cover
Contact Name
Jhon Hardy Purba
Contact Email
daiwiwidya1@gmail.com
Phone
+6287762695157
Journal Mail Official
daiwiwidya1@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/DW/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
ISSN : 2406730X     EISSN : 26227169     DOI : https://doi.org/10.37637
Core Subject : Education,
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles 406 Documents
LOKAKARYA YANG DITINDAKLANJUTI DENGAN SUPERVISI AKADEMIK DIUPAYAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU BERTINDAK SEBAGAI EVALUATOR, MOTIVATOR DAN FASILITATOR DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SMPN 3 SIJUK PADA SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Sri Sukmi Putriaty
Daiwi Widya Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v6i3.227

Abstract

Penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan guru bertindak sebagai evaluator, motivator dan fasilitator. Hasil tersebut jauh dibawah KKM yang diharapkan sehingga perlu dicanangkan peningkatan yang lebih baik melalui lokakarya yang ditindaklanjuti dengan supervisi akademik. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana masing- masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari tiga kali pertemuan, demikian pula halnya dengan Siklus II. Data digali dengan tes, hasil 69 (kualitatif C), pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 80 (kualitatif B) dan pada siklus II mengalami peningkatan mencapai 91 (kualitatif A). Hal itu menandakan bahwa lokakarya yang ditindaklanjuti dengan supervisi akademik telah berhasil meningkatkan kemampuan guru bertindak sebagai evaluator, motivator dan fasilitator
UPAYA PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI SMA NEGERI 1 SUKASADA Putu Dana
Daiwi Widya Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i2.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) meningkatkan mutu pembelajaran siswa SMA Negeri 1 Sukasada, 2) meningkatkan minat belajar siswa SMA Negeri 1 Sukasada, 3) meningkatkan kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran sehingga sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Subjek yang disupervisi adalah guru di SMA Negeri 1 Sukasada Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Adapun sasaran utama dilakukannya supervisi akademik guru SMA Negeri 1 Sukasada adalah untuk menguji kemampuan-kemampuan guru dalam merencanakan kegiatan pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, memanfaatkan hasil penilaian untuk peningkatan layanan pembelajaran, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, memanfaatkan sumber belajar yang tersedia, dan mengembangkan interaksi pembelajaran (strategi, metode, teknik) yang tepat. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus. Dari hasil pemantauan dan evaluasi menunjukkan adanya keseriusan para guru yang disupervisi akademik menghasilkan tidak hanya peningkatan kemampuan mengajar mereka, melainkan juga administrasi mengajar mereka lengkap sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran di SMA Negeri 1 Sukasada
MENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMAMPUAN GURU SMA NEGERI 3 SINGARAJA DALAM MENGELOLA PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PENERAPAN SUPERVISI DIREKTIF PADA SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Made Sri Astiti
Daiwi Widya Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v9i1.1011

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi dan kemampuan guru SMA Negeri 3 Singaraja dalam mengelola proses pembelajaran pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 melalui penerapan supervisi direktif. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian tindakan sekolah pada guru mata pelajaran MIPA pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 15 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dimana setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, observasi-evaluasi, dan tahap refleksi. Objek penelitian ini adalah motivasi berprestasi dan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran. Untuk mengukur motivasi berprestasi digunakan kuesioner motivasi berprestasi dan untuk mengukur kemampuan guru mengelola proses pembelajaran digunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil analisis data dmenunjukkan bahwa: 1) Penerapan supervisi direktif dapat meningkatan motivasi berprestasi guru SMA Negeri 3 Singaraja pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata motivasi berprestasi guru pada siklus II mencapai 85,07 lebih besar dari siklus I yang baru mencapai 72,63, atau mengalami peningkatan sebesar 17,13%. Kategori motivasi berprestasi guru pada siklus I pada kategori sedang meningkat pada siklus II menjadi kategori tinggi. 2) Penerapan supervisi direktif dapat meningkatan kemampuan guru SMA Negeri 3 Singaraja dalam mengelola proses pembelajaran pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Hal ini diindikasikan dari rata-rata kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran pada siklus II mencapai 85,68 lebih besar dari siklus I yang baru mencapai 71,73, atau mengalami peningkatan sebesar 19,45%. Secara kualitatif terjadi peningkatan kualifikasi kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran yakni dari kategori sedang pada siklus I menjadi kategori tinggi pada siklus II. Sejalan dengan hasil penelitian ini disarankan agar para kepala sekolah yang memiliki permasalahan sejenis agar mempertimbangkan kegiatan supervisi direktif sebagai upaya meningkatkan motivasi berprestasi dan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran.
PENGGUNAAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V I Gusti Ayu Sri Mas Megawati
Daiwi Widya Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v6i2.218

