Articles
257 Documents
Tribute to Junk Food: Sebuah Spirit Bermain, Tragedi dan Kematian Jenaka
Wijanarko, Bambang Asrini
Dekonstruksi Vol. 10 No. 03 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.3
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i03.262
Tulisan ini membahas tentang karya Tribute to Junk Food yang dipamerkan di Pos Block, Pasar Baru, pada tanggal 14 – 23 Juni 2024. Ide yang baik akan muncul ketika dua energi pendorong bersatu yaitu form drive dan sense drive, yang menjadi play drive, energi kreatif dalam berkarya. “Kebahagiaan melucu” pada sebuah permainan kreatif dapat mentransmisi pesan-pesan, meski dengan bermain-main, yang kemudian bisa saja menggelisahkan secara sosial. Terjadi pembalikan image dalam karya ini, tempat tidur yang seharusnya menjadi tempat istirahat kemudian diubah menjadi kuburan. Perupa menyadari bahwa karya ini seharusnya tidak menyeramkan namun sebaliknya menjadi lebih friendly dengan memberikan kesempatan pengunjung untuk duduk di sisi tempat tidur dan berfoto.
Salam Redaksi Vol. 10.4
Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.270
Jurnal terbitan ini membahas topik tentang bahasa, sastra, alam semesta, seni, mitos dan novel, serta kepemimpinan perempuan.
Personalisasi sebagai Sistem Tata Bahasa, Pengaruh Dekonstruksi Derrida terhadap Strukturalisme
Ruhupatty, Chris
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.271
Tata bahasa merupakan sebuah sistem abstrak yang mengatur bentuk narasi lisan dan tulisan. Secara prima facie sering dianggap bahwa tata bahasa berkaitan langsung dengan perwujudan narasi lisan dan tulisan. Padahal, diskursus tentang hal ini tidak menunjukkan kenyataan tersebut. Semisal, di dalam pemikiran Saussure ditemukan bahwa sistem abstrak tata bahasa berbeda dengan sistem yang mengatur perwujudannya di dalam narasi lisan dan tulisan. Di sisi yang lain, Derrida menegaskan bahwa sistem tata bahasa sebagai realitas pada pikiran tidak memiliki kaitan sama sekali dengan sistem bahasa lisan dan tulisan. Berdasarkan kajian terhadap kedua pemikiran tadi, penelitian ini menemukan bahwa sistem tata bahasa merupakan bagian dari mekanisme tubuh-pikiran.
Sastra Rasa Tahun Ketiga
Utami, Ayu
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.272
Ayu Utami mengembangkan sebuah sistem yang bertanggung jawab dan praktis, untuk menganalisa kekuatan teks tanpa terjebak pada selera dan borang penilaian. Dalam penghargaan Sastra Rasa tahun ketiga ini, Ayu lebih menguatkan dan meyakini teorinya itu, “Teori Rasa”, yang akan membawa kita melihat bahwa suatu karya mempunyai pusat, yaitu tegangan yang terbentuk dari tarik-menarik, dorong- mendorong pada hal yang bertentangan. Dalam pembacaan modern, bisa diartikan sebagai tegangan dasar antara ada vs tiada (konvensi vs pembaruan), kebenaran vs keindahan (universalitas vs partikularitas), serta derivatifnya.
Memeriksa Alam Semesta dari Kehidupan Mikroba dan Implikasinya pada Kesejarahan Manusia
Septianno, Beda Holy
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.273
Manusia sebagai entitas biologis bukanlah makhluk yang berevolusi secara individual. Dalam sejarahnya, perkembangan manusia merupakan suatu interaksi yang berkesinambungan dengan organisme lain. Kehidupan dimaknai sebagai kompleksitas hubungan yang saling memengaruhi antara organisme yang satu dengan yang lain (symbiotic collaboration). Makalah ini memperlihatkan arti kehidupan sebagai suatu interaksi berkesinambungan dalam kasus hubungan manusia dan kuman (mikroba). Jared Diamond dalam Guns, Germ & Steel (2019) telah memberi analisis bahwa hubungan manusia-kuman adalah “lomba evolusioner” dengan tujuan akhir yang dualistik: mati atau hidup. Gagasan tersebut pada akhirnya menekankan strategi evolusi cerdik mikroba dibandingkan manusia, karena mereka menyeleksi individu manusia yang bisa bertahan. Dengan menelisik kembali realitas objektif tentang evolusi bakteri-manusia, makalah ini hendak mendiskusikan pertikain soal evolusi itu sendiri dan pencarian akan panggilan sains yang sebenarnya. Di samping itu, tinjauan filsafat biologi dan analisis sejarah juga diberikan untuk memberikan dasar pemahaman tentang kehidupan itu sendiri.
