Articles
252 Documents
PENGENALAN DAN PELATIHAN DESAIN GRAFIS MENGGUNAKAN CANVA PADA SMP CAHAYA ASHILLA
Agung Siswopranoto;
Galuh Saputri;
Ria Ester
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (765.134 KB)
Perkembangan aplikasi di bidang teknologi informasi saat ini sangat memberikan pengaruh yang besar di berbagai bidang. Khususnya pada salah satu bidang industri kreatif seperti periklanan, papan nama, dan desain grafis. Dalam zaman digital dan serab teknologi saat ini, sangat pesat perkembangan dari design world. Contohnya pada siswa/i yang sedang bersekolah butuh diberikan ilmu tentang multimedia khususnya graphic design untuk persiapan skill setelah lulus sekolah menuju dunia kerja, kemudian pengguna terbesar internet di Indonesia yaitu remaja. Remaja awal yang sering bereksperimen dengan suatu hal yang baru dan keingintahuan yang tinggi adalah remaja setingkat SMP. Karena itu, pelatihan keahlian berupa desain grafis dan pemasaran iklan dan poster online sangat penting dikenalkan kepada remaja setingkat SMP. Tempat pelaksanaan PKM yaitu di SMP Cahaya Ashilla yang berlokasi di Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. Pada pengenalan dan pelatihan desain ini menggunakan aplikasi Canva. Dengan diberikannya bekal desain grafis, diharapkan para siswa/i kelas VII SMP Cahaya Ashilla setelah lulus sekolah dapat berkompetisi di dunia kerja, dapat memajukan kualitas karya dan kreativitas yang berguna untuk masyarakat dan diharapkan pelatihan desain grafis ini bisa memberikan manfaat yang positif untuk siswa/i SMP Cahaya Ashilla.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMBUATAN KONTEN BERMANFAAT SEBAGAI SARANA DAKWAH DAN PENDIDIKAN PADA ERA DIGITAL
Khaerul Ma'mur;
Anis Mirza;
Muhammad Rosyid Ridlo;
Resmi Resmi;
Muhamad Rizki Akbar
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (713.361 KB)
Di masa pandemi, banyak siswa sekolah yang diharuskan menggunakan gawai untuk menunjang pembelajarandaring. Salah satunya di SMP Islam Budaya Sawangan, Depok. Di sekolah ini siswa diperbolehkan menggunakangawai saat belajar daring. Namun ketika pembelajaran usai, banyak siswa yang mengakses internet atau mediasosial untuk membuka konten-konten yang lewat di beranda. Sayangnya, banyak beredar konten-konten diinternet atau aplikasi jejaring sosial yang kurang bermanfaat, menjadikan penggunanya ikut terpapar pemikirandan kegiatan yang tidak bermanfaat pula. Apalagi yang melihat konten-konten tersebut ialah rata-rata usia remaja,yang mana usia tersebut perlu pendampingan dari orang yang lebih dewasa. Hal semacam ini membuat resahbanyak kalangan, terutama para orangtua. Sehingga dirasa perlu adanya pengganti konten yang lebih bermanfaat.Dan untuk memperkaya konten-konten yang bermanfaat, diperlukan kemampuan dalam membuat atau mendesainisi kontennya. Para siswa diharapkan menjadi pionir pembuat konten bermanfaat dengan nilai dan tujuan yangmengajak kepada kebaikan. Sehingga aplikasi Canva dipilih untuk menjadi sebuah alat bantu dalammempermudah dan mempercepat pembuatan konten sekaligus dapat mengcounter konten kurang bermanfaat yangsudah sangat meresahkan saat ini. Selain itu agar para pengabdi lainnya dapat memberikan penyuluhan danpelatihan yang sama sebagai bentuk penyelamatan generasi muda dari dampak negatif kecanduan konten tidakbermanfaat.
