cover
Contact Name
Fatimah Nur Hidayah
Contact Email
fatimahnur.h@sttw.ac.id
Phone
+6285652004006
Journal Mail Official
fatimahnur.h@sttw.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta Jl. Raya Solo Baki Km.2 Kwarasan, Solo Baru, Sukoharjo.
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
ISSN : 16936329     EISSN : 23373148     DOI : https://doi.org/10.52561/teknika
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi riset dan pengembangan terkini dalam bidang teknologi. Ruang lingkup Jurnal Teknika meliputi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Sistem Informasi, Teknik Industri dan Kimia Tekstil. Design Manufacture Konversi Energi Material Data analysis Artificial Intelligence Virtual Reality Information System Data mining Dessision Support System Instrumentation and Control Electrical (Power) Electronics Engineering Industrial Engineering Optimasi Sistem Produksi Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan Penjadwalan dan Manajemen Operasi/Proyek Computer-Integrated Manufacturing System Sustainable Product Design and Manufacturing Penelitian Operasional dan Decision-Making Model Manajemen Teknologi Pengukuran Kerja, Faktor-Faktor Manusia dan Ergonomi Rekayasa dan Pengendalian Kualitas Sistem Logistik dan Supply Chain Management Perancangan dan Pengembangan Produk Concurrent Engineering Analisis Ekonomi Teknik Pemodelan Sistem dan Analisis Simulasi Perancangan Layout Fasilitas Reliability and Maintenance Engineering Sistem dan Teknologi Informasi Rekayasa Pelayanan (Service Engineering) Technopreneurship dan Inovasi Aplikasi Model Stokastik dalam Teknik Industri Aplikasi Metode Metaheuristik dalam Teknik Industri Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke kantor editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan/atau editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (April dan Oktober).
Articles 115 Documents
AUTOMATIC CHARGING BATTERY LITHIUM UNTUK KENDARAAN LISTRIK Roedy Kristiyono; Budi Nugroho; Bambang Supriyanto
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.195

Abstract

Lithium dan senyawanya memiliki beberapa aplikasi industri termasuk kaca dan keramik tahan panas, pelumas gemuk lithium, aditif fluks untuk produksi besi, baja dan alumunium, baterai logam lithium dan baterai lithium-ion. Penelitian ini berusaha untuk membuat dan menggunakan sistem pengisian dan monitor pada baterai lithium untuk kendaraan listrik. Sistem dirancang sesedehana mungkin dan praktis. Peralatan yang demikian ini dimungkinkan mudah untuk dibawa kemana-mana secara portabel serta membutuhkan energi listrik yang relatif kecil pada proses pengisiannya. Sistem dibangun dengan dengan mode otomatis dalam pengisiannya secara paralel pada level tegangan 4.2 volt, setelah terisi penuh maka sistem akan melanjutkan pengisian level tegangan 8.4 volt dan jika sudajh penuh, maka akan melakukan lanjutan di level tegangan 12.6 volt, dan sistem pengisian akan terhenti disaat level tegangan tersebut tercapai dengan maksimal arus pengisian 2 ampere. Pengujian pemgisian berhasil dengan baik dengan tegangan sebesar 12,3 volt dan arus tersimpan mencapai 10A pada battery lithium terpasang dalam pengujian  dalam waktu 270 menit. Jika kebutuhan kelipatan tegangan 12 volt, seperti 48 volt, 64 volt dan 76 volt, maka baterry lithium hanya butuh dipararel lagi, Dan sistem charging akan tetap bekerja dengan baik.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEKNIK LOTSIZING (Studi Kasus Ziidan Wood) Dwiki Aji Pangestu Ardika; Ernastin Maria; Toni Isbandi
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.197

