cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Pendas
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24427470     EISSN : 25794442     DOI : https://doi.org/10.31949/jcp
Core Subject : Education,
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2023)" : 32 Documents clear
IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN INTEGRATED THEMATIC LEARNING THEME 6 USING DISCOVERY LEARNING MODEL IN CLASS V ELEMENTARY SCHOOL Indra Indra; Mai Sri Lena
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4689

Abstract

This research is motivated by the facts in the field that show the low learning results of students in integrated thematic learning due to teachers who have not been seen developing learning models and students' understanding of the learning material provided, resulting in students participating less in participating in learning. The purpose of this research is to describe the use of the Discovery Learning Model can improve student learning outcomes in integrated thematic learning theme 6 grade V elementary school. This study is a Classr Action Research that uses qualitative and quantitative methods. It is done in two cycles, cycle I (two sessions), cycle II (one session), and it is done in four stages: planning, doing the work, watching, and thinking about it. This study's participants were 21 fifth-grade students and teachers from SDN 24 Limo Koto, Sijunjung Regency. Cycle I's lesson plan research obtain results with an score of 83%, and cycle II saw an increase, with an score of 91.6%. In cycle II, the assessment of teacher activities increased with an score of 90%. In cycle I, the score was 71.5%. The average score for assessment of learner activities in cycle I was 69.8%, and it increased in cycle II to 86.6%. In this study, integrated thematic learning outcomes had an score of 67 percentage for cycle I and an score of 81.4% for cycle II. Integrated thematic learning in class V SDN 24 Limo Koto Sijunjung Regency using the Discovery Learning Model can improve student learning outcomes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan yang memperlihatkan rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dikarenakan guru yang belum terlihat mengembangkan model pembelajaran dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang diberikan, mengakibatkan peserta didik kurang berpartisipasi dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitiąn ini adalah untuk mendeskripsikąn penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu tema 6 kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, siklus I(Dua Pertemuan), siklus II(Satu Pertemuan) dan dilakukan dalam empat tahapan; perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Partisipan penelitian ini adalah 21 siswa dan guru kelas V dari SDN 24 Limo Koto, Kabupaten Sijunjung. Penelitian RPP siklus I memperoleh hasil dengan nilai 83%, dan siklus II mengalami peningkatan dengan nilai 91,6%. Pada siklus II, penilaian aktivitas guru mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 90%. Pada siklus I, nilai rata-rata sebesar 71,5%. Nilai rata-rata untuk penilaian aktivitas peserta didik pada siklus I adalah 69,8%, dan meningkat pada siklus II menjadi 86,6%. Pada penelitian ini, hasil belajar tematik terpadu siswa memiliki nilai 67 untuk siklus I dan nilai 81,4% untuk siklus II. Pembelajaran tematik terpadu di kelas V SDN 24 Limo Koto Kabupaten Sijunjung menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALYSIS OF TEACHING STRATEGIES OF SEKOLAH MURID MERDEKA (SMM) TEACHERS IN INCREASING THE EFFECTIVENESS OF TECHNOLOGY-BASED BLENDED LEARNING Resya Sanita Wirakusumah; I Isrok'atun; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4715

