cover
Contact Name
Iin Endah Setyawati
Contact Email
prodi.anunfari@gmail.com
Phone
+6281324644771
Journal Mail Official
iin.endah19@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cisaranten Kulon No.140, Cisaranten Kulon, Kec. Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat 40293
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Neo Politea : Jurnal Ilmiah Administrasi Negara
Published by Universitas Al-Ghifari
ISSN : -     EISSN : 27751007     DOI : https://doi.org/10.53675/neopolitea.v3i1
Core Subject : Social,
Neo Politea: Jurnal Ilmiah Administrasi Negara is a double-blind reviewer, an open-access peer-reviewed journal that focuses on public administration novelty, governance issues, and policy practices through quantitative and qualitative research (hermeneutics, argumentative, and case studies). This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Journal Subject: 1. Public Administration Science 2. Governance Issues 3. Political Stakeholders 4. Political Product
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA" : 6 Documents clear
INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS ELEKTRONIK SAMBARA (SAMSAT MOBILE JAWA BARAT) DI BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT Farhani Mubarok, Husni; Endah Setyawati, Iin; Salam, Fadlan Abdillah; Andiyani, Widi
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1348

Abstract

Samsat Mobile Jawa Barat (SAMBARA) merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang diinisiasikan oleh Badan Pendapatan Daerah untuk membantu masyarakat dalam pembayaran pajak secara online. NamunĀ  masih ditemukan permasalahan yang berkaitan dengan teknologi dalam penggunaan pelayanan publik SAMBARA dan pelayanan SAMBARA yang belum seutuhnya menggunakan sistem online karena adanya keharusan ke kantor Samsat pada proses akhir pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui inovasi pelayanan publik berbasis elektronik SAMBARA di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik penelitian wawancara dan studi dokumentasi. Dengan mengacu pada teori inovasi yang dikemukakan oleh Rippetoe, P. A., Rogers, R. W. (dalam Prabowo, Suwanda Syafri, 2022 Hal. 42-43) karakteristik inovasi diantaranya keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemampuan di ujicoba, kemampuan diamati. Hasil penelitian menunjukkan inovasi berdasarkan karakteristik inovasi adalah sebagai berikut: keuntungan relatif, menunjukkan inovasi SAMBARA sangat membantu masyarakat dalam membantu pembayaran pajak. Selain fitur yang membantu masyarakat. Adapun dampak positif pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat yakni terjadinya peningkatan sumber penerimaan pajak setelah menggunakan aplikasi SAMBARA. Kesesuaian, yaitu telah sesuai berdasarkan fungsinya. Kerumitan, yaitu pelayanan yang belum bisa dilakukan secara sepenuhya melalui online. Kemampuan diujicobakan, aplikasi SAMBARA telah di lakukan ujicoba sehingga aplikasi dapat diunduh oleh masyarakat. Kemampuan diamati, yaitu aplikasi SAMBARA cukup mudah digunakan.
Collaborative Governance Program Revitalisasi Kampung Pink Menjadi Kampung Wisata di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang Sari, Dewi Munika; Kurniawan, Irvan Arif; Muhtadi, Yudi; Caesar, Muhammad Ridwan
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1350

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai collaborative governance pada program revitalisasi Kampung Pink menjadi Kampung wisata yang berada di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan collaborative governance yang dilakukan dalam program revitalisasi Kampung Pink di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Berdasarkan tujuan dari penelitian, fokus penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana penerapan collaborative governance pada program revitalisasi Kampung Pink serta menganalisis faktor-faktor penghambat pada pelaksanaan collaborative governance program revitalisasi Kampung Pink menjadi Kampung wisata di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang dikumpulkan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa keterbatasan finansial, kurangnya komitmen, dan kurang kepercayaan menjadi penghambat pelaksanaan collaborative governance pada program revitalisasi Kampung Pink menjadi Kampung Wisata.
EFEKTIVITAS ORGANISASI DALAM PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA CISEMPUR KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Susila, Susila Susila; Ahmad Suganda, Dudung; Haryadi, Ruddy; Dewi Aliece Tya, Cintya
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1356

