cover
Contact Name
ROSSI PRABOWO
Contact Email
rossiprabowo@unwahas.ac.id
Phone
+628562742580
Journal Mail Official
jurnalmediagro@unwahas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Mediagro
ISSN : 26855321     EISSN : 28282426     DOI : 10.31942/md
Core Subject : Agriculture, Social,
The Journal Publishes in both print and online version. MEDIAGRO JOURNAL research paper in the field of Agribusiness, Agricultural Technology, Food Technology and general agricultural environment
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO" : 10 Documents clear
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, MOTIVASI, LINGKUNGAN DAN PERILAKU PETANI MUDA TERHADAP STRATEGI PENYULUHAN PERTANIAN ORGANIK DI KOTA BATU Yoga, Tirta; Gunawan, Cakti Indra; Saputro, Arief Joko; Anggriani, Yohana
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.10533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karaktetistik individu, motivasi, lingkungan dan perilaku petani muda terhadap strategi penyuluhan pertanian organik di Kota Malang. Penelitian berlokasi di Desa Sumberejo Kecamatan Batu pada petani organik brokoli. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan sampel dengan jumlah 60 responden. Teknik analisis data menggunakan SEM WarpPLS (Partial Least Square) dengan software WarpPLS 5.0. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik individu petani muda berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap stategi penyuluhan pertanian yakni sebesar -0.0044; (2) Motivasi berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap strategi penyuluhan pertanian dengan nilai sebesar 0,266; (3) lingkungan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap strategi penyuluhan pertanian sebesar 0,0075; (4) perilaku petani muda berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi penyuluhan pertanian sebesar 0,259. 
THE EFFECT OF RICE WASHING WATER AND COCONUT WATER ON THE GROWTH OF TOMATO PLANT (Lycopersium esculentum Mill.) IN MANGGARAI REGENCY Choirunnisa, Jessyca Putri; Putri, Maria Marselina Ade; Lau, Margareta Skolandia Lau Skolandia; Unggut, Yuliana Yurianti Sartika
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.11085

Abstract

Tomato are vegetable commodity with high economic value and widely consumed by Indonesian people. The increase in tomato consumption is not matched by an increase in production. Tomato production in Manggarai Regency has decreased due to excessive use of inorganic fertilizers. Providing organic materials with rice washing water and coconut water can reduce the use of inorganic fertilizers. This study aims to determine the effect of rice washing water and coconut water on tomato growth, and determining the appropriate concentration of rice washing water and coconut water to increase tomato growth. This study was conducted in September-November 2023 on the Food Security and Horticulture Demonstration Plot of Kodim 1612 Manggarai. This study used a non-factorial Randomized Block Design in the form of coconut water and rice washing water consisting concentrations with 4 levels (0 ml rice washing water + 0 ml coconut water; 250 ml rice washing water + 250 ml coconut water; 350 ml rice washing water + 150 ml coconut water; 450 ml rice washing water + 50 ml coconut water) and each treatment was four repeated. The study showed that the concentration of rice washing water and coconut water had a significant effect on plant height, number of leaves, leaf area and stem diameter in tomato plants, but had no significant effect on the number of branches. The concentration of 450 ml rice washing water + 50 ml coconut water can produce the tallest plant (155.24 cm) and the highest number of branches (11.65 branches), while a concentration of 250 ml rice washing water + 250 ml coconut water can produce the highest number of leaves (197.43 leaves), highest leaf area (36.23 cm2) and highest stem diameter (0.88 cm).
PERILAKU GENERASI Z TERHADAP MAKANAN KHAS OLAHAN SAGU DI TANA LUWU nurafni, nurafni; Sapar, Sapar; Anggra, Anggra Alfian
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.10832

