahannya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kadek Mona Qristyaningsih; Kadek Yudiana; I Gede Margunayasa
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i2.80648

Abstract

Minimnya penggunaan media pembelajaran IPA mempengaruhi hasil belajar siswa kelas IV SD. Penelitian ini dilakukan untuk mengahasilkan media accordion book berorientasi cerita petualang dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD pada materi Wujud Zat dan Perubahannya yang teruji validitas, kepraktisan, dan keefektivitasannya. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE dengan metode observasi, wawancara, dan test Instrumen dalam pengumpulan data. Subjek penelitian ini adalah media accordion book berorientasi cerita petualang dan subjek uji coba, yaitu 28 siswa kelas IV SD. Hasil dari penelitian ini (1) media accordion book dalam bentuk cetak yang memuat konten wujud zat dan perubahannya (2) hasil uji isi media dan isi materi didapatkan sebesar 0,96 dan 0,94 dengan kualifikansi validitas tinggi (3) tingkat kepraktisan media accordion book 95% oleh guru dan 97,64% oleh siswa dengan kualifikansi sangat baik (4) uji efektivitas dengan nilai signifikansi (2 tailed) pada uji-t berkorelasi memperoleh skor sebesar 0,00 (< taraf signifikansi 5%). Hasil tersebut menunjukkan media ini layak, praktis, dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Wujud Zat dan Perubahannya. Media ini mamapu menarik dan meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA.
Discovery Learning Berbantuan PowerPoint Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Materi Wujud Zat dan Perubahannya I Kadek Hera Wirawan; Kadek Yudiana
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i3.80831

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa materi wujud zat dan perubahannya akibat guru yang kurang menerapkan pembelajaran dan media pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Discovery Learning berbantuan PowerPoint Interaktif terhadap hasil belajar kelas IV SD materi wujud zat dan perubahannya. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD berjumlah 280 siswa. Sampel penelitian ini adalah 35 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol, diperoleh dengan teknik random sampling melalui undian kelas. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukan rata-rata skor hasil belajar kelas eksperimen (83) lebih besar dari kelas kontrol (71). Hasil uji independent samples t-test dengan SPSS diperoleh nilai Sig. (2-Tailed) yaitu 0,000 yang menerangkan lebih kecil dari 0,05 sehingga H1 diterima. Dapat disimpulkan, Discovery Learning berbantuan PowerPoint Interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD materi wujud zat dan perubahannya. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman dan acuan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar khususnya materi wujud zat dan perubahannya.
Media Pembelajaran Pop-Up-Book Berbantuan QR Code Berbasis Video Animasi bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Kadek Merita; I Gede Margunayasa; Kadek Yudiana
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i1.81257

Abstract

Kurangnya media pembelajaran membuat siswa merasa bosan dan malas selama pembelajaran. Hal ini jika dibiarkan akan berdampak pada hasil belajar siswa. Maka dari itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganaliis efektivitas media Pop-up book berbantuan QR Code berbasis video animasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE. Subjek analisis efektivitas yakni siswa kelas IV sebanyak 21 siswa. Metode dan instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni rating scale dan kuesioner dan tes pilihan ganda. Hasil uji validitas dan kepraktisan media mendapat kualifikasi sangat layak. Teknik analisis data yang digunakan yakni kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji-t yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari taraf signifikansi 5% yaitu memperoleh nilai sebesar 0,00. Berdasarkan hal tersebut maka disimpulkan bahwa penggunaan media Pop-up book berbantuan QR Code berbasis video animasi mampu meningkatkan hadil belajar siswa kelas IV. Implikasi penelitian ini yakni diharapkan dengan penelitian ini mampu menambah referensi atau bahan bacaan bagi siswa, serta guru dapat mengetahui cara membuat pop-up book dan video animasi.
E-Book Berbasis Problem Based Learning pada Mata Pelajaran IPAS untuk Siswa Kelas IV Situmorang, Cindy Fruth Novi; Simamora, Alexander Hamonangan; Tegeh, I Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i3.82415