Abstract

Ziidan wood merupakan industri rumah tangga (Home Industry) yang bergerak dalam bidang pembuatan cutomisasi home décor and craft. Kendala yang terjadi di Ziidan Wood yaitu belum adanya perencanaan  penjadwalan pengadaan persediaan bahan baku yang baik sehingga berdampak pada kelebihan dan kekurangan bahan baku yang dapat menyebabkan terhambatnya proses produksi dan pembekakan biaya persediaan pada perusahaan dengan tingkat permintaan perusahaan yang fluktuatif. Tujuan penelitian yaitu melakukan perencanaan persediaan bahan baku menggunakan metode MRP dengan pendekatan teknik Lotsizing untuk menentukan jumlah dan waktu pemesanan bahan baku yang optimal. Metode analisis data yang digunakan yaitu MRP dengan pendekatan teknik Lotsizing EOQ, Algoritma Wagner Within, LFL  dan PPB  dan menggunakan metode peramalan time series yaitu metode naïve, moving average, weight moving average, single eksponential smoothing dan decomposition untuk  mengetahui kebutuhan bahan baku periode 6 bulan mendatang. Objek penelitian menitikberatkan pada bahan baku kayu pinus, jati belanda, MDF dan triplek yang menurupakan bahan baku penyusun utama yang digunakan dalam melakukan proses produksi di Ziidan Wood. Hasil perhitungan menunjukan nilai MAPE terkecil pada metode decomposition untuk kayu pinus, jati belanda dan MDF serta metode single eksponential smoothing  untuk bahan baku  triplek, kemudian berdasarkan analisis perhitung MRP didapatkan hasil total inventory cost  terendah pada teknik LFL dan Wagner within untuk bahan baku Kayu pinus, Jati Belanda dan MDF serta teknik Wagner within untuk bahan baku triplek jika dibandingkan dengan total biaya menggunakan kebijakan perusahaan dan berdasarkan perencanaan menggunakan teknik lot terpilih didapatkan jumlah dan waktu pemesanan optimal, Jumlah pemesanan bahan baku optimal secara umum ialah sejumlah barang yang dibutuhkan pada bulan tersebut dan waktu optimal pemesanan yaitu untuk bahan baku kayu pinus, jati belanda, MDF masing masing 6 kali/ per periode dan bahan baku triplek 3 kali/ per periode.
ANALISIS PERAWATAN MESIN CHAIN SCRAPER CONVEYOR DI PT. CEMINDO GEMILANG BAYAH Maulana Ihsan Rijal; Ananda Yhuto Wibisono Putra; Revkananda Arkan Raihan
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.199

Abstract

Teknologi pada abad 21 memiliki peran yang penting dalam perubahan hidup manusia, salah satu perubahan tersebut yaitu penggunaan mesin-mesin yang mulai menggantikan peranan manusia, sebagai contoh peranan manusia yang digantikan oleh mesin adalah perpindahan barang. Konveyor menjadi salah satu mesin yang umum digunakan dalam memindahkan barang dari satu tempat ke tempat yang lain, konveyor terdapat berbagai jenis seperti belt conveyor, chain conveyor, roller conveyor dan lainnya. Di PT. Cemindo Gemilang Bayah mesin konveyor yang dipakai adalah chain scraper yang digunakan untuk mengangkut material berupa fly ash dari boiler menuju clingker silo. Kerusakan merupakan hal yang lumrah terjadi padi mesin, untuk mencegah hal tersebut maka hal yang harus dilakukan adalah melakukan perawatan pada mesin tersebut. Perawatan adalah suatu perpaduan dari serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengelola dan memperbaiki mesin agar terjamin kesiapan operasionalnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perawatan preventif pada mesin chain scraper di PT. Cemindo Gemilang Bayah. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif, yang hasilnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur. Dengan hasil pembahasannya yaitu perawatan yang dilakukan terhadap mesin chain scraper meliputi perawatan pencegahan dan perawatan korektif. Pada perawatan preventif dilakukan tindakan adjusment pada chain dengan cara mengencangkan spring, cleaning pada bagian rotary feeder dengan cara dibersihkan menggunakan linggis atau benda panjang lainnya. dan inspection pada gearbox  dengan cara mengkur vibrasi pada gearbox serta melakukan pelumasan pada bearing, sedangkan pada perawatan korektif dilakukan tindakan replacement untuk komponen seperti teflon rod, rubber kopling, spring, bearing, chain, casing, dan reparation pada casing chain scraper dengan cara melakukan penambalan menggunakan silikon dan las.
ANALISIS STATIK POROS BINTANG AISI 1045 PADA MOTOR MATIC Edy Suryono; Agus Jamaldi; Y. Yulianto Kristiawan; Bambang Margono; Hermawan Susanto; Galuh Renggani Wilis
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.204

