cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4: September 2025" : 100 Documents clear
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA DAN MODAL BANK TERHADAP PENYALURAN KREDIT PADA BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA TAHUN 2014-2023 Koroh, Angela Jessicca Sheyla; Novi Theresia Kiak; Maria Indriyani Hewe Tiwu
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dana pihak ketiga dan modal bank berpengaruh secara signifikan dan bersama-sama terhadap penyaluran kredit. Selain itu, secara parsial bahwa dana pihak ketiga dan modal bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan pengaruh dan hubungan antara dana pihak ketiga dan modal bank sebagai variabel independen serta penyaluran kredit sebagai variabel dependen serta juga ingin melihat perbandingan dan perubahan maupun perkembangan dari pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Disamping itu peneliti juga tertarik untuk menganalisis hubungan dana pihak ketiga, modal bank lain dan penyaluran kredit secara parsial maupun secara simultan.
PERBEDAAN PENGARUH SENAM AEROBIK MODERATE INTENSITY DAN HIGH INTENSITY TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II Agustin, Defi Annisa; Tyas Sari Ratna Ningrum; Riska Risty Wardhani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Type II diabetes mellitus occurs due to chronic metabolic disorders characterized by elevated glucose levels resulting from insulin resistance. Several factors contribute to increased glucose levels, including age, sex, body mass index (BMI), genetics, and occupation. If blood glucose remains uncontrolled and continues to rise, it can damage other organs and lead to complications. Moderate-intensity aerobic exercise consists of deliberately selected movements performed to music, targeting the aerobic system and carried out at a moderate intensity. In contrast, high-intensity aerobic exercise is a training program that combines moderate- and high-intensity movements to target both the aerobic and anaerobic systems. Both types of exercise aim to reduce blood glucose levels. Objective: This study aims to compare the effects of moderate- and high-intensity aerobic exercise on blood glucose levels in patients with type II diabetes mellitus. Method: This study employed quasi-experimental design with two-group pretest-posttest design. The sampling technique was purposive sampling, involving 16 participants who underwent an exercise program three times a week for four weeks. Group I performed moderate-intensity aerobic exercise, while Group II performed high-intensity aerobic exercise. A glucometer was used as the measurement tool. Results: Hypothesis tests I and II (p < 0.05) showed that both moderate- and high-intensity aerobic exercise had a significant effect on lowering blood glucose levels. Hypothesis test III (p < 0.05) indicated a significant difference between the effects of the two exercise intensities. Conclusion: There is a significant difference in the effects of moderate- and high-intensity aerobic exercise. High-intensity aerobic exercise has a greater effect on lowering blood glucose levels in patients with type II diabetes mellitus. Suggestion: Future researchers are encouraged to expand on this study by incorporating additional variables to provide more valuable scientific insights
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DIGITAL DENGAN LITERASI DIGITAL PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) BIDANG KEAHLIAN MULTIMEDIA DI KOTA SALATIGA Wisnu Ardani; Enjang Wahyuningrum
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the relationship between digital self-efficacy and digital literacy among vocational high school (SMK) students majoring in multimedia in Salatiga City. This research employed a correlational quantitative approach involving 148 students from four vocational schools in Salatiga. Data were collected using the Digital Self-Efficacy Scale by Anna-Sophie Ulfert-Blank and Isabelle Schmidt (2022) and the Digital Literacy Scale by Anwar et al. (2023). The data were analyzed using the Pearson Product-Moment correlation test. The result showed a significant positive relationship between digital self-efficacy and digital literacy. These findings indicate that students with higher levels of digital self-efficacy tend to have higher levels of digital literacy. The implication of this study highlights the importance of strengthening digital self-efficacy to improve digital literacy, especially in technology-based educational environments
STUDI KASUS TEKNIK PEMERIKSAAN FISTULOGRAