cover
Contact Name
Fatimah Nur Hidayah
Contact Email
fatimahnur.h@sttw.ac.id
Phone
+6285652004006
Journal Mail Official
fatimahnur.h@sttw.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta Jl. Raya Solo Baki Km.2 Kwarasan, Solo Baru, Sukoharjo.
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
ISSN : 16936329     EISSN : 23373148     DOI : https://doi.org/10.52561/teknika
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup Jurnal Teknika meliputi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Sistem Informasi, Teknik Industri dan Kimia Tekstil. Design Manufacture Konversi Energi Material Data analysis Artificial Intelligence Virtual Reality Information System Data mining Dessision Support System Instrumentation and Control Electrical (Power) Electronics Engineering Industrial Engineering Optimasi Sistem Produksi Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan Penjadwalan dan Manajemen Operasi/Proyek Computer-Integrated Manufacturing System Sustainable Product Design and Manufacturing Penelitian Operasional dan Decision-Making Model Manajemen Teknologi Pengukuran Kerja, Faktor-Faktor Manusia dan Ergonomi Rekayasa dan Pengendalian Kualitas Sistem Logistik dan Supply Chain Management Perancangan dan Pengembangan Produk Concurrent Engineering Analisis Ekonomi Teknik Pemodelan Sistem dan Analisis Simulasi Perancangan Layout Fasilitas Reliability and Maintenance Engineering Sistem dan Teknologi Informasi Rekayasa Pelayanan (Service Engineering) Technopreneurship dan Inovasi Aplikasi Model Stokastik dalam Teknik Industri Aplikasi Metode Metaheuristik dalam Teknik Industri Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke kantor editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 115 Documents
ANALISIS VARIASI KETEBALAN CORE KOMPOSIT SANDWICH SERBUK TEMPURUNG KELAPA LIMBAH TERHADAP SIFAT MEKANIK : Komposit Serbuk Tempurung Kelapa Limbah Achmad Nurhidayat
Teknika Vol 7 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.132 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i1.121

Abstract

Tempurung/batok kelapa merupakan jenis limbah yang produktivitasnya cukup banyak, namun secara nilai ekonomis belum banyak termanfaatkan. Sampai saat ini penggunaanya baru berkisar pada unsur seni/hiasan, bahan bakar pengganti kayu atau bahkan dibuang saja sebagai sampah yang tidak bisa dimanfaatkan lagi, sehingga memicu polusi lingkungan. Keunggulan yang dimiliki oleh tempurung kelapa mudah didapat, ramah lingkungan, tidak beracun, harga murah dan memiliki tingkat kekerasan yang cukup baik. Berbagai kajian potensi limbah tempurung kelapa tengah dioptimalkan sebagai bahan komposit, sehingga mempunyai nilai ekonomi yang lebih baik. Tujuan penelitian ini mengkaji tentang variasi ketebalan core komposit sandwich serbuk limbah tempurung kelapa terhadap kekuatan bending dan ketangguhan impaknya. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen destruktif dengan variasi ukuran tebal core komposit tempurung kelapa-resin sebagai variabel bebas (independent), kekuatan mekanik sebagai variabel terikat (dependent) dan resin BQTN 157 sebagai variasi kontrol. Tahap pengujian untuk mengetahui kekuatan bending mengacu pada ASTM D-6272 dengan metode four pont bending dengan dimensi spesimen panjang 127 mm, lebar 12,7 mm dan variasi tebal core, sedangkan untuk pengujian impact izod mengacu pada ASTM D-5941 dengan dimensi spesimen panjang 80 mm, lebar 10 mm dan tebal yang divariasikan. Hasil kajian penelitian ini, diketahui bahwa kekuatan bending komposit serbuk limbah tempurung kelapa dengan tebal core 2 mm sebesar 46,14 MPa, sedangkan untuk ketangguhan impak dengan tebal core 6 mm dengan nilai 3885,21 (kJ/m²). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tebal core komposit serbuk tempurung kelapa limbah dapat menurunkan nilai kekuatan bending sebesar 3,8%, sedangkan semakin tebal core komposit dapat meningkatkan nilai ketangguhan impak sebesar 6,27%.
KAJIAN DEBIT ALIRAN SISTEM HIDROPONIK OVERFLOW BERDASARKAN ANALISA ANNOVA Joko Yunianto Prihatin; Slamet Pambudi; Heri Kustanto; Yayang Alwinanda
Teknika Vol 7 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.495 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i1.125

