cover
Contact Name
Achmad Chusnun Ni'am
Contact Email
ach.niam@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lingkungan.dept@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Environmental Engineering Journal ITATS
ISSN : -     EISSN : 28082052     DOI : -
Jurnal Teknik Lingkungan ITATS (ENVITATS) adalah artikel ilmiah yang didedikasikan untuk menyediakan platform dalam teknik lingkungan dan masalah lingkungan. ENVITATS bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya yang tepat dalam implementasi teori, eksperimen, studi kasus, simulasi, aplikasi, dan ulasan studi sebelumnya terkait lingkungan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut : Pengelolaan air minum Pengelolaan limbah cair Sampah dan B3 Pengelolaan kualitas udara Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Teknik remediasi Sanitasi lingkungan Pengelolaan dan monitoring lingkungan Penerapan Reuse, reduce, recycle, recovery, refuse
Articles 104 Documents
Evaluasi dan Perancangan Cerobong Grinding RIM di Industri Velg Baja Rinandi, Favian Haidar; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.7776

Abstract

Cerobong berfungsi penting dalam sistem ventilasi industri untuk mengalirkan gas buang secara aman ke atmosfer sekaligus mengendalikan pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting Cerobong Grinding RIM di industri velg baja serta merancang perbaikan sesuai standar teknis nasional. Metode penelitian mencakup identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data primer dan sekunder, analisis, serta rekomendasi teknis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dimensi cerobong, khususnya panjang dari titik sampling ke bawah, belum memenuhi ketentuan Lampiran III PermenLHK Nomor 11 Tahun 2021. Selain itu, ketinggian cerobong berada dalam zona cavity akibat bangunan sekitar, sehingga berpotensi menahan polutan di permukaan tanah. Rekomendasi perbaikan meliputi penyesuaian dimensi sampling dan peninggian cerobong melebihi 12 meter untuk mencapai standar Good Engineering Practice (GEP). Perbaikan ini diharapkan meningkatkan efektivitas dispersi polutan dan mendukung pengendalian pencemaran udara di sekitar area industri.
Emisi Karbon dari Pengelolaan Sampah: Studi Kasus UPN Veteran Jawa Timur Fadhil, Muhammad Faisal; Cundaningsih, Nurvita
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.8156

Abstract

Pengelolaan sampah di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menekan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Penelitian ini mengkaji emisi karbon dari proses pengelolaan sampah di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur pada tahun 2024. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya kontribusi pembuangan ke tempat pembuangan akhir (TPA) terhadap total emisi dan rendahnya tingkat daur ulang di lingkungan kampus. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data sekunder dari catatan internal universitas mengenai timbulan, komposisi, dan volume sampah yang didaur ulang maupun dibuang ke TPA. Perhitungan emisi dilakukan menggunakan faktor emisi dari World Resources Institute (WRI) yang mencakup CO₂, CH₄, dan N₂O dari tahapan transportasi, pembuangan, dan daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total emisi karbon dari pengelolaan sampah kampus mencapai 15.315,48 kg CO₂eq/tahun, dengan pembuangan ke TPA menyumbang lebih dari 99% emisi, sedangkan transportasi dan daur ulang memiliki kontribusi relatif kecil. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pengurangan sampah ke TPA melalui pengolahan sampah organik dan peningkatan efisiensi daur ulang di kampus.
Pengaruh pH pada Proses Fotokatalis Green Synthesis TiO2 NPs dalam Menurunkan Konsentrasi Logam Berat Cr6+ pada Air Limbah Tekstil Rahayu, Natasya Yulia; Putro, Raden Kokoh Haryo
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.8175