Seni Lukis Realisme Kontemporer
Sungkar, Anna
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.274
Melukiskan kembali alam dan manusia dengan bentuk-bentuknya yang proporsional sudah menjadi instink dari kemajuan umat manusia. Sehingga dengan begitu banyaknya penolakan terhadap terhadap realisme, namun gaya ini selalu muncul kembali. Adanya lukisan bison di gua Altamira atau Lascaux puluhan ribu tahun yang lalu, menunjukkan hasrat manusia untuk melakukan mimesis atas alam yang terhampar di sekelilingnya, perilaku ini sudah ada sejak dulu dan bertahan sampai sekarang. Begitulah kemampuan realisme menyesuaikan diri dengan situasi baru, dan mencari jawaban atas tantangan yang disodorkan kepadanya. Alasan lain mengapa realisme bertahan, adalah kecenderungan seni rupa yang mirip mode pakaian, ia bisa kembali dengan gaya lama dengan sedikit penyegaran.
Tentang Airlangga
Mohamad, Goenawan
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.275
Tiga perempat dari masa pemerintahannya, dari 1019 sampai 1043, Airlangga menginvasi wilayah-wilayah yang dulu setia kepada Darmawangsa. Namun ketika ia berusia 53 tahun, Airlangga memutuskan untuk turun tahta. Bukan karena faktor usia, ia memutuskan berhenti berkuasa karena ingin berpaling membelakangi keburukan dan bersungguh-sungguh menghapus noda buruk di tangan. Manusia yang mulia justru siap hidup dalam keadaan itu. Dengan ikhlas ia tak hendak menguasai lingkungan sekitarnya. Di Bumi, ia menyisihkan ego-nya, bercengkrama dengan apa yang di langit, dengan penghuni alam, dan sesama makhluk yang fana. Ia merasakan betapa kayanya kehidupan, justru dengan membebaskan diri dari berbagai hal.
Kewarganegaraan a-la Marx dalam Novel Anak Semua Bangsa
Sujana, Andreas
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.276
Karl Marx dan para intelektual kiri memandang negatif terhadap konsep kewarganegaraan, karena dianggap menghambat munculnya kesadaran kelas. Namun, sesungguhnya konsep kewarganegaraan liberal yang ditentang Marx. Kewarganegaraan yang ideal bagi Marx adalah komunis humanis. Artikel ini menjelaskan ketidaksetujuan Marx dengan konsep kewarganegaraan a-la Liberalisme, menjabarkan kewarganegaraan ideal yang komunis humanis, serta mengaplikasikan kedua konsep tersebut dalam narasi novel Anak Semua Bangsa. Sebagai kesimpulan, Minke sang tokoh protagonis akhirnya mengalami kesadaran kelas, dan mulai memperjuangkan kewarganegaraan ideal menurut Marx. Perjuangan tersebut berlanjut dalam novel-novel lainnya yang merupakan bagian Tetralogi Buru.
Paul Ricoeur - The Symbolism of Evil
Sungkar, Syakieb
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.277
Paul Ricoeur mendorong pembaca untuk bergulat dengan seluk-beluk simbol melalui The Symbolism of Evil. Mempelajari simbol-simbol berimplikasi terhadap pemahaman moral dan filosofis kita tentang kejahatan. Hal ini mengingatkan kita akan interaksi yang kompleks antara simbol dan etika, dan upaya kita untuk memahami konsep kejahatan yang mendalam serta sulit dipahami. Dalam buku ini, Paul Ricoeur secara konsisten menggarisbawahi peran penafsiran dan lingkaran hermeneutik ketika mengungkap makna simbol-simbol kejahatan.
Kualitas Kerja dan Kepemimpinan Perempuan
Muslim, Jenni Ferlina;
Setiadi, Iwan Kresna
Dekonstruksi Vol. 10 No. 04 (2024): Jurnal Dekonstruksi Volume 10.4
Publisher : Gerakan Indonesia Kita
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54154/dekonstruksi.v10i04.278
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kesetaraan gender, keamanan pekerjaan, dan peluang karir terhadap kualitas kerja, dengan kepemimpinan perempuan sebagai variabel moderasi. Studi ini dilakukan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang merupakan salah satu instansi pemerintah yang merespon kesetaraan gender dengan baik dengan tingkat penilaian kinerja yang tinggi secara objektif dan transparan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pejabat perempuan eselon 2, 3 dan 4 di kementerian tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi moderasi untuk melihat penguatan pengaruh dari variabel-variabel independen terhadap variabel dependen melalui variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesetaraan gender, keamanan pekerjaan, dan peluang karir secara signifikan mempengaruhi kualitas kerja. Selain itu, kepemimpinan perempuan terbukti memperkuat pengaruh 2 variabel: keamanan pekerjaan, dan peluang karir terhadap kualitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan pemimpin perempuan yang efektif dapat meningkatkan dampak positif dari keamanan pekerjaan, dan peluang karir terhadap kualitas kerja karyawan.