cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 123 Documents clear
Menggagas Budaya Membaca: Implementasi GLS di SMPN 3 Kawali Martina, Dewi Tri; Maulana, Farhan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMP Negeri 3 Kawali, Kabupaten Ciamis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali data mendalam dari berbagai informan kunci, termasuk Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaksanaan GLS di sekolah tersebut belum berjalan secara berkesinambungan. Upaya strategis yang telah diinisiasi sekolah meliputi: (1) diversifikasi sumber buku bacaan; (2) pengalokasian waktu membaca selama dua jam pelajaran setiap hari Rabu; (3) penerapan rutinitas membaca 15 menit sebelum KBM; serta (4) penyediaan laboratorium komputer sebagai fasilitas literasi digital. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah hambatan krusial, antara lain: (1) inkonsistensi dalam penerapan budaya baca 15 menit; (2) ketidakteraturan jadwal membaca mingguan; (3) keterbatasan sarana dan prasarana perpustakaan; serta (4) lemahnya mekanisme pengawasan dalam pelaksanaan program. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi GLS memerlukan sinergi dan dukungan penuh dari seluruh komponen sekolah, mulai dari pengawas sekolah, manajemen sekolah, hingga komite sekolah, guna memastikan keberlanjutan program.
Penerapan Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Matnul Ghayah Wat Taqrib Santri Putra Di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Rozi, Fakhru; Fernadi, M. Feri; Nugraha, Hendika Adi
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab Matnul Ghayah wat Taqrib pada santri putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk menganalisis penerapan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab Matnul Ghayah wat Taqrib pada santri putra di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Lampung Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menekankan interaksi santri–ustaz, mekanisme penyetoran bacaan, serta respons santri terhadap sorogan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, sehingga temuan memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas sorogan dalam pembelajaran kitab fikih klasik. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode sorogan dalam pembelajaran kitab Matnul Ghayah wat Taqrib di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin secara signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran santri putra. Sorogan efektif dalam meningkatkan ketepatan membaca teks Arab gundul melalui interaksi individual dan korektif antara santri dan ustaz. Metode ini juga mendorong pemahaman makna lafaz dan kandungan fikih secara mendalam, serta memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab belajar santri melalui kewajiban penyetoran bacaan rutin. Dengan demikian, sorogan tidak hanya mempertahankan tradisi pesantren, tetapi juga relevan secara pedagogis modern, menjadi strategi holistik yang mengintegrasikan kemampuan linguistik, pemahaman fikih, dan pembentukan karakter belajar santri. Kata Kunci ; Metode Sorogan, Pembelajaran Kitab Kuning, Kedisiplinan Santri
Implementasi Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Aditya, Riski; Hartati, Suci; Novianti, Ratika
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan, dengan landasan argumen bahwa mutu pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individual guru, tetapi sangat dipengaruhi oleh sistem manajerial yang mengatur proses pengembangan kompetensi tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi kepala madrasah dan guru yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pelaksanaan pengembangan kompetensi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran dan supervisi akademik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan berlangsung secara kontekstual dan berorientasi langsung pada peningkatan mutu pembelajaran. Perencanaan pengembangan kompetensi guru didasarkan pada kebutuhan nyata pembelajaran yang diidentifikasi melalui observasi kelas, supervisi akademik, dan diskusi reflektif, bukan pada pendekatan administratif formal. Kepala madrasah berperan strategis sebagai penggerak utama melalui kepemimpinan pembelajaran yang partisipatif, dialogis, dan berorientasi pada pendampingan profesional guru. Evaluasi pengembangan kompetensi dilakukan secara reflektif melalui observasi dan umpan balik informal yang mendorong keterbukaan guru terhadap perbaikan berkelanjutan. Meskipun berkontribusi positif terhadap mutu pembelajaran, praktik ini masih memerlukan penguatan sistem dokumentasi dan instrumen evaluasi agar lebih sistematis dan berkelanjutan. Kata Kunci ; Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru, Mutu Pembelajaran, Kepemimpinan Pembelajaran
Ketidakefisienan Pengelolaan Usaha Warung Makan Kuning Ditinjau dari Penerapan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia di Kecamatan Cerme Fadila, Fathiatul Eka; Mandasari, Virginia
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2315

