cover
Contact Name
Maisevli Harika
Contact Email
ijatr@polban.ac.id
Phone
+6222-2013789
Journal Mail Official
irwns@polban.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Bandung Jl. Gegerkalong Hilir, Ciwaruga, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Industrial Research Workshop and National Seminar
ISSN : -     EISSN : 27752003     DOI : https://doi.org/10.35313/irwns
Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS) adalah forum diseminasi hasil-hasil penelitian sains terapan yang dilakukan setiap tahun di Politeknik Negeri Bandung. Forum ini merupakan ajang untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman antara pihak praktisi industri, akademisi, dan pemerintahan. Adanya interaksi antar perspektif yang berbeda ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan kesinambungan dan perkembangan teknologi yang tepat guna untuk diterapkan di industri dan masyarakat.
Articles 1,239 Documents
Rancangan Fertigation Management System Menggunakan Statistical Time and Duration Method Rida Hudaya; Dodi Budiman Margana; R. Wahyu Tri Hartono; Hepi Ludiyati; Rahmawati Hasanah; Sulistia Suwondo; Yadhi Aditya Permana
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.951 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2077

Abstract

Makalah ini membahas rancangan perangkat fertigation management system yang diterapkan secara on-farm dengan menggunakan time and duration method pada lingkungan wireless sensor networked. Rancangan ini bertujuan menjawab persoalan ketepatan penggunaan air dan pupuk pada Digital Precision Farming System, Rancangan perangkas keras terdiri dari sensor node, sink node, modul GSM, Wifi, Bluetooth,SD Card dan RTC. Power supply menggunakan sumber daya listrik PLN. Rancangan perangkat lunak menggunakan statistical time and duration method berdasarkan suhu dan kelembaban lingkungan tanaman. Untuk efisiensi biaya komunikasi, sistem jaringan menggunakan jaringan GSM/SMS, wifi dan Bluetooth. Seluruh peristiwa yang terjadi di sink node dicatat pada datalogger yang terletak di sink node. Hasil rancangan ini menunjukkan tingkat efisiensi penggunaan waktu sekitar 96% dalam penggunaan data melalui jaringan internet berbayar. Sedangkan untuk akurasi pembelajaran time and duration method bervariasi disekitar 94% sampai dengan 96%. Secara fungsional sistem telah berjalan dengan baik seluruhnya. Persoalan yang masih dihadapi adalah tidak adanya jaminan komunikasi GSM/SMS dapat dilaksanakan dengan tepat waktu.
Desain Antena Susun Mikrostrip Rectangular Patch 4x2 Untuk Aplikasi 5G Mochamad Rizal Sumpena; Hanny Madiawati; Elisma Elisma
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.598 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2078

Abstract

Komunikasi radio merupakan suatu metode penyampaian informasi dalam dunia telekomunikasi yang memanfaatkan gelombang radio. Dalam suatu sistem komunikasi radio, terdapat perangkat transmisi yang sangat berpengaruh secara signifikan dalam proses penyampaian informasi baik di pengirim maupun di penerima. Perangkat yang dimaksud yaitu antena. Antena berfungsi untuk meradiasikan dan menerima gelombang elektromagnetik. Diperlukan antena yang handal agar proses transmisi berjalan dengan baik. Antena mikrostrip menjadi antena yang tepat untuk digunakan dalam komunikasi radio karena antena mikrostrip berukuran cenderung kecil, mudah dibawa kemanapun, dan biaya fabrikasinya relatif murah. Antena mikrostrip yang akan dirancang menggunakan metode array dengan konfigurasi 4x2 yang bekerja pada frekuensi 3,5 GHz untuk aplikasi 5G menggunakan material dielektrik FR4 epoxy dengan konstanta dielektrik sebesar 4,6. Parameter-parameter antena yang dihasilkan adalah frekuensi kerja pada 3,45 GHz-3,65 GHz dengan frekuensi tengah 3,55 GHz, return loss 20,813264 dB, VSWR 1,2003699, bandwidth sebesar 123,3 MHz, gain 10,4 dB, pola radiasi unidireksional. Semua parameter yang didapatkan telah memenuhi spesifikasi yang diinginkan.
Penggunaan RF-ID Untuk Sistem Pembayaran pada Angkutan Kota Cerdas (Akodas) Mohammad Revi Prasetiyo Susanto; Tata Supriyadi; Griffani Megiyanto R
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.61 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2079

