Articles
34 Documents
Search results for
, issue
"SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1"
:
34 Documents
clear
PKM Pemanfaatan Layanan Form Builder dalam Proses Pembelajaran E-Learning di SMP Kemala Bhayangkari Makassar
Reski Praja Putra;
Indrayani Indrayani;
Amiruddin Hambali;
Andi Sukainah;
Ninik Rahayu Ashadi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Pandemik Covid-19 menyebabkan banyak perubahan dalam segi kehidupan, salah satunya di sistem Pendidikan. Selama Pandemik Covid-19, proses pembelajaran baik di tingkat Perguruan Tinggi, Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Dasar (SD) diwajibkan melakukan sistem pembelajaran secara daring atau online. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran online adalah SMP Kemala Bhayangkari. Namun, sistem pembelajaran online yang dilakukan belum optimal, Sumber Daya Manusia (SDM) atau guru juga belum keseluruhan yang memahami aplikasi sistem pembelajaran online, serta belum ada suatu sistem pembelajaran online yang seragam untuk keseluruhan di sekolah tersebut. Oleh karena itu, kerjasama ini dilakukan dengan mitra untuk mengoptimalkan sistem pembelajaran online di SMP Kemala Bhayangkari dengan melaksanakan pelatihan melalui pemanfaatan layanan aplikasi Google. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan para peserta atau guru di SMK Kemala Bhayangkari mampu mengoptimalkan pemahaman dan pengaplikasian beberapa fitur tambahan pada layanan Google Form dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan berada pada kategori baik (42.8%) bahkan sangat baik (28.6%) dengan materi pelatihan pemanfaatan Form Builder mencapai yang tertinggi, yaitu 85.7%. Kata kunci: Pandemik Covid-19, Sistem Pembelajaran Online, Aplikasi Google, SMP Kemala Bhayangkari
Pelatihan Strategi Problem Solving Siswa sebagai Proses Sistematis Layanan BK bagi Guru MGBK SMA/SMK Kab. Sidrap
Muhammad Anas;
Suciani Latif;
Akhmad Harum;
Sahril Buchori
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Faktanya saat ini banyak guru BK di Sulawesi selatan terkhusus guru BK yang tergabung pada MGBK SMA/SMK Kab. Sidrap belum memahami proses dan sistematika problem solving dalam membantu siswa menyelesaikan masalah yang dialaminya. Guru BK selama ini hanya sekedar mengetahui masalah yang diperoleh dari berbagai narasumber tanpa melakukan proses identifikasi yang lebih detail dan melakukan diagnosis yang mendalam, penanganan masalah yang dialami oleh konseli selama ini hanya berfokus pada masalah yang tampak secara permukaan dari yang dialami siswa tanpa mengobservasi secara mendalam masalah yang sebenarya dialami oleh konseli/siswa. Masalah utama yang dialami oleh guru BK saat ini adalah guru BK kurang terampil dalam strategi penanganan masalah siswa terutama dalam proses identifikasi kasus, masalah dan proses diagnosisPelaksanaan pelatihan Bimbingan dan Konseling pada MGBK SMA/SMK Kab. Sidrap terlaksana sesuai dengan rencana. Pelaksanaan kegiatan pelatihan berjalan selama satu hari yaitu pada tanggal 25 Mei 2022. Kegiatan dilaksanakan melalui luring di SMKN 1 Sidrap dimana peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan guru BK di kabupaten Sidrap yang tergabung pada MGBK SMA/SMK dengan jumlah peserta 27 orang. Pelatihan keterampilan problem solving menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kemampuan guru BK menyelesaikan permasalahan siswa di sekolah sebagai bentuk altenatif solusi mencapai tujuan BK di sekolah. Dari lembar kerja yang dibagikan melalui google form kepada peserta tergambarkan bahwa hampir secara keseluruhan guru BK 35% memiliki kemampuan memahami konsep problem solving dan setelah pelatihan menjadi 75% kemudian 45% menjadi 90% guru BK memahami cara melaksanakan tahapan problem solving mulai dari identikasi kasus, masalah, diagnosis, prognosis, treatmen dan tindak lanjut serta 85% guru sudah mampu memahami berbagai strategi pelaksanaan problem solving atau pemecahan masalah yang dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan layanan Bimbingan dan konselingKata Kunci: Problem Solving, Layanan BK, MGBK Sidrap