Abstract

Poros merupakan salah satu komponen mesin yang sangat vital. Berfungsi sebagai penerus daya dan gerakan yang mengakibatkan mesin tersebut dapat beroperasi dengan baik. Poros bintang pada kendaraan matic roda dua memiliki peran utama karena berfungsi untuk menggerakkan roda belakang secara langsung. Beban yang diterima poros berupa beban static yaitu beratkendaraan berpenumpang, berat velg dan ban, serta beban torsi. Sehingga diperlukan bahan poros yang mampu meredam beban-beban tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa tegangan yang terjadi pada poros bintang berdasarkan beban yang dideritanya. Sehingga diharapkan dapat mendeteksi area yang mengalami titik kritis. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan analisis static berbasis metode elemen hingga menggunakan software Solidwork. Material poros bintang berupa AISI 1045 dengan tegangan ijin sebesar 585 MPa, dan Modulus elastisitas sebesar 200 GPa. Poros bintang menerima beban static sebesar 72,3 N, 1203 N dan Torsi sebesar 9,3 Nm. Hasil penelitian menunjukan area yang mengalami tegangan maksimum, regangan maksimum dan displacement maksimum berada pada P8, yaitu tegangan sebesar 81,8 MPa, regangan tertinggi 0,000045, dan displacement tertinggi 0,00047 mm. Hal ini menunjukan bahwa area tersebut mengalami pengaruh beban paling besar, yaitu terutama pada bagian siku poros bertingkat. Area ini perlu perhatian khusus, sehingga dapat terdeteksi lebih awal terjadinya kegagalan produk, walaupun tegangan yang dialami hanya sebesar 13,98%.
ANALISIS KETANGGUHAN IMPAK KOMPOSIT POLYESTER BERPENGUAT SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN JENIS ANYAMAN Lujeng Widodo; Kaleb Priyanto; Bambang Margono
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.207

Abstract

Perkembangan teknologi material khususnya pemanfaatan serat alam sebagai bahan komposit semakin banyak dikembangkan. Serat yang berasal dari daun nanas memiliki struktur memanjang, kuat, aman bagi kesehatan, murah, serta banyak tersedia di alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mekanis material komposit polyester dengan penguat serat daun nanas dalam menerima beban impak. Serat nanas yang digunakan sebagai penguat di dalam penelitian ini telah dibentuk menjadi dua jenis anyaman yaitu twill dan plain. Proses manufaktur komposit menggunakan kombinasi teknik vacuum dan hand lay up. Pengujian impak dilakukan sesuai standar ASTM D4812. Hasil penelitian menunjukkan spesimen serat daun nanas dengan model anyaman plain memiliki nilai 0,202 J/mm2. Sedangkan spesimen komposit dengan model anyaman twill memiliki nilai 0,144 J/mm2. Sedangkan melalui pengamatan foto makro spesimen komposit yang telah melalui pengujian impak diketahui terjadinya kegagalan pada matriks didominasi adanya perpatahan geser. Tingkat elastisitas serat alam dengan matriks polyester yang berbeda mengakibatkan gaya yang diterima oleh masing-masing konstituen tidak dapat diteruskan dengan sempurna sehingga terjadi pergeseran bidang kristal setelah mengalami fracture. Hal tersebut menunjukkan titik terlemah spesimen komposit berpenguat serat daun nanas.akibat beban kejut berada pada dominasi matriks poliester.
MESIN LASER PERANCANGAN SISTEM KENDALI MESIN LASER ENGRAVING DENGAN ARDUINO NANO Wisnu Suryo Irlanto; Stephanus Marwanto; suharjanto
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.213