Abstract

Sejarah membuktikan perkembangan alat pembayaran terus berubah- ubah bentuknya, mulai dari bentuk logam, uang kertas konvensional, hingga kini alat pembayaran telah mengalami evolusi yaitu menjadi alat pembayaran elektronik. Tujuan dibuatnya sistem tersebut yaitu untuk meminimalisir kasus pembayaran dan kemacetan yang diakibatkan oleh transportasi umum di Bandung yang tidak seharusnya. Alternatif yang digunakan yaitu menggunakan metoda pembayaran e-money menggunakan RFID dan webserver. Alternatif tersebut dapat menjadi solusi agar tingkat kemacetan semakin menurun dan kepuasan terhadap layanan angkot menjadi meningkat. Komponen perangkat keras yang dibutuhkan yaitu RF ID, GPS, dan SIM900A dengan didukung Bahasa pemrograman PHP untuk sistem kalkulasi harga dan jaraknya. RFID digunakan sebagai e-money , GPS berperan dalam penentuan lokasi, harga dan jarak, sedangkan SIM900A sebagai modul pengiriman data menuju database. Sistem pembayaran dapat bekerja secara optimal apabila kondisi GPS dan SIM900 dapat mengunci sinyal dengan akurat . Dari 8/10 percobaan penguncian lokasi serta pengiriman data, 8 diantaranya sukses terkirim menuju database. Kesimpulannya yaitu e-money yang terdapat pada RFID menjadi keuntungan tersendiri untuk sistem pembayaran pada angkutan kota dikarenakan dapat digunakan secara efisien dan fleksible.Dari hasil percobaan RF-ID identifikasi dapat dilakukan pada jarak 1 cm – 4 cm. Dari hasil pengujian GPS dapat mengunci lokasi dengan ketepatan lokasi sebesar 85%.
Kamuflase Antena pada Frekuensi GSM 1800 MHz Berbahan Substrat Akrilik Adriani Nurul Diastary; Hepi Ludiyati; Didin Saefudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.379 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2080

Abstract

Antena mikrostrip termasuk antena yang populer dimana memiliki keunggulan dalam hal kompatibel dan mudah diintegrasikan. Hal mendasar lainnya dari antena mikrostrip yaitu dimensi dan fabrikasinya yang ringan. Segala bidang membutuhkan antena sebagai sarana komunikasi tanpa terkecuali pada kepolisian yang mana lembaga masyarakat tersebut membutuhkan antena untuk komunikasi dengan sifat rahasia, terkendali namun tidak menarik perhatian oknum-oknum jahat. Pada tulisan ini telah didesain dan disimulasikan sebuah antena mikrostrip berkonsep kamuflase karena menggunakan media substrat akrilik yang efisien dan ekonomis, serta bernilai seni dengan patch segiempat untuk digunakan intelejen kepolisian dimana bahan akrilik itu sendiri tidak umum digunakan sebagai bahan antena yang mana dapat berkamuflase dengan lingkungan sekitar. Perancangan antena disimulasikan dengan menggunakan software CST Studio Suite dengan teknik pencatuan Insert Feed. Melalui pendekatan simulasi, antena jenis mikrostrip yang merupakan antena direksional yang memiliki polarisasi linier ini telah mendapatkan nilai-nilai parameter berupa return loss sebesar 24.5 dB, bandwidth 33.5 MHz, polarisasi unidireksional, dan juga gain ≥ 3 dBi yaitu diangka 5 dBi. Frekuensi kerja bergeser tidak lebih dari 5%.
Sistem Lampu Lalu Lintas Otomatis Menggunakan Jaringan Radio pada Frekuensi 433 MHz Dengan Sensor Ultrasonik Indah Rahmawati; Teddi Hariyanto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.967 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2081

Abstract

Kemacetan adalah kondisi tersendatnya atau terhentinya lalu lintas. Kemacetan disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah volume kendaraan yang melebihi kapasitas jalan dan adanyahambatan pada jalan seperti persimpangan lampu lalu lintas. sistem pengaturan lampu lalu lintas kebanyakan masih dilakukan secara manual di pusat kontrol ATCS yang di-remote dari pusat. Oleh karena itu dibuatlah alat dengan sistem otomatis tanpa kendali manusia yang dapat cukup efektif membagi delay waktu lampu hijau pada lampu lalu lintas di setiap persimpangan sehingga dapat menekan angka kemacetan. Sistem ini akan menentukkan delay waktu lampu lalu lintas berdasarkan skala prioritas yang ditentukan dari tingkat kemacetan setiap ruas jalan yang terdeteksi melalui menggunakan sensor ultrasonik. Untuk menghitung delay lampu hijau maka dibutuhkan data-data kemacetan setiap ruas jalan di persimpangan. oleh karena itu semua lampu lalu lintas ruas jalan saling terhubung dalam jaringan komunikasi radio yang bekerja di frekuensi 433 MHz. Salah satu ruas jalan berperan sebagai master dan ruas jalan lainnya berperan sebagai slave dimana master berperan untuk mengontrol slave. Dari percobaan yang sudah dilakukan, alat sudah berhasil mendeteksi kemacetan dengan akurat dan mampu untuk saling berkomunikasi antar lampu lalu lintas. Alat juga sudah dapat mengolah data kemacetan dan menghasilkan delay lampu hijau untuk masing-masing lampu lalu lintas.
Perancangan dan Simulasi Antena Mikrostrip Satu Elemen Berbahan Material Dielektrik Anisotropik untuk Aplikasi WiFi (Wireless Fidelity) pada Frekuensi 2400 MHz Aninda Al Shifa; Hepi Ludiyati; Ridwan Solihin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.455 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2082

