cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
lppm.undar1965@gmail.com
Phone
+6285645194844
Journal Mail Official
bakhrudin_bk@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Gus Dur 29A, Mojongapit, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia
Published by Universitas Darul Ulum
ISSN : 25807862     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Thalaba: Pendidikan Indonesia merupakan jurnal keguruan dan ilmu pendidikan yang memuat artikel mengenai kajian, telaah, penelitian, perkembangan pemikiran, atau hasil temuan ilmiah dibidang konseling dan ilmu pendidikan. Jurnal ini diterbitkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum. Diterbitkan secara rutin 2 kali dalam satu tahun untuk memenuhi pemuatan karya ilmiah para peneliti dan akademisi Pengelola FKIP Universitas Darul Ulum Jombang, Jl. Gus Dur No. 29 A Jombang 61413, Frekwensi terbitan: 6 bulanan
Articles 49 Documents
UPAYA PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN METODE BERCERITA UNTUK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI Indra Apriyanti Marafat; Siti Arifah; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.087 KB)

Abstract

Kemampuan Bahasa dan bicara pada anak usia dini merupakan suatu keinginan orangtua dalam mengembangkan potensi yang ada pada Anak Usia Dini. Layanan Bimbingan kelompok yang diberikan kepada Anak Usia Dini di PAUD Tunas Harapan Pulorejo dengan metode bercerita merupakan salah satu cara dalam Pengembangan Bahasa dan bicara pada anak Usia Dini. Sedangkan permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bicara dan Bahasa pada anak Usia Dini di PAUD Tunas Harapan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah Bagaimana upaya pelaksanaan bimbingan kelompok dengan metode bercerita untuk mengembangkan Bahasa dan bicara pada anak usia dini di PAUD Tunas Harapan ?”.Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Subjek penelitian anak usia dini PAUD yang berusia antara 4 – 5 tahun di Tunas Harapan Pulorejo yang mengalami kesulitan dalam berbicara atau tingkat kemampuan berbicara yang dikategorikan kurang baik sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipasi, wawancara dan dokumentasi, yang kemudian hasilnya dianalisis dengan menggunakan rumus persentase.Hasil penelitian yang diperoleh adalah pelaksanaan bimbingan kelompok dengan metode berbicara dapat mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini di PAUD Tunas Harapan Pulorejo. Kesimpulan tersebut berdasarkan temuan bahwa pada siklus I kemampuan berbicara anak usia dini sebesar 29,7%, siklus II sebesar 51,9% dan siklus III sebesar 92,6%. Dengan demikian untuk meningkatkan kemampuan Bahasa dan bicara pada anak di PAUD Tunas Harapan Pulorejo bimbingan kelompok melalui metode cerita dapat diterapkan.
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PEMECAHAN MASALAH DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK DI TAMAN KANAK- KANAK
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.259 KB)

Abstract

Bimbingan kelompok teknik pemecahahan masalah (problem solving) merupakan suatu proses bimbingan yang merangsang daya fikir kreatif dimana individu menilai perubahan yang ada pada diri dan lingkungannya, membuat pilihan- pilihan baru, keputusan-keputusan atau penyesuaian yang selaras dengan tujuan dan nilai hidupnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan interaksi sosial Peserta Didik di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian sebanyak 30 peserta didik dan sampel 14 peserta didikTaman Kanak-Kanak Bunga Bangsa Badang Ngoro Jombang dengan perincian 7 kelompok eksperimen dan 7 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara.Uji validitas menggunakan rumus product momentdan realibilitas di uji dengan rumus Alpha, masing-masing berbantuan SPSS 26. Pengujian hipotesis menggunakan Uji Independent Sample t test dengan rumus berbantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan interaksi sosial peserta didik.Hal tersebut berdasarkan nilai pretest dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan perkembangan interaksi sosial peserta didik yang diberi bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah. Dan berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan Independent sample t test di hasilkan nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,006 < 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga hipotesis yang berbunyi bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah dapat meningkatkan interaksi sosial peserta didik di terima. Saran dalam penelitian ini guru taman kanak-kanak dapat menerapkan bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah dan untuk memperkaya khasanah kajian tentang bimbingan kelompok maka peneliti selanjutnya juga perlu menguji penerapannya dengan menggunakan teknik lain yang relevan.
KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MEREDUKSI KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Munajat Munajat; Miftakhul Djannah; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.805 KB)

