cover
Contact Name
Salsa Solli Nafsika
Contact Email
irama_fpsd@upi.edu
Phone
+62222009198
Journal Mail Official
irama_fpsd@upi.edu
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia Gedung FPSD Jl Dr Setiabudi No229 Isola Kec Sukasari Kota Bandung Jawa Barat 40154 Bandung Provinsi Jawa Barat 0222009198
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
IRAMA JURNAL SENI DESAIN DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 26860902     EISSN : 28097386     DOI : https://doi.org/10.17509/irama.v3i2
Core Subject : Art,
IRAMA Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya publishes papers regularly twice times a year issued by the Faculty of Art and Design Education Universitas Pendidkan Indonesia Bandung Indonesia IRAMA Jurnal Seni Desain dan Pembelajarannya provides open access to the public to read abstract and complete papers The scope of the article topics includes art and design learning art learning innovation art learning models art learning strategies art learning approaches art learning evaluation art learning media and technology art studies cultural studies design studies and art history studies
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2025): February" : 5 Documents clear
Fenomena Interkultural pada Proses Kreatif Perkembangan Pertunjukan Talempong Orgen di Kota Padang Panjang Fahlefi, Muhamad Reza; Sriwulan, Wilma
IRAMA Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v7i1.79673

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena interkultural dalam seni pertunjukan talempong orgen di Minangkabau, yang menggabungkan elemen musik tradisional dengan musik Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses kreatif dan dampak interkulturalisme terhadap perkembangan talempong orgen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talempong orgen tidak hanya mempertahankan identitas budaya Minangkabau, tetapi juga memperkaya musik tradisional dengan elemen baru dari musik Barat, seperti penggunaan keyboard dan saxophone. Pembahasan mengungkapkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam penyesuaian alat musik, kolaborasi ini menciptakan harmoni yang menarik dan relevan dengan konteks zaman. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kebudayaan melalui inovasi seni, serta perlunya dukungan aktif dari seniman untuk mengembangkan dan melestarikan seni tradisi di tengah arus globalisasi.
Ekspresi Anak Disabilitas Mental dalam Karya Seni Lukis Surealis Putra, Aldino; Zam, Riswel; Akmal, Ahmad
IRAMA Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v7i1.81419

Abstract

Ekpresi anak Disabilitas dalam karya seni lukis surealis ini terinspirasi dari aktifitas anak Disabilitas mental di lingkungan sekolah di SLB Amal Bakti Sicincin. Ekspresi anak autis di sekolah menjadi perhatian bagi masyarakat sekitar. Sebagian masyarakat tidak mengetahui bagaimana aktifitas yang di lakukan oleh anak autis. Melalui imajinasi pengkarya yang di awali dengan ide penggabungan objek manusia dengan tentakel dalam lukisan ini adalah sebagai makna tersendiri dalam berkarya untuk menampilkan seorang anak autis melakukan aktifitasnya. Aliran yang digunakan adalah surealis, dimana dalam lukisan surealis usahanya bukan pada bidang seni rupa semata melainkan pada nilai psikologinya, namun ternyata juga justru tidak pernah kering dari persoalan bentuk. Dalama hal penciptaan ini dilakukan tahapan penciptaan karya seni lukis surealis dengan penggunaan figura yang direspon dengan bentuk yang keluar dari pigura sebagai penggambaran objek tentakel. Dari proses kreatif yang dilakukan terlahir tujuh buah karya seni lukis surealis melalui medium cat akrilik dengan judul, Perhatian Bimbingan (2024), Mendua (2024), Pemalu (2025), Teriakan (2025), Santai (2025, Merenung (2025), dan Bermain dan Belajar (2025). Karya-karya tersebut disajikan dengan cara digantung pada sketsel, dan dipublikasikan melalui pameran tunggal.
Seni dan Demokrasi: Pemanfaatan Ruang Publik sebagai Sarana Ekspresi, Perlawanan, dan Advokasi oleh Komunitas Taring Padi Isvara, Aruna Langit; Ismoyo, Sindu Lintang
IRAMA Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v7i1.80314