Abstract

Berdasarkan refleksi awal hampir seluruh peserta didik menganggap bahwa proses belajar Bahasa Indonesia adalah proses mendengar, berbicara, membaca serta menulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, sesuai dengan sumber belajar yang ditentukan. Pandangan inilah kemudian mendorong peserta didik untuk menempatkan pelajaran Bahasa Indonesia merupakan pelajaran yang sulit dan membosankan. Sehingga beberapa siswa di kelas Vsemester I SD Negeri 6 Peguyangan mengalami permasalahan pada nilai belajar Bahasa Indonesia. Melihat data yang diperoleh rendahnya prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V semester I SD Negeri 6 Peguyangan yang baru mencapai rata-rata 55,53 menunjukkan bahwa peserta didik yang diteliti kemampuannya masih sangat rendah.Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas Vsemester I SD Negeri 6 Peguyanggan tahun pelajaran 2017/2018 setelah melalui usaha maksimal model Contextual Teaching And Learning. Setelah data dikumpulkan menggunakan alat berupa tes prestasi belajar Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Pemerolehan hasil penelitian siswa dari rata-rata awal 55,53 naik menjadi 71,56 pada siklus I dan naik menjadi 81,33 pada siklus II. Hasil pada siklus II sudah sesuai harapan indikator keberhasilan penelitian oleh karenanya penelitian ini tidak dilanjutkan ke siklus berikutnya. Dengan perolehan data tersebut dapat dipastikan bahwa simpulan pada penelitian ini adalah dengan usaha maksimal model Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas V semester I SD Negeri 6 Peguyangan Tahun Pelajaran 2017/2018.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SD NEGERI 1 JUNGUTBATU I Wayan Mudiana
Daiwi Widya Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i1.241

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika, subyek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri 1 Jungutbatu berjumlah 26 orang. Data nilai awal baru mencapai nilai 58,85 dengan ketuntatasan belajar 30,77% peniliti berupaya mengganti metode konvensisonal menjadi metode yang konstruktivis menggunakan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran Tematik. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan masing-masing mulai perencanaan, pelaksanaa, observasi dan refleksi. Setelah data dikumpulkan menggunakan tes dan dianalisis dengan analisis deskriptif, diperoleh peningkatan hasil belajar pada siklus I menjadi 64,92 dengan ketuntasan belajar 53,85% dan pada siklus II sudah meningkat sesuai harapan yaitu rata-rata-kelas yang dicapai 77,42 sudah melebihi KKM mata pelajaran Matematika disekolah ini dengan ketuntasan belajar 92,31% yang melebihi indicator keberhasilannya penelitian yaitu 85% kesimpulan yang bisa disampaikan adalah penggunaan model pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran Tematik dalam proses pembelajaran dapat meningkatakan hasil belajar anak
PENERAPAN KEMAMPUAN BERPIKIR MANTIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS I Gusti Ngurah Puger; Dewa Nyoman Redana
Daiwi Widya Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v6i2.209

Abstract

Dalam pembelajaran sains di sekolah menengah, seperti SMP dan SMA, guru-guru yang mengajar bidang studi tersebut jarang sekali melatih siswa untuk berpikir secara deduktif dan induktif. Berpikir secara deduktif dengan menggunakan belahan otak kiri (BKI) dapat digunakan sebagai sarana abstraksi konsep. Sedangkan, berpikir secara induktif dengan menggunakan belahan otak kanan (BKA) dapat digunakan sebagai sarana konkretisasi konsep. Proses berpikir dengan menggunakan belahan otak kiri (BKI) dan belahan otak kanan (BKA) secara bergantian dalam pembelajaran sains, atau penggabungan proses berpikir secara deduktif dan berpikir secara induktif dalam rangka mencapai belajar bermakna sering dikenal dengan berpikir mantik.
PENGAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK LUAR BIASA (ALB) Kadek Yati Fitria Dewi
Daiwi Widya Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v6i1.200