Abstract

Hidroponik dewasa ini sudah banyak dikenal karena efisiensi dalam pelestarian lingkungan. Kualitas hasil tanaman hidroponik dipengaruhi oleh kecermatan dalam mengatur  nutrisi dan debit alirannya. Permasalahan utama adalah ketersediaan lahan tetapi kurangnya pemahaman bercocok tanam dan perawatan hidroponik. Kebanyakan masyarakat sibuk dengan kegiatan rutinitasnya dan menganggap kurangnya waktu dan tenaga dalam pengelolaan berhidroponik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis faktor yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas debit aliran nutrisi. Selain itu juga untuk mengetahui nilai persentase kontribusi tiap faktor tertinggi yang berpengaruh terhadap kualitas debit aliran nutrisi. Metode yang diterapkan adalah menentukan komposisi debit aliran terbaik dari komposisi 4 faktor pada 3 level pada tinggi pipa out pompa (cm), diameter pipa out pompa (inchi), jumlah pot (pcs), diameter pipa wadah pot (inchi) berdasarkan pengujian L9 orthogonal array taguchi dan analisis Annova. Hasil yang dicapai adalah faktor A tinggi pipa out pompa (cm) dan B diameter pipa out pompa (inchi) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas debit aliran nutrisi. Dan nilai persentase kontribusi tiap faktor tertinggi yang berpengaruh terhadap kualitas debit aliran adalah tinggi pipa out pompa (cm) senilai 0.435%
SIMULASI NUMERIK DISTRIBUSI TEGANGAN POINT RIPPER DOZER D85E SS-2 AKIBAT BEBAN VERTIKAL DAN HORISONTAL Agung Supriyanto; Muhammad Vendy Hermawan
Teknika Vol 7 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.91 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i1.127

Abstract

Point ripper merupakan komponen aktuator yang terdapat pada Dozer, salah satunya yaitu pada unit Dozer D85E SS-2. Komponen ini berfungsi untuk mengeruk tanah dengan cara melakukan penetrasi ke dalam tanah, kemudian unit bergerak maju sehingga point ripper melakukan proses penggemburan tanah. Penetrasi pada point ripper mengakibatkan timbulnya tegangan. Tegangan yang terlalu besar berakibat terjadinya kegagalan berupa patah dan retakan komponen point ripper. Upaya untuk untuk mencegah kegagalan ini bisa dilakukan dengan melakukan redesain dan analisis kekuatan komponen menggunakan perangkat lunak. Variabel yang digunakan adalah perbedaan sudut kemiringan point ripper. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tegangan von misses maksimal yang timbul akibat perbedaan sudut kemiringan komponen point ripper dari sudut awal 165o menjadi 160o. Analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak CATIA V5R20. Hasilnya menunjukkan tegangan von misses maksimal sebesar 3,32 x 107 N/m2. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari kondisi desain awal sebelum dilakukan modifikasi dimana tegangan von misses maksimal sebesar 2,88 x 107 N/m2.
Efek Variasi Beban Torsi Terhadap Distribusi Tegangan Komponen Axle Shaft Kendaraan Niaga Muhammad Vendy Hermawan; Agung Supriyanto; Thaariq Al Alaa
Teknika Vol 7 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.863 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i1.141

Abstract

Axle shaft adalah komponen penerus daya putaran dari diferensial menuju roda. Axle shaft merupakan salah satu komponen yang sering mengalami patah, khususnya pada aplikasi di kendaraan niaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan besar beban torsi terhadap tegangan dan regangan yang timbul pada axle shaft. Penelitian dilakukan dengan metode reverse enginering komponen asli menjadi sebuah desain 3 dimensi. Selanjutnya, silakukan simulasi metode elemen hingga untuk mengetahui distribusi tegangan dan regangan. Perangkat lunak Solid Work digunakan untuk membuat desain 3 dimensi dan melakukan simulasi beban statik. Simulasi dilakukan dengan mengaplikasikan variasi besar beban torsi. Hasil penelitian diketahui terjadi perubahan tegangan dan regangan yang timbul pada axle shaft di setiap variasi beban torsi. Tegangan maksimum variasi besar moment 1200 Nm, 1400 Nm, 1600 Nm, 1800 Nm dan 2000 Nm dihasilkan tegangan sebesar 3.68x108 N/m2, 4.30x108 N/m2, 4.91x108 N/m2, 5.52x108 N/m2 dan 6.14x108 N/m2.
RANCANG BANGUN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN KENDALI CERDAS DENGAN MIKROKONTROLLER AVR Rahmat Rahmat; Wiyono Wiyono
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.292 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.142