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan kecanduan bermain game online pada siswa kelas XI sekolah menengah kejuruan setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy.Dari sampel sebanyak 10 siswa pada pre-test, terdapat kategori sangat tinggi sebanyak 1 siswa dengan persentase 10% dan kategori tinggi sebanyak 9 siswa dengan persentase 90% Selanjutnya, untuk post-test terdpat kategori rendah sebanyak 3 siswa dengan persentase 30% sementara untuk kategori sedang sebanyak 7 siswa dengan persentase 70% sehingga frekuensi yang diperoleh sebanyak 10 siswa dengan persentase 100%.Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat penurunan kecanduan bermain game online pada siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy.
PERAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI PROGRAM PARENTING DAY DALAM MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN AL-FATTAH Ziyanun Naqiyyah; Bakhrudin All Habsy; Ely Roy Madoni
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.896 KB)

Abstract

Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dari seluruh bagian tubuh sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. Termasuk juga perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu perkembangan anak usia dini perlu dioptimalkan dengan bimbingan kelompok melalui program parenting day. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode desain eksperimen quasi. Desain eksperimen quasi yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design, yaitu jenis desain yang biasanya dipakai pada eksperimen yang menggunakan kelas-kelas yang sudah ada sebagai kelompoknya, dengan memilih kelas-kelas yang diperkirakan sama keadaan atau kondisinya. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui hasilnya perkembangan anak usia dini dapat dioptimalkan melalui bimbingan kelompok melalui program parenting day pada siswa kelompok usia 5 tahun KB AL-FATTAH. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data dengan menggunakan Uji Paired Sample T test dimana diperoleh nilai signifikan 0.000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0.05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan perkembangan anak usia dini yang signifikan pada subjek setelah diberi layanan bimbingan kelompok melalui program parenting day, sehingga dapat disimpulkan bahwa perkembangan anak usia dini dapat dioptimalkan dengan bimbingan kelompok melalui program parenting day pada peserta didik kelompok usia 5 tahun KB AL-FATTAH. Saran kepada pengelola KB AL-FATTAH, hendaknya memiliki guru BK yang memiliki profesional di bidangnya untuk membantu memberikan bimbingan dan konseling atas permasalahan- permasalahan peserta didik yang ada di lembaga. Dan juga kepada peneliti lain yang akan menggunakan model parenting dalam mengoptimalkan perkembangan anak usia dini diharapakan menggunakan model lain dan variabel yang berbeda.
HUBUNGAN KEDISIPLINAN ANAK DENGAN MODEL SEKOLAH DARING DI KB HABIBUR ROHMAN Trias Jayanti; Siti Arifah; Tadjoer Ridjal
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.199 KB)