Abstract

Laser Engraving adalah proses penyinaran bahan baku dengan sinar laser yang membakar permukaan material, sehingga karakter dapat terlihat pada permukaan material. Dalam penelitian ini dibuat sistem kendali pada mesin laser engraving dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Nano untuk UMKM builder vape. Sistem mesin ini dikendalikan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Nano yang akan menerima sandi-G dari Aplikasi Engraver Master. sandi-G diterima lewat port serial dari penerjemah sandi-G yang akan menggerakkan motor stepper dan mengaktifkan modul laser. Mesin laser engraving memanfaatkan motor stepper sebagai penggerak lurus pada setiap sumbu X dan Y. Untuk merubah putaran menjadi gerak lurus digunakan motor stepper yang dikombinasikan dengan pulley dan vanbelt. Untuk mengukir (engraving) di permukaan material non metal digunakan modul ultraviolet laser diode yang memiliki daya bakar cukup tinggi. Pada pengujian dengan media kayu tripleks dan beberapa variasi kelajuan pergerakan sinar laser dapat diperoleh gambar yang jelas dan tidak terputus pada kecepatan gerak 500 mm/menit.
PERENCANAAN RANGKAIAN PENGEREMAN DINAMIK PADA MOTOR ARUS BOLAK BALIK INDUKSI 3 PHASE 1 ARAH PUTARAN DENGAN MENGGUNAKAN TIME DELAY RELAY Maju Binoto; Afif Hidayatullah
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.215

Abstract

Motor induksi 3 phasa disebut juga motor asinkron atau disebut juga mesin tak seremapak. Motor induksi digunakan untuk merubah energi listrik menjadi energi gerak atau putar, motor induksi 3 phasa banyak dipakai pada industri keci sampai dengan industri besar yang dipakai sebagai pengerak untuk produksi di industri-industri. Untuk mendapatkan efisensi yang bagus maka diperlukan cara pemakaain dan pengendalian motor sangat penting sekali. Masih banyak industri kecil dan industri menengah untuk menjalankan dan mematikan motor tanpa pengereman. pada saat tombol start ditekan maka kontaktor 1 aktif dan kontaktor 2 aktif sehingga motor berputar, Saat kontaktor 2 aktif diikuti timer membaca waktu selama 6 detik. Setelah timer selesai membaca waktu kontaktor 1 tetap aktif sedangkan kontaktor 2 off dan motor tidak langsung mati  tetapi pada rotornya masih berputar sampai menunggu waktu selama 28 detik agar motor benar-benar mati. Hal ini dikarenakan pada motor tidak dihasilkan kopel untuk menghentikan motor. Dengan menggunakan Sistem pengereman secara otomatis dengan TDR. Dalam penelitian ini menggunakan 3 buah kontaktor yaitu kontaktor 1 sebagai stand by, kontaktor 2 digunakan untuk menggerakan motor induksi sedangkan kontor 3 digunakan sebagai pengereman motor. Pada saat tombol start ditekan maka kontaktor 1 aktif, kontarktor 2 aktif dan motor berputar, sedangkan kontaktor 3 tidak aktif. Saat kontaktor 2 aktif maka motor berputar dan diikuti timer bekerja membaca waktu selama 6 detik. Setelah selesai timer membaca waktu sebesar 6 detik maka kontaktor 1 aktif, kontaktor 2 mati dan kontaktor 3 aktif dan mematikan motor dengan waktu 0,85 detik. Hal ini disebabkan dengan menggunakan pengereman diode bridge maka timbul suatu kopel rem. Dan kopel rem ini akan bekerja untuk menghentikan energi kinetis yang dihasilkan pada motor. Dengan memakai pengereman ada pengiritan waktu sebesar yaitu 28 detik – 0,85 detik = 27,15 detik. Sedangkan penggunaan TDR untuk mengantikan kerja secara manual yaitu menekan tombol OFF dengan cara otomatis tanpa menekan tombol OFF. Pertama kali TDR disetting waktu selama 6 detik dimana motor akan kontaktor 2 mati sedangkan kontaktor 3 aktif tanpa harus menekan saklar OFF. Pada penelitian ini untuk mematikan motor maka memamfaatkan arus searah dari diode bridge.
SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO KOMPOSIT ALUMUNIUM TEMBAGA (Al-Cu) DENGAN VARIASI KOMPOSISI Restu Candra Susila; Agung Supriyanto; Muh. Vendy Hermawan
Teknika Vol 7 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v7i4.216