Abstract

Kesulitan dalam memahami konsep mata kuliah kendali hampir dialami bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah teknik kendali. Dengan adanya alat peraga pembelajaran  dimaksudkan untuk membantu mahasiswa  memahami konsep sistem kendali secara nyata dalam bentuk rangkaian kendali nyata. Tahapan pembuatan alat peraga pembelajaran dilakukan dengan pembuatan program dan rangkaian mikrokontroller untuk aplikasi kendali intensitas cahaya, kendali kecepatan motor DC dan kendali motor stepper. Dari hasil tahapan perancangan modul dan pembuatan serta uji coba modul pembelajaran mikokontroller avr pada penerapan kendali cerdas telah dilakukan percobaan perubahan sinyal DC PWM (Pulse Width Modulation) dari rangkaian mikrontroller dengan dutycycle 25-99 untuk mengendalikan tegangan untuk beban lampu pijar untuk menghasilkan intensitas cahaya 202-8120 lux, percobaan perubahan sinyal DC PWM dari rangkaian mikrokontroller dengan dutycycle 50 – 100 untuk mengendalikan  kecepatan motor DC dari 131 – 240 rpm, percobaan pembakit pulse dari rangkaian mikrokontroller untuk mengatur posisi gerakan motor stepper dengan pulse yang dibangkitkan 6.25 – 50 untuk mengatur posisi dari 45 derajat sampai 360 derajat. Dari hasil percobaan pengaturan intensitas cahaya, pengaturan kecepatan motor DC dan pengaturan posisi motor stepper merupakan realisasi aplikasi nyata dalam materi pembelajaran teknik kendali cerdas yang dapat membantu mahasiswa dalam pemahaman penerapan teknik kendali cerdas dalam penerapan nyata. Modul hasil percobaan bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran sebagai alat peraga pembelajaran pada mata kuliah teknik kendali cerdas untuk membuktikan proses pengendalian intensitas cahaya, pengaturan kecepatan motor DC dan pengaturan posisi gerakan motor stepper menggunakan rangkaian kendali mikrokontroller AVR.
ANALISIS TROUBLESHOOTING SISTEM AC PADA MOBIL TOYOTA GREAT COROLLA TIPE 4A-FE Anugrah, Rinasa Agistya; Pamungkas, Irfan Ari
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.582 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.144