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji ketidakefisienan pengelolaan usaha warung makan kuning ditinjau dari penerapan fungsi manajemen sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap pemilik usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketidakefisienan pengelolaan usaha disebabkan oleh belum optimalnya penerapan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sumber daya manusia. Pemilik usaha masih mengandalkan pengalaman dan intuisi dalam perencanaan produksi dan tenaga kerja, pembagian tugas belum jelas, pengarahan kerja belum terstruktur, serta pengawasan terhadap keuangan dan operasional belum berjalan secara konsisten. Kondisi tersebut menyebabkan beban kerja tidak seimbang, keterbatasan pemanfaatan peluang pasar, serta tingginya ketergantungan usaha pada peran pemilik. Kegiatan pengabdian ini memberikan pemahaman awal kepada pelaku usaha mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya manusia sebagai aset strategis sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, dan keberlanjutan usaha warung makan kuning di Kecamatan Cerme.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Efektivitas Pendidikan Islam sebagai Disiplin Ilmu di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi Hamid, Abdul; Zainulloh, Fajar; Rofiq, Ainur
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2316

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua yang dipilih purposively. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan koding terbuka, aksial, dan selektif. Validitas data dijaga melalui triangulasi dan member checking. Metode ini memungkinkan pemahaman mendalam tentang praktik kepemimpinan, strategi inovatif, dan kontribusinya terhadap penguatan pendidikan Islam. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah di Madrasah Aliyah Al-Amiriyyah Darussalam Banyuwangi berperan sentral dalam meningkatkan efektivitas pendidikan Islam sebagai disiplin ilmu. Kepala sekolah menerapkan kepemimpinan visioner, kolaboratif, dan adaptif, membangun budaya akademik dan religius, mendorong kolaborasi guru, siswa, orang tua, serta stakeholder, dan menyesuaikan strategi pembelajaran serta kurikulum dengan tuntutan modernisasi. Pendekatan ini memperkuat kedisiplinan akademik, pemahaman nilai Islam, inovasi pembelajaran, dan keberlanjutan program, menjadikan madrasah responsif, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan cerdas, berakhlak, dan kompetitif.
Penguatan Karakter Siswa SD Melalui Penyuluhan Anti Bullying dan Edukasi Hukum Tindak Kekerasan oleh Mahasiswa KKN di Desa Dewi Sri Syafrina, Riva; Salsabila, Nurhikmatus; Rangkuti, Nabila Balkis; Pohan, Meliya Rahmah; Natasya, Mahrofa Zagia; Sutarini, Sutarini
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2317