Abstract

Pada tanggal 24 maret 2020 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran COVID, dalam Surat Edaran tersebut dijelaskan bahwa proses belajar dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kedisiplinan Anak Dengan Model Sekolah Daring Di PAUD Habibur Rohman Desa Barongsawahan. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Penelitian ini di laksanakan di PAUD Habibur Rohman Desa Barongsawahan, populasi penelitian adalah semua peserta didik PAUD Habibur Rohman sejumlah 41 Anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket digunakan untuk mengumpulkan data Profesionalisme Guru dan Motivasi Belajar Siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 41 responden sebagian besar (73,2%) kedisiplinan anak adalah tinggi sejumlah 30 responden. diketahui bahwa dari 18 responden sebagian besar (61,1%) model sekolah daring sesuai sejumlah 11 responden. Dari hasil uji statistik Pearson Correlation diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas (0,000) lebih kecil dari standart signifikan 0,05 atau (r < a), dikarenakan r < a, yang berarti ada hubungan Kedisiplinan Anak Dengan Model Sekolah Daring Di KB Habibur Rohman Barongsawahan Bandarkedungmulyo Jombang sehingga hipotesis diterima. Diharapkan orangtua yang anaknya malas belajar untuk lebih meningkatkan atau merubah Kedisiplinan Anak saat Model Sekolah Daring di rumah
KEEFEKTIFAN KONSELING RASIONAL EMOTIF PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI SISWA SMP
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.153 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui (1) proses keefektifan konseling rasional emotif perilaku untuk meningkatkan kontrol diri siswa smp. (2) untuk mengetahui hasil keefektifan konseling rasional emotif perilaku untuk meningkatkan kontrol diri siswa smp. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 210 orang siswa dan sampel yang digunakan berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen quasi , desain yang digunakan adalah non equivalent control grub design, sampel yang di pergunakan sebanyak 30 peserta didik di mana nanti akan dibagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kelompok control masing-masing kelompok berjumlah 6 peserta didik teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket perilaku disiplin menggunakan alat ukur spss statistic 20. Hasil uji t diatas di peroleh t(hitung) 2.702 pada derajat kebebasan (df) 0,009 kemudian dibandingkan dengan t tabel 0,05, 1, 1374 maka T hitung. T tabel (2.379>1,374) sehingga dapat di simpulkan bahwa hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen ada perubahan signifikan.
KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK COGNITIVE BEHAVIOR UNTUK MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE PADA MAHASISWA
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.838 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji adakah keefektifan Konseling Kolompok Cognitive Behavior untuk mengurangi kecanduan Game Online pada mahasiswa Universitas Darul ‘Ulum. Maka dalam penelitian ini, peneliti menetapkan sampel sebanyak 33 mahasiswa dengan berasumsi dapat mewakili total keselurah jumlah populasi di Universitas darul ‘Ulum. Selanjutnya dengan menggunakan intrumen penelitian berupa Angket dan peneliti mengukur tingkat Kecanduan Game Online pada 33 sampelnya sehingga peneliti menemukan hasil sebagai berikut ; (1) 10 sampel dinyatan memiliki tingkat kecanduan Game Online “Rendah” dengan nilai persentase 30,3% ; (2) 19 sampel di nyatakan memmiliki tingkat kecanduan Game Online “Sedang” dengan nilai persentase 57,6%; (3) 4 sampel di nyatakan memiliki tingkat kecanduan Game Online “Tinggi” dengan nilai persentase 12,1%. Setelah menemukan sampel yang memiliki tingkat kategori Kecanduan Game Omline “Tinggi” selanjunya peneliti menetapkan sampel untuk masuk tahap Ekperimen dengan Desain Pre-Test dan Post-Test dalam Konseling Kelompok Cognitive Behavior . Sehingga peneliti menemukan hasil penghitungan menggukan Paired Sample T-Test sebagai brikut ; diketahui nilai Sig 0,507 > 0,05 sehingga dapat diputuskan bahawa H0 diterima sedangkan H1 ditolak.
KEEFEKTIFAN KONSELING BEHAVIOR UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN DIRI SANTRI PONDOK PESANTREN
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.099 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kamar 02 Pondok Pesantren Gadingmangu Gama 2 Putra, Perak Jombang dengan tujuan untuk mengetahui tingkat manajemen diri santri dan bimbingan konseling terhadap santri yang mempunyai manajemen diri rendah dengan menggunakan teknik konseling behavior. Konseling Behavior adalah tingkah laku seseorang ditentukan oleh banyak dan macamnya penguatan yang diterima dalam situasi hidupnya. Dalam penelitian konseling Behavior diterapkan untuk meningkatkan manajemen diri, dengan teknik meningkatkan tingkah laku dan menurunkan tingkah laku. Teknik konseling behavior yang digunakan untuk meningkatkan manajemen diri santri adalah penguatan positif, terapi aversi ( aversiv therapy ). Tahap – tahap konseling behavioral memiliki empat tahap yaitu melakukan ( assessment ), menentukan tujuan ( goal setting ), mengimplementasikan teknik ( technique implementation ), dan evaluasi serta mengakhiri konseling ( evaluation termination ). Manajemen diri merupakan suatu pengendalian diri terhadap pikiran, ucapan dan perbuatan yang dilakukan sehingga mendorong pada hal – hal yang tidak baik dan meningkatkan perbuatan yang baik dan benar. Dalam penelitian ini manajemen diri dapat diukur dengan menggunakan angket manajemen diri berdasarkan teori Albert Bandura yaitu : (1) Observasi diri (2) Penilaian tingkah laku (3) Standar pribadi (4) Respons diri (selfrespons).
Penerapan Teknik Modeling Dalam Konseling Kelompok Untuk Meningkatkan Self Efficacy Akademik Siswa Di SMP
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.475 KB)