Abstract

Pengembangan manufaktur senantiasa dilakukan hingga saat ini. Hal ini sebagai upaya untuk mendapatkan metode fabrikasi yang optimal. Pada penelitian ini dikembangkan pembuatan material komposit dengan menggunakan metode metalurgi serbuk. Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk mengetahui sifat mekanik paduan tembaga-aluminium yang dibentuk oleh metalurgi serbuk. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serbuk aluminium murni dan serbuk tembaga. Serbuk aluminium 300 mesh sebagai matrik dan serbuk tembaga 150 mesh sebagai penguat. Serbuk aluminium dan tembaga dicampur dan diaduk selama 2 menit dengan kecepatan 95 rpm, kemudian dimasukkan ke dalam cetakan yang kemudian dipress dengan alat press hidrolik yang dilengkapi dengan manometer dengan tekanan 300 psi, 3250 psi dan 3500 psi. Sampel hasil cetakan kemudian dipanaskan (sintering) dengan variasi suhu 400oC, 500 oC, dan 600 oC. Sedangkan waktu penahanan 45 menit, 60 menit dan 75 menit.  Sampel tersebut diuji kekerasan dan struktur mikro. Hasil pengujian kekerasan pada sampel 1 diperoleh nilai kekerasan rata-rata sebesar 22,32 kg/mm2. Sampel 2 diperoleh nilai kekerasan rata-rata 23,62 kg/mm2. Sampel 3 diperoleh nilai kekerasan 24,95 kg/mm2. Dari ketiga sampel tersebut, menunjukkan bahwa semakin tinggi tekanan kompaksi serta semakin tinggi suhu sintering maka semakin tinggi pula nilai kekerasan material. Selanjutnya sampel benda jadi dilakukan uji foto mirographi untuk mengetahui porositasnya. Dari hasil fotographi diperoleh sampel 1,2 dan 3 terdapat porositas yang ditandai dengan gambar berwarna kelabu. Dari gambar diketahui bahwa jumlah porositas menunjukkan variasi dari ketiga sampel. Hal ini diungkinkan karena pengaruh pengadukan (mixing) yang kurang merata (homogen).
PERANCANGAN TEMPERATUR DETEKSI DINI PADA RUANG PENDINGIN OBAT VAKSIN DENGAN TEMPERATUR DATA LOGGER MIKROKONTROL ARDUINO DENGAN SENSOR SUHU Ds18b20 Agus Rianto; Roedy Kristiyono
Teknika Vol 8 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v8i1.196