Abstract

Rendahnya keterampilan dan pengetahuan tenaga pendidik dalam mengembangkan bahan ajar digital yang kreatif dan inovatif membuat proses pembelajaran di kelas menjadi monoton sehingga mengakibatkan peserta didik kurang antusias dan kurang bersemangat dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-book berbasis problem based learning pada mata pelajaran IPAS. Model penelitian pengembangan yang digunakan dalam penleitian ini adalah model ADDIE. Ada tiga subjek dalam penelitian ini yaitu, 1 ahli isi pembelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, dan 1 ahli media pembelajaran. Sedangkan subjek uji coba dalam penelitian ini terdapat 3 siswa untuk uji coba perorangan dan dan 6 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Dalam pengumpulan data, metode yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, kuesioner, dan tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu teknik analisis kualitatif dan teknik analisis kuantitaif. Adapun hasil penelitian dari penelitian yakni, hasil penilaian yang diberikan oleh ahli isi pembelajaran yaitu 96,36% (sangat baik). Hasil penilaian yang diberikan oleh ahli desain pembelajaran yaitu 92% (sangat baik). Hasil penilaian yang diberikan oleh ahli media pembelajaran yaitu 93,85% (sangat baik). Hasil penilaian oleh uji coba perorangan 95,83% (sangat baik). Hasil uji coba kelompok kecil yaitu 98,33% (sangat baik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-book berbasis problem based learning pada mata pelajaran IPAS layak digunakan dalam pembelajaran.
E-modul Berbasis Mind Mapping untuk Meningkatkan Kreativitas Muatan Pendidikan Pancasila Kelas IV di Sekolah Dasar Vickha Putri Suprapto; I Gede Astawan; I Gusti Ayu Putu Sukma Trisna
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i3.83359

Abstract

Kurangnya ragam bahan ajar yang menarik berdampak pada rendahnya kreativitas siswa kelas IV. Maka, tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan e-modul berbasis mind mapping yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadaptasi model ADDIE. Subjek penelitian yaitu e-modul berbasis mind mapping, sedangkan objek penelitian yaitu validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Subjek yang terlibat dalam penelitian yaitu 2 ahli media pembelajaran dan mata pelajaran, 2 praktisi, 9 siswa untuk uji kelompok kecil, dan 32 siswa untuk uji coba lapangan. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner, dengan instrumen berupa lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik statistik inferensial (uji t). Hasil uji validitas dari ahli media memperoleh skor 0,983 dengan kualifikasi sangat tinggi. Hasil uji ahli materi memperoleh skor 0,980 dengan kualifikasi sangat tinggi. Hasil uji kepraktisan dari respons guru memperoleh skor 99,15% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji respons siswa memperoleh skor 97,58% dengan kualifiaksi sangat baik. Hasil dari uji efektivitas menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kreativitas siswa sebelum dan sesudah belajar menggunakan e-modul berbasis mind mapping. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis mind mapping dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan kreativitas siswa.
Interactive Multimedia Educational Games on Water Cycle Material Based on Local Wisdom to Improve Science Learning Outcomes in Grade V Elementary School I Wayan Artayana; Ni Ketut Suarni; Kadek Yudiana
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v6i1.66129

Abstract

21st century education emphasizes learning that utilizes technology to improve the quality of the learning process. The integration of technology allows teachers to design innovative learning media, including those that highlight local wisdom. However, in practice, local wisdom is still rarely used as a source and medium of learning in elementary schools. This study aims to develop and test the effectiveness of interactive multimedia educational games based on local wisdom in improving science learning outcomes for fifth-grade students. The study uses the ADDIE development model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were fifth-grade students, with data collected through observation and tests. The instruments used included a rating scale to assess feasibility and practicality, as well as multiple-choice tests to measure learning outcomes. Data analysis was conducted using average scores to assess validity and practicality, as well as a correlated t-test to measure the effectiveness of the media. The research results showed an average media feasibility score of 4.83, a media test score of 4.42, and a design feasibility score of 4.60, all of which were very high. The practicality test by teachers and students obtained 4.92 and 4.94, respectively, with a very good category. The t-test produced a significance value of 0.000 (<0.05), indicating that this interactive multimedia is effective in improving learning outcomes. These findings have implications for the development of technology-based learning media and local wisdom to support 21st-century learning quality.
The Effect of the Jigsaw Cooperative Learning Model Assisted by Puzzle Media on Improving Learning Concentration in Children with ADHD Kadek Dwipayani; Kertiasih Ni Made; Dyana Paramitha Made Nikita; Gede Agung Anak Agung; Anzelina Dewi
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v6i1.90239

