cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Perancangan dan Implementasi Aplikasi IoT untuk Fitting Baju Virtual Menggunakan Pengolahan Citra Dengan Metoda Euclidean Distance R. W. Tri Hartono; Ani Wahdah Fauziah; M. Yusuf Fadhlan; Adiyatma Adiyatma; Jericho P. Tarigan
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.157 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2064

Abstract

Pertumbuhan sektor ekonomi kreatif saat ini mengalami kenaikan cukup tinggi yakni sebesar 5,16%. Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif dibutuhkan terobosan dalam 3 bidang sektor terbanyak yaitu pada sektor: kuliner, fashion (fesyen), dan kriya salah satunya di bidang fesyen. Peranan teknologi dapat digunakan untuk menjadi ide kreatif. Sistem pengukuran Fitting Baju secara Virtual dapat menjadi salah satu solusi. Perancangan dan implementasi aplikasi Internet of Things (IoT) serta pengolahan citra digital untuk Fitting Baju secara Virtual dalam penelitian ini yaitu e-Fitting. Pada sistem e-Fitting, sebuah foto pelanggan diproses dan ditejemahkan menjadi data berupa ukuran-ukuran bagian tubuh pelanggan. Dalam proses pengolahan citra digital dilakukan dengan beberapa tahapan: deteksi Keypoint, segmentasi citra, pemberian konturing, serta pengukuran banyak piksel pada bagian tubuh yang dikonversi ke dalam satuan cm. Pengukuran piksel dilakukan dengan menggunakan metode Euclidean Distance dengan mencari jarak dari dua titik. Hasil pengukuran yang didapat berupa ukuran panjang bahu, panjang tangan, panjang kaki, lingkar pinggang, lingkar pinggul dan lingkar paha. Persentase kesalahan hasil percobaan pengukuran tubuh pada penelitian ini berada di antara 2-8%. Pengujian dilakukan terhadap 4 orang dengan usia dan gender yang berbeda serta terdapat dua tipe baju yang digunakan yaitu sesuai dengan persyaratan pengujian dan tidak sesuai dengan persyaratan pengujian.
Pemanfaatan Komunikasi WiFi Menggunakan Mikrokontroler untuk Sistem Informasi Perpustakaan Hana Tsabita Hanifah; Ferry Satria; Rifa Hanifatunnisa
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.529 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2065

Abstract

Awalnya pendataan dilakukan secara manual dengan mencatatnya satu persatu pada buku besar. Dengan perkembangan teknologi yang ada proses tersebut mulai berubah menjadi proses yang dikomputerisasi atau didigitalisasi. Dirancanglah sebuah sistem yang dapat mengelola dan menyimpan data kunjungan juga data peminjaman dan pengembalian buku di perpustakaan. Agar data–data tersebut dapat terorganisir dengan baik dan dapat diakses dengan mudah. Sistem ini dibuat dengan menggunakan RFID sebagai pengganti kartu anggota perputakaan yang dapat digunakan sebagai pengganti buku rekap pengunjung dan dapat digunakan sebagai input form ketika melakukan transaksi peminjaman atau pengembalian pada website. Selain RFID, sistem ini juga menggunakan teknologi barcode untuk input kode buku. Sistem ini memanfaatkan komunikasi WiFi untuk proses transfer data dan menggunakan mikrokontrroler yaitu NodeMCU. Data-data hasil pembacaan RFID akan dikirimkan dan disimpan dalam sebuah database. Database yang digunakan pada sistem ini adalah MySQL.
Implementasi Material Akrilik Termodifikasi pada Antena Mikrostrip Artifisial Persegi untuk BTS Mini Rendi Restiandi; Wikamdani Wikamdani; Partomuan Gearry; Hepi Ludiyati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.458 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2068