Abstract

Edukasi bullying dan pengenalan hukum untuk membentuk peserta didik untuk memiliki integritas moral, etika, dan kepribadian yang baik. Di tengah tantangan degradasi moral, penyimpangan perilaku, dan krisis identitas yang semakin marak pada anak usia sekolah dasar, melalui pengenalan dasar hukum sebagai sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi bullying dan mengenal hukum dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar tanpa kekerasan, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dikembangkan,serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan presentasi edukasi, wawancara mendalam dengan guru pembina, kepala sekolah, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi terhadap perencanaan dan laporan kegiatan sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV hingga VI dari lima sekolah dasar di desa dewi sri. Analisis data dilakukan secara induktif dengan cara reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi anti bullying secara signifikan mampu mengembangkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.
Strategi Guru dalam Membentuk Rasa Toleransi Beragama di SMA Swasta Sinar Husni Fadhilah, Aisyah; Lubis, Yani; Dina Selvia, Dina; Siahaan, Hasan Agara
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam membentuk rasa toleransi beragama di SMA Swasta Sinar Husni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama, guru PPKn, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan wali kelas yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi, member check, dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk rasa toleransi beragama dilakukan melalui beberapa pendekatan utama, yaitu integrasi nilai toleransi dalam proses pembelajaran, keteladanan sikap guru, pembiasaan melalui budaya sekolah yang inklusif, serta pendekatan dialogis dalam menyikapi perbedaan dan potensi konflik antar siswa. Strategi tersebut diterapkan secara terencana dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong siswa untuk memahami dan mempraktikkan sikap saling menghormati dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat strategis dalam menanamkan nilai toleransi beragama, terutama melalui kombinasi pendekatan pedagogis, kultural, dan keteladanan yang kontekstual dengan lingkungan sekolah multikultural.
Pemanfaatan Literasi Digital dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Abad 21 di SMA Swasta Sinar Husni Khairunnisa, Syahda; Lubis, Yani; Siregar, Evy Juliani; Nazib, Ainun
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan literasi digital dalam pembelajaran, menganalisis perannya dalam meningkatkan minat baca siswa abad ke-21, serta mengidentifikasi kendala dan peluang penguatan budaya membaca di SMA Swasta Sinar Husni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, pengelola perpustakaan, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital telah dimanfaatkan melalui penggunaan e-book, artikel daring, perpustakaan digital, dan platform pembelajaran berbasis internet. Pemanfaatan literasi digital memberikan pengaruh positif terhadap minat baca siswa, ditandai dengan meningkatnya ketertarikan, frekuensi membaca, serta perubahan perilaku membaca siswa ke arah yang lebih adaptif terhadap teknologi. Literasi digital juga berperan dalam menciptakan pengalaman membaca yang lebih menarik dan kontekstual sesuai dengan karakteristik siswa abad ke-21. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital merupakan strategi penting dalam meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah menengah.
Problematika Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SD IT Rabbani Kutacane Aceh Tenggara) Busni, Rajeti
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2325

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah pada masa pandemi Covid-19 mempunyai banyak permasalahan yang dihadapi. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia mengharuskan mengambil sikap dalam mencegah penularan yang lebih luas, termasuk sektor pendidikan. Berkaitan dengan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil sikap tegas melalui beberapa surat edaran berkaitan tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19. Tulisan ini mengkaji pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa pandemi Covid-19 berkaitan dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh. Proses pembelajaran jarak jauh merupakan solusi yang dalam pelaksanaannya belum optimal secara keseluruhan. Ada hal yang harus diperhatikan dalam pembelajaran jarak jauh ini antara lain sumber daya guru harus ditingkatkan kualitasnya, baik dari segi konten maupun metodologi juga dalam hal pemanfaatan teknologi informasi. Selain itu, peserta didik juga kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh ini, baik itu disebabkan jaringan internet yang kurang stabil maupun dari segi penyediaan kuota internet yang terbatas. Tujuan penulisan artikel ini untuk mempelajari dan memahami permasalahan dalam kegiatan pembelajaran di masa pandemi yakni pembelajaran jarak jauh agar peserta didik bisa mengikutinya dengan aktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan observatif. Hasil kajian ini membuktikan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan pada sistem belajar yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespons materi yang disampaikan.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPAS Melalui Workshop Deep Learning Berbasis Proyek Bagi Guru SD Asrial, Asrial; Yusnidar, Yusnidar; Destrinelli, Destrinelli; Sofwan, Muhammad; Sari, Nurmala
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2330

Abstract

pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran IPAS yang bermakna, kontekstual, dan mendorong keterlibatan aktif serta pemahaman mendalam peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan materi pembelajaran IPAS berbasis deep learning melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PJBL). Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop bersama guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus II Anggrek di SDN 96 Kota Jambi. Workshop dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui diskusi, praktik langsung, dan pendampingan pengembangan materi pembelajaran. Materi yang diberikan meliputi konsep pembelajaran mendalam, penerapan pembelajaran berbasis proyek, pengembangan modul IPAS kontekstual, serta pemanfaatan teknologi dan media digital untuk mendukung proses pembelajaran. Guru dilibatkan secara aktif dalam merancang proyek pembelajaran yang relevan dengan konteks lingkungan sekolah dan kebutuhan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan respon yang sangat positif dari peserta. Guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mampu menghasilkan produk pembelajaran berupa modul dan rancangan proyek IPAS yang siap diterapkan di kelas. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kreativitas, produktivitas, dan kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran IPAS yang lebih bermakna. Melalui forum KKG, kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Page 10 of 13 | Total Record : 123