Abstract

In 2021 the Ministry of Education and Culture said that 60% of teachers still have limited mastery of ICT. As teachers who are constantly improving their teaching skills, developing their potential to realize the quality of learning by relying on technology is one way to increase competence in the application of ICT in the education sector. This research aims to describe the preparation of teaching strategies for teachers from schools that have implemented technology-based blended learning methods since 2019. This type of research is descriptive qualitative research using the case study method. Data collection methods used are interviews, observation, documentation, and questionnaires to support research. Interviews were conducted with the Head of the Elementary School Program, 2 offline teachers, 3 learning designers, and 1 online teacher, along with 17 teachers who filled out the questionnaire. From the results of research with questionnaires from 17 teachers, 82.6% strongly agreed and 17.6% agreed on the statement that the preparation of a teaching strategy consisting of a teaching-learning component in it is something that can increase the effectiveness of applied technology-based blended learning. Based on the results obtained, the teaching strategies that were developed before carrying out teaching and learning activities and in the process were considered to improve the quality and effectiveness of technology-based blended learning methods. Pada tahun 2021 Kementrian Pendidikan dan Budaya menyebutkan masih ada 60% guru yang penguasaan TIK-nya masih terbatas. Sebagaimana guru yang senantiasa meningkatkan kemampuan dalam mengajar, maka mengembangkan potensi diri demi mewujudkan kualitas suatu pembelajaran dengan mengandalkan teknologi salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi dalam penerapan TIK dalam bidang pendidikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penyusunan strategi mengajar guru dari sekolah yang menerapkan metode blended learning berbasis teknologi sejak tahun 2019. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan angket untuk menunjang penelitian. Wawancara dilakukan bersama Kepala Program Sekolah Dasar, 2 orang guru luring, 3 orang learning designers, dan 1 orang guru daring, beserta 17 guru yang mengisi angket. Dari hasil penelitian dengan angket dari 17 guru, 82,6% sangat setuju dan 17,6% setuju atas pernyataan bahwa penyusunan strategi mengajar yang terdiri atas komponen belajar-mengajar didalamnya merupakan hal yang dapat meningkatkan efektivitas blended learning berbasis teknologi yang diterapkan. Bedasarkan hasil yang diperoleh bahwa strategi mengajar yang disusun sebelum melakukan kegiatan belajar-mengajar serta dalam prosesnya dinilai meningkatkan kualitas serta efektivitas dari metode blended learning berbasis teknologi.
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHER STRATEGIES IN INTERNALIZING CHARACTER VALUES IN MADRASAH IBTIDAIYAH STUDENTS Karwadi; Deni indrawan
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4731

Abstract

The background of the research problem is that there are still students who still do not have characters such as courtesy to teachers. The purpose of this study is to analyze the PAI teacher's strategy in the process of internalizing character values to students.  The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Research data were collected through interviews and observation techniques. Interviews were conducted with the head of madrasah, deputy head of curriculum, teachers, and students. Meanwhile, observations were made of student activities with teachers, both in class and outside the classroom.  Data validity was tested using source and method triangulation. Data analysis techniques were carried out with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that PAI teachers applied strategies of student self-empowerment (self-efficacy), habituation (conditioning), and the realization of a caring environment (caring community). While the key to success lies in self-exemplary, personal commitment of teachers, and full service. The results of this study provide benefits for the world of education regarding how strategies in shaping children's character. Latar belakang masalah penelitian ialah masih terdapat siswa yang masih tidak mempunyai karakter seperti sopan santun pada guru. Tujuan  penelitian ini adalah menganalisis strategi guru PAI dalam proses internalisasi nilai karakter kepada siswa.  Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulan melalui teknik wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada kepala madrasah, wakil kepala bidang kurilulum, guru, dan siswa. Sementara itu, observasi dilakukan terhadap kegiatan siswa bersama guru, baik di kelas maupun di luar kelas.  Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru PAI menerapkan strategi pemberdayaan diri siswa (self-efficacy), pembiasaan (conditioning), dan perwujudanlingkungan yang peduli (caring community). Sedangkan kunci keberhasilannya terletak pada keteladanan diri, komitmen pribadi guru, dan layana penuh. Hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi dunia pendidikan mengenai bagaimana strategi dalam membentuk karakter anak.
DEVELOPMENT OF WEBSITE-BASED LEARNING MEDIA ON THE PRACTICE OF PANCASILA ON STUDENT LEARNING MOTIVATION Diana Puspita Dewi; Ani Nur Aeni; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4735