Abstract

Komunikasi merupakan aktivitas yang penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Tidak hanya komunikasi suara yang dilakukan, komunikasi wireless pun dibutuhkan saat ini. Antena mendukung teknologi wireless. Penulis mengusulkan sebuah antena mikrostrip berbahan material dielektrik anisotropik untuk aplikasi Wi-Fi (Wireless Fidelity). Perancangan antena ini menggunakan substrat jenis FR4 epoxy. Material dielektrik anisotropik merupakan material dielektrik artifisial dengan permitivitas tinggi, serta sifat anisotropik yang mampu meningkatkan nilai permitivitas hanya di arah x, y, atau z saja. Perancangan ini menggunakan material elektromagnetik inovatif berbentuk persegi berbahan dasar FR4 epoxy dan menggunakan mode gelombang TM11. Selain itu juga antena ini menggunakan teknik pencatuan proximity coupled yang memfokuskan pada pelebaran bandwidth. Spesifikasi antena yang dirancang meliputi frekuensi tengah 2400 MHz, return loss ≥ 10 dB, bandwidth ≥ 90 MHz, VSWR ≤ 2, gain > 0 dBi. Antena mikrostrip ini dibuat dengan cara konvensional dan artifisial. Hasil simulasi pada ANSOFT HFSS 15.0. didapatkan spesifikasi antena konvensional dengan frekuensi tengah 2400 MHz, return loss 24,0147 dB, bandwidth 115 MHz, VSWR 1,0957, gain 2,6727 dBi. Pada antena artifisial memiliki frekuensi tengah 2400 MHz, return loss 24,7329 dB, bandwidth 118,2 MHz, VSWR 1,0085, gain 0,31409 dBi.
Peningkatan Kinerja Gain Antena Mikrostrip 4x4 MIMO Menggunakan Dielektrik Termodifikasi pada Frekuensi 1800 MHz Amila Nabilah; Hepi Ludiyati; Didin Saefudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.193 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2083

Abstract

Keterarahan radiasi suatu antena sangat berpengaruh terhadap kinerja suatu antena. Nilai gain yang tinggi sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan suatu antena dalam memancarkan atau menerima energi gelombang elektromagnetik ke ruang bebas. Berdasarkan hal diatas maka dirancang sebuah antena mikrostrip MIMO 4x4 dengan menggunakan substrat FR-4 Epoxy dan tembaga sebagai elemen peradiasi gelombang. Antena dirancang pada frekuensi 1800 MHz dengan spesifikasi antena yang diinginkan terdiri dari beberapa parameter yaitu frekuensi kerja 1800 MHz dengan nilai return loss > 10 dB, dan nilai gain minimum 5 dBi. Antena dirancang dengan difokuskan kepada high gain antenna. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan material dielektrik FR-4Epoxy yang termodifikasi digunakan dengan menyisipkan lapisan-lapisan tembaga tipis. Teknik pencatuan antena yang digunakan adalah insert feed. Dari hasil simulasi dengan menggunakan CST Microwace Studio® antena memiliki gain 6,95 dBi pada frekuensi 1800 MHz, bandwidth 58.3 MHz dan nilai return loss S11= -13,55. Berdasarkan penerapan metoda diatas dapat ditunjukan bahwa nilai gain antena meningkat.
Kamuflase Antena pada Frekuensi GSM 900 MHz Berbahan Substrat Akrilik Risky Anisa Dwi Utami; Hepi Ludiyati; Didin Saefudin
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.158 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2084

