Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS DAN METAKOGNTIF PESERTA DIDIK Sukowati, Dwi; Rusilowati, Ani; Sugianto, Sugianto
Physics Communication Vol 1, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.499 KB) | DOI: 10.15294/physcomm.v1i1.8961

Abstract

Government demands on the learning process always put their science lessons. The most important thing in learning science is the scientific literacy skills and high-level thinking skills are metacognitive. The purpose of this study is to describe and analyze the relationship between metacognitive abilities scientific literacy with students in some secondary schools are implementing Curriculum 2013. The method used is a sequential explanatory mixed method. Quantitative data analysis techniques using parametric statistical and qualitative data analysis using grounded theory. The results showed the average value of scientific literacy skills every school is less than 50, included in the poor category. In terms of distribution of score points ability of scientific literacy acquired under the target distribution points Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). That is, the state of learners in terms of literacy is still low, especially science. The average value of metacognitive skills of students in each school ranged from 64-75, including the high criteria. Learners are well aware of her capabilities and control the learning process from planning to evaluate themselves after solving the problem. Based on the calculation of product moment correlation, the relationship between scientific literacy and metacognitive learners are very weak with a value of r = 0.006. The students are not familiar with the question of scientific literacy, so that the value of scientific literacy is low in metacognitive learners high.
Analisis Kualitas Briket Campuran Arang Bonggol Jagung dan Daun Jati Dwi Sukowati; Triat Adi Yuwono; Asti Dewi Nurhayati Nurhayati
Musamus Journal of Science Education Vol 2 No 1 (2019): Musamus Journal of Science Education (MJOSE)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjose.v2i1.2229

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas briket dari campuran arang limbah bonggol jagung dan daun jati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan membuat sebuah pproduk briket dan meganalisis kualitas produk briket yangdihasilkan dari nilai kadar air, kadar karbon, kadar volatile dan kalor. Variasi komposisi briketcampuran arang bonggol jagung dan daun jati 1:1, 2:1, 1:2 dengan persentase perekat tepung kanji5%, 10%, 15%. Hasilnya, Sampel yang memiliki kualitas bagus dari segi nilai kalor dan kadar abuadalah sampel C dengan kalor 7222,708 kal/g; kadar abu 3,13%, hanya saja kadar air 5,39% dankadar volatile 25,89%. Tetapi jika dilihat dari standar SNI kadar air, kadar abu, dan kalor sampel Ctelah memenuhi standar, sedangkan volatile sampel C masih melebihi batas maksimal yang ditetapkanSNI.
Analisis Perbandingan Kualitas Briket Arang Bonggol Jagung dengan Arang Daun Jati Dwi Sukowati; Triat Adi Yuwono; Asti Dewi Nurhayati
PendIPA Journal of Science Education Vol 3, No 3 (2019): OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.781 KB) | DOI: 10.33369/pendipa.3.3.142-145