PKM Pemberian Edukasi Siswa Mengenai Program Studi Pendidikan IPS pada SMA Citra Mulia Makassar
Syarifah Balkis;
Ibrahim Ibrahim;
Muhammad Zulfadli;
Feri Padli;
Rusdi Rusdi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Ilmu Pengetahuan Sosial IPS adalah bidang studi yang mempelajari, menelaah, dan menganalisa gejala dan masyarakat masalah sosial di masyarakat di tinjau dari berbagai aspek kehidupan secara terpadu. Ilmu sosial dipelajari dan dikembangkan pada tingkat perguruan tinggi. IPS diajarkan pada tingkat rendah sampai tingkat persekolahan SD-SMA. tujuan pendidikan IPS di sekolah diantaranya adalah membekali anak didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupannya kelak di masyarakat, membekali anak didik dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun alternatif pemecahan sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat, membekali anak didik dengan kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan berbagai bidang keilmuan serta bidang keahlian, membekali anak didik dengan kesadaran, sikap mental yang positif, membekali anak didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembangan kehidupan, masyarakat ilmu pengetahuan dan teknologi. Memahami pentingnya ilmu pendidikan sosial, maka diharapkan dapat menumbuhkan minat para siswa-siswi terhadap ilmu-ilmu sosial dalam menghdapi tantangan kedepannya. Oleh karena itu, program studi ilmu pendidikan sosial memberikan peluang yang seluas-luasnya kepada para siswa-siswi sekolah menengah atas untuk dapat bergabung pada Program studi Ilmu Pendidikan Sosial dengan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) serta seleksi lokal perguruan tinggi pada Universitas Negeri Makassar.
PKM DESAIN PEMBELAJARAN INTEGRASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS OUTDOOR PADA SISWA SMS NEGERI 10 KOTA MAKASSAR
Imam Suyitno;
Andi Kasmawati;
Bakhtiar Bakhtiar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak.Hasil observasi yang dilakukan terhadap siswa yang mengikuti kegiatan PKM desain pembelajaran integrasi pendidikan kewirausahaan Berbasis outdoor pada siswa SMA Negeri 10 Makassar menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi, namun belum mampu mengembangkan potensi kecerdasan ganda yang di miliki. Sehingga banyak siswa yang tidak sadar bahwa mereka memiliki potensi yang lebih pada diri mereka.Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kami merencanakan untuk melakukan kegiatan motivasi berbasis pendidikan karakter pada siswa SMA/Sederajat di Kota Makassar.Kegiatan pelatihan ini bersifat kegiatan pendahuluan. Artinya peserta lebih dahulu diberikan pemahaman materi terus dilanjutkan dengan pengembangan potensi diri dengan cara yang mudah.Setelah kegiatan ini berakhir diperoleh hasil berupa 96 orang siswa SMA Negeri 10 Makassar mengikuti pelaksanaan kegiatan PKM ini. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatan kecerdasan ganda (Multple Question Development) berbasis pendidikan karakter yang dimiliki oleh siswa. Dengan demikian, diharapkan kepada pihak Sekolah, siswa dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan untuk tingkat SMA sederajat untuk lebih memperhatikan dan mengembangkan potensi kecerdasan ganda yang dimiliki oleh siswa agar nantinya mampu menghasilkan luaran dari satuan pendidikan tingkat SMA/Sederajat yang memiliki daya saing yang tinggi di era globalisasi ini, apa lagi untuk mempersiapkan generasi emas 2045. Kata kunci: Desain, Pembelajaran, Integrasi, Kewirausahaan.
