Jurnal Cakrawala Pendas
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles
527 Documents
PENGARUH PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI SD
Nadya Putri Amelia;
Samsul Ma’arif
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2885
Meningkatnya jumlah pengguna jejaring sosial tiktok di kalangan siswa sekolah dasar di Indonesia tentunya akan mempengaruhi pembelajaran siswa, terutama dalam hal keterampilan digital dalam matematika. Memiliki kemampuan berhitung sangat penting karena siswa akan dapat berhitung sedemikian rupa sehingga nantinya akan menemui masalah yang dianggap sulit dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengguna media sosial TikTok terhadap kemampuan numerasi matematika siswa. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif eksperimental, kelompok kontrol sebelum dan sesudah eksperimen dirancang, dan sampel penelitian ini mengadopsi metode sampling jenuh untuk menentukan jumlah populasi. Instrumen yang digunakan berupa kertas tes yang terdiri dari 7 soal dan 7 pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pretest eksperimen dan kontrol Thitung = -7.629 < Ttabel = 1,672 = (0,05) Oleh sebab itu pada pretest eksperimen dan kontrol H₀ ditolak, sedangkan pada posttest eksperimen dan kontrol Thitung = 6,029 > Ttabel = 1,672 = (0,05) Oleh karena itu posttest eksperimen dan kontrol H1 diterima. Sebagai itu, dapat dibuktikan maka pengguna media sosial TikTok berpengaruh terhadap kemampuan matematis hasil belajar siswa kelas IV.
EFEKTIVITAS MODEL BLENDED LEARNING BERBASIS LEARNING MANAGAMENTS SYSTEM TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR
Salsabila;
Samsul Maarif
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2924
Literasi matematis merupakan literasi yang penting dimiliki oleh siswa. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang belum menguasasi literasi ini dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model pembelajaran blended learning berbasis learning management system terhadap kemampuan literasi matematis siswa Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif eksperimen mengunakan desain penelitian yang Pre-test post-test control grup design. Sedangkan Populasi pada penelitian ini ialah siswa kelas IV SDN Cengkareng Barat 04 Petang yang terbagi menjadi dua sampel, diantaranya kelompok yang diberikan perlakuan (eksperimen) 30 siswa dan kelompok pembelajaran konvensional (control) 30 siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas sedangkan uji hipotesis menggunakan Paired sample t-test dan effect size. Dari hasil perhitungan diketahui nilai rata-rata kelas eksperimen pada hasil post test sebesar 82,93 dan 75,80 pada hasil penilaian akhir kelompok Kontrol. Karena > Maka ditolak dan dapat diterima. Oleh karena itu, ditemukan perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen (model blended learning berbasis google classroom) dan kelas control (Model Konvensional). Demikian dapat dikatakan bahwa model Blendeed Learning berbasis learning management system (google classroom) dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa Sekolah Dasar.
PENGARUH MEDIA POWER POINT INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DI SEKOLAH DASAR
Farah Putri Salsabila;
Khavisa Pranata
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2929
Semenjak masa pandemi Covid-19, aktivitas belajar mengajar secara daring membuat hasil belajar peserta didik menurun. Sehingga para guru banyak yang mengubah dan mulai berinovasi mencari media pembelajaran yang tepat dan cocok untuk diterapkan didalam sistem belajar mengajar dengan menyesuaikan keadaan saat ini. Tujuan penelitian ini yakni guna mengetahui adanya pengaruh dari media pembelajaran Power Point Interaktif berbasis aplikasi Google Classroom terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas V di SDN Bambu Apus 04. Pada penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan jenis penelitian True Eksperimen (Eksperimen Murni) untuk menentukan sampel secara random dengan menggunakan teknik Prettest-Posttest Control Group Design memanfaatkan dua sampel kelas untuk penelitian yaitu kelas eksperimen dan kelas control sebagai pembanding. Populasi pada penelitian ini yakni peserta didik kelas V SDN Bambu Apus 04 dengan jumlah sampel 32 peserta didik di kelas eksperimen serta 32 peserta didik di kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal evaluasi untuk mengukur dan melihat hasil belajar peserta didik yang memakai media pembelajaran Power Point Interaktif berbasis aplikasi Google Classroom, kemudian diukur dengan menggunakan uji normalitas data, uji homogenitas data, uji independent sampel t test. Penelitian ini membuktikan adanya keberhasilan penggunaan media pembelajaran Power Point Interaktif berbasis aplikasi Google Classroom terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas V.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DALAM MENYIAPKAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH DITINJAU DARI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR
Farhanna Oka Putri;
Aslam
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2939
Munculnya wabah pandemi Covid-19 menjadi sebuah rintangan dan tantangan baru bagi dunia pendidikan yang mengharuskan guru meningkatkan kompetensi kepribadiannya untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh yang tampaknya sangat sulit untuk memaksimalkan pembelajaran dalam usaha mewujudkan pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu sebagai seorang guru dapat memberikan pengaruh positif bagi siswanya, mengingat guru merupakan orang tua kedua bagi siswa saat berada disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kompetensi kepribadian guru dapat berpengaruh terhadap pembentukan karakter siswa dalam pembelajaran jarak jauh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDS Kartika X-4 dengan mewawancarai seorang guru. Untuk memperoleh data peneliti membutuhkan beberapa proses yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan tinjauan literature. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi kepribadian guru mempunyai peran yang penting dalam pembelajaran jarak jauh karena berpengaruh terhadap pembentukan karakter siswa di SDS Kartika X-4. Oleh sebab itu penting bagi seorang guru untuk menguasai kompetensi kepribadian guru dengan mengikuti pelatihan atau seminar secara online agar guru menjadi kreatif, bukan hanya kreatif dalam materi akademik saja namun kreatif dalam memberikan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Wahyuni;
