cover
Contact Name
Raudhah Hayatillah
Contact Email
raudhah.hayatillah@ar-raniry.ac.id
Phone
+6285360043779
Journal Mail Official
journal.kenanga@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Faculty of Science and Technology Building, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, 23111.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Kenanga : Journal of Biological sciences and Applied Biology
ISSN : 27973166     EISSN : 27769216     DOI : https://doi.org/10.22373/kenanga
KENANGA Journal of Biological Sciences and Applied Biology is a peer-reviewed open access journal that publishes study results (original research articles and review articles). This journal covers all areas of biological science research and applied biology research such as Botany Zoology Microbiology Genetics Ecology Physiology Biochemistry Integration Between Islam and Bioscience
Articles 102 Documents
PENGARUH KOMBINASI BAP (Benzylamino purin) DAN TDZ (Thidiazuron) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PISANG CAVENDISH (Musa acuminata cavendish) MELALUI KULTUR IN -VITRO Nanda Raudhatul Jannah; Muslich Hidayat; Yunizar Hendri
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 1 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.229 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v1i2.1915

Abstract

Teknik kultur in-vitro adalah perbanyakan benih dengan menggunaan media buatan dalam kondisi aseptik. Salah satu jenis Tanaman pisang yang memiliki nilai komersial tinggi serta berpeluang untuk dikembangkan yakni pisang Cavendish (Musa acuminata Cavendish). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi perlakuan terbaik pada teknik kultur jaringan pisang Cavendish dengan zat pengatur tumbuh Benzylaminopurin (BAP) dan Thidiazuron (TDZ) pada media kultur in vitro. Penelitian dilaksanakan Di Laboratorium Kultur Jaringan Dinas Pertanian Dan Pangan Aceh Barat Daya, yang berlokasi di Padang Merante, Susoh, Aceh Barat Daya, dari 02 Agustus 2021 sampai dengan 14 September 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi BAP dengan TDZ berpengaruh nyata terhadap jumlah muncul tunas dibandingkan pemberian BAP tanpa kombinasi dan mampu memacu lebih cepat menginduksi pembentukan tunas dan perbanyakan dari eksplan pisang Cavendish.
IDENTIFIKASI TIPE STOMATA PADA BEBARAPA JENIS TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL Ridwan
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 1 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.51 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v1i2.1916

Abstract

PENGARUH JUMLAH BIJI DAN TANAH KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir) DI KEBUN OPAL DINAS PERTANIAN KABUPATEN ACEH SELATAN Dinda Winalda Syam; Kamaliah; Nelli Handriyani
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 1 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.339 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v1i2.1917

Abstract

Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) merupakan tanaman holtikultura yang tanaman semusim. Tanaman kangkung mengandung zat gizi yang cukup tinggi seperti vitamin A, B dan C serta berbagai mineral terutama zat besi yang bermanfaat bagi Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah biji dan tanah kompos terhadap pertumbuhan tanaman kangkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman kangkung dan jumlah biji meningkat setelah pemberian pupuk kompos pada pengamatan ke-1, ke-4 dan ke-5 HST. Jumlah daun terbesar terdapat pada tanaman kangkung dengan dengan jumlah biji 2 ukuran kecil (U1J2) pada pengamatan ke-1, 2, 3, 4, 5 dan 6 HST. Lebar daun terbesar terdapat pada tanaman kangkung dengan dengan jumlah biji 3 ukuran kecil (U1J3) pada pengamatan ke-1, 2, 3, 4, 5 dan 6 setelah tanam. Panjang daun terbesar terdapat pada tanaman kangkung dengan dengan jumlah biji 3 ukuran kecil (U1J3) pada pengamatan ke-1, 2, 3, 4, 5 dan 6 setelah tanam.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir) Nanda Vidasari; Arif Sardi; Rosmeri
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 1 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.546 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v1i2.1918

Abstract

Kangkung merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak ditemukan di Indonesia. Kandungan utama yang terdapat di dalam sayur kangkung adalah zat besi yang berguna untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan tanaman kangkung dan mengetahui dosis pupuk urea yang tepat untuk pertumbuhan tanaman kangkung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu U0 (Kontrol) = 0 gr urea/ polybag, U1 = 0,5 gr urea/polybag, U2 = 1 gr urea/polybag, dan U3 = 1,5 gr urea/polybag dengan 4 kali pengulangan pada masing masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah helaian daun tanaman kangkung pada dosis U0 (Kontrol) dengan perlakuan U3. Untuk pengamatan pertumbuhan tanaman kangkung pada berbagai dosis pupuk urea didapatkan hasil pengukuran rata-rata pertumbuhan dapat dilihat pada 7 HST untuk perlakuan U0 (Kontrol) didapatkan tinggi batang yaitu 22,8 cm, dan helaian daun 45. Tinggi tanaman pada perlakuan U3 didapatkan hasil tinggi tanaman 21,6 cm dan jumlah helaian daun 50. Pengamatan pertumbuhan tanamn kangkung pada hari ke 29 HST didapatkan hasil rata – rata pertumbuhan tanamn kangkung, pada perlakuan U0 (Kontrol) didapatkan hasil tinggi tanaman 140,08 cm, dan jumlah helaian daun 83,75. Sedangkan pada perlakuan U3 didapatkan hasil rata – ratatinggi tanaman 182,025 cm dan jumlah helaian daun 102,5. Kata kunci: tanaman kangkung, dosis, pupuk urea
POTENTIAL OF PHOSPHATE SOLUBILIZING BACTERIA FROM MANGROVE RHIZOSFER EFFECT PLANT GROWTH CORN (Zea mays) Nanda Anastia; Syafrina Sari Lubis
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.991 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v2i1.1919