Abstract

Penggunaan substrat FR-4 Epoxy sebagai material substrate yang umum digunakan diganti oleh material akrilik. Akrilik masih jarang digunakan, namun memiliki keunggulan yaitu rugi-rugi material yang rendah serta proses penerapan yang lebih mudah dibandingkan FR-4 Epoxy yang harus melalui proses etching. Karakteristik antena mikrostrip persegi berbahan material dielektrik artifisial (MDA) dianalisis. Sifat dielektrik akrilik diperkuat dengan menanamkan 88 kawat berdiameter 1mm pada setiap lapisan substrat dari total 2 lapis substrat. Kawat-kawat ini diposisikan pada titik-titik di permukaan substrate yang memiliki intensitas medan listrik kuat dari mode TM01 dan ????????11. Karakteristik antena mikrostrip berbahan substrate MDA dibandingkan dengan antena mikrostrip berbahan substrate akrilik alami atau disebut konvensional. Hasil karakterisasi menunjukkan antena mikrostrip persegi beresonansi pada frekuensi 1.65 GHz dengan returnloss sebesar -19 dB untuk antena konvensional dan -23 dB untuk antena berbahan MDA. Pada perbandingan dimensi antena setelah direalisasi bagian substrate antena artifisial mengalami penurunan ukuran lebar sebesar 6.25 % dan penurunan sebesar 5.6 % pada panjangnya terhadap ukuran antena konvensioanal. Sedangkan pada bagian patch, antena artifisial mengalami penurunan dimensi sebesar 6 % pada ukuran lebar sedangkan pada bagian panjang patch mengalami kenaikan ukuran dimensi sebesar 4.6 %. Antena Mikrostrip MDA memiliki gain sebesar 3,5 dB dengan mengacu pada antena dipol λ⁄2.
Perancangan Sistem Komunikasi Suara Berbasis Modul Ultrasonik Menggunakan Software Proteus 8.9 Ines Sastre Umayya; Moh. Farid Susanto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.378 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2069

Abstract

Komunikasi jaringan nirkabel terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan ini menuntut keandalan komunikasi. Setelah adanya teknologi Li-Fi, Visible Light Communication, kini ultrasonik pun menjadi teknologi komunikasi tepat guna yang menarik untuk dikembangkan. Perambatan gelombang suara dengan gelombang ultrasonik yang memiliki frekuensi diatas batas ambang pendengaran manusia (>20 KHz) menjadikan gelombang ultrasonik memiliki keandalan transmisi yang baik. Sistem yang dibuat ini merupakan transceiver komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dua arah. Perancangan rangkaian komunikasi ini dilakukan dengan simulasi. Simulasi pada dasarnya digunakan sebagai pendekatan awal dalam perancangan sebuah sistem, baik yang sederhana hingga kompleks. Perancangan rangkaian elektronika membutuhkan ketelitian serta cara kerja sistem yang terukur dan teruji. Adanya perancangan dalam sebuah simulator, maka cara kerja dan keberhasilan suatu sistem dapat diketahui. Perangkat lunak simulator yang digunakan adalah software PROTEUS® 8.9. Software tersebut terdiri dari dua fitur, yaitu ISIS untuk mendesain skema interaktif; dan ARES untuk mendesain PCB layout.Setelah dilakukan perhitungan, sistem komunikasi ultrasonik dirancang dengan fitur ISIS pada simulator, dan komponen transduser ultrasonik JSN-SR04T mampu mentransmisikan sinyal informasi audio dengan mengirim dan menerima suara dengan frekuensi ultrasonik, lalu sinyal direkonstruksi ulang dengan penguatan terukur agar dapat didengar kembali oleh pendengaran manusia.
Alat Penghitung Kapasitas Penumpang dan Pemberi Tahu Lokasi pada Angkutan Kota Cerdas Menggunakan Jaringan GSM Fitri Novianti; Tata Supriyadi; Griffani Megiyanto Rahmatullah
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.308 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2070

Abstract

Eksistensi angkot kian berkurang seiring dengan adanya transportasi online. Salah satu keluhan penumpang berdasarkan survei yaitu ketidakpastian lokasi dan jumlah orang dalam angkot yang sedang ditunggu. Salah satu inovasi terdahulu untuk memberikan fasilitas tambahan pada angkot yaitu aplikasi Tron untuk mengetahui lokasi penumpang. Namun, perlu adanya tambahan berupa informasi lokasi angkot disertai jumlah orang di dalamnya. Solusi yang diusulkan yaitu sistem web tracking dan bidirectional people counter. Sistem bidirectional people counter yang terbentuk dari dua sensor inframerah berfungsi untuk mendeteksi orang masuk dan orang keluar untuk disimpulkan jumlah orang di dalamnya, sedangkan sistem web tracking berfungsi untuk mendeteksi lokasi longitude dan longitude. Semua data kemudian dikirim melalui jaringan GSM/GPRS menuju database web server untuk diakses oleh aplikasi penumpang. Spesifikasi alat yang dirancang yaitu akurasi web tracking minimal 99% dan akurasi bidirectional people counter maksimal 1 kesalahan dari 15 percobaan. Hasil dari pengujian didapat hasil akurasi web tracking latitude sebesar 99.970% , longitude sebesar 99.997%, akurasi bidirectional people counter terdapat 1 kesalahan dari 20 percobaan, GSM dapat mengirim data ketika sinyal stabil, serta aplikasi dapat mengakses data sesuai dengan database web server . Dari pengujian dapat disimpulkan bahwa realisasi alat dan aplikasi sudah sesuai dengan spesifikasi yang dirancang.
E-Rural: Komunikasi Data Menggunakan Radio Transceiver 144,552 Mhz yang Terintegrasi Webserver Ahmad Fakih Sidik; Rida Hudaya; R. W. Tri Hartono
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.988 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2071