PKM Peningkatan Lingkungan Sadar Hukum dan Bebas Obat-obatan Terlarang
Heri Tahir;
Irsyad Dahri;
Herman Herman;
Ririn Nuraathirany Heri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Kasus kejahatan yang dilakukan oleh generasi muda tersinyalir telah meresahkan masyarakat, semisal kasus pencurian, kasus asusila seperti free sex, pemerkosaan, perampokan disertai kekerasan, bahkan pembunuhan. Kasus-kasus yang tergolong berat tersebut dilakukan oleh generasi muda tidak hanya terbatas pada latar belakang ekonomi maupun kultur lingkungan, namun juga banyak dipengaruhi oleh obat-obatan terlarang yang membuat generasi muda manjadi hilang akal dan terbilang nekat untuk melakukan tindak kejahatan. Hal tersebut juga tidak hanya menjadi perhatian dikota-kota besar, namun juga di beberapa kabupaten yang ada di wilayah Sulawesi Selatan, salah satu diantaranya adalah Kabupaten Takalar. Wilayah Kecamatan Mangarabombang menjadi perhatian khusus karena berbatasan dengan Kabupetn Jenneponto dan menjadi Kecamatan dengan wilayah pariwisata yang terbesar di Kabupaten Takalar, yang banyak memiliki Populasi anak dan remaja. Metode yang digunakan dalam penerapan pengabdian ini adalah observasi, testing, penyuluhan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegaiatan penyuluhan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, maka dapat dambil kesimpulan bahwa kegiatan ini dianggap sukses dan berhasil. Program Kemitraan Masyarakat ini terlaksana dengan baik karena adanya kerjasama yang baik antara Pemkab Takalar khususnya camat Mangarabombang dan seluruh jajarannya. Serta dukungan dari Universitas Negeri Makassar sehingga kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan seuai dengan yang diharapkan. Berhasilnya kegiatan ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat dan aparat setempat dan menjadi indikator keberhasilan yang dihitung sebagai faktor pendukung. Kata Kunci: Narkotika, Psikotropika, Kejahtan Anak
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran
Edy Sabara;
Retyana Wahrini;
Aulia Sabril
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Pada pertengahan tahun 2019 seluruh negara di dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang diakibatkan oleh virus Corona. Sampai sekarang awal tahun 2022 pandemi ini masih belum ditemukan obatnya dan bahkan terus meluas dan semakin banyak orang yang terjangkit virus ini. Adanya wabah virus ini menyebabkan pemerintah Indonesia memberlakukan pembatasan sosial dalam skala besar (PSBB) dan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) level 3, level 2, dan level 1 bagi daerah-daerah yang terjangkit penyakit ini termasuk kota Makassar. Dampak dari diberlakukannya pemabatasan dalam dunia pendidikan salah satunya adalah menyebabkan sekolah dan kampus harus menerapkan pembelajaran daring atau pembelajaran dari rumah. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam merancang dan mempersiapkan proses pembelajaran melibatkan banyak komponen dan aktivitas yang harus terencana dengan baik, sistematis dan terukur dengan menggunakan teknologi internet dan aplikasi aplikasi interaktif. Namun sebagian besar guru yang mengajar pada satuan pendidikan di sekolah dasar di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan masih mengalami kendala dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, utamanya media audio visual yang bisa menjadi alternatif dalam penyampaian materi ajarnya. Kondisi seperti ini menjadi cukup potensial dijadikan sebagai lokasi sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam hal pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan aplikasi rekam layar. Selain itu guru pada umumnya sudah memiliki laptop dan bahkan sekolah pada umumnya memiliki personal computer, sehingga pemahaman tentang pengoperasian komputer sangat baik. Menimbang banyakya manfaat, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 25 Taraweang Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep efektif selama 2 (dua) bulan Kata Kunci: Aplikasi interaktif, media pembelajaran, pelatihan, pendampingan
PKM SMAN 7 Sinjai Pelatihan Karya Tulis dan Pembuatan Artikel
Andi Abidah;
Taufiq Natsir