Abstract

The ethical awareness had been fading in the Pancasila culture, make some consecuencses that growing negative influence on the younger generation to come. Moreover, the existence of moral degradation and the influence of the so call the era of disruption has  potential to acquire ideology’s that  contrary to Pancasila. However, the interest of fourth-grade students in learning civics education is still lacking. The results of the initial survey stated that students felt sleepy when learning civics education, in area of the learning media has lacked innovation, namely only using thematic books, tended to be teacher-centered, and students lacked active participation. So that this study developed a website-based media on the practice of Pancasila for motivation to learn Civics Education. This study will use the Research and Development method with the ADDIE model. Data processing in this research is descriptive quantitative. The results obtained from this study were that media and material feasibility tests obtained an average of 94% and 87.4% with very feasible criteria. Product use tests were carried out by small groups and large groups with the results of the respondents indicating a positive attitude towards the media. Then, the motivation to learn civics education obtains an average of 84% and is classified as a very good criteria. So it can be concluded that the development of website-based media can have an influence on interest in learning civics education. With the motivation towards Civics education, students can apply the values ​​contained therein well in the future. Kesadaran etika yang telah memudar terhadap budaya pancasila, menimbulkan beberapa konsekuensi yaitu tumbuhnya pengaruh negatif terhadap generasi muda yang akan datang. Apalagi adanya degradasi moral dan pengaruh era disrupsi berpotensi memperoleh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Namun, minat peserta didik kelas IV dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan masih kurang. Hasil survey awal menyatakan bahwa peserta didik merasa ngantuk ketika belajar Pendidikan Kewarganegaraan, media pembelajaran kurang inovasi yaitu hanya menggunakan buku tematik, cenderung pembelajaran berpusat pada guru, dan partisipasi aktif peserta didik kurang. Sehingga dalam penelitian ini mengembangkan media berbasis website materi pengamalan Pancasila untuk motivasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam penelitian ini menggunakan metode Reseacrh and Development (R&D) dengan model ADDIE. Pengolahan data dalam penelitian ini secara kuantitatif deskripstif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa uji kelayakan media dan materi memperoleh rata-rata 94% dan 87,4% dengan kriteria sangat layak. Uji penggunaan produk dilakukan oleh kelompok kecil dan kelompok besar dengan hasil responden diindikasikan positif terhadap media. Kemudian, motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan setelah menggunakan media memperoleh rata-rata sebesar 84% dan tergolong kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan media berbasis website dapat memberikan pengaruh terhadap minat belajar pendidikan kewarganegaraan dan berharap dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik untuk kedepannya. Dengan adanya motivasi terhadap pendidikan kewarganegaraan, peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dengan baik di masa depan.
EFFECTIVENESS OF GUTTER FUND-BASED BOS FUNDS UTILIZATION AT PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL 2 BUDIASIH Eneng Eva Sundari; Risbon Sianturi; Sophia Choirotul Husniyyah; Dian Sudiana; Nisa Ul
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4764

Abstract

Finances in an educational unit must be properly managed. It is important to participate in contributing to school funds so that the funds received function effectively and efficiently. The use of BOS or funds needs to be based on agreements and conclusions with the managers of these BOS funds, teachers and school institutions. Based on the results of the agreement, it is submitted in the form of written minutes of the meeting and signed by all meeting participants. In fact there were several obstacles that occurred including the ineffectiveness of school financial management, no staff who were proficient in managing school finances, delays in the disbursement of BOS funds. The purpose of this study was to describe the effectiveness of the use of BOS funds at SDN 2 Budiasih. The method used in this research is qualitative, with a field case study research design with descriptive-analytic characteristics. In collecting data using techniques for collecting this data will use, by way of interviews, documentation and observation. The results obtained from this study are that there is often a delay in the allocation of funds at SD Negeri 2 Budiasih which has an impact on learning activities at the school. If there is a delay in the distribution of school operational funds, the school's needs will become more difficult. Evaluation must be carried out so that school operational assistance funds are distributed on time with the right calculation in achieving all school activities and needs so that school operational activities run well and do not interfere with the school program that has been planned. Finansial di salah satu satuan pendidikan harus ditata dengan baik. Penting untuk ikut serta memberikan kontribusi dana sekolah agar dana yang diterima berfungsi selaku efektif dan efisien. Penggunaan BOS atau dana perlu berlandaskan persetujuan serta kesimpulan bersama pengelola dalam dana BOS ini, pihak guru serta lembaga sekolah. Berdasarkan hasil persetujuan disampaikan pada bentuk risalah rapat tertulis serta di tanda tangani seluruh peserta rapat. Penelitian ini merupakan jenis metode kualitatif akan memerlukan desain terhadap penelitian studi kasus lapangan dengan berkarakter deskriptif-analitik. Pada pengambilan data mengunakan teknik terhadap pengumpulan data ini akan mengunakan, dengan cara wawancara, dokumentasi serta observasi. Inilah dapat ditunjukkan oleh hasil pada penelitian ini dengan menunjukkan bahwa seringnya terjadi keterlambatan alokasi dana di SD Negeri 2 Budiasih berdampak pada kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut. Jika terjadi keterlambatan penyaluran dana operasional sekolah, kebutuhan sekolah menjadi lebih sulit. Evaluasi harus dilakukan agar dana bantuan operasional sekolah tersalurkan tepat waktu dengan perhitungan yang tepat dalam mencapai semua kegiatan dan kebutuhan sekolah.
DEVELOPMENT OF IPAS TEACHING MATERIALS IN THE INDEPENDENT CURRICULUM FOR GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL BASED ON METACOGNITIVE STRATEGIES Jumanto Jumanto; Mukhlis Mustofa
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4790