Abstract

AbstraCT[Comparative Analysis of the Quality of Corn Charcoal Briquettes with Teak Leaves Charcoal] This study is a preliminary study that aims to determine the quality of briquettes from different biomass raw materials, namely corncobs and teak leaves. Utilization which is still not maximized from corncobs and teak leaves in the biomass energy field made the initial thought of the study. In addition, both of these raw materials have lignocellulosic contents which are likely to be used as biomass raw materials, especially briquettes. The research method used is an experiment with the research procedure is the manufacture of the two briquettes then the products are analyzed and compared. Both of these raw materials receive the same treatment in the manufacturing process. The composition of the adhesive used is 5% of the main ingredient. The adhesive used is starch. Both briquettes were tested for quality including water content, ash content, volatility, and heating value. The results of testing the water content, ash content, volatile content, the calorific value of corn cobs briquettes and teak leaves charcoal briquettes are, respectively, 3.62% and 5.39% water content; ash content of 4.84% and 3.14%; volatile content of 11.75% and 25.86%; The heating value is 5653.99 cal / g and 7222.95 cal / g. From the results of the analysis, teak leaf charcoal briquettes dominate better quality than corn cobs charcoal briquettes, the water content of teak leaf charcoal briquettes is still higher. When compared with the SNI set value, the two briquettes have met the briquette standards that are suitable to be used as substitutes for alternative fuels.Keywords: Briquette quality; Corn cobs; teak leaves. (Received August 14, 2019; Accepted October 5, 2019; Published October 22, 2019) AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui kualitas briket dari bahan baku biomassa yang berbeda yaitu bonggol jagung dan daun jati. Pemanfaatan yang masih belum maksimal dari bonggol jagung dan daun jati di bidang energi biomassa menjadikan pemikiran awal penelitian. Selain  itu, kedua bahan baku ini mempunyai kandungan ligniselulosa yang berpeluang untuk dijadikan bahan baku biomassa khususnya briket. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan prosedur penelitiannya adalah pembuatan kedua briket kemudian produknya dianalisis dan dibandingkan. Kedua bahan baku ini mendapat perlakuan sama dalam proses pembuatannya. Komposisi perekat yang digunakan sebesar 5% dari bahan utama. Perekat yang digunakan adalah tepung kanji. Kedua briket diuji kualitasnya meliputi kadar air, kadar abu, volatile, dan nilai kalor. Adapun hasil pengujian kadar air, kadar abu, kandungan volatile, nilai kalor dari briket arang bonggol jagung dan briket arang daun jati berturut-turut yaitu, kadar air 3,62% dan 5,39%; kadar abu 4,84% dan 3,14%; kandungan volatile 11,75% dan 25,86%; Nilai kalor 5653,99 kal/g dan 7222,95 kal/g. Dari hasil analisis tersebut, briket arang daun jati mendominasi kualitas yang lebih bagus dibanding dengan briket arang bonggol jagung, kelemahannya kadar air briket arang daun jati masih lebih tinggi. Jika dibandingkan dengan nilai yang telah ditetapkan SNI, kedua briket tersebut telah memenuhi standar briket yang layak digunakan sebagai pengganti bahan bakar alternatif. Kata kunci: Kualitas briket; bonggol jagung; daun jati.
Analisis Kualitas Sensori Ikan Asap Berbahan Bakar Briket Campuran (Arang Bonggol Jagung dan Daun Jati) dan Bahan Bakar Kayu Dwi Sukowati; Dwi Yanuar Budi Prasetyo; Triat Adi Yuwono
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.234 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i1.1712

Abstract

This study aims to analyze the sensory quality of smoked fish using mixed briquette fuel (teak leaves and corncob charcoal) with 5% and 10% adhesives with smoked fish using wood fuel. The wood used for comparison is ruby (soft texture) and mahogany (hard texture). Sensory analysis in this study emphasizes the appearances, colors, smells, tastes and textures of smoked fish. To determine whether there is a significant difference or not of the four treatments on the results of smoking fish,this study use Analysis of Varians (Anova). The results showed that there were significant differences between the four methods of feeding fish using briquette and wood fuel on appearances, colors, smells and textures. The appearance, color and aroma that dominate the specifications of other smoked fish are smoked fish with 10% adhesive briquette fuel treatment. The texture of smoked fish with mahogany wood fuel shows better specifications than asp fish with other treatments. Because there is a significant difference, a further test is carried out using BNJ Test. BNJ Test must be done to find out the distinguishing relationship between samples.  Whereas in the taste test, there was no significant difference from the treatments
PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS METAKOGNISI SEBAGAI SOLUSI SISWA DALAM PEMBUATAN SOLAR DRYER ALTERNATIVE Dwi Sukowati; Sutikno Sutikno; Masturi Masturi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.046 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui kemampuan metakognisi siswa dalam membuat suatu solusi atau pemecahan masalah yang ada di lingkungan sekitar melalui pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan intact-group comparison. Penelitian dilakukan di kelas XI IPA, mengambil satu kelas yaitu XI IPA 1 dan terbagi menjadi dua grup yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kelompok eksperimen diberi perlakuan berupa pembelajaran berbasis metakognisi melalui praktik pembuatan suatu alat pengering padi sederhana (solar dryer alternative) yang nantinya dapat digunakan sebagai gambaran oleh masyarakat (khususnya petani) sebagai alternatif lain cara mengeringkan padi tanpa bergantung cuaca. Siswa diberi arahan bagaimana cara menumbuhkan kemampuan metakognisinya. Pengambilan data dari kelompok eksperimen difokuskan pada kemampuan berfikir siswa, khususnya kemampuan metakognisi. Metakognisi lebih mengarah pada kemampuan siswa berfikir untuk berfikir apa yang siswa lakukan jika dihadapkan pada permasalahan yang terjadi sampai masalah itu terpecahkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika berbasis metakognisi lebih efektif dalam mengarahkan siswa membuat suatu solusi untuk memecahkan masalah yang disajikan berupa praktik pembuatan solar dryer alternative. Kata kunci: Metakognisi, Pemecahan masalah, Solar dryer alternative.
Identifikasi Pengaruh Komposisi Briket Campuran (Daun Jati dan Arang Bonggol Jagung) Terhadap Karakteristik Ikan Asap Dwi Sukowati
Journal of Natural Sciences Vol 4, No 1 (2023): Journal of Natural Sciences Maret
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jonas.v4i1.326

Abstract

The purpose of this study was to identify the effect of the composition of mixed briquettes (teak leaves and corncob charcoal) on the characteristics of smoked fish. The characteristics of the smoked fish analyzed were organoleptic. The method used in this research is experimental method. The independent variables of this study were the composition of mixed briquettes (teak leaves and corncob charcoal) with a ratio of 1:1 (Briquette A); 1:2 (Briquette B) ; 2:1 (C Briquettes). The dependent variable is the fish to be smoked. The experimental research procedure is divided into three stages, namely the preparation stage, the quality testing stage and the data analysis stage. The preparation stage includes the manufacture of fuel briquettes and the preparation of firewood and smoked fish material to be tested. The quality of smoked fish tested sensory/organoleptic includes appearance, color, aroma, taste, and texture. The results of data analysis showed that there was no significant difference in the treatment of smoked fish from the three briquettes in appearance and color, taste and texture. The significant difference is in the aroma produced by the smoked fish from the three briquettes. Fish smoked with briquette B has a more fragrant aroma than fish smoked with briquettes A and C.
BRIKET KULIT BAWANG PUTIH DAN BAWANG MERAH SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN DWI SUKOWATI; ISTI IKMAH; MUSA DIMYATI; MASTURI M; IAN YULIANTI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.599 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i01.9365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kualitas bahan bakar briket dari kulit bawang putih dan kulit bawang merah. Kulit bawang putih dan bawang merah merupakan sampah organik yang belum dioptimalkan pemanfaatannya, sehingga briket bahan bakar dari kulit bawang ini dapat  menjadi salah satu bentuk energi ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan variabel bebasnya adalah komposisi kulit bawang, untuk variabel terikatnya adalah densitas, lama nyala briket dan kalor yang dihasilkan. Kulit bawang dicampur dengan air dan kanji. Rasio perbandingan kulit bawang putih, kanji, air ada dua variasi komposisi, variasi komposisi pertama  kulit bawang putih dan air adalah 1:1, 1:2, 1:3, sedangkan kanji yang digunakan tidak diubah dengan ukuran 50% dari rasio perbandingan 1:1. Variasi komposisi perbandingan yang kedua, kulit bawang putih, kanji, air adalah 1:1:3, 1:2:3, 1:3:3. Perbandingan komposisi briket kulit bawang merah hanya satu variasi yaitu 1:1:3, 1:2:3, 1:3:3. Campuran ketiga bahan dicetak untuk mendapatkan briket bahan bakar ramah lingkungan. Kemudian, hasil cetakan diuji densitas, lama nyala briket dan kalor dari tiap-tiap rasio perbandingan.
Peluang Bisnis Limbah Bonggol Jagung Menjadi Briket Pada Kelompok PKK Desa Mentasan Dwi Sukowati; Herdian Farisi; Triat Adi Yuwono
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 3, No 3 (2023): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v3i3.343

Abstract

The purpose of this community service is to assist the community in making briquettes from corncob waste and provide knowledge transfer about briquette product packaging and briquette marketing which can become a business opportunity for the PKK group in Mentasan Village, Cilacap Regency. The method used in carrying out this service is Participation Action Research (PAR). The PAR approach emphasizes solving problems and meeting the practical needs of the community, as well as producing knowledge. The problem that is being solved with the community is related to the accumulation of corncob waste and the production of knowledge in the form of briquette products as well as the transfer of knowledge about how briquettes can have business opportunities through stimulus through counseling on packaging and marketing of briquette products. The results of the dedication show that partners have been able to make corncob waste briquettes independently and have a better understanding of how to package and market briquette products.
Identifikasi Keterampilan Generik Sains Siswa SMA Pada Konsep Gerak Lurus Dwi Sukowati
Science Education and Development Journal Archives Vol. 1 No. 2 (2023): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v1i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan generik sains siswa SMA pada konsep Hukum Newton. Variabel bebas penelitian adalah konsep Gerak Lurus dan variabel terikatnya adalah keterampilan generik sains pada siswa SMA N 4 Yogyakarta kelas XI MIPA. Penelitian dilakukan di SMA N 4 Yogyakarta. Bentuk penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan menggunakan rancangan one –shot study. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengukuran, observasi, wawancara terbuka, dan dokumentasi. Teknik pengukuran berupa pemberian skor terhadap lembar keterampilan generik sains siswa. Instrumen yang digunkan dalam penelitian ini adalah lembar soal dengan indikator keterampilan generik sains. Data rekapitulasi nilai rata-rata soal kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan generik sains Pemodelan matematis memeiliki poin terbanyak menjawab dengan tepat pada instrument evaluasi yang digunakan dalam mengukur keterampilan generik sains tersebut.
Branding Training for Fresh White Oyster Mushroom Products for Mushroom Cultivators in Penolih Village, Kaligondang Subdistrict, Purbalingga Regency Kurniawan, Anri; Lestari, Hanis Adila; Luhsarandini, Bivannie; Yuwono, Triat Adi; Wahab, Luthfi; Nugroho, Adityo; Prasetyo, Agung; Sukowati, Dwi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14818032

Abstract

Pembudidaya Jamur Tiram di Desa Penolih memiliki potensi mengembangkan usaha untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Agro Jamur Penolih sebagai perkumpulan pembudidaya jamur memerlukan pelatihan dan bimbingan untuk meningkatan usahanya sesuai potensi yang ada. Namun perjualan jamur tiram putih segar masih kiloan yang dijual ke pasar hanya dihargai Rp. 10.000 – 12.000 per kg. Maka dari itu perlu ada pelatihan tentang hal yang menunjang kebutuhan yaitu tentang branding, pengemasan dan pemasaran produk jamur tiram. Pelatihan dan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual jamur tiram putih segar menjadi Rp. 15.000 – 20.000 per 500 gram. Kegiatan terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Pelatihan branding, pengemasan dan pemasaran jamur tiram putih segar dapat meningkatkan nilai jual produk Agro Jamur Penolih. Peserta memiliki logo baru, kemasan menarik, tata cara pengemasan yang ramah lingkungan serta Teknik pemasaran baik offline ataupun online.