PENGENALAN E-COMMERCE UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISWA/I PONDOK PESANTREN DAAR EL-HIKAM CIPUTAT DALAM BERWIRAUSAHA
Deanna Durbin Hutagalung;
Cholis Hanifurohman;
Rengga Herdiansyah;
Hedy Aditya Baskhara
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (978.911 KB)
Perdagangan secara elektronik atau E-Commerce semakin banyak diminati oleh masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional, hal ini didukung oleh semakin banyaknya kemudahan melakukan transaksi yang ditawarkan dengan e-commerce. E-commerce berkembang pesat juga dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat milenia sekarang ini yang lebih suka berbelanja secara online. Tidak hanya berbelanja secara online, masyarakat juga semakin banyak yang merubah profesi menjadi enterpreuneur atau pengusaha, khususnya di masa pandemi Covid 19. Setelah pandemi, masyarakat menjadi terbiasa dengan berbelanja secara online disebabkan karena kemudahan, kepuasan dan berbagai aspek lain yang ditawarkan berbagai platform digital. Melihat trend berbelanja secara online ini maka masyarakat juga semakin jeli melihat peluang-peluang bisnis. Bisnis e-commerce di dunia mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan di Indonesia meningkat 10 kali lipat dengan penambahan pelanggan baru yang mencapai lebih dari 50% dalam berbagai platform e-commerce lokal untuk membantu proses pembelian barang dari konsumen ke pasar. Melihat besarnya peluang E-Commerce di masa sekarang dan yang akan datang, maka penting dipahami pengetahuan dasar E-Commmerce, keamanan, peluang dan metode untuk bisa menjadi pelaku dalam wirasusaha. Oleh sebab itu tim dosen Universitas Pamulang turut ambil bagian berbagi ilmu kepada para siswa/i Pondok Pesantren Daar El-Hikam Ciputat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah membuka wawasan para siswa/i tentang E-Commerce sehingga dapat meningkatkan minat dalam berwirausaha. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan pelatihan. Hasil pelatihan diketahui bahwa siswa/i belum pernah mengikuti pelatihan wirausaha. Setelah mengisi kuesioner pelatihan, diperoleh hasil sekitar 76% siswa/i tertarik berwirausaha menggunakan E-Commmerce.
WORKSHOP MOTIVASI KARIR SISWA SMK MUHAMMADIYAH PARAKAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA DALAM MELAMAR KERJA
Syafril Chairiansyah
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (753.011 KB)
Dampak era Revolusi Industri 4.0 sangat berpengaruh pada segala sektor kehidupan, terutama sektor-sektor yang bergantung pada penggunaan teknologi informasi. Revolusi industri 4.0 mengakibatkan terjadinya kolaborasi teknologi dunia maya dengan teknologi otomatisasi. Tak luput hal ini berdampak pula pada dunia pendidikan.Berdasarkan data keluaran Badan Pusat Statistik bulan Agustus 2021, jumlah pengangguran terbuka menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan, lulusan SMK menempati urutan kedua pengangguran terbanyak setelah lulusan SMA. Sebanyak 23,2% diwakili oleh lulusan SMK. Untuk SMK Muhammadiyah Parakan terdapat beberapa permasalahan pada siswa di antaranya banyak siswa yang masih bingung harus melanjutkan pendidikan atau terjun ke dunia kerja setelah lulus sekolah. Untuk itu, diperlukan sebuah bentuk dorongan/motivasi dan pengetahuan yang mampu menjawab kebingungan dan mengarahkan mereka. Wujud nyata dari upaya tersebut adalah melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk workshop motivasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan dunia kerja di bidang TI yang melibatkan para dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang Tangerang Selatan, Banten.Pelaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai bentuk komitmen sosial terhadap lingkungan sekitar kampus, khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya. Upaya ini diwujudkan dengan partisipasi dosen dan mahasiswa secara langsung di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, Tri Darma Perguruan Tinggi, Workshop Motivasi
PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN LEMBAGA SOSIAL DESA MENUJU LEMBAGA MANDIRI BERBASIS PENGABDIAN YANG BERKELANJUTAN
Didin Hadi Saputra;
Nasuhi Nasuhi;
Mufidah Mufidah;
Masdani Masdani;
Ria Harmayani;
Teni Susanty
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (701.08 KB)
Dalam menghasilkan sebuah proses keilmuan, LSM tentu memiliki kewajiban sebagai tempat atau lokasi pengabdian kepada masyarakat, serta memiliki tujuan untuk memiliki serta menghasilkan keseimbangan atau balancing dalam berperan aktif mencerahkan dan atau memberikan pengetahuan kepada pihak mitra. Pada praktinya, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) harus mampu turut serta dalam menggali, mengembangkan, serta memperkuat segala potensi yang ada melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satu media atau obyek yang mampu menjadi wadah dalam menuangkan kegiatan pengabdian adalah Lembaga Sosial Desa (LSD) Anjani, Lombok Timur. Lembaga ini merupakan lembaga yang di didirikan oleh kelompok pemuda kreatif dan inovatif yang berada di salah satu desa di Lombok Timur. Materi atau bahan yang digunakan serta yang dipakai dalam pelaksanaan pengabdian kali ini adalah diskusi bersama dan ceramah.