Abstract

The learning process not only requires cognitive abilities, but also involves the ability to focus individual attention or concentration on the subject matter. However, not all individuals have the ability to concentrate optimally in the learning process. A child's weak ability to concentrate in learning is generally experienced by children with special needs such as children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Innovative learning models and media are needed that can increase learning concentration in children with ADHD. This research aims to determine learning concentration in ADHD children by using a jigsaw type cooperative learning model assisted by puzzle media. The techniques used in collecting this data, using observation sheets, interviews with teachers, interviews with school principals, conducting assessments of student learning concentration are carried out by collecting data through recording the duration of student concentration during the learning process, as well as documentation used to collect data related to concentration of learning for students with ADHD. Based on data from observations of ADHD children who were treated with the jigsaw cooperative learning model and puzzle media, they achieved a score of 13, this score has decreased compared to the previous score. This shows an increase in the learning concentration of ADHD children in the learning process. Thus, it can be concluded that there is an influence of implementing the jigsaw type cooperative learning model assisted by puzzle media to increase learning concentration in ADHD children.
Pop-Up Book “Satua Bali I Buta Teken I Rumpuh” on the Topic of the Sense of Sight to Improve Scientific Literacy for Fifth Grade Elementary School Students I Gede Dimas Rangga Wijaya; I Gede Margunayasa; Luh Putu Sri Lestari
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v6i1.92623

Abstract

The low scientific literacy of elementary school students is caused by the lack of contextual learning media that connect science content (IPAS) with local culture, such as folktales. This study aims to develop a Pop-Up Book media titled Satua Bali I Buta Teken I Rumpuh. This is a development research using the ADDIE model. The research subjects were fifth-grade elementary school students. Data were collected through validation questionnaires by material and media experts, response questionnaires from teachers and students, as well as pretest and posttest. The instruments used included validation sheets, rating scale questionnaires, and multiple-choice test questions. The data were analyzed using descriptive quantitative methods. Based on the results of the validity test by media and material experts, the Pop-Up Book media obtained scores of 3.76 and 3.83, respectively, categorized as very good. The practicality test showed highly positive results, with a score of 100% from teachers and 94.06% from students, indicating that the media is very practical for use in learning. The effectiveness test conducted on 31 fifth-grade students revealed a significant difference in improving students’ scientific literacy, with a significance value of 0.00 in the correlated t-test. Thus, it can be concluded that the Satua Bali I Buta Teken I Rumpuh Pop-Up Book media is valid, practical, and effective in enhancing elementary school students’ scientific literacy.
Flashcard Learning of Science Content on Plant Parts and Their Functions to Improve Elementary School Student Learning Outcomes Ni Wayan Rani Sumarsani; Ni Wayan Rati; Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v6i1.93891

Abstract

Learner-centered learning can facilitate understanding, foster creativity, and connect the material to real life. However, the implementation of IPAS is still monotonous with minimal interactive media, so students tend to be passive, lack understanding of concepts, and have low learning outcomes. This research involved 30 students as research subjects. This study aims to develop flashcard-based learning media to improve the learning outcomes of fourth-grade elementary school students in the subject of plant parts and their functions. The development uses the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. The method used in this experiment was a questionnaire, with analysis using qualitative descriptive analysis (expert input) and quantitative analysis (numerical data). The flashcards were created using Canva, featuring images, text, and barcodes linking to videos and interactive quizzes. Expert validation indicated a validity index of 3.65 (acceptable for use). The practicality test received positive responses from teachers (100%) and students (94%). The effectiveness test using pretest-posttest showed a significant improvement (p < 0.001). Therefore, Canva-based flashcards are recommended as an innovative alternative in learning, particularly for plant-related topics and their functions. This study has implications as a model or example in designing interactive flashcard-based learning media created through the Canva platform, which can serve as an innovative solution to address monotonous and less interactive IPAS learning in elementary schools.