Abstract

Limbah industri tekstil terutama batik biasanya mengandung senyawa toksik bagi lingkungan, yaitu logam berat kromium (Cr) yang berasal dari penggunaan zat pewarna selama proses produksi. Logam berat tersebut biasanya berasal dari zat pewarna dan zat mordan yang merupakan pengikat zat warna. Sifat logam berat kromium heksavalen yang toksik menjadi perhatian utama untuk diolah agar tidak berbahaya bagi kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pH air limbah, dan waktu kontak sinar tampak terhadap penyisihan logam berat kromium heksavalen. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis efektivitas TiO2 NPs hasil sintesis hijau dari ekstrak daun papaya sebagai katalis yang berperan dalam menurunkan kadar logam berat Kromium Heksavalen. Penelitian dilakukan secara batch dengan massa NPs 0,15 gr untuk 250 mL air limbah, serta variasi pH 3 dan 4, dan variasi waktu kontak 60, 120, 180, 240 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu kontak mempengaruhi hasil persentase penyisihan  kromium heksavalen menjadi lebih tinggi. Penyisihan tertinggi dihasilkan dari waktu kontak 240 menit dengan hasil persentase penyisihan 99%. Variasi pH menunjukkan bahwa pH rendah memiliki efektifitas dalam menurunkan konsentrasi. pH air limbah yang optimal berada pada pH 3 dengan efisiensi penyisihan hingga 99%.
Kajian Dampak Lingkungan Proses Manufaktur Pipeline End Manifold (PLEM) Berbasis Metode Life Cycle Assessment (LCA) Nisa', Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin; Asih, Ariesta Sulistyo; Ugroseno, Wahyu; Hakim, Cindy Aisyah
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.8381

Abstract

Permintaan energi global hingga saat ini masih sangat bergantung pada minyak bumi sebagai sumber utama. Meskipun tren dunia menunjukkan pergeseran menuju energi terbarukan, konsumsi minyak tetap tinggi, khususnya untuk sektor transportasi, industri petrokimia, dan pembangkit listrik di negara berkembang. Produksi minyak lepas pantai merupakan solusi teknis yang banyak digunakan untuk memanfaatkan cadangan minyak dan gas di laut dalam yang tidak dapat dijangkau oleh metode konvensional. Salah satu komponen penting dalam sistem bawah laut tersebut adalah Pipeline End Manifold (PLEM), yang berfungsi sebagai penghubung utama antara pipa bawah laut dan sistem penerima di permukaan atau unit pengolahan berikutnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dampak lingkungan dari proses produksi PLEM menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA) serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat mengurangi dampak tersebut. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak OpenLCA 11.1.0 dengan basis data Greendelta serta metode CML-IA Baseline. Data masukan yang digunakan mencakup kebutuhan bahan baku dan bahan bakar, sedangkan data keluaran berupa produk, limbah, dan emisi yang dihasilkan selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi PLEM menghasilkan dampak lingkungan sebesar 0,0360126 kg PO₄ eq untuk kategori eutrofikasi, 0,00080028 kg C₂H₄ eq untuk oksidasi fotokimia, dan 2.573,30034 kg CO₂ eq untuk pemanasan global (GWP100a). Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan adalah mengurangi limbah padat dengan mendaur ulang sisa baja melalui proses Electric Arc Furnace (EAF) guna meningkatkan efisiensi material dan menurunkan dampak lingkungan.
Hubungan Ketebalan Media Saringan Pasir Cepat dengan Efisiensi Penurunan Kekeruhan Alfiah, Taty; Winata, Berlinda Putri; Afrianisa, Ro'du Dhuha
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 5, No 2 (2025): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2025.v5i2.8319

Abstract

The Water Treatment Plant (WTP) Ngagel 1 built in 1922 and is still in operation today. There are six rapid sand filter units, namely filters A, B, C, D, E, and F. Each filter unit consists of 32 rapid sand filter beds. The problem faced by the rapid sand filter unit is the reduction in the thickness of the silica sand media. Therefore, this field study aims to determine the correlation between the thickness of the silica sand media and the efficiency of turbidity reduction. This study is a field study, where data collection was carried out at the WTP Ngagel 1 rapid sand filter building unit. Water samples were taken from each rapid sand filter grid in the Rapid Sand Filter buildings A, B, C, D, E, and F. The height of the silica sand media was measured in each rapid sand filter grid. Water samples were taken at the inlet and outlet of each rapid sand filter section to measure turbidity in the laboratory. This field study concluded that the efficiency of turbidity reduction by rapid sand filters is influenced by the thickness of the silica sand media, with an average correlation value of 0.72 for the six rapid sand filter units.Keywords: media thickness, rapid sand filter, silica sand, turbidity
Kuantifikasi Dampak Lingkungan Tenant Kawasan Industri PT X Melalui Rancang Bangun Sistem GreenMetric dengan Pendekatan Gate-to-Gate LCIA ReCiPe 2016 Berbasis Data RKL-RPL Rinci Kalis, Ahmad Ilham Ramadhan; Hendrasarie, Novirina
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 6, No 1 (2026): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8471