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang luas. Mayoritas petani di Indonesia bekerja di pertanian/perkebunan di daerah rural area. Pada proyek ini, penulis akan membangun sebuah sistem yang dinamakan e-Rural, yaitu komunikasi data dengan menggunakan menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya untuk mengirimkan data hasil panen petani, sehingga masyarakat mudah mendapatkan informasi berupa hasil penen serta mengurangi kerugian petani akibat ulah tengkulak. Penggunaan radio dengan frekuensi Very High Frequency (VHF) menjadi solusi komunikasi di daerah rural yang tidak terjangkau jaringan internet dan penggunaan komunikasi satelit yang mahal. Data hasil panen diinputkan melalui smartphone Android. Pada sisi pengirim, sistem inidimodulasi dengan modem FSK untuk dikirimkan melalui radio transmitter. Pada sisi penerima, data akan didemodulasi dan akan diupload ke webserver sehingga dapat diakses oleh publik. Dengan sistem komunikasi wireless telah dapat mengirim data dengan jarak tidak lebih dari 1 kilometer dengan kondisi minim penghalang dengan tingkat keberhasilan data terkirim diatas 90%. Delay paling tinggi terjadi pada jarak 100 meter dengan waktu sebesar 10,39 detik. Data pada sistem ini telah berhasil tersimpan di database dan tertampil di website yang dapat diakses oleh publik.
Pengamatan Lapisan Ionosfer Berdasarkan Amplitudo Gelombang Frekuensi 40 KHz Achmad Aulia Akbar Anas; Ridwan Solihin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.002 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2072

Abstract

Ionosfer merupakan salah satu lapisan atmosfer Bumi dengan ketinggian 60 km - 600 km dari permukaan bumi yang tersusun dari atom dan molekul yang kehilangan beberapa elektron. Lapisan ini sangat berperan dalam sistem komunikasi radio jarak jauh, namun dikarenakan jaraknya yang dekat dengan Matahari dibandingkan lapisan atmosfer yang lain dapat menyebabkan komunikasi radio jarak jauh terganggu diakibatkan oleh aktivitas Matahari. Untuk meminimalisir dampak ganggaun yang terjadi perlu dilakukan proses pengamatan lapisan Ionosfer. Fokus pada penelitian ini adalah merancang device dan melakukan pengukuran menggunakan miniwhip active antenna yang difungsikan untuk mengamati lapisan Ionosfer menggunakan metoda gelombang low frequeny (LF) 40.0 kHz yang dipancarkan oleh stasiun Mount Ootakadoya, Fukushima Prefecture, Japan. (N 37o 22’ 21.35’’ E 140o 50; 56.06”). Berdasarkan realisasi device dan pengukuran menggunakan miniwhip active antenna diperoleh informasi bahwa rentang level amplitudo pada malam hari berada pada rentang 1.7 volt – 2.2 volt, sedangkan level amplitudo pada siang hari disaat kondisi lapisan Ionosfer normal berada pada rentang 1.4 volt – 1.8 volt. Untuk kondisi siang hari disaat lapisan Ionosfer tidak normal dan berpotensi menggangu komunikasi radio jarak jauh, level amplitudo yang diterima akan bernilai > 1.8 volt.
Pemanfaatan Jaringan Area Lokal dan Aplikasi Web pada Sistem Informasi Pepustakaan Luthfi Aulia Citra Irawan; Ferry Satria; Rifa Hanifatunnisa
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.561 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2073