Abstract

Sistem AC pada kendaraan merupakan suatu sistem yang penting dalam kendaraan khususnya mobil. Menjaga kenyamanan pengendara dan penumpang adalah fungsi dari sistem ini. Pemakaian dalam jangka yang lama menyebabkan perlu adanya monitoring dan perbaikan pada sistem tersebut. Terlebih lagi kasus Sistem AC yang terdapat pada Mobil Toyota Great Corolla Tipe 4A-FE yang notabene adalah mobil lawas keluaran tahun 1994 – 1996. Perawatan (maintenance) dan perbaikan (service) adalah metode yang digunakan dalam menangani masalah menurunnya atau rusaknya Sistem AC pada kendaraan. Tentunya langkah perawatan dan perbaikan harus dilakukan dengan kaidah troubleshooting yang benar. Dalam troubleshooting ada istilah diagnosis, yaitu langkah penemuan gejala kerusakan jika ada dan penentuan pemeriksaan untuk menemukan solusi permasalahan yang ada. Pemerikasaan tersebut dapat dilakukan dengan memeriksa komponen – komponen utama dalam Sistem AC menggunakan alat ukur feeler gauge pada kompresor dan multimeter pada kopling magnetik serta evaporator apakah masih berfungsi normal sesuai standar yang ada di dalam buku manual pedoman perawatan dan perbaikan Sistem AC kendaraan. Setelah hal tersebut ditemukan, kemudian langkah perbaikan dapat dilaksanakan. Hasil nilai tahanan koil kopling magnetik diperoleh 3,9 Ohm dan celah kopling magnet diperoleh 0,5 mm. Hasil nilai tahanan pada instalasi blower pada tiga varian kecepatan yaitu posisi low 2,6 Ohm, posisi medium 0,7 Ohm, dan posisi high 0 Ohm sedangkan nilai tahanan pada motor blower sebesar 4 Ohm. Hasil pengukuran diperoleh masih dalam batas servis atau masih dalam rentang standar berdasarkan buku manual Toyota Great Corolla Tipe 4A-FE. Oleh karena itu tidak ditemukan permasalahan pada sistem AC tersebut dan dapat disimpulkan bahwa kondisi sistem AC pada Mobil Toyota Great Corolla Tipe 4A-FE tersebut masih dalam kondisi normal dan layak untuk digunakan. Tidak dilakukan langkah perbaikan pada Sistem AC ini hanya saja dilakukan perawatan berkala untuk memastikan semua komponen dalam kondisi normal.
PENGGUNAAN PENGENTAL ALAM MANUTEKS PADA PENCAPAN BAHAN POLIESTER DENGAN ZAT WARNA PIGMEN Agus Taufik; Yudha Hanif Lisandri; Luthfiyah Alia A
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.726 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.145

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang optimalisasi penggunaan pengental alam Manuteks pada pencapan kain polyester dengan zat warna pigmen menggunakan pasta cap sistem larutan (bebas dari pelarut minyak). Zat warna pigmen itu sendiri tidak memiliki afinitas terhadap serat, oleh karena itu fiksasinya ke dalam serat diperlukan bantuan zat pengikat yaitu binder. Tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah proses pencapan bahan tekstil dengan pasta cap system larutan, selajutnya dilakukan proses pemanas awetan kemudian dilakukan pengujian kualitas bahan hasil pencapan. Pada penelitian ini digunakan zat warna pigmen imperon, dengan variasi pemakaian pengental sebanyak 5g; 10 g; 15 g; 20 g; dan 25 g  dan suhu pemanas awetan divariasikan 120 ºC; 130 ºC; 140 ºC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penmbahan jumlah pemakaian pengental dan kenaikan suhu pemanasawetan akan memperkecil terjadinya perembesan motif hasil pencapan dan menaikkan kekakuan kainn. Hasil optimum dari penelitian diperoleh pada pemakaian pengental sebanyak 20g dan suhu pemanas awetan 130º C, dengan nilai kekakuan sebesar 48,50 g.cm untuk arah lusi dan 43,97 g.cm untuk arah pakan. Sedang pada sistem emulsi dikerjakan pada suhu pemanas awetan 140º C. nilai kekakuan kainnya sebesar 45,18 g.cm arah lusi dan 29,28 g.cm arah pakan.    
PURWARUPA PERBAIKAN FAKTOR DAYA LISTRIK OTOMATIS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER UNTUK LISTRIK RUMAH TANGGA DAN HOME INDUSTRI Lestari, Tri Rahayu Kuwat; Nugroho, Budi; Kristiyono, Roedy
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.262 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.147

Abstract

Beban induktif mengakibatkan daya reaktif yang dapat merugikan konsumen, untuk mengurangi daya reaktif  digunakan kapasitor bank. Selama ini kapasitor bank dikontrol secara manual. Pada penelitian ini dibuat program pada mikrokontroler sebagai alat untuk mengatur cos phi dengan beban listrik yang variabel dan menghasilkan alat ukur cos phi meter digital sebagai pembanding cos phi analog yang telah ada di Laboratorium Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta. Cos phi  meter digital  pada beban induktif  satu  fasa berbasis  mikrokontroler  atmega16  memiliki langkah-langkah  metodologi  perancangan  alat  dengan  pengumpulan  data  spesifikasi  dari  beban induksi satu  fasa yang digunakan juga membuat rangkaian perancangan cos phi meter digital pada beban  induktif  satu  fasa,  dengan  kapasitor  sebagai  perbaikan  faktor  dayanya  dan  melakukan instalasi pada sistem cos phi meter serta melakukan pengujian keseluruhan rangkaian perancangan cos phi meter digital  pada beban induktif satu fasa dengan perancangan sistem juga perancangan hardware. Setelah ada kapasitor bank pada beban maksimum (motor 150 watt di tambah 3 unit lampu TL 3 X 36  watt)  diperoleh  cos  phi  meter  analog  sebesar  0,8  dan  dengan  menggunakan  mikrokontroler sebesar 0,84, artinya ada perbedaan antara cos phi meter analog program mikrokontroler dengan standart deviasi error sebesar 2% dan masih sesuai standart pengukuran IEC.
RANCANG BANGUN ALAT UJI LAJU DAN WAKTU PEMBAKARAN PLASTIK PADA ARAH HORIZONTAL Ardiyanto, Farit; Priyanto, Kaleb; Afif, Dany Faishal
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.774 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.149