Rahmiati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2941
Rendahnya hasil belajar mata pelajaran matematika peserta didik menjadi pendorong pada penelitian ini. Dikarenakan model pembelajaran yang digunakan belum mendorong peserta didik untuk berkolaborasi dan berpartisipasi pada saat proses pembelajaran berlangsung, dan menantang untuk mengembangkan pemahaman siswa secara bertahap hingga berkelanjutan. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi model pembelajaran yang kreatif dan baru untuk secara efektif mendukung proses pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran matematika, dalam rangka meningkatkan kemampuan belajar. Penelitian ini berusaha untuk memastikan bagaimana paradigma pembelajaran kooperatif jigsaw mempengaruhi hasil belajar matematika siswa. Dalam uji kuantitatif, penelitian ini menggunakan Post-Test Only Control Design dalam kuantitatif eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Penjaringan 10 Pagi dengan jumlah peserta didik sebanyak 64 pada tahun ajaran 2021-2022. Sampel terdiri dari siswa kelas IV SDN Penjaringan 10 Pagi yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas IV-A yang berfungsi sebagai kelas eksperimen yang diberikan treatment menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw dengan jumlah 32 siswa dan kelas IV-B sebanyak 32 yang berfungsi sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Konvensional. Istrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa berupa soal pilihan ganda. Uji t sampel independen, uji homogenitas data, dan uji normalitas data digunakan dalam teknik analisis data. Hasil menunjukkan bahwa 0,000 0,05. Jadi, h 0 tidak disetujui sedangkan h 1 disetujui. Antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan yang cukup besar. Berdasarkan hal tersebut, model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berdampak pada hasil belajar matematika siswa SD kelas IV.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL ANIMAKER TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV
Vidia Anugerah Rahmadhani -;
Ummul Quro
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2967
Penggunaan media pembelajaran audio visual masih minim diterapkan pada kalangan siswa Sekolah Dasar terutama dalam pembelajaran IPA dan menyebabkan menurunnya hasil prestasi belajar siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti melakukan eksperimen dengan menerapkan media pembelajaran audio visual animaker dalam proses pembelajaran materi IPA pada siswa kelas IV. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah media pembelajaran audio visual animaker berpengaruh pada prestasi belajar IPA pada siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quantitative Experiment, dengan menggunakan design post test only. Sampel yang digunakan berasal dari Kelas IV A dan B dengan jumlah Kelas A sebanyak 24 Siswa dan Kelas B sebanyak 27 Siswa. Pengujian persyaratan analisis menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas ( Uji Lillifors ), Uji Homogenitas ( Uji Fisher ), Uji T – Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran audio visual Animaker dapat memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar IPA pada siswa kelas IV. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual animaker setelah diterapkan dapat menciptakan sebuah media pembelajaran yang menarik dengan berbagai fitur animasi yang lengkap, menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan sebuah media pembelajaran audio visual, membuat siswa menjadi lebih fokus saat pembelajaran dengan menerapkan video pembelajaran dan mampu meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa kelas IV.
PENGEMBANGAN MODUL IPAS UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE PADA KELAS V SEKOLAH DASAR
Mutia Hamidah;
Kurniasih;
Mela Darmayanti
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2976
Berdasarkan pada hasil tes kemampuan kesiapsiagaan bencana yang dilakukan di SDN GRMND Bandung kepada siswa kelas V (Fase C) menunjukkan hasil rata-rata nilai sebesar 58,25 atau berkategori kurang baik. Rendahnya kesiapsiagaan bencana tersebut disebabkan karena perangkat pembelajaran kesiapsiagaan bencana untuk siswa Sekolah Dasar masih jarang dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengembangkan desain modul yang dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial yang mengacu kepada Kurikulum Merdeka berbasis model pembelajaran Learning Cycle serta hasil validasi modul yang telah dikembangkan dengan menggunakan metode penelitian Design and Development oleh Richey dan Klein. Penelitian ini menggunakan model PPE (Planning, Production, and Evaluation) dengan melibatkan ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran dan 20 orang siswa kelas V. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui worklog, validasi ahli dan penilaian siswa yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan modul IPAS yang disusun secara sistematis terdiri dari 12 komponen. Dalam proses pengembangannya, modul ini melalui satu kali proses validasi dan revisi berdasarkan masukan yang telah diberikan untuk mendapatkan final product dan meningkatkan kualitas modul. Modul yang dikembangkan mendapatkan hasil persentase 93.825% dengan kategori sangat layak digunakan berdasarkan hasil akhir presentase uji kelayakan modul oleh ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran dan penilaian siswa.
PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
Nia Della Yolanda;
Ummul Quro
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2978
Banyak siswa di Kelas I SDN Pengasinan VIII yang belum fasih membaca sehingga mengakibatkan siswa sulit menangkap dan memahami informasi dari sumber pembelajaran. Tujuan ditujukan untuk melihat pengaruh kemampuan membaca awal terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa pada Kelas I SDN Pengasinan VIII. Penelitian ini mempergunakan metode penelitian Quantitative Exsperiment. Sampel yang digunakan berasal dari kelas I B dan C jumlah masing-masing sebanyak 28 siswa. Peneliti melakukan pengujian kualitas instrumen terlebih dahulu sebelum menggunakan instrument tersebut diberikan kepada sampel. Pengujian persyaratan analisis menggunakan uji Asumsi klasik, Uji Parsial, dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh kemampuan membaca awal terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas 1 SDN Pengasinan VIII. Implikasi dari hasil riset ini yaitu menjadikan guru lebih inovatif dalam mempergunakan berbagai media dan materi yang dapat menarik perhatian siswa untuk belajar Bahasa Indonesia yang baik dan benar, menjadikan guru menjadi lebih produktif dalam membuat skenario/strategi/materi pembelajaran yang berhubungan denga dunia nyata siswa, mampu mendorong siswa untuk lebih dapat mengenal huruf, bunyi, suku kata, kata, dan kalimat dalam ruang lingkup sederhana di kehidupan sehari-hari, dan siswa akan memiliki kemampuan berpikir logis, kritis, dan keingintahuan yang lebih tinggi dalam mempelajari Bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA MATERI IPA SEKOLAH DASAR
Sylvia Lara Syaflin
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3003
Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran menjadi topik yang sangat menarik untuk di kembangkan sejalan dengan era revolusi industry 4.0. Disisi lain, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih sangat minim sekaitan dengan penguasaan literasi teknologi bagi para guru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Multimedia Interaktif pada mata pelajran IPA yang valid, praktis dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 34 Palembang. Prosedur penelitian menggunakan model Rowntree yang memiliki tiga tahap, yaitu: perencanaan, pengembangan, dan evaluasi. Evaluasi yang digunakan adalah evaluasi formatif Tessmer. Hasil penelitian dari validasi aspek materi, media, dan desain pembelajaran menunjukkan bahwa multimedia interaktif ini valid. Pada tahap uji one-to-one, siswa yang dijadikan subjek penelitian memberikan respon sangat baik terhadap multimedia interaktif yang digunakan. Pada tahap uji coba small group dengan kategori praktis. Pada tahap field test dengan skor 81,22 dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan dalam penelitian ini terbukti valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS ANIMAKER TERHADAP HASIL BELAJAR MENYIMAK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR: Indonesia
Rina Pratiwi;
Zulfadewina
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3069
Pembelajaran bahasa indonesia merupakan pembelajaran yang mempunyai tujuan agar siswa dapat mempunyai kemampuan berkomunikasi yang efektif dan efisien baik secara lisan maupun tulis, menikmati serta memanfaatkan karya sastra sendiri dapat memperluas wawasan siswa, karena itu siswa dapat mencari tahu hal hal baru yang dapat meningkatkan pengetahuan siswa jika siswa dapat berkomunikasi dengan baik. Dari komunikasi itulah dapat menciptakan hasil belajar yang baik. Mempunyai kemampuan menyimak sangatlah penting karena menyimak merupakan salah satu kemampuan dari 4 komponen bahasa yaitu : kemampuan menulis, kemampuan membaca, kemampuan berbicara, dan kemampuan menyimak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh pengaruh media pembelajaran Video Audio Visual Animaker terhadap hasil belajar menyimak siswa pada pelajaran bahasa indonesia siswa kelas III SDN Jatimulya 03 Kabupaten Bekasi. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimental yang pengambilan datanya dari dua kelas yaitu kelas control dan kelas eksperimen yang sudah dirancang, mengadopsi teknik pengambilan sample yaitu non probability sampling untuk menentukan populasi. Dalam penelitian ini test yang digunakan berupa post test sebanyak 10 butir soal, namun dari 10 butir hanya 7 soal yang valid. Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa post test kontrol dan eksperimen Thitung = 11,63 >Ttable = 1,67 dengan signiikasi 0,05 maka dari itu post test kontrol dan eksperimen H1 diterima. Karena itu, dapat dibuktikan bahwa pengguna media audiovisual animaker berpengaruh terhadap hasil belajar menyimak kelas III SD.