Abstract

Metacognition is one-factor influencing students' processes and learning achievement. Many studies have shown that metacognition helps individuals become more effective learners, enabling them to regulate and improve their thinking and learning methods more effectively. This study aims to produce metacognitive-based teaching materials for the subject of Science in Grade IV Elementary School with the Merdeka Curriculum and to test its validity. This research is a Research and Development (R & D) using the Borg and Gall development model, which is simplified into seven stages: a preliminary study, research planning, design development, limited trial, revision of limited trial, large-scale trial, and revision of large-scale trial. The samples were selected using a purposive sampling technique, with 10 students in the limited trial and 26 in the large-scale trial. The validity of the teaching materials was evaluated by subject matter experts, metacognitive experts, and educational media experts, as well as response questionnaires from teachers and students. The data analysis technique used is descriptive, which presents the product development results. The results of the study show that the development of metacognitive-based teaching materials for the subject of Science in Grade IV Elementary School with the Merdeka Curriculum is valid and feasible to use, based on the validation results from subject matter experts, metacognitive experts, and educational media experts, as well as student assessment questionnaires with average criteria of excellent. The results of the large-scale trial show an increase in student learning motivation, from 45% of students with high self-directed learning motivation to 70% of 26 students. Metakognisi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi proses dan prestasi belajar siswa. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa metakognisi membantu seseorang menjadi pembelajar yang lebih efektif, karena metakognisi menjadikan seseorang mampu mengatur dan memperbaiki cara berpikir dan belajarnya secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang berbasis metakognitif pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD dengan Kurikulum Merdeka serta menguji kevalidannya. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R & D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap yaitu, studi pendahuluan, perencanaan penelitian, pengembangan desain, uji coba terbatas, revisi uji coba terbatas, uji coba skala luas, revisi hasil uji coba secara luas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu 10 pesera didik pada uji coba skala terbatas dan 26 siswa pada uji coba skala luas. Validitas bahan ajar diupayakan melalui validasi ahli materi, ahli metakognitif, dan ahli media pendidikan, serta angket respon dari pendidik dan siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif yang memaparkan hasil pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar berbasis metakognitif pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD dengan Kurikulum Merdeka valid dan layak digunakan berdasarkan hasil validasi dari ahli materi, ahli metakognisi dan ahli media serta berdasarkan angket penilaian siswa dengan rata-rata kriteria sangat baik. Hasil ujicoba skala luas menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa yaitu dari 45% siswa yang mempunyai motivasi belajar mandiri tinggi meningkat menjadi 70% dari 26 siswa.
THE PHILOSOPHICAL BASIS OF GREBEG PANCASILA IN THEMATIC LEARNING OF ELEMENTARY STUDENTS Septinaningrum
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.3889