Abstract

Penggunaan material plastik dan komposit polimer semakin massif di berbagai aplikasi khususnya  industri otomotif. Berbagai rekayasa dan penelitian telah mampu menghasilkan karakteristik mekanis dan fisis material plastik yang mampu menggantikan material logam. Namun demikian, penggunan plastik pada aplikasi dengan resiko kebakaran perlu melalui pengujian hambat bakar. Pengujian tersebut menghasilkan tingkat kemampuan material menghambat laju pembakaran serta penundaan waktu penyalaan api. Metode pengujian tersebut salah satunya diatur di dalam standar UL 94 AVH. Untuk mendapatkan hasil yang akurat serta memberikan kemudahan dalam mengoperasikan, maka perlu dibuat sebuah alat uji laju dan waktu pembakaran plastik pada arah horizontal. Artikel ini membahas proses hingga unjuk kerja alat dengan tetap berdasar pada  standar yang diacu. Proses manufaktur alat uji dimulai dengan observasi, pembuatan desain alat dan skematik pemantik otomatis, machining komponen, wiring kelistrikan, perpipaan dukungan gas, assembly, dan finishing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat uji laju pembakaran ini dapat digunakan secara akurat dan menunjukkan perbedaan laju pembakaran setiap specimen uji dengan material dasar yang berbeda.
STUDI EKSPERIMEN UJI KEKERASAN DAN FOTO MIKRO MATERIAL KOMPOSIT ALUMUNIUM - SILIKON METODE METALURGI SERBUK Wahyu Prasetyo Aji; Agung Supriyanto
Teknika Vol 7 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.087 KB) | DOI: 10.52561/teknika.v7i2.159

Abstract

Limbah kaca dan kaleng aluminium merupakan limbah yang tidak bisa terurai secara alami. Oleh karena itu perlu ada usaha untuk memanfaatkan limbah tersebut agar tidak mencemar ilingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan material baru berupa komposit dengan memanfaatkan limbah kaca dan kaleng aluminium. Limbah kaleng aluminium sebagai material aluminium (Al) dan kaca sebagai material Silikon (Si). Limbah kaca dan aluminium diolah menjad iserbuk dengan ukuran lolos mesh 150. Material dibuat dengan metode metalurgi serbuk sehingga terbentuk material komposit aluminium dan silikon. Komposisi aluminium dan silikon dibuat dengan tiga variasi perbandingan Al 100%:0 % Si; Al 80%:20% Si; dan Al 70%:30% Si. Campuran serbuk aluminium dan silikon di campurdenganmesin pencampur sehinggakemudian dimasukkan kedalam cetakan. Proses kompaksi dilakukan dengan tekanan 3500 psi. proses sintering dilakukan dengan suhu 500oC yang ditahan selama 40 menit. Pengujian material dilakukan dengan uji kekerasan dengan metode Vickers dan foto mikro. Hasil pengujian kekerasan menunjukan material dengan komposisi Al 100%:0 % Si memiliki kekerasan 28,78 HVN, komposisi Al 80%:20% Si memiliki kekerasan 36,04 HVN, dan komposisi  Al 70%:30% Si memiliki kekerasan 46,74 HVN. Dari foto terlihat adanya porositas yang ditunjukkandengan bagianberwarnagelap. Struktur mikro aluminium terlihat gumpalan berwarna putih, sedangkan struktur mikro silikon terlihat gumpalan memanjang berwarna abu-abu.

Page 4 of 12 | Total Record : 115