Abstract

Pada pasal 87 (UU No. 6 Tahun 2014) disebutkan bahwa desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa yang disebut BUMDesa. BUMDes merupakan suatu cara untuk meningkatkan pendapatan daerah, desa dan masyarakat desa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengolahan data ini menggunakan triangulasi sumber data, karena menggali kebernaran informasina melalui metode dan sumber perolehan data, seperti wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) efektivitas organisasi dalam pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes) di Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang dengan menggunakan teori Richard M. Steers yang memiliki 3 dimensi, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Namun, dimensi pencapaian tujuan dan integrasi ini belum efektif, dikarenakan unit usaha yang dijalankan tidak sesuai dengan potensi desa dan sosialisasi yang dilakukan belum menyeluruh dan sebagian masyarakat tidak mengetahui adanya BUMDes. (2) faktor yang menghambat efektivitas organisasi dalam pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes) di desa cisempur kecamatan jatinangor kabupaten sumedang adalah partisipasi masyarakat yang masih rendah dan kurangnya modal. (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu pengelola dapat melakukan pinjaman sesuai dengan ketentuan PP Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDesa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dengan cara sosialisasi, persuasi dan sebagainya, agar masyarakat tertarik untuk berkontribusi pada pelaksanaan BUMDes.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DESA TANGGUH BENCANA PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BANDUNG Akbar, Hafidl Maulana; Ridwan Caesar, Muhammad; Nurhadi, Nurhadi; Mubarok Ramadhan, Syaehu
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1347

Abstract

Implementasi Kebijakan Desa Tangguh Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Di Kabupaten Bandung dilatarbelakangai adanya beberapa permasalahan diantaranya, adanya transmisi komunikasi yang belum optimal dalam penyampaian kepada masyarakat dengan pihak penanggunng jawab Desa Tangguh Bencana, sumber daya relawan Tangguh bencana yang belum mencapai standar minimal, kurangnya tenaga ahli di lembaga BPBD dan desa itu sendiri dan desa Tangguh bencana, masih adanya salah satu desa yang belum memiliki struktur birokrasi penanggung jawab desa tangguh bencana. Penelitian ini menggunakan meode kualitatif, dengan menggunakan teori Edward III dalam Agustino (2020:154) yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Birokrasi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancaram dan studi dokumentasi. Selanjutnya data diolah dengan pengumpulan data kemudian diedit dan akhirnya diinterpretasi. Kemudian analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Lalu untuk mengetahui kelayakan data dilakukan analisis keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian memaparkan bahwa Implementasi Kebijakan Desa Tangguh Bencana pada Badan penanggulangan Bencana sudah berjalan dengan baik Namun masih ada beberapa hambatan dalam Implementasi Kebijakan Desa Tangguh Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Hambatan tersebut diantarnya adalah masih belum menyeluruhnya pemetaan wilayah rawan bencana di kabupaten bandung sehingga menghambat sosialisasi penanggulangan bencana dan belum adanya strategi khusu sebgai pendekatan dalam penyampaian informasi tentang Desa Tangguh Bencana.
PELAYANAN PUBLIK DI PUSKESMAS PANCA KECAMATAN PACET KABUPATEN BANDUNG Suherman, Diki; Taufiq Hatta Wibowo, Muhammad; Maulana Sidik, Fauzi
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1357

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif mengenai pelayanan publik di Puskesmas Panca Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung. Penelitian ini berfokus pada lima dimensi yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, serta mengenai faktor penghambat pelayanan publik dan mengatasi hambatan tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan publik observasi, wawancara dan studi pustaka. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sebagai teknik untuk uji validitas data atau mengecek keabsahan data suatu informasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelayanan publik di Puskesmas Panca Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung sudah menerapkan dimensi Tangible, Reliability, Responsiviness, Assurance dan Empathy beserta indikatornya. Namun, ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan optimal. (2) Faktor penghambat pelayanan publik di Puskesmas Panca Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung adalah belum optimalnya sarana dan prasarana yang tersedia, melambatnya proses pelayanan akibat program dinas kesehatan dan belum optimalnya pelayanan dua arah. (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu Puskesmas Panca Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan publik yang dapat menyokong terhadap proses pelayanan publik.
IMPLEMENTASI PROGRAM KANG PISMAN (KURANGI, PISAHKAN DAN MANFATKAN) SAMPAH DI KELURAHAN RANCANUMPANG KOTA BANDUNG Dina, Dina; Zakaria, Mochamad; Iskandar, Edi; Hermana Suherlan, Rafly
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1346

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif mengenai implementasi program Kang PisMan sampah di Kelurahan Rancanumpang Kecamatan Gedebage Kota Bandung, fokus penelitian ini yaitu menganalisis implementasi program. Latar belakang penelitian ini karena dalam pelaksanaan implementasi program, aparatur pemerintah kelurahan masih belum optimal maka diperlukannya penelitian ini. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Kang PisMan sampah di Kelurahan Rancanumpang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, observasi dan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji validasi data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi dengan sumber artinya membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informan yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Lurah, Pelaksana, Pegawai Kebersihan Gober, dan 3 orang masyarakat Kelurahan Rancanumpang. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi program Kang PisMan masih perlu ditingkatkan, karena masih ada beberapa kendala atau kesalahan yang perlu diperbaiki.

Page 1 of 1 | Total Record : 6