Abstract

Data logger temperature adalah merupakan alat ukur suhu yang digunakan untuk mengukur dan mencatat secara otomatis tersimapan di memori pada kondisi lingkungan seperti mengetahui temperatur suhu, dalam perancangan ini data suhu akan disimpan di memori  mikro SD sedangkan untuk sensor suhu yang di gunakan adalah sensor suhu Ds18b20 waterproof.  Untuk mikrokontrol yang di gunakan yaitu Arduino uno yang berfungsi untuk mengontrol dan mengolah data suhu dimana untuk batas suhu yang ditentukan dengan set point. Pada saat suhu di tentukan batas maksimal maka alat akan memberi notifikasi berupa alarm. Dalam penelitian ini bertujuan untuk rancang bangun sistem control untuk mendeteksi suhu yang ditentukan dengan notifikasi alarm dan data suhunya dapat di simpan secara otomatis di memori SD Card. Dengan sistem ini pengguna akan lebih mudah untuk memantau suhu ruang penyimpanan vaksin. Temperatur penyimpanan vaksin pada cold room antara 2°C sampai 8°, sebagai dasar untuk menetukan batas suhu antara 2°C sampai 8°C , pada set point disini untuk menentukan batas maksimal suhu 8°C pada saat suhu melebihi batas yang di tentukan misal di setting suhu maksimal 8°C maka alat akan memberi notifikasi berupa alarm apabila suhu dalam ruang penyimpanan melebihi suhu  ?   8°C. Perancangan temperatur deteksi dini pada ruang pendingin obat vaksin dengan temperatur data logger dengan mikrokontrol  Arduino Uno dengan sensor suhu Ds18b20 data suhu akan tersimpan ke memori mikro sd secara realtime dimana data nya bisa dilihat di  excel, sehingga pengguna akan mudah untuk membaca suhu yang tersimpan. Dengan system ini pengguna tidak tidak direpotkan untuk mencatat secara manual suhu vaksin yang disimpan di ruang pendingin. Metode yang digunakan yaitu dengan pengujian setiap blok rangkaian  pengujian deteksi dini temperatur dengan pengaturan  set point, pengujian SD Card untuk penyimpanan data suhu ke memori. Hasil yang dihasil kan yaitu produk alat berupa sistem kontrol pada ruang pendingin untuk mendeteksi dini temperatur berupa notifikasi alarm dan data temperatur akan tersimpan secara otomatis di memori SD Card.
STUDI VARIASI TEMPERATUR HARDENING TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4340 MELALUI JOMINY TEST: STUDI VARIASI TEMPERATUR HARDENING TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4340 MELALUI JOMINY TEST Kaleb Priyanto; Martinus Heru Palmiyanto; Bambang Hari Priyambodo; Edi Cahyono
Teknika Vol 8 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v8i1.205

Abstract

Baja AISI 4340 merupakan salah satu material yang dipilih sebagai bahan pembuatan komponen mesin. Bagian-bagian mesin seperti batang torak, poros, maupun roda gigi rentan terhadap gesekan dan tekanan. Gesekan dan tekanan yang diterima oleh komponen mesin akan menghasilkan deformasi, sehingga diperlukan perlakuan panas (heat treatment) untuk meningkatkan ketahanan fisis material baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekerasan material Baja AISI 4340 melalui pengujian jominy dengan variasi temperatur hardening. Empat buah spesimen Baja AISI 4340 disiapkan sebagai sampel uji di antaranya raw material, serta sampel dengan pemanasan 750°C, 800°C, dan 850°C. Setiap sampel diberi perlakuan sesuai standar uji jominy ASTM A255. Hasil pengujian Hardness Rockwell Tester Skala C (HRC) menunjukkan nilai rata-rata kekerasan spesimen dengan proses heat treatment 800°C mengalami kenaikan 6,01% dari raw material, yaitu sebesar 50,15HRC, 48,6HRC, dan 41,68HRC. Nilai kekerasan spesimen tertinggi diperoleh dari hasil pengujian spesimen dengan proses heat treatment 850°C yang mengalami kenaikan nilai kekerasan 7,31% dari raw material yaitu sebesar 51,45HRC, 44,55HRC, dan 44,06HRC. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur akhir pemanasan pada spesimen baja 4340, berdampak ada peningkatan nilai kekerasan yang dihasilkan.

Page 6 of 12 | Total Record : 115