Abstract

Mangroves are an ecosystem that is inhabited by various kinds of organisms and microorganisms, one of which is phosphate solubilizing bacteria that can be isolated from the mangrove rhizosphere. This study used a completely randomized design (CRD) aimed to obtain isolates of Phosphate Solubilizing Bacteria (PSB) and test the potential for the growth of corn plants. There were 9 isolates of gram positive BPF and 1 gram negative BPF, all isolates were rod-shaped. The results of morphological and biochemical tests showed that 9 bacterial isolates are a group of the genus Bacillus with the code LSP 1, LSP 2, LSP 3, LSP 4, LSP 5, LSP 7, LSP 8, LSP 9, LSP 10 and the genus Pseudomonas with the code LSP 6 . Testing the value of the phosphate solubility index (IKF) found bacteria with the highest IKF values ​​of 33 mm and 23.25 with isolate codes LSP 1 and LSP 6. Medium IKF values ​​are 17.8 mm and 11.6 mm with isolate codes LSP 3 and LSP 5. The lowest IKF values ​​were 7.33 mm, 6.4 mm, 5 mm, 4.7 mm, 4.2 mm and 2.8 mm with isolate codes LSP 2, LSP 10, LSP 7, LSP 8, LSP 9, and LSP 4. Bacterial isolates with the highest IKF values ​​were inoculated on soil media for corn crop growth. LSP 1 bacteria was able to significantly affect the growth of corn plant height by 27.7 cm. Keywords: Phosphate Solubilizing Bacteria (BPF), Mangroves, Corn Plants
ENUMERATION AND PATHOGENICITY TEST OF Vibrio Sp ON Green Mussels (Perna viridis) FROM THE KRUENG CUT AREA OF ACEH BESAR Syafrina Sari Lubis; Arif Sardi; Nailul Muna
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.976 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v2i1.1920

Abstract

Kerang hijau (Perna viridis) merupakan jenis biota memiliki kandungan zat gizi yang baik untuk dikonsumsi dan nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri Vibrio sp., melakukan enumerasi total koloni dengan metode Total Plate Count dan uji patogenitas Vibrio sp. dengan media Blood Agar plate (BAP). Isolasi dengan menggunakan media selektif Thiosulfate Citrate Bile Salts (TCBS) diperoleh 16 isolat. Hasil uji biokimia TSIA (Triple Sugar Iron Agar), uji MRVP (Methyl Red Voges- Proskauer), uji katalase, uji oksidasi, uji SIM (Sulfide Indole Motility) dan Uji Simmon Citrat, menunjukkan isolat Vibrio sp. memiliki kemampuan yang berbeda dalam menghidrolisis media pengujian. Enumerasi total koloni VP10 dengan jumlah 4,63 x 102 Cfu/g sedangkan hasil terendah yaitu isolat VP14 yang diperoleh dengan TPC adalah 2,36 x 102 Cfu/g.. Hasil pengujian patogenitas 16 isolat bersifat patogen karena memiliki kemampuan melisiskan darah yang terdapat didalam media Blood Agar Plate dan bersifat beta hemolisis.
PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG AIR (Ipomea aquatic Forks) PADA SISTEM HIDROPONIK NUTRIENT FILM TECHNIQUE (NFT) NAKASIPAN DINAS PANGAN ACEH Lisda Ariyanti; Purwana Satriyo; Lina Rahmawati
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.311 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v2i1.1921

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentangpertumbuhan tanaman kangkung air (ipomea aquatic forks) menggunakansistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). Hasil pengamatan yangtelah dilakukan pertumbuhan tanaman kangkung dilihat dari parametertinggi tanaman dan jumlah helai daun dengan menggunakan 10 tanamandihitung tinggi batang dan 10 tanaman dihitung jumlah helai daun,kangkung yang tertinggi terdapat pada tanaman ke 3 mencapai tinggi 68 cmdan tanaman terendah terdapat tanaman ke 1 mencapai 55 cm. Sedangkanparameter pengukuran jumlah helai daun yang banyak terdapat tanaman ke10 dengan jumlah daun 74 helai daun dan daun yang sedikit terdapat padatanaman ke 1 dengan jumlah daun 55 helai daun. Berdasarkan hasil tersebutdapat disimpulkan bahwa, perbedaan tinggi tanaman dan jumlah helai daundapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu, udara dan cahayadapat juga dipengaruhi oleh nutrisi yang bersirkulasi tidak dapat diserapoleh akar dengan baik.
Analisis Kualitatif Kandungan Merkuri pada Krim PemutihWajah Mahasiswa Biologi Ayu Nirmala Sari; Sanasti Marwah; Syarifah Ira Mefrina
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.909 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v2i1.1922