Abstract

AbstrakGenerasi Z saat ini telah memasuki fase perkembangan remaja dan dewasa. Usia generasi Z saat ini berkisar antara 11-26 tahun. Generasi ini merupakan generasi penerus dan cukup berpengaruh terhadap kecenderungan-kecenderungan yang terjadi di masyarakat termasuk kecenderungan terhadap makanan khas (kuliner). Sehingga memperhatikan perilaku generasi Z dalam hal makanan khas olahan sagu menjadi sangat mendesak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perilaku generasi z terhadap makanan olahan sagu di Tana Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan analisis kuantitatif. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan model SEM melalui aplikasi Smart PLS 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor personal tentang makanan khas olahan sagu berpengaruh signifikan terhadap perilakunya dalam memilih makanan olahan sagu tersebut. Hal ini terlihat dari hasil T hitung (8.500) > T tabel 1,653 dan P Value (0,000) < nilai cut off (0,05) adapun pada hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Gen Z tentang makanan khas olahan sagu berpengaruh tidak signifikan terhadap perilakunya dalam memilih makanan olahan sagu. makanan olahan sagu, berdasarkan hasil T Hitung 1,470 < T tabel 1,653 dan P Value = 0,142 > nilai cut off = 0,05. Sedangkan hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sumber informasi tentang makanan khas olahan sagu berpengaruh signifikan terhadap perilakunya dalam memilih makanan olahan sagu tersebut. Hal ini terlihat dari hasil T hitung (3.246) > T tabel 1,653 dan P Value (0,001) < nilai cut off (0,05).Kata kunci : Gen z, olahan sagu, perilaku
PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TANAMAN HIAS Alfiani, Latifah; Wahyuningsih, Sri; Wibowo, Hendri; Fahriyan, Hilmi Arija
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.10814

Abstract

Perkembangan bisnis tanaman hias yang penuh persaingan menuntut setiap pelaku usaha yang bergerak dalam usaha penjualan tanaman hias memiliki pengetahuan mengenai perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian tanaman hias di Erista Garden, jenis tanaman yang paling diminati konsumen dan karakteristik tempat yang mempengaruhi keputusan pembelian tanaman hias di Erista Garden. Penelitian ini menggunakan metode dasar deskriptif kualitatif. Metode pelaksanaan ini menggunakan metode studi kasus, pengambilan sampel responden menggunakan teknik slovin dari populasi masyarakat Kabupaten Sleman. Jumlah sampel 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat variabel dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil analisis variabel faktor budaya dan variabel faktor sosial berpengaruh tidak nyata terhadap keputusan pembelian tanaman hias di Erista Garden. Sedangkan variabel faktor pribadi dan variabel faktor psikologi berpengaruh nyata terhadap keputusan pembelian tanaman hias di Erista Garden. Hasil analisis jenis tanaman yang paling diminati konsumen yaitu bunga marigold. Dan hasil analisis karakteristik tempat yang mempengaruhi keputusan pembelian yaitu pada atribut kualitas produk dan promosi produk.
Pengaruh Digital Marketing Terhadap Agresivitas Kinerja Pemasaran Umkm Olahan Pangan Di Kota Gorontalo Yunus, Moh Zuhriansyah; Halid, Amir; Moonti, Agustinus
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui persentase penggunaan media digital yang digunakan oleh pelaku UMKM olahan pangan di Kota Gorontalo, 2) Menganalisis pengaruh Digital Marketing terhadap Agresivitas Kinerja Pemasaran pada UMKM olahan pangan di Kota Gorontalo. Metode penelitian stastistik kuantitatif dengan sampel pelaku usaha UMKM di Kota Gorontalo dengan jumlah sampel sebanyak 23 responden menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan kriteria penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis instrumen penelitian, analisis uji asumsi klasik, analisis metode penelitian, analisis hipotesis dengan model regresi linear sederhana menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Persentase penggunaan media digital pada UMKM olahan pangan di Kota Gorontalo menggunakan media sosial, e-commerce, dan website. 2) Digital Marketing memiliki pengaruh secara signifikan terhadap Agresivitas Kinerja Pemasaran UMKM olahan pangan di Kota Gorontalo dengan nilai adjusted R2 sebesar 0,507 atau sebesar 50,7%, sedangkan nilai sisanya sebesar 49,3% dijelaskan oleh faktor-faktor lain.Kata kunci:    Pemasaran Digital; Agresivitas Kinerja Pemasaran; UMKM.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Konsentrasi Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L.) KURNI, WASIH AL; FIRNIA, DEWI; ROMDHONAH, YAYU; ROHMAWATI, IMAS
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.11290