Abstract

Perangkat telekomunikasi di pasaran saat ini sudah banyak dalam bentuk portabel. Telah dilakukan analisa terdahulu bahwa keberadaan material dielektrik yang memiliki nilai permitivitas tinggi pada perangkat telekomunikasi dapat memperkecil dimensi dari alat tersebut. Salah satu perangkat yang telah direalisasikan menggunakan material dielektrik dengan dimensi lebih kecil yaitu antena mikrostrip. Kamuflase antena mikrostrip pada frekuensi GSM 900 MHz berbahan substrat akrilik merupakan perancangan antena mikrostrip untuk menghasilkan perangkat yang memiliki VSWR rendah mendekati 1 (satu) dan gain yang tinggi yaitu di atas 5 dBi dengan material dielektrik artifisial bersifat kamuflase. Antena dikamuflasekan dengan area di sekitar dan bisa ditempatkan dimana pun. Bahan akrilik dipilih karena bahan-bahan tersebut mudah diolah untuk sifat kamuflase yang mana bahan-bahan tersebut mudah menipu dikarenakan material yang sering ditemukan dan bukanlah material asing. Frekuensi kerja yang digunakan pada antena adalah frekuensi GSM 900 MHz danparameter yang diuji yaitu permitivitas bahan, gain antena, return loss, VSWR dan bandwidth. Teknik pencatuan antena yang digunakan adalah proximity coupling. Dari hasil simulasi dengan menggunakan CST Microwave Studio®, antena mikrostrip artifisial memiliki nilai return loss sebesar 12,389 dB, gain sebesar 5,284 dBi, VSWR sebesar 1.632, dan nilai bandwidth sebesar 5,42 MHz.
Realisasi Antena Mikrostrip Persegi Satu Elemen untuk Aplikasi LTE Menggunakan Material Dielektrik Anisotropik Pada Frekuensi 1,8 GHz Aninda Al Shifa; Idhamartya Wulani; Yumna Salma Azzahra; Hepi Ludiyati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.595 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2086

Abstract

Antena merupakan salah satu elemen penting pada sistem komunikasi tanpa kabel, dimana tidak ada sistem komunikasi wireless yang tidak menggunakan antena. Manfaat teknologi LTE, kebutuhan tidak hanya terbatas pada komunikasi suara saja, akan tetapi juga dilakukan untuk komunikasi wireless. Penulis mengusulkan sebuah antena mikrostrip berbahan material elektromagnetik artifisial untuk aplikasi LTE menggunakan substrat jenis FR4 epoxy. FR4 epoxy ini penyerapan airnya mendekati nol, bahan ini dikenal mempertahankan nilai mekanis yang tinggi dan kualitas isolasi listrik baik dalam kondisi kering maupun lembab. Pada material dielektrik artifisial ini memiliki struktur dasar persegi. Mode gelombang yang digunakan adalah transverse magnetic, keuntungan denganmeggunakan mode gelombang ini yaitu dapat meminiaturisasi ukuran perangkat. Mode gelombang yang digunakan pada antena ini adalah mode TM11 dengan teknik pencatuan proximity coupled. Hasil simulasi antena konvensional memiliki return loss 25,4117 dB dengan frekuensi tengah 1,8 GHz. Pada antena artifisial memiliki return loss 20,3582 dB dengan frekuensi tengah 1,8 GHz. Proses miniaturisasi yang didapat pada dimensi antena secara perhitungan adalah 23,44%. Hasil pengukuran didapat antena konvensional memiliki return loss 12,5 dB dengan frekuensi tengah 1,882 GHz. Pada antena artifisial memiliki return loss 15 dB dengan frekuensi tengah 1,875 GHz. Proses miniaturisasi yang didapat pada dimensi antena adalah 17,7%.
Jaringan Internet untuk Pengolahan Data Perilaku Supir Angkot sebagai Notifikasi bagi Pelanggan Angkutan Kota Cerdas Zidan Maulana Akbar; Tata Supriyadi; Griffani Megiyanto R
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 11 No 1 (2020): Prosiding 11th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.65 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v11i1.2088

Abstract

Seiring dengan berjalannya waktu kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap transportasi umum semakin meningkat. Bersamaan dengan itu, muncul sistem transportasi baru yaitu angkutan online atau yang lebih dikenal dengan ojek online yang dikenal lebih efisien dan aman. Namun dampak dari munculnya ojek online ini membuat angkutan kota yang masih tradisional menjadi ditinggalkan. Oleh karenanya untuk dapat bersaing, angkutan kota harus pula beradaptasi. Sistem transportasi online dan berbasis android harus ditambahkan pada angkutan kota. Ditambah dengan notifikasi perilaku pengendara. Sehingga dapat menghilangkan paradigma masyarakat tentang angkutan kota yang ugal-ugalan dan tidak aman. Dengan menambahkan sistem IOT berupa sensor MPU6050 accelerometer yang dapat menghitung pergerakan dari angkutan kota. Kemudian dikirimkan menggunakan modul GPRS SIM900A menuju database webserver sehingga nantinya dapat di analisis dan menghasilkan status perikalu dari pengendara. Status dari pengendara menjadi notifikasi yang dapat dilihat oleh calon penumpang melalui aplikasi pada smartphone . Setiap 10 menit sekali status yang dapat dilihat pada aplikasi akan diperbaharui. Status pada aplikasi berupa ugal-ugalan dan tidak ugal-ugalan.

Page 40 of 124 | Total Record : 1239