PENGENALAN ETNOMATEMATIKA DALAM KAJIAN NUSANTARA
Tri Hidayati;
Wiwit Kurniawan;
Ines Heidiani Ikasari;
Ita Handayani;
Widyah Noviana
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (906.891 KB)
Permasalahan yang diangkat pada Yayasan Nusantara adalah kurangnya referensi tentang konsep matematika yang berciri khas nusantara yang bisa digunakan sebagai acuan dalam memperkaya kajian nusantara. Selain itu, Yayasan ini juga membutuhkan referensi yang digunakan untuk membangun cetak biru kurikulum pendidikan yang bernuansa ke-Indonesiaa-an. Keilmuan matematika di Indonesia belum berkembang sepenuhnya. Hal ini ditandai dengan kurangnya terbitan dalam keilmuan ini di Indonesia dan indeks literasi matematika yang rendah di Indonesia. Mathematical poverty ini perlu diatasi dengan menggunakan paradigma nusantara, yakni dengan mengembangkan konsep pembelajaran matematika yang sesuai dengan konteks keindonesiaan dan budaya nusantara. Tujuan dari pengabdian ini adalah menyuguhkan konsep etnomatematika yang terdiri dari elemen literasi, metarasi dan teknokrasi yang bersumber dari kebudayaan nusantara sebagai landasan dalam membentuk kurikulum pendidikan matematika Indonesia. Etnomatematika yang digunakan merujuk pada pemikiran Ubiratan D’Ambrosio. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini secara teknik diselenggarakan dalam bentuk seminar. Seminar ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep etnomatematika dalam budaya Indonesia untuk membentuk matematika nusantara. Implementasi pengabdian kepada masyarakat tentang etnomatematika ini berjalan dengan sukses. Subjek pengabdian merasa sangat senang dengan konsep yang diperkenalkan. Kesulitan mereka tentang referensi matematis dan berbagai pengetahuan eksakta yang akan dikembangkan sebagai kurikulum Nusantara bisa diatasi. Pengenalan konsep etnomatematika pada pengabdian masyarakat ini merupakan solusi bagi persoalan mereka yang membutuhkan referensi tentang kebudayaan lokal khususnya tentang matematika.
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN H5P
Endar Nirmala;
Sri Mulyati;
Shandi Noris;
Dola Irwanto
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (976.597 KB)
Pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan H5P pada SMKS Sirajul Falah Bogor sangat dibutuhkan, terutama dimasa Pandemi Covid-19 ini. Melalui pembuatan media pembelajaran yang interaktif, maka proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan pemahaman Siswa dalam belajar baik dibidang pengetahuan maupun keterampilan disemua matapelajaran. H5P merupakan salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif. Pproduk yang dihasilkan dapat berupa video, animasi, game pembelajaran dan pembuatan soal yang lebih menarik. Pelatihan ini memberikan kontribusi yang besar dalam upaya meningkatkan kreatifitas guru dalam membantu kegiatan pembelajaran. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan pengumpulan data yang meliputi observasi, survey, wawancara dengan guru-guru SMKS Sirajul Falah Bogor, dan studi pustaka terkait dengan aplikasi yang digunakan untuk membuat media pembelajaran interakatif. Langkah berikutnya melakukan pelatihan yang diikuti oleh guru-guru SMKS Sirajul Falah dengan tatap muka langsung. Setelah pelatihan guru-guru SMKS Sirajul Falah Bogor diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya sebagai seorang guru, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan. serta target pembakhir elajaran dapat tercapai. Kata kunci: media pembelajaran interaktif; H5P; pembelaran online; Covid 19
PELATIHAN DAN PEMANFAATAN APLIKASI ITANGSEL SEBAGAI PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS MOBILE PADA SMP ASSA’ADAH
Devi Yunita;
Irpan Kusyadi;
Nurhasanah Nurhasanah;
Shelvi Eka Tassia;
Khoirunissya Khoirunissya
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): KOMMAS:JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (592.762 KB)
Perkembangan teknologi informasi sangat berperan penting dalam menjadikan perpustakaan yang berjalan secara otomatis yang selanjutnya menjadi sebuah era perpustakaan digital. Dengan pertumbuhan internet dan sumber informasi yang sangat cepat, menuntut penyelenggara perpustakaan untuk melakukan sebuah perubahan, baik perubahan dari koleksi perpustakaannya maupun perubahan dalam pelayanannya. Dengan adanya perpustakaan digital, maka banyak kemudahan yang ditawarkan untuk penggunanya untuk mendapatkan sumber informasi berupa data elektronik walaupun dengan waktu dan kesempatan yang sedikit.Dengan adanya perpustakaan digital ini maka penggunanya tidak terikat secara fisik dengan waktu pelayanan yang diberikan pengelola perpustakaan, dimana pengguna perpustakaan ini harus mendatangi lokasi perpustakaan untuk mengakses informasinya. Dengan keterbatasan itulah, kehadiran perpustakaan digital dapat memecahkan permasalahan serta dapat memfasilitasi kebutuhan pengguna terpustakaan tersebut. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kami memberikan pelatihan dalam penggunaan perpustakaan digital kepada masyarakat menggunakan aplikasi iTangsel.
