Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PRIORITAS ANGGARAN PADA DANA DESA CISEMPUR KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Husni Farhani Mubarok; Iin Endah Setyawati
NEO POLITEA Vol 2, No 2 (2021): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.535 KB) | DOI: 10.53675/neopolitea.v2i2.448

Abstract

Penelitian berkaitan dengan penentuan prioritas anggaran dana desa untuk sektor pembangunan seperti perbaikan infrastruktur  jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas penggunaan anggaran dana desa untuk pembangunan infrastruktur jalan di Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan teknik studi pustaka dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan sampel penelitian kualitatif purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menentukan prioritas anggaran dalam dana desa, dimulai dari membahas usulan rencana pembangunan kemudian menyesuaikan dengan anggaran dana desa yang ada. Upaya penggunaan anggaran infrastruktur jalan di Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, menganggarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) jika dana terpenuhi, atau Pemerintah Desa setempat mengajukan usulan kepada Kabupaten untuk mengajukan dana hibah, namun jika perbaikan jalan gang hanya dianggarkan dalam APBDes sesuai usulan ketua RW setempat.
ANALISIS KINERJA APARATUR DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DESA DI KANTOR DESA CINUNUK Iin Endah Setyawati; Fajar Muhammad
NEO POLITEA Vol 3, No 1 (2022): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.933 KB) | DOI: 10.53675/neopolitea.v3i1.496

Abstract

Penulisan penelitian ini merupakan penelitian kualiTati Sulastrif mengenai kinerja pegawai di kantor Desa Cinunuk. Penelitian ini berfokus pada beberapa hal terkait dengan pengukuran kinerja pegawai  terhadap kualitas, kuantitas, ketepatan waktu dan kerjasa antar pegawai. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui analisis kinerja pegawai Desa Cinunuk dan upaya untuk menanggulangi permasalahan rendahnya tingkat kinerja pegawai yang ada kantor Desa Cinunuk.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, sedangkan uji validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi dengan sumber artinya membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualiTati Sulastrif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor penghambat kinerja pegawai di kantor Desa Cinunuk adalah tidak semua pegawai memahami sistem aplikasi komputer. Selain itu, kurangnya disipin pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Adapun upaya yang sudah dilakukan dalam menanggulangi hambatan tersebut adalah meningkatkan komunikasi dan kerja sama serta memberikan sanksi kepada pegawai yang tidak disiplin terhadap tugas.
POTENSI PETANI MILENIAL JAWA BARAT DALAM MENDONGKRAK PEREKONOMIAN NASIONAL MELALUI EKSPOR PRODUK PERKEBUNAN Yuyun Mulyati; Iin Endah Setyawati; Dudung Ahmad Suganda
Journal Publicuho Vol. 5 No. 3 (2022): August - October - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.447 KB) | DOI: 10.35817/publicuho.v5i3.43

Abstract

The purpose of writing is to determine the potential of West Java Millennial Farmers in Boosting the National Economy through the Export of Plantation Products. The method used in this study is a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and document studies. Then analyzed using the opinion of Miles, Huberman, and Saldana (2014). The results showed that West Java millennial farmers had a contribution to IDR. 163.335.866.450 (5.89%) of the total export of IDR. 2,768,897,950,950 in boosting the national economy through the export of coffee plantation products, coconut, and their derivatives as well as palm sugar. With current technological developments, the millennial generation can be adaptive to technological developments to be implemented in the agricultural sector, so that the potential of West Java millennial farmers can be developed through technical guidance on cultivation, harvesting, post-harvest, and marketing of plantation products by utilizing digital information technology. In the implementation of the millennial farmer program in West Java, it should be preceded by more intensive socialization by the implementing team and other stakeholders so that it is understood and supported by various levels of society that its implementation is efficient in the use of resources that are factors of production and more effectively achieves the target of increasing income
EVALUASI KEBIJAKAN PERATURAN MENTERI SOSIAL RI NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG PROGRAM KELUARGA HARAPAN PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN CIANJUR Deden Suhendar; Iin Endah Setyawati; Siti Jamila NurAfitah
NEO POLITEA Vol 3, No 2 (2022): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v3i2.1082