Abstract

Proses pengolahan data perpustakaan pada awalnya dilakukan secara manual pada sebuah buku besar. Namun, pengolahan data tersebut dirasa kurang efektif dan efisien, sehingga seiring dengan perkembangan teknologi saat ini pendataan berubah menjadi secara terkomputerisasi. Pendataan tersebut digunakan sebagai bentuk peningkatan pelayanan perpustakaan yang diterapkan sebagai proses peminjaman dan pengembalian buku, serta untuk menyajikan berbagai laporan seperti laporan peminjaman buku serta rekap pengunjung. Maka dari itu dirancanglah sebuah aplikasi web sistem informasi perpustakaan dengan memanfaatkan sebuah jaringan lokal untuk memudahkan dalam melakukan proses peminjaman serta pengembalian buku pada perpustakaan, memudahkan dalam pencarian lokasi penyimpanan buku, dapat menampilkan data rekap pengunjung perpustakaan, serta dapat melihat histori peminjaman pada masing masing pemilik kartu perpustakaan. Aplikasi web dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta memanfaatkan MySQL untuk database atau penyimpanan data. Jaringan lokal yang digunakan sebagai koneksi antar dua pc yaitu dengan memanfaatkan teknologi wifi. Hasil penelitian ini merupakan aplikasi web sistem informasi perpustakaan dengan memanfaatkan sebuah jaringan lokal.
Analisis Efektivitas Algoritma FAST++ untuk Test Case Minimization dalam Pelaksanaan Regression Testing Ilham Gibran Achmad Mudzakir; Zikri Ariachandra; Ani Rahmani
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.067 KB)

Abstract

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memangkas biaya pengembangan aplikasi. Salah satunya dengan mengupayakan pengurangan cost dalam tahap pengujian, yaitu dengan mengurangi test case. Pengujian dilakukan untuk menjamin kualitas perangkat lunak yang dibangun, agar sesuai dengan requirement yang disepakati. Pengujian memiliki banyak jenis, salah satunya adalah regression testing, yang dilakukan sebagai dampak dari penambahan atau modifikasi fitur-fitur pada perangkat lunak yang terus berkembang. Penambahan fitur berdampak pada bertambahnya jumlah test case yang harus diujikan. Hal ini kemudian berdampak pada bertambahnya waktu dan cost yang dibutuhkan untuk menguji keseluruhan sistem. Beberapa penelitian saat ini mulai mengembangkan metode untuk mengurangi waktu eksekusi pada saat pengujian. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknik test case minimization. Penelitian ini mengkaji efektivitas algoritma FAST++ untuk mengurangi jumlah test case pada test suite yang diujikan. Efektivitas FAST++ dihitung berdasarkan waktu eksekusi dan jumlah test case yang berhasil dikurangi. Digunakan juga fault detection loss metrics untuk memastikan algoritma reduksi tidak kehilangan kemampuannya dalam mendeteksi fault. Uji coba dilakukan memanfaatkan software berbahasa C, “print token” dari Software-artifact Infrastructure Repository (SIR) milik NC State University. Hasil uji coba menunjukkan bahwa algoritma FAST++ lebih cepat 7.02 detik dari retest all dalam menemukan seluruh defect yang ada.
Perbandingan Penggunaan Reactive Programming dan ObjectOriented Programming pada Kinerja Aplikasi Sederhana Berbasis Android Dewanto Joyo P; Naufal Rajabi; Riyanzani Anggara P; Ani Rahmani
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.3 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2076

Abstract

Sistem antarmuka reaktif pada saat ini dibutuhkan untuk menjawab isu melimpahnya data dan kejadian yang terjadi pada suatu antarmuka pengguna. Hal ini dimaksudkan agar pengguna nyaman saat menggunakan aplikasi. Suatu metode bernama Reactive Programming (RP) hadir sebagai metode baru dalammengembangkan user interface yang memiliki aliran data dan kejadian/event yang kompleks. RP bekerja dengan merepresentasikan hal dunia nyata menjadi suatu aliran kejadian/event yang akan dikelola secara asynchronous. Di sisi lain, Object Oriented (OO) memiliki pendekatan dengan merepresentasikan wujuddunia nyata ke dalam objek objek sebagai entitas utama suatu program. Tulisan ini menjelaskan hasil studi perbandingan kinerja aplikasi sederhana berbasis Android yang dikembangkan dengan paradigma berbeda yaitu reactive dan pure OO. Perbandingan kinerja aplikasi diukur dari konsumsi sumber daya aplikasi identik melalui profiler pada Android Studio. Dari tiga parameter pengukuran (penggunaan memori, CPU, dan energi), aplikasi dengan paradigma RP cenderung memiliki konsumsi sumber daya 1,8-8,1% lebih tinggi dibandingkan aplikasi dengan paradigma pure OO. Hasil ini menunjukkan bahwa pemrograman denganparadigma pure Object Oriented memiliki kinerja yang lebih ramah terhadap penggunaan sumber daya/resources pada kasus implementasi aplikasi Android sederhana.

Page 39 of 124 | Total Record : 1239