Abstract

Pemerintah menjamin terselenggaranya pendidikan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa batasan golongan, sosial maupun ekonomi. Bahkan, pendidikan yang layak juga berhak dinikmati oleh anak-anak yang berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak-anak yang dalam beberapa hal berbeda dengan anakanak lain pada umunya. Diantara ABK terdapat Anak Luar Biasa (ALB) yang terdiri atas anak-anak tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras dan tunaganda. Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran untuk ALB yakni guru, pelatihan, kurikulum, sarana prasarana, evaluasi dan strategi pembelajaran. Untuk metode pengajaran dapat berupa prompt, ceramah, diskusi dan tanya jawab. Sedangkan untuk pengajaran Bahasa Inggris dapat menggunakan direct method, total physical response (TPR), dan lexical approach. Selain metode pembelajaran, proses pembelajaran untuk ALB dapat berjalan baik dengan dukungan media pembelajaran diantaranya penggunaan realia, slides, film strips, cards dan video interaktif. Proses evaluasi pembelajaran bahasa Inggris untuk ALB hendaknya juga tidak hanya berorientasi pada produk tetapi juga pada proses. Beberapa cara penilaian yang bisa dilakukan adalah berupa catatan anekdotal, ceklis, wawancara dan retelling story (menceritakan kembali). Penilaian yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi bahasa tetapi juga kemampuan berbahasa akan mampu memndorong ALB untuk dapat menggunakan bahasa Inggris secara fungsional dan kontekstual. Pengajaran Bahasa Inggris pada ALB tidak jauh berbeda dengan pembelajaran bahasa pada umumnya bagi anak-anak normal pada umumnya. Namun demikian, pengajaran ALB memang memiliki tantangannya tersendiri. Pengajar dituntut untuk memiliki kompetensi lebih dalam mengajar ALB dibandingkan mengajar anak-anak pada umumnya, misalnya seorang pengajar dituntut untuk mampu memahami kebutuhan ALB sehingga mampu merancang, melaksanakan dan mengevaluasi proses pendidikan ALB dengan baik.
PENGGUNAAN METODE KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PRAKARYA PADA SISWA SMP NEGERI 2 TEJAKULA Nyoman Arsani
Daiwi Widya Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v7i3.264

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 2 Tejakula pada siswa Kelas IX D dengan kondisi hasil belajar prakarya siswa rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar prakarya pada siswa. Metode pengumpulan data yang dipergunakan adalah tes observasi hasil belajar siswa. Metode analisis datanya adalah metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penggunaan metode kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ini terbukti adanya perkembangan hasil belajar prakarya pada siswa yang awalnya rata-rata kelasnya 68,1, dengan ketuntasan 37,04, selanjutnya setelah pelaksanaan pada siklus I, hasil belajar siswa meningkat rataratanya menjadi 74,44 dengan ketuntasan klasikal 62,96%. Dari Siklus I ke Siklus II juga terjadi peningkatan hasil belajar prakarya siswa dengan rata-rata menjadi 77,03 dan ketuntasan klasikal 100%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penggunaan metode kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar prakarya pada siswa kelas IX D semester ganjil SMP N 2 Tejakula tahun pelajaran 2019/2020.
PENANAMAN NILAI-NILAI KEIMANAN DENGAN PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA KELAS II SEMESTER I SD NEGERI 3 SEMARAPURA KLOD TAHUN PELAJARAN 2015/2016 I Wayan Gina
Daiwi Widya Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v5i2.182

Abstract

Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah penanaman nilai-nilai keimanan dengan metode demonstrasi berbantuan media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu siswa. Subyek penelitian adalah siswa kelas II Semester I Tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 14 orang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus, masingmasing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/ evaluasi dan refleksi. Permasalahan yang ditemukan sebelum diadakan penelitian adalah hasil belajar masih rendah belum mencapai KKM yang ditetapkan. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai keimanan dengan metode demonstrasi dengan teknik berbantuan media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 67, pada siklus I menjadi 71 dan pada siklus II menjadi 75. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai keimanan melalui metode demonstrasi dengan teknik berbantuan media gambar dapat meningkatkan prestasi belajar Agama Hindu siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU PRODUKTIF SMK NEGERI 6 BATAM, SMKS MHS BATAM, SMKS PUTRA BATAM DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY SESUAI KURIKULUM 2013 MELALUI WORKSHOP Suradi Suradi
Daiwi Widya Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v6i3.232

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 6 Batam, SMKS MHS Batam, dan SMKS Putra Batam, yang dilatar belakangi karena rendahnya kemampuan guru melaksanakan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran teaching factory yang sesuai Kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru SMK Negeri 6 Batam, SMKS MHS Batam, dan SMKS Putra Batam dalam melaksanakan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran teaching factory sesuai Kurikulum 2013 melalui workshop. Sebuah tantangan bagi guru karena harus meninggalkan strategi pembelajaran yang berpusat pada guru ke strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil yang diperoleh pada awalnya baru mencapai rata-rata 74 (C) pada siklus I meningkat menjadi 83 (B) dan pada siklus II meningkat menjadi 92(A). Kesimpulan penelitian ini adalah kegiatan workshop dapat meningkatkan kemampuan guru-guru melaksanakan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran teaching factory sesuai Kurikulum 2013.