Abstract

This research aimed to determine the effect of applying organic fertilizer and foliar fertilizer concentration on the growth and yield of red lettuce plants (Lactuca sativa L.). This research used a factorial randomized block design with 2 treatment factors using 2 levels and 4 levels in 3 replications. The first factor was organic fertilizer (coffee grounds and cow biourine) and the second factor was foliar fertilizer (Gandasil D). The result of the research showed that the application of organic fertilizer (coffee grounds and cow biourine) was able to have a real influence on the height of red lettuce plants at 1 – 4 WAP, the number of leaves of red lettuce plants at 2 and 3 WAP, the length of the roots of red lettuce plants, the wet weight of the roots of red lettuce plants, and wet weight of red lettuce plants canopy. Providing foliar fertilizer (Gandasil D) was able to have a real influence on the height of red lettuce plants 3 and 4 WAP, the number of leaves of red lettuce plants at 3 and 4 WAP, the length of the roots of red lettuce plants, and the wet weight of the crown of red lettuce plants. The interaction between organic fertilizer (coffee grounds and cow biourine) and foliar fertilizer (Gandasil D) was able to have a real influence on the height of red lettuce plants at 4 WAP, the number of leaves of red lettuce plants at 1 and 2 WAP, root length of red lettuce plants, and wet weight red lettuce plant header.
ANALISIS NPV NET B/C PADA USAHA TANI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DI DESA PENGKOL KECAMATAN PENAWANGAN KABUPATEN GROBOGAN nimah, lulua ulyn; Anggraeni, Agustina Putri; Hastuti, Dewi; Istanto, Istanto
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.10900

Abstract

AbstrakHortikultura sebagai salah satu subsektor pertanian yang menempati urutan kedua setelah tanaman pangan dalam struktur pembentukan produk domestic bruto (PDB) sektor pertanian. Salah satu subsektor hortikultura unggulan yang menjadi komoditas unggulan di Indonesia adalah bawang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai NPV, Net B/C usahatani bawang merah di Desa Pengkol Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisa melalui pendekatan kuantitatif. Dengan pengambilan sampel responden dengan teknik  sampel jenuh (sensus). Analisis yang digunakan diantaranya yaitu perhitungan NPV, Net B/C. Hasil analisis penelitian ini penerimaan petani bawang merah varietas brebes dimana petani memiliki penghasilan rata-rata Rp. 36.283.333,- varietas bauji sebesar Rp. 40.029.167,- dan varietas thailand Rp. 32.937.500,-. Hasil analisis NPV, Net B/C menggunakan suku bunga 12% yang berlaku pada tahun 2023 di Simpedes Bank Rakyat Indonesia. Hasil nilai NPV varietas brebes sebesar Rp 10.173.366,-, varietas bauji sebesar Rp 38.942.728,-, varietas thailand Rp 36.492.001,- dapat disimpulkan bahwa nilai NPV > 0 maka usaha tani bawang merah layak di usahakan. Nilai Net B/C varietas brebes sebesar 2,33, varietas bauji 2,35, dan varietas thailand sebesar 2,51 dapat disimpulkan bahwa nilai Net B/C > 1 maka usaha tani bawang merah layak di usahakan. Kata kunci : NPV,Net B/C, Penerimaan,Tanaman Bawang Merah
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS LIMBAH JAMU DAN PESTISIDA NABATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM MERAH Bay, Rani Laxmi; Barokah, Umi
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.11612