Abstract

ABSTRAK. Penelitian mengenai Evaluasi Kebijakan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH) pada Dinas Sosial Kabupaten Cianjur dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu bantuan PKH yang sudah diberikan dari pemerintah pusat  tidak sampai kepada warga yang berhak menerima, karena ada ketidaksesuaian data yang ada di masing-masing desa dengan kondisi yang sebenarnya di lapangan dan belum tepatnya pelaksanaan PKH dalam proses memilih masyarakat yang akan diberikan bantuan PKH  tidak tepat sasaran karena masih ada warga yang tidak menerima bantuan PKH tersebut, padahal seharusnya menerima dibanding dengan penerima lain. Penelitian ini menggunakan Teori Evaluasi Kebijakan menurut William N Dunn (2003: 429-438) sebagai kerangka pemikiran yang berindikator efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan Ketepatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif serta pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh melalui studi lapangan berisi observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian kredibilitas data menggunakan teknik triangulasi, kemudian data-data tersebut direduksi, disajikan dan ditarik simpulan.  Berdasarkan hasil penelitian, Evaluasi Kebijakan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan (PKH) pada Dinas Sosial Kabupaten Cianjur sudah berjalan baik karena Dinas Sosial Kabupaten Cianjur sudah melakukan beberapa Upaya penanggulangan dalam Evaluasi Kebijakan Program Keluarga Harapan sehingga program ini berjalan dengan baik.Kata Kunci : Evaluasi Kebijakan, Program Keluarga Harapan, Keluarga Sejahtera
EFEKTIVITAS ORGANISASI DI KANTOR KECAMATAN PAKENJENG KABUPATEN GARUT Tajur Zulfikar; Mochamad Zakaria; Ratih Laela Sari; Iin Endah Setyawati
NEO POLITEA Vol 4, No 1 (2023): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v4i1.1075

Abstract

ABSTRAK. Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu program kerja yang telah ditetapkan belum terwujud secara optimal, kurangnya pegawai dalam melayani masyarakat, aparatur Kecamatan Pakenjeng kurang disiplin dalam menjalankan tugasnya, dan kompetensi akademik aparatur Kecamatan Pakenjeng belum memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas organisasi di kantor Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut. Faktor yang menjadi hambatan efektivitas organisasi di kantor Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut dan upaya mengatasi hambatan efektivitas organisasi di kantor Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Selanjutnya data-data diolah dengan tahapan pengumpulan data, edit data, dan interpretasi data. Teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, triangulasi dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi di Kantor Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut terlihat dari lima dimensi yaitu produksi, efesiensi, kepuasan, adaptasi dan perkembangan, semua belum maksimal tapi sudah cukup baik. faktor penghambat efektivitas organisasi di Kecamatan Pakenjeng jaringan yang sering eror, faktor usia kesulitan dalam beradatasi dengan peralatan teknologi informasi, dan sumber daya manusia (SDM) kurang (terbatas). Upaya untuk mengatasi kendala jaringan yang sering eror sesegera mungkin menghubungi pihak pusat (Diskominfo), sumber daya manusia (SDM) untuk mengikuti diklat atau pendidikan dan pelatihan.Kata Kunci: Efektivitas, Organisasi, Kecamatan Pakenjeng
PENGARUH PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI DI SEKRETARIAT KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA BANDUNG Iin Endah Setyawati
KarismaPro Vol 12, No 2 (2021): KarismaPro
Publisher : Program Studi Manajemen, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/karismapro.v12i2.505