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Pelatihan penulisan karya tulis ilmiah dilakukan Pada Sekolah SMAN 7 Sinjai dengan sasaran kepada tenaga pengajar, pelatihan ini bertujuan untuk melatih tenaga pengajar dalam melakukan penelitian serta karya tulis ilmiah yang berperan penting bagi seorang guru yang professional dan berkompeten dalam bidangnya, juga untuk mendapatkan angka kredit kenaikan pangkat atau untuk akreditasi. Adapun metode atau tahap pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan secara daring dan luring dalam jangka wktu 8 bulan, yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu : tahap perizinan dan persiapan lokasi, tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap tatacara penulisan karya ilmiah, melakukan pelatihan dan pendampingan, tahap monitoring dan evaluasi program, serta tahap evaluasi. Hasil yang didapatkan yaitu guru-guru mendapatkan ilmu atau wawasan dalam penulisan artikel ilmiah yang dapat dimasukkan kedalam jurnal yang bereputasi.Kata Kunci: Guru SMAN 7 Sinjai, pelatihan dan artikel ilmiah
PKM PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KUE TRADISIONAL SUBSTITUSI TEMPE UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA
Andi Hudiah;
Slamet Widodo;
Gawarti Gawarti
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Program Kemitraan Masyarakt (PKM) ini adalah Keluraran Lammpanua Terletak di Kecamatan Pamboang kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Masalahnya adalah: (1) Mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan bagaimana cara membuat kue tradisional subtitusi tempe dengan baik dan benar. (2) Mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan bagaimana cara mengemas kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa dijual disupermarket atau semacamnya. (3) Mitra belum memiliki pengetahuan yang memadai untuk bisa membuat perencanaan penjualan hasil pembuatan kue tradisional subtitusi tempe yang sudah dikemas. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktek secara langsung membuat olahan tempe non lauk dan membuat rencana penjualan olahan tempe non lauk. Berdasarkan hasil PKM ini menunjukkan bahwa: 1). Mitra sudah mengetahui cara membuat kue tradisional subtitusi tempe, 2). Mitra sudah bisa mengemas kue tradisional subtitusi tempe sehingga bisa menarik dan bisa dijual di supermarket atau semacamnya, dan 3). Mitra sudah bisa membuat perencanaan penjualan hasil pembuatan kue tradisional subtitusi tempe yang sudah dikemas. Kata Kunci : Kelompok petani, Kue Tradisional Subtitusi Tempe, PKM
Pemberantasan Buta Huruf
Hamsu Abdul Gani;
Andi Muhammad Fadlih;
Tri Angriawan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Mitra Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah warga kampung Limbua, Kecamatan Kalabbirang,Kabupaten Pangkep. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan membaca, menulis dan berhitung. Sasaraneksternal adalah kemampuan mengenal huruf dan angka, mampu membaca dan menulis maupun berhitung. Metodeyang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalahmampu membaca, menulis dan berhitungKata kunci: Pemberantasan, Buta Huruf
PKM Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Pada Guru-Guru di Sulawesi Barat
Satria Gunawan Zain;
Suhartono Suhartono;
Muliaty Yantahin;
Zainuddin Zainuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Permasalahan yang dihadapi mitra pada penerapan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah kelompok guru (mitra) tidak memiliki: (1) Pengetahuan tentang mendesain media pembelajaran interaktif, (2) Pengetahuan tentang pembuatan media pembelajaran interaktif, (3) Pengetahuan dalam penerapan media pembelajaran, (4) Keterampilan dalam pembuatan dan penerapan media pembelajaran agar siswa lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran.Metode yang digunakan dalam penerapan PKM ini yaitu dengan melakukan observasi, kemudian memberikan pelatihan pembuatan dan penerapan media pembelajaran. Selain itu, Memberikan pengarahan secara umum tentang bagaimana meningkatkan semangat dan motivasi siswa serta guru dalam penerapan media pembelajaran interaktif tersebut dengan metode demonstrasi, tanya jawab, dan diskusi.Luaran yang dihasilkan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah mitra mampu dan terampil dalam membuat dan penerapan media pembelajaran interaktif. Selain itu luaran tambahan berupa Video kegiatan, Media Online, Laporan akhir, serta jenis publikasi lainnya. Kata Kunci: Guru, Media Pembelajaran, Media Interaktif, Siswa.