Abstract

Tanaman bayam merupakan tanaman berbentuk perdu atau semak yang kaya akan kandungan vitamin A, B dan C, protein, lemak, karbohidrat kalium, amaratin, serta mineral-mineral yang penting seperti kalsium, fosfor dan besi. Kandungan ini  bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan dan menjaga kesehatan tubuh. Penelitian dilaksanakan di Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2024. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktorial yaitu pupuk kompos limbah jamu dan pestisida nabati dengan masing–masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah Pupuk limbah jamu meliputi : P0 = tanpa pemberian pupuk kompos limbah jamu, P1 = pemberian pupuk kompos limbah jamu kunyit, P2 = pemberian pupuk kompos limbah jamu beras kencur. Faktor kedua pestisida nabati meliputi : B0 = tanpa pestisida nabati, B1 = pemberian pestisida nabati daun kelor, B2 = pemberian pestisida nabati daun pepaya. Hasil penelitian menunjukan pupuk organik limbah jamu beras kencur dan pestisida nabati daun pepaya berpengaruh terhadap tinggi tanaman dengan hasil sebesar 9.17 cm. Pupuk limbah jamu beras kencur dan pestisida nabati juga berpengaruh terhadap jumlah daun dengan hasil sebesar 5.81 helai. Panjang akar yang terbaik dengan hasil  sebesar 23.57 cm dengan perlakuan pupuk kompos limbah jamu  beras kencur dan pestisida nabati daun pepaya. Perlakuan terbaik pada berat perplot terdapat pada pupuk kompos limbah jamu beras kencur dan pestisida nabati daun kelor sebesar 346.66 cm .Kata Kunci: Bayam merah, pupuk, kompos, limbah, jamu
ANALISIS TRANSMISI HARGA KENTANG DI KABUPATEN SIMALUNGUN Budiman, Indra; Ginting, Nelva Meyriani Br; Sinaga, Reflianta Br; Lubis, Anita Rizky; Sinaga, Anggiat
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.11140

Abstract

Kentang memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Salah satu kabupaten di Sumatera Utara dengan produksi kentang terbesar kedua adalah Simalungun, sehingga pengembangan harga kentang perlu diawasi dengan baik. Masalah yang dihadapi pada kentang adalah fluktuasi harga, tingginya marjin pemasaran dan transmisi harga disebabkan oleh kekuatan pasar yang dimiliki oleh pedagang pengumpul desa atau pedagang perantara. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis transmisi harga kentang di kabupaten Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan model dinamis Error Correction Models (ECM) untuk menganalisis transmisi harga kentang yang terjadi pada jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Transmisi harga terjadi pada harga di pasar kentang di tingkat produsen ke harga pada pasar konsumen kentang di Kabupaten Simalungun , dimana perubahan harga pada pasar produsen kentang akan ditansmisikan sepenuhnya pada pasar kentang tingkat konsumen di Kabupaten Simalungun dalam jangka panjang, dan membutuhkan waktu 1.5 bulan ditransmisikan dari pasar produsen kentang ke pasar konsumen kentang pada jangka pendek. Kata kunci: harga; kentang ; transmisi 
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN MINUMAN KOPI DI STARBUCKS SUNCITY MALL SIDOARJO Aristawati, Diyah Ayu; Hendrarini, Hamidah; Tondang, Ika Sari
MEDIAGRO Vol 20, No 2 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i2.11011

Abstract

The current competition of the coffee industry makes product attributes and preferences a very important part to be noticed by entrepreneurs as it can be easier to provide what is consumer needs. The study aims to identify consumer characteristics, analyze attributes and levels of interest that are consumer preferences in the purchase of coffee drinks at Starbucks Suncity Mall Sidoarjo. The methods chosen for sampling were accidental samplings, with a total of 100 respondents. In this study, descriptive analysis is used to identify consumer characteristics, while conjoint analysis is applied to differentiate product attributes and the degree of importance to Starbucks coffee drink purchases. Research results showed that most buyers were women aged 17 to 27 with a final background of high school education or equivalent, a job as a student or university student, and have a monthly income of less than Rp 1,000,000. From the preference side, the attributes most attracting consumer attention are the sweet taste of coffee, the price of less than Rp 55,000, promo buy one get one on a particular event, a variety of coffee drinks, getting free items in a condiment bar, the design of a comfortable and attractive place, and easy packaging. Whereas the level of importance of attributes is taste, price, discount, elegance, facilities, packaging, and service.

Page 1 of 1 | Total Record : 10