Abstract

Peserta didik di sekolah dituntut untuk memenuhi ketentuan-ketentuan dalam proses pembelajaran. Misalnya, peserta didik diwajibkan mengerjakan tugas, menanggapi materi pelajaran yang sedang dibahas, dan dapat mengerjakan ujian dengan baik. Untuk memenuhi tuntutan-tuntutan dalam proses pembelajaran, peserta didik dapat mengalami masalah, yaitu rendahnya keyakinan peserta didik terhadap kemampuannya untuk bisa memenuhi tuntutan-tuntutan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik modeling dalam konseling kelompok untuk meningkatkan efikasi diri siswa. Efikasi diri akademik adalah keyakinan seseorang akan kemampuannya dalam memenuhi tuntutan akademik dengan baik. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efikasi diri akademik dapat berupa penguasaan pengalaman, pengalaman orang lain, persuasi sosial, serta kondisi fisik dan emosional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pretest Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 3 Sugio Tahun Pelajaran 2020/2021 berjumlah 32 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah 12 orang siswa. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif tentang peningkatan efikasi diri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modeling dalam konseling berpengaruh untuk meningkatkan efikasi diri siswa, hal ini dilihat dari hasil analisis signifikansi 0.024 kurang dari taraf signifikansi 0.05. Hal ini menunujukkan bahwa teknik modeling dalam konseling kelompok berpengaruh untuk meningkatkan efikasi diri siswa.
Keefektifan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Positive Reinforcement Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Dalam Belajar Pada Siswa MTs Lilik Fauziyah; Bakhrudin All Habsy; Siti Arifah
Jurnal Thalaba Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Darul ‘Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.589 KB)

Abstract

Percaya diri adalah keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimiliki dan keyakinan tersebut membuat merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket. Angket yang disebarkan sebanyak dua kali yakni sebelum pemberian tindakan dan sesudah pemberian tindakan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji T test.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka bimbingan kelompok teknik positive reinforcement sangat tepat dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis data terhadap tanggapan responden tentang rasa percaya diri siswa MTs sebelum pemberian bimbingan kelompok dengan teknik positive reinforcement termasuk dalam kategori sedang. Setelah perlakuan, berdasarkan hasil post test menunjukkan rasa percaya diri yang sedang dan ada peningkatan kearah perbaikan. Dari hasil pengujian menggunakan T Test menunjukkan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik positive reinforcement efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa sebab hasil harga t hitung adalah 4.400 dan angka probabilitas (Sig. (2-tailed) adalah 0.000 dengan df = Sedangkan t tabel pada taraf signifikan 5% uji dua pihak dengan dk = 35 adalah 2.042, sehingga Ha diterima karena t hitung 4.400 > t tabel 2.042 pada taraf signifikan α = 0.05. Dari hasil perhitungan ini menggambarkan bahwa siswa sudah memiliki peningkatan rasa percaya diri setelah mengikuti bimbingan kelompok teknik positive reinforcement. Dengan demikian bimbingan kelompok teknik positive reinforcement dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Artinya bimbingan kelompok teknik positive reinforcement efektif terhadap rasa percaya diri siswa. Melihat besarnya efektif bimbingan konseling teknik positive reinforcement terhadap rasa percaya diri. pengembangan pribadi di siswa khususnya rasa percaya diri melalui bimbingan kelompok dengan teknik positive reinforcement perlu ditingkatkan lagi dengan melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak, baik orang tua maupun sekolah.