cover
Contact Name
silvana kardinar wijayanti
Contact Email
joseambrcf@gmail.com
Phone
+6281267426503
Journal Mail Official
sekretariat@rcf-indonesia.org
Editorial Address
Jl. garuda II Blok F/10 Komplek Pondok Permai, Kel. Limau Manis Selatan, Kec. Pauh, Padang, Provinsi Sumatera Barat, 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal Of Science Education And Management Business
ISSN : -     EISSN : 28283031     DOI : -
JOSEAMB Menerbitkan artikel berdasarkan ruang lingkup ilmu ekonomi, bisnis, manajemen dan pendidikan. Jurnal ini memfasilitasi publikasi karya ilmiah di bidang ilmu ekonomi, bisnis, manajemen dan pendidikan. Jurnal ini didirikan oleh Riset Sinergi Indonesia
Articles 295 Documents
Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Pasar Modal Indonesia Rifara Urfi Ikuano Yusri; Zulfikri Toguan; Aura Inka Visi
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar modal memiliki peran krusial sebagai pilar sektor keuangan modern yang berfungsi mengalihkan dana masyarakat menjadi modal produktif dunia usaha serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Di Indonesia, pasar modal menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, tercermin dari lonjakan jumlah investor saham dari 8,98 juta SID pada Januari 2026 menjadi 9,52 juta SID pada April 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh stabilitas makroekonomi, inovasi instrumen keuangan (seperti reksa dana, ETF, dan derivatif), serta kemudahan akses melalui transformasi digital. Namun, dinamika ini juga membawa kompleksitas risiko baru, termasuk risiko pasar, likuiditas, hingga ancaman kejahatan siber. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pasar modal Indonesia saat ini, mengevaluasi peran inovasi produk keuangan, serta mengkaji fungsi strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam aspek pengawasan dan perlindungan investor. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur deskriptif dengan pendekatan kualitatif-yuridis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa untuk menjaga integritas pasar dan kepercayaan masyarakat (public confidence), OJK menerapkan dua pilar pengawasan utama: pengawasan prudensial (kesehatan keuangan pelaku pasar) dan pengawasan market conduct (perilaku pasar). Melalui regulasi ketat, kewajiban transparansi, dan penegakan hukum perdata/administratif berdasarkan POJK Nomor 22 Tahun 2023, OJK berhasil memitigasi praktik curang (fraud, insider trading) sekaligus melindungi hak-hak investor ritel di era digital. Kesimpulannya, sinergi antara regulasi yang adaptif dari OJK, pemahaman risiko oleh masyarakat, dan pemanfaatan teknologi yang aman menjadi fondasi utama terciptanya pasar modal Indonesia yang sehat, likuid, dan berkelanjutan.
Efektivitas Sanksi Administratif OJK Terhadap Pelanggaran Pasar Modal Tiara Antika; Nina Nurniasih; Muhammad Fadli Solihin
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sanksi administratif yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan terhadap pelanggaran pasar modal di Indonesia. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan terhadap peraturan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi OJK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi administratif efektif diterapkan terhadap pelanggaran administratif ringan, seperti keterlambatan penyampaian laporan keuangan dan pelanggaran keterbukaan informasi. Efektivitas tersebut didukung oleh penerapan sistem pengawasan digital, denda administratif otomatis, serta suspensi perdagangan saham oleh Bursa Efek Indonesia yang mampu meningkatkan kepatuhan emiten. Namun, efektivitas sanksi administratif masih kurang optimal dalam menangani pelanggaran berat seperti insider trading dan market manipulation akibat keterbatasan nominal denda, kompleksitas pembuktian digital, serta keterbatasan kewenangan investigatif OJK. Selain itu, penerapan mekanisme disgorgement melalui POJK Nomor 65/POJK.04/2020 merupakan langkah progresif dalam pemulihan kerugian investor, meskipun implementasinya masih menghadapi kendala pelacakan dan eksekusi aset. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, kewenangan investigatif, dan koordinasi antarlembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum pasar modal di Indonesia.
Efektivitas Digitalisasi Pelayanan Investasi Melalui Online Single Submission (OSS) Dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara Nina Nurniasih; Tiara Antika; Muhammad Fadli Solihin
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas digitalisasi pelayanan investasi melalui sistem Online Single Submission (OSS) dalam perspektif Hukum Administrasi Negara. Kehadiran OSS merupakan bentuk reformasi birokrasi dan modernisasi pelayanan publik yang bertujuan menciptakan pelayanan perizinan yang cepat, efektif, transparan, dan terintegrasi secara nasional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk hukum elektronik yang diterbitkan melalui OSS tetap berkedudukan sebagai Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) yang sah dan memiliki kekuatan hukum mengikat. Namun demikian, implementasi OSS masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksinkronan kewenangan pusat dan daerah, problematika tata ruang, gangguan sistem elektronik, serta lemahnya perlindungan data pribadi investor. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi, penguatan keamanan sistem digital, dan peningkatan koordinasi kelembagaan agar pelayanan investasi berbasis elektronik dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang optimal bagi masyarakat dan investor.
Profitabilitas Memediasi GCG dan Manajemen Laba terhadap Nilai Perusahaan Food and Beverage Muhammad Fikri Ramadhan; Yokazio Sharen; Fitri Indah Mayang Sari; Siti Rahmi Hidayatullah
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance dan manajemen laba terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel intervening pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Metode kuantitatif digunakan dengan data sekunder laporan keuangan dan purposive sampling. Hasil menunjukkan GCG dan manajemen laba tidak berpengaruh pada profitabilitas. Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, namun belum memediasi hubungan variabel independen serta memberikan implikasi bagi investor.
Tata Kelola Lingkungan Kolaboratif Dalam Mitigasi Kebakaran Hutan Dan Perlindungan Ekosistem Lokal Di Provinsi Riau Muhammad Adrian Perdana; Vina Valentina
Journal of Science Education and Management Business Vol. 5 No. 2 (2026): JOSEMB (Journal Of Science Education And Management Business)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Riau menghadapi krisis ekologi struktural yang kompleks, ditandai oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang akibat konversi lahan gambut untuk perkebunan kelapa sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI), degradasi kawasan konservasi Tahura Sultan Syarif Hasyim (SSH), serta pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Rokan Hulu oleh limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Instrumen tata kelola berbasis komando-kendali (command-and-control) terbukti tidak memadai dalam merespons kompleksitas ancaman tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika Rezim Tata Kelola Lingkungan Kolaboratif (Collaborative Governance Regimes/CGRs) di Provinsi Riau melalui tiga situs kasus yang melintasi skala makro, meso, dan mikro. Menggunakan metode kualitatif studi pustaka, penelitian ini menerapkan kerangka CGRs Emerson & Nabatchi (2015) yang mencakup komponen konteks sistem, pendorong, dan dinamika kolaborasi (principled engagement, shared motivation, capacity for joint action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun capaian kinerja karhutla 2025 melampaui target secara signifikanluas terbakar 179.969,18 ha dari target maksimal 586.702,59 ha (69,94%efisiensi) kolaborasi yang terbangun masih bersifat reaktif-aksidental dan transaksional jangka pendek. Distrust masyarakat adat, asimetri sumber daya, serta pembubaran Desk Karhutla pasca-September 2025 menjadi hambatan utama. Penelitian ini menghasilkan model ICEL-R (Integrative Collaborative Eco-Governance for Local Resilience) sebagai kerangka transformasi menuju rezim kolaborasi adaptif-permanen di Riau.