SOSIALISASI CYBER ETHICS DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI DIGITAL YANG AMAN DAN SEHAT DIKALANGAN REMAJA PADA SISWA/SISWI SMK NEGERI 2 KOTA TANGERANG SELATAN
Dhony Setiawan;
Mukhamad Khotib Arifai;
Dadan Dadan Herdiana;
Ahmad Munawarzaman;
Abdul Hadi
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1421.545 KB)
Bahwa umumnya generasi muda banyak melakukan hal-hal yang kurang baik dalam menggunakan teknologi informasi khususnya menggunakan media sosial seperti masih maraknya Cyber Bullying di kalangan remaja, kaum remaja sangat rentan menyebarkan berita bohong atau hoax, mengakses konten-konten tidak layak dan lain-lain disebabkan masih minim informasi tentang etika internet yang diakibatkan oleh kurangnya sosialisasi dari para pemangku kepentingan tentang etika internet (Cyber Ethics) dikalangan remaja yang sehat dan aman bagi remaja harus memperhatikan kerangka literasi digital yang telah disusun oleh pemerintah yaitu terkait dengan Proteksi yang meliputi perlindungan data pribadi, keamanan internet, dan privasi individu, hak-hak netizen yang meliputi hak atas kekayaan intelektual, hak kebebasan berekspresi, dan aktivitas sosial didunia maya, dan pemberdayaan yang meliputi Jurnalisme warga, kewirausahaan, dan etika informasi. Kaum remaja dapat melakukan kegiatan kreatif dan positif dalam menggunakan media sosial atau kegiatan lain yang menggunakan internet seperti menjadi Netizen Journalist, Bergabung dengan Marketplace di E-Commerce, menjadi Selebgram atau Youtuber
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI KELOMPOK USAHA KERIPIK SINGKONG INAQ SUMARTIN
Ertin Helmida;
Baiq Kisnawati;
Khaerul Hadi;
Satriawan Satriawan;
Muhammad Wahyullah;
Hengki Samudra
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1290.028 KB)
Semakin sempitnya lahan pertanian di Lingkungan Reyan, Kelurahan Gerung Selatan menyebabkan pendapatan petani, buruh tani yang merupakan penduduk asli semakin berkurang. Kondisi ini membuat Inaq Sumartin berinisiatif ikut berpartisipasi dalam memberikan kontribusi untuk menambah pendapatan rumah tangga dengan membentuk “Kelompok Usaha Keripik Singkong”. Dalam menjalankan usahanya mereka menghadapi berbagai hambatan antara lain: produksi terbatas, tidak memiliki identitas, kemasan sederhana, peralatan terbatas dan masih sederhana. Kelompok usaha ini menjadi perhatian dalam pengabdian ini. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah dengan pengadaan dan penyerahan alat, penyuluhan dan pelatihan dengan teknik ceramah, diskusi, demonstrasi, serta observasi. Hasil pelaksanaan program adalah: 1) Mitra memiliki peralatan yang cukup memadai sehingga terjadi peningkatan kualitas dan efisiensi produksi; 2) Peningkatan pemahaman mitra tentang fungsi label/merek untuk sebuah produk serta mitra memiliki merek/label dengan desain yang menarik dan informatif.; 3) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan pengemasan yang baik sehingga produk tahan lama dan lebih higienis; 4) Proses produksi terjamin kontinyuitasnya karena terdapat bahan bakar cadangan (kompor gas) jika ketersediaan kayu bakar terbatas atau kualitasnya tidak baik; 5) Setiap kemasan ukuran beratnya akurat; 6) semua anggota memiliki keahlian memotong/mengiris/merajang singkong