Abstract

Evaluasi kinerja lingkungan di kawasan industri saat ini umumnya masih terbatas pada pendekatan berbasis kepatuhan (compliance-based) terhadap baku mutu, yang belum mampu merepresentasikan besaran dampak lingkungan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem evaluasi "GreenMetric" berbasis Life Cycle Assessment (LCA) guna mengukur beban lingkungan tenant di kawasan industri PT X. Metodologi yang diterapkan adalah analisis inventori gate-to-gate sesuai standar ISO 14040 dengan unit fungsional penyediaan layanan operasional tenant per bulan. Data pelaporan RKL-RPL Rinci Tenant Y (Semester I 2023 – Semester I 2025) dikonversi menggunakan metode Life Cycle Impact Assessment (LCIA) ReCiPe 2016 perspektif Hierarchist. Hasil penelitian menunjukkan adanya fluktuasi dampak yang signifikan, dengan beban Global Warming Potential (GWP) pada akhir periode (Semester II 2024) tercatat sebesar 2,603 x 107 kg CO2-eq. Analisis hotspot mengidentifikasi konsumsi listrik grid dan penggunaan bahan bakar batubara sebagai kontributor utama emisi karbon. Selain itu, studi ini mengungkapkan risiko keberlanjutan pada aspek non-GWP, yaitu tingginya potensi kelangkaan air (Water Consumption Potential) akibat absennya mekanisme daur ulang, serta stagnasi skor okupansi lahan (Land Occupation Potential) karena minimnya Ruang Terbuka Hijau (2,8%). Simulasi skenario substitusi energi menunjukkan bahwa penerapan PLTS Atap sebesar 20% mampu mereduksi emisi hingga 692,7 ton CO2-eq atau setara dengan penurunan 9,6% dari total jejak karbon tenant, yang mengindikasikan efektivitas transisi energi parsial dalam dekarbonisasi industri.
Desain Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Tambak Udang Vaname Intensif di CV X, Desa Campurejo, Panceng, Kabupaten Gresik Anshor, Moh; Afrianisa, Rodu Dhuha; Alfiah, Taty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 6, No 1 (2026): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8693

Abstract

Intensive vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) farming produces wastewater with high organic and nutrient loads, which can contaminate surrounding waters without proper treatment. This study designs a Wastewater Treatment Plant (WWTP) for X Firm’s intensive shrimp ponds in Campurejo Village, Panceng District, Gresik Regency, ensuring the effluent meets the quality standards set by the Regulation of the Minister of Marine Affairs and Fisheries No. 28 of 2004. The design process uses laboratory test results of wastewater characteristics and operational analysis of the ponds. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method determines treatment alternatives, identifying a combination of anaerobic–aerobic biofilter processes as the most effective based on technical feasibility, pollutant removal efficiency, and land requirements. The proposed WWTP includes an equalization pond, anaerobic biofilter 1, anaerobic biofilter 2, aerobic biofilter, and a final sedimentation pond. It has a treatment capacity of 1,405.7 m³/day, with retention times optimized for each unit. The design requires 534.88 m² of land. Keywords: WWTP, Intensive Vannamei Shrimp Farming, Anaerobic-Aerobic Biofilter, Wastewater, Gresik Regency
Kontribusi Produksi Bersih dalam Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada PT. PG. Candi Baru Rahman, Agus Adam; Hendrasarie, Novirina
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 6, No 1 (2026): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8474