Abstract

Krim pemutih adalah campuran bahan kimia atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memutihkan atau memucatkan noda hitam pada kulit (wajah). Namun sayangnya telah banyak beredar di masyarakat khususnya wajah yangmengandung zat atau bahan kimia berbahaya seperti merkuri. Merkuridisebut juga dengan air raksa atau hydrargyrum yang merupakan elemen kimia dengan simbol Hg dan termasuk dalam golongan logam berat dengan bentuk cair dan berwarna keperakan. Pemakaian merkuri dalam krim pemutih dapat menimbulkan berbagai hal, yaitu mulai dari perubahan warna pada kulit wajah dan pada akhirnya dapat menyebabkan bintik-bintik hitampada kulit, iritasi, alergi, serta pada pemakaian dengan dosis yang tinggi dapat menimbulkan muntah-muntah, diare dan kerusakan paru-paru serta merupakan zat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeteksikeberadaan kandungan merkuri pada krim pemutih wajah yang dipakaimahasiswa. Sampel krim pemutih wajah yang diteliti sebanyak 30 sampel.Identifikasi merkuri dengan mengunakan kit uji merkuri merek Labstestdilakukan pada 38 sampel krim pemutih wajah. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa 32 sampel krim wajah negatif mengandung merkuri dan terdapat 6 sampel krim wajah yang terdeteksi mengandung merkuri dengan adanya perubahan warna menjadi abu-abu tua dan hitam kehijauan, yaitu sampel dengan kode M.WG, M.Cit, M.He, M.CK, M.P dan M.Clgn.
KARAKTERISASI MIKROFUNGI PATOGEN PADA BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) ASAL LAMNO DENGAN METODE BLOTTER TEST Syafrina Sari Lubis; M. Ikbal A
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.586 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v2i1.1931

Abstract

Mikrofungi patogen dapat menyerang biji kopi robusta (Coffea canephora) pada pohon dan gudang penyimpanan. Mikrofungi dapat merusak dan menurunkan kualitas biji kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikrofungi patogen pada biji kopi robusta (Coffea canephora) yang berasal dari pohon dan gudang penyimpanan di Lamno dengan menggunakan metode Blotter test. Sampel biji kopi robusta (Coffea conephora) yang diambil pada pohon dan gudang penyimpanan. Biji kopi yang dimasukkan ke dalam cawan petri yang telah berisi kertas saring sebanyak 3 lembar dan telah dibasahi dengan aquadest steril. Cawan petri yang telah berisi biji kopi diinkubasi selama 7 hari dengan pengaturan 12 jam terang dan 12 jam gelap. Mikrofungi yang tumbuh kemudian dipisahkan dan dimurnikan dengan media PDA. Hasil karakterisasi diperoleh 15 isolat mikrofungi patogen pada sampel biji kopi yang berasal dari pohon terdiridari 2 genus yaitu Aspergillus sp. dan Cephalosporium sp. dan 1 spesies yaitu Aspergillus niger. Sedangkan pada sampel biji kopi yang berasal dari gudang terdapat 12 isolat mikrofungi patogen yang terdiri dari 2 genus yaitu Aspergillus sp. dan Cephalosporium sp. dan 2 spesies yaitu Aspergillus niger dan Aspergillus flavus.
PENGUJIAN SALMONELLA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA SSA DAN MEDIA TSIA PADA MAKANAN Ulinnuha Nur Faizah; Ade Ayu Tridayanti
KENANGA : Journal of Biological Sciences and Applied Biology Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.686 KB) | DOI: 10.22373/kenanga.v2i1.1932

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi Salmonella pada sampel makanan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental di laboratorium. Sampel yang digunakan adalah daging ayam dan telur ayam. Metode dalam penelitian ini adalah uji menggunakan media selektif SSA (SalmonellaShigella Agar) dan TSIA (Triple Sugar Iron Agar). Hasil penelitian menunjukkan hasil positif bahwa semua sampel makanan yang diuji untuk pemeriksaan Salmonella Sp dengan menggunakan media SSA. Hasil negatif uji Salmonella sp pada sampel telur menunjukkan bahwa sampel tidak terdapat Salmonella sp berdasarkan hasil uji menggunakan TSIA.

Page 2 of 11 | Total Record : 102