Abstract

Empowerment of human resources is a new approach that began widely used to improve the quality of human resources, thereby improving the quality of human resources in the activity may no longer just a training and development. Human resource development is an attempt to empower the potential possessed by the man himself in the form of competency, authority and responsibility in order to improve quality of care. Based on the results of preliminary research conducted by researchers, found problems relating to the quality of the ministry in Bandung KPU Secretariat staff are not optimal. Judging from the factor of transparency, accountability factors and participatory factors are low. This study aims to analyze the data and information about the empowerment of human resources for quality of service in the General Election Commission Secretariat Bandung. The research method used was survey explanatory that this method not only to explain or describe the empirical facts encountered in the field but also will explain the analysis of the influence of either partially or simultaneously between variables that are the focus of research. Based on the results of the study and discussion of the coefficient of determination (R2) of 0,946, this means that 94,6% variability of the variable quality of service can be explained by the independent variable in this case the desire terms (X1), the trust factor (X2), the confidence factor (X3) credibility factor (X4) accountability factor (X5) and communication factors (X6), which also means that there are influences shared between desire (X1), the trust factor (X2), the confidence factor (X3) credibility factor (X4) accountability factor (X5 ) and communication factors (X6) on the quality of service for the coefficient of determination (R2 = 94,6%) or it can also mean that the influence of variables outside the model that is equal to 1 - R2 = 0,054 (error). Simultaneously revealed that human resource empowerment variables empirically has a major impact on the quality of care Election Commission Secretariat Bandung. This implies that the operational empowerment of human resources is considered very important and strongly support the quality of service in the Election Commission Secretariat Bandung. The findings of the study also found that the variable quality of service at the Secretariat of the Election Commission of Bandung was not only influenced by variables empowerment of human resources per se, but there are other variables that also affect the quality of the service.  Kata Kunci : Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, Kualitas Pelayanan Pegawai
The Impact Of Coffee Seed Assistance On Increasing Farmers' Income In West Java Dudung Ahmad Suganda; Dina Dina; Iin Endah Setyawati
Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen Pelayanan Publik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmpp.v8i1.52320

Abstract

Certified superior coffee seeds are difficult for farmers to obtain, even though certified superior seeds are a key factor in increasing productivity. This study aims to explore the impact of certified high-yielding seed assistance to coffee farmer groups to increase their income. This research uses a descriptive qualitative approach. The study population was all coffee farmers in West Java who received coffee seed assistance as many as six hundred and sixty farmer groups, and the sample was determined by sixty-six farmer groups from thirteen districts. Data were obtained through interviews, observations, and documentation studies. Data analysis using triangulation. The increase in coffee farmers' income is obtained from production sold in the form of green beans, resulting from the implementation of cultivation techniques in accordance with technical operational standards, technical guidance of officers, and the use of certified superior seeds. The use of certified superior seeds to coffee farmers can be replicated into a stimulant assistance model for empowering farmers to increase income from increasing coffee production and seed entrepreneurship. The impact of seed assistance is not only on increasing farmers' income, but also on improving hatchery implementation skills and increasing their capacity to become seed producers and suppliers of wider community needs.
West Java Millenial Farmers Potential in Boosting the National Economy through the Export of Plantation Products Mulyati, Yuyun; Setyawati, Iin Endah; Suganda, Dudung Ahmad
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 4 (2022): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i4.7194

Abstract

West Java millennial farmers have contributed Rp. 163.335.866.450 (5.89%) of the total exports of Rp. 2.768.897.950.950 in boosting the national economy through the export of coffee plantation products, coconut and their derivatives as well as palm sugar. With current technological developments, the millennial generation can be adaptive to technological developments to be implemented in the agricultural sector, so that the potential of West Java millennial farmers can be developed through technical guidance on cultivation, harvesting, post-harvest and marketing of plantation products by utilizing digital information technology. In the implementation of the millennial farmer program in West Java, it should be preceded by more intensive socialization by the implementing team and other stakeholders so that it is understood and supported by various levels of society so that its implementation is efficient in the use of resources that are factors of production and more effectively achieves the target of increasing income, so that Millennial farmers stay in the countryside, urban fortunes, and global businesses.  
INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS ELEKTRONIK SAMBARA (SAMSAT MOBILE JAWA BARAT) DI BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT Farhani Mubarok, Husni; Endah Setyawati, Iin; Salam, Fadlan Abdillah; Andiyani, Widi
NEO POLITEA Vol 5, No 1 (2024): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v5i1.1348