Abstract

Industri gula memiliki potensi polusi lingkungan yang disertai dengan risiko keselamtan kerja tinggi. Apabila tidak terkelola dengan bijak akan meregikan manusia dan lingkungan secara bersamaan. Produk bersih merupakan salah satu strategi untuk megurangi peningkatan limbah, pemborosan sumber daya, serta menciptakanLingkungan kerja yang aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran serta bagaimana penerapan analisis produksi bersih dalam mendukung efektifitas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PG Candi Baru.Penlitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan pada stasiun produksi, wawancara dengan operator, serta teleaah dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beebrapa konsep produksi bersih telah mengadopsi, meliputi efisiensi bahan baku, efisiensi energi, dan efisiensi udara. Pada aspek pengelolaan limbah, telah dilakukan pemilahan limbah seperti limbah cair, limbah padat, limbah B3 dengan sesuai prosedur pengelolaan. Penerapan K3 mengadopsi SMK3 berdasarkan PP No.50 Tahun 2012 dengan ketercapaian 95,78% dengan kriteria lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi bersih mampu memberikan konntribusi terhadap meminimalisir potensi bahaya dari proses produksi, memperbaiki kualitas lingkungan kerja, serta mendukung budaya kerja aman di pabrik gula.
Pemanfaatan Air Limbah Hasil Pengolahan IPAL Komunal Sebagai Water Scrubber Pabrik II Industri Pupuk PT X Amelia, Naura Alfi; Sitogasa, Praditya Sigit Ardisty
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 6, No 1 (2026): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8406

Abstract

The fertilizer industry PT X produces liquid waste from various production processes that have the potential to pollute the environment if not managed properly. This study aims to examine the performance of utilizing treated water from the communal Wastewater Treatment Plant (WWTP) as a water scrubber medium in controlling gas emissions at Plant Unit II. The research method is descriptive with an observational approach through field observations, interviews, and analysis of WWTP operational data and emission quality test results. The results show that treated water from the communal WWTP can be utilized effectively without reducing emission control performance. The particulate concentration in the scrubber stack was recorded at around 9-10% of the quality standard, while the fluorine and ammonia concentrations were in the range of 29-69% and 7-11% of the quality standard of LHK Regulation Number 17 of 2019, respectively. The utilization of treated water reached 25–32% of the communal wastewater treatment plant discharge, thereby contributing to reducing the use of clean water. The water remaining from the water scrubber process is returned to the communal wastewater treatment plant for reprocessing, forming a recirculation system that increases resource efficiency, reduces liquid waste, and supports air pollution control. The novelty of this research lies in the assessment of the integration of treated water from communal wastewater treatment plants into water scrubber systems as a unified approach to wastewater management and emission control in the fertilizer industry in Indonesia, this reflects the application of the principles of zero waste, clean production, and circular economy in supporting environmental sustainability and company performance in the Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER).
Analisis Perbandingan Hasil Uji Laboratorium dan Onlimo terhadap Penentuan Kualitas Air di Sungai Karang Mumus Kota Samarinda Faradilla, Rahmahtriananda; Zulya, Febrina; Kavung, Feridiana
Environmental Engineering Journal ITATS Vol 6, No 1 (2026): Environmental Engineering Journal ITATS
Publisher : Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.envitats.2026.v6i1.8512

Abstract

Sungai Karang Mumus merupakan salah satu sumber air utama bagi masyarakat Kota Samarinda yang saat ini mengalami tekanan pencemaran akibat aktivitas domestik dan industri di sepanjang daerah aliran sungai. Masuknya limbah organik dan anorganik ke badan air menyebabkan penurunan kualitas air, sehingga diperlukan sistem pemantauan kualitas air yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil pengukuran kualitas air Sungai Karang Mumus menggunakan sistem Online Monitoring (Onlimo) dan uji laboratorium berdasarkan metode Indeks Pencemaran (IP). Metode penelitian meliputi pengumpulan data parameter fisika dan kimia, yaitu pH, BOD, COD, DO, amonia, TDS, temperatur, kekeruhan, dan TSS. Data Onlimo diperoleh melalui Stasiun KLHK 344 Karang Mumus sebanyak satu kali per minggu dan pengambilan sampel manual untuk uji laboratorium juga dilakukan satu kali per minggu selama satu bulan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai masing-masing parameter antara hasil pengukuran Onlimo dan uji laboratorium. Nilai Indeks Pencemaran yang diperoleh dari kedua metode berada pada kisaran 3,81–5,51, yang menunjukkan status kualitas air Sungai Karang Mumus termasuk dalam kategori cemar ringan.

Page 10 of 11 | Total Record : 104