Abstract

Grebeg Pancasila is a local culture of Blitar, East Jawa, which is rich in symbols and meanings. However, the study of the meaning of Grebeg Pancasila is not understood in depth and is only limited in knowing, not yet reaching the feeling and acting stage. This study aims to analyze 1) the essence of Grebeg Pancasila; 2) The form of Grebeg Pancasila; 3) Stages of Grebeg Pancasila; 4) the meaning of thematic learning; and 5) learning implementation in Elementary Schools. Descriptive research using qualitative approach was used to conduct this study. Some participants such as the head of education and culture office, society, and elementary teachers and students were involved in this study. Several open questions were listed to interview the participants. Meanwhile, field notes were written when observing the Grebeg Pancasila rites and thematic learning activities in elementary schools. The data got from the interview and observation was analyzed qualitatively by using thematic analysis.. The results of the study show that Grebeg Pancasila is a tradition of people in Blitar Town, East Jawa which is intended to commemorate the birthday of Pancasila as the noble cultural value in Indonesian nation. In Grebeg Pancasila, there are several series of activities which include the Bedhol Pusaka Nagari, Malam Tirakatan, Cultural Ceremonies, and Kirab Gunungan Lima, and ended by Kenduri Pancasila. The series of activities and values contained in Grebeg Pancasila can be used as a basis for developing a value learning model, especially in the context of thematic learning at the elementary school level. Grebeg Pancasila merupakan salah satu budaya lokal Blitar Jawa Timur yang kaya simbol dan makna. Akan tetapi, kajian mengenai makna setiap ritus Grebeg Pancasila kurang dipahami secara mendalam dan hanya sebatas knowing belum sampai pada tahap feeling dan acting. Studi ini bertujuan menganalisis tentang (1) Hakikat ritus Grebeg Pancasila; (2) Bentuk ritus Grebeg Pancasila; (3) Tahapan ritus Grebeg Pancasila; (4) makna pembelajaran tematik; serta (5) Implementasi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk melakukan studi ini. Beberapa partisipan seperti: Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya, masyarakat, dan guru dan siswa SD dilibatkan dalam studi ini. Beberapa pertanyaan terbuka didaftar untuk melakukan wawancara dengan partisipan. Sementara itu, beberapa catatan lapangan dibuat ketika melakukan observasi terhadap ritus Grebeg Pancasila dan aktivitas pembelajaran tematik di SD Kota Blitar. Data yang diperoleh dari wawancara dan observasi dianalisis secara kualitatif dengan tematik analisis. . Hasil penelitian menunjukan bahwa Gerebeg Pancasila merupakan tradisi masyarakat Blitar Jawa Timur yang ditujukan untuk memperingati hari lahirnya Pancasila sebagai nilai luhur budaya bangsa Indonesia. Pada kegiatan Grebeg Pancasila terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang meliputi bedhol pusaka nagari, malam tirakatan, upacara budaya, kirab gunungan lima, dan diakhiri dengan kenduri pancasila. Rangkaian kegiatan dan nilai yang terdapat pada ritus Grebeg Pancasila dapat dijadikan landasan pengembangan model pembelajaran nilai, terutama dalam konteks pembelajaran tematik di jenjang sekolah dasar.
DEVELOPMENT OF FBPSS TEACHING MATERIALS AS SEXUAL VIOLENCE EDUCATIONAL MEDIA FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Laily Saharani; R Rusnilawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4420

Abstract

Sexual violence against children is one of the cases that continues every year. This is because public awareness of the importance of education on sexual violence against childrennis still very weak. Not only that, the policies made by the government are still not strong enough to provide a deterrent effect on the perpetrators of crimes. The settlement in this case is very necessary because sexual violence will have an extraordinary impact on victims of violence including depression and death. This study aims to figure out the effectiveness of Personal Safety Skill-based Flipbook media on knowledge and ways to protect themselves from sexual violence in grade 5 students at SDN Tunggulsari II. This study had subjects in the form of 5th grade students at SDN Tunggulsari II which included 10 female students and 8 male students. The type of research method used is Research and Development (R&D) research and development with the ADDIE development model. With this research it is intended that students have knowledge and attitudes about how to protect themselves from sexual violence. so that the number of sexual violence against children does not increase. This is evidenced by the results of the study, namely 57.1 with a percentage of 29% before getting education and an average score of 84.8 with a percentage of 71% after getting Flipbook media education. Kekerasan seksual yang terjadi pada anak merupakan salah satu kasus yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya edukasi kekerasan seksual terhadap anak masih sangat lemah. Tidak hanya itu saja kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah masih belum cukup kuat untuk memberikan efek jera pada pelaku tindak kejahatan. Penyelesaian dalam kasus ini sangat diperlukan karena kekerasan seksual akan menimbulkan dampak yang luar biasa pada korban kekerasan diantaranya depresi hingga kematian. Oleh karena itu edukasi kepada anak melalui bahan ajar Flipbook berbasis Personal Safety Skill sangat diperlukan. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui keefektifan media Flipbook berbasis Personal Safety Skill terhadap pengetahuan dan cara melindungi diri dari kekerasan seksual siswa kelas 5 SDN Tunggulsari II. Penelitian ini mempunyai subyek berupa murid kelas 5 SDN Tunggulsari II yang meliputi 10 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Dengan adanya penelitian ini bertujuan agar siswa memiliki pengetahuan dan sikap tentang bagaimana cara untuk melindungi diri dari kekerasan seksual. sehingga angka kekerasan seksual pada anak tidak mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yaitu 57,1 dengan presentase 29% sebelum mendapatkan edukasi dan rata-rata skor 84,8 dengan presentase 71% setelah mendapatkan edukasi media Flipbook.
DEVELOPMENT OF DOMINO CARD MEDIA IN SCIENCE LEARNING IN GRADE VI ELEMENTARY SCHOOL Imam Khairurrijal; Bambang Hermansah; Puji Ayurachmawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4523