Abstract

Samsat Mobile Jawa Barat (SAMBARA) merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang diinisiasikan oleh Badan Pendapatan Daerah untuk membantu masyarakat dalam pembayaran pajak secara online. Namun  masih ditemukan permasalahan yang berkaitan dengan teknologi dalam penggunaan pelayanan publik SAMBARA dan pelayanan SAMBARA yang belum seutuhnya menggunakan sistem online karena adanya keharusan ke kantor Samsat pada proses akhir pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui inovasi pelayanan publik berbasis elektronik SAMBARA di Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik penelitian wawancara dan studi dokumentasi. Dengan mengacu pada teori inovasi yang dikemukakan oleh Rippetoe, P. A., Rogers, R. W. (dalam Prabowo, Suwanda Syafri, 2022 Hal. 42-43) karakteristik inovasi diantaranya keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemampuan di ujicoba, kemampuan diamati. Hasil penelitian menunjukkan inovasi berdasarkan karakteristik inovasi adalah sebagai berikut: keuntungan relatif, menunjukkan inovasi SAMBARA sangat membantu masyarakat dalam membantu pembayaran pajak. Selain fitur yang membantu masyarakat. Adapun dampak positif pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat yakni terjadinya peningkatan sumber penerimaan pajak setelah menggunakan aplikasi SAMBARA. Kesesuaian, yaitu telah sesuai berdasarkan fungsinya. Kerumitan, yaitu pelayanan yang belum bisa dilakukan secara sepenuhya melalui online. Kemampuan diujicobakan, aplikasi SAMBARA telah di lakukan ujicoba sehingga aplikasi dapat diunduh oleh masyarakat. Kemampuan diamati, yaitu aplikasi SAMBARA cukup mudah digunakan.
ANALISIS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Setyawati, Iin Endah; Suhendar, Deden; Yuliyanti, Rosy
NEO POLITEA Vol 4, No 2 (2023): NEO POLITEA
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/neopolitea.v4i2.1320

Abstract

Penelitian dilakukan  di kantor  Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Identifikasi masalah; Kurang profesionalitas nya pelayanan  publik di Kecamatan Pangalengan; Sikap pegawai Kecamatan Pangalengan yang kurang sabar dalam menghadapi warga yang lambat untuk memahami apa yang dijelaskan oleh pegawai Kecamatan Pangalengan; Mendahulukan orang terdekat seperti yang langsung menghubungi pegawai atau saudara dalam melaksanakan pelayanan publik. Metode penelitian: kualitatif.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana pelayanan publik yang baik di kantor Kecamatan Pangalengan kabupaten Bandung. Menggunakan teori standar pelayanan menurut Moenir  agar pelayanan dapat memuaskan orang atau kelompok orang yang dilayani, maka pelaku yang bertugas melayani harus memenuhi empat kriteria pokok yaitu: tingkah laku yang sopan, cara yang baik dalam menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan apa yang seharusnya diterima oleh orang yang bersangkutan, waktu menyampaikan yang tepat, dan keramahtamahan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pelayanan publik di kantor Kecamatan Pangalengan bahwa masih ada keegoisan antara pegawai kecamatan dengan warga, sikap profesionalisme pegawai Kecamatan Pangalengan yang masih kurang, komunikasi pegawai dengan warga yang kurang mengakibatkan kesalahpahaman. Simpulan nya pelaksanaan pelayanan publik Kecamatan Pangalengan belum optimal. Saran: pegawai Kecamatan Pangalengan perlunya memiliki sikap sabar yang kuat dalam melayani warga untuk menghindari keributan dengan warga dan tidak melakukan kegiatan yang bersifat pribadi ketika sedang melakukan pelayanan publik.