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi menjaga ruang publik sebagai arena komunikasi dan pertukaran ide dalam menyuarakan aspirasi masyarakat marginal di tengah tantangan komersialisasi dan privatisasi ruang publik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi komunitas seni Taring Padi dalam memanfaatkan seni sebagai alat advokasi dan penyadaran publik untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan anggota komunitas, dan studi dokumentasi terhadap arsip karya dan manifesto Taring Padi. Data dianalisis secara tematik dengan memadukan teori demokrasi deliberatif dan konsep ruang publik Jurgen Habermas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Taring Padi berhasil memanfaatkan seni visual seperti mural, poster, dan baliho sebagai media komunikasi yang efektif dalam menyuarakan isu-isu sosial, politik, dan lingkungan. Melalui pendekatan kolektif dan kolaboratif, komunitas ini menciptakan ruang publik yang inklusif, mendukung dialog terbuka, partisipasi aktif, dan prinsip kesetaraan. Penelitian ini menegaskan bahwa seni memiliki potensi besar sebagai instrumen advokasi dan pemberdayaan masyarakat dalam ruang publik.
Transformasi Batik Abstrak menjadi Media Edukasi: Studi Nilai Seni dan Kreativitas pada Anomart dan Pandono Batik Herawati, Anik
IRAMA Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v7i1.80889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Batik Anomart dan Pandono sebagai batik tulis yang menggabungkan seni abstrak dengan teknik tradisional batik, menghasilkan karya unik dengan nilai artistik yang tinggi. Batik abstrak ini tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi seni, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Memahami nilai artistik dan kreativitas yang disampaikan melalui Batik Abstrak Anomart dan Pandono sebagai media edukasi bagi masyarakat di UMKM Batik Anomart dan Pandono di Laweyan, Surakarta; (2) Mengidentifikasi bentuk motif yang diciptakan oleh masyarakat melalui model pembelajaran yang diterapkan dalam pendidikan Batik Anomart dan Pandono. Sumber data dalam penelitian ini meliputi informan, lokasi, peristiwa, dan dokumen. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan tinjauan informan, dengan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai artistik dan kreativitas dalam Batik Abstrak Anomart dan Pandono memungkinkan pengembangan kreativitas masyarakat, membuka peluang lebih luas untuk apresiasi seni, dan menghasilkan karya orisinal. Motif yang diciptakan bersifat abstrak, unik, dan tidak terikat pada aturan tertentu, menjadi ciri khas Batik Anomart dan Pandono. Pendekatan inovatif ini menjadikan Batik Anomart dan Pandono sebagai jembatan antara tradisi dan modernitas, menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni batik Indonesia.
Musik sebagai Sarana Terapi dalam Pendidikan: Perspektif Neuroscience dan Neuroeducation Kusuma, Aurah Melati
IRAMA Vol 7, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/irama.v7i1.80905

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya integrasi antara neuroscience dan terapi musik dalam pendidikan seni untuk mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan kreativitas peserta didik. Musik tidak hanya berfungsi sebagai bentuk ekspresi artistik, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada aktivitas otak, yang berkontribusi pada peningkatan fungsi kognitif dan keseimbangan emosional. Namun, pemanfaatan musik sebagai sarana terapi dalam pendidikan belum mendapat perhatian yang memadai, sehingga potensinya dalam mendukung pembelajaran optimal masih kurang diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara ilmu saraf dan terapi musik dalam konteks pendidikan seni, serta memahami bagaimana integrasi kedua disiplin ini dapat memperkaya metode pembelajaran. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur dan temuan empiris tentang respons otak terhadap rangsangan musik, dengan fokus pada fungsi belahan otak yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi musik berperan penting dalam meningkatkan kreativitas, keseimbangan emosional, dan performa kognitif peserta didik. Dengan menekankan pentingnya penyelarasan praktik pendidikan dengan desain alami otak, studi ini menawarkan perspektif baru dalam bidang neuroeducation dan mendorong penerapan seni terapeutik dalam kurikulum pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan holistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5