Abstract

This research is based on gathering information in the field that educators in learning have not presented many game activities. This study aims to produce domino card media in science learning in class VI SD with a valid, practical, and potential effect. This type of research is development research using the Borg & Gall model including 8 stages of research and information gathering, planning, initial product development, preliminary trials, revision of preliminary trial results, limited trials, extensive trials, final product revisions. This research was conducted in class VI of SD Negeri 235 Palembang. The results showed that the domino card media was in the "very valid" category, namely 86.6% of the average results of the validators. The practicality tested on a limited basis is categorized as "very practical" which is 98%. The potential effect obtained from the distribution of student learning outcomes tests in the trial is broadly categorized as "very potential effect" which is 90.6%. Based on the results obtained, the domino card media is very feasible and can provide variations in presenting game activities, especially in learning science about the solar system. Dalam mewujudkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Guna menfasilitasi peserta didik pada kegiatan pembelajaran lebih antusias dan berkesan dengan bermain namun belum sering dihadirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media kartu domino pada pembelajaran IPA dikelas VI sekolah dasar dengan yang valid, praktis, dan efek potensial. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan menggunakan model Borg & Gall dari 10 langkah hanya 8 tahap yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk awal, 4) uji coba pendahuluan, 5) revisi hasil uji coba pendahuluan, 6) uji coba secara terbatas, 7) uji coba secara luas, 8) revisi produk final. Penelitian ini dilaksanakan  di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 235 Palembang dengan hasil penelitian menunjukkan media kartu dalam kategori “sangat valid” yaitu 86,6%  dari hasil rata-rata para validator. Kepraktisan yang diuji coba dengan delapan peserta didik dengan nilai 95%. dan tanggapan pendidik dengan nilai 98% dalam kategori “sangat praktis”. Efek potensial yang didapat dari penyebaran tes hasil belajar peserta didik pada uji coba di kelas VI A dikategorikan “sangat efek potensial” yaitu 90,6% . Berdasarkan hasil yang diperoleh media kartu domino sangat layak dan dapat memberikan variasi dalam menghadirkan kegiatan permainan khususnya pada pembelajaran IPA materi tata surya.
THE DEVELOPMENT OF ASSISTED WORKSHEETS DIFFERENTIATION LEARNING BASED ON LEARNING STYLE: HOW GREAT IT CAN HELP STUDENTS’ MATHEMATICAL UNDERSTANDING ABILITY? Cucun Sutinah; Muhammad Ghiyats Ristiana
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4541

Abstract

The purpose of this study is to develop mathematics differentiation learning worksheets based on learning style and to know the impact for mathematics understanding ability in 4th grade. The method we used was R&D including 10 steps. The instruments were a validation test, questionnaire for teachers and students, and an understanding concept test. Validation and questionnaire data analyzed by descriptive quantitative. Although, mathematics understanding ability data analyzed by difference test and N-Gain test. The results of this study show that the differentiation learning worksheets fit with the criteria. Eligibility validation from experts gets an average of 91%. Practically based on teachers and students’ responses get an average 86%. It means that the learning materials are very valid. The learning materials in experiment class can increase the understanding concept with N-Gain 0,74. We can conclude that with mathematics differentiation learning worksheets can increase mathematics understanding ability. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD Matematika Berdiferensiasi Gaya Belajar dan mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa di kelas IV SD. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RnD) yang terdiri atas 10 langkah. Instrumen pengumpul data meliputi lembar validasi, angket respon guru dan siswa, dan tes pemahaman konsep. Data validasi dan kepraktisan dianalisis secara kuantitatif deskriptif, sedangkan data kemampuan pemahaman matematis dianalisis dengan uji beda dan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berdiferensiasi yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan. Validasi kelayakan oleh ahli memperoleh rata-rata skor 91% (sangat layak). Kepraktisan mengacu pada respon guru dan siswa memperoleh rata-rata skor 86% (sangat baik). LKPD berdiferensiasi di kelas eksperimen mampu meningkatkan kemampuan pemahaman matematis secara efektif dibanding kelas kontrol dengan n-gain 0,74. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa sesuai gaya belajarnya dapat dipengaruhi oleh LKPD berdiferensiasi.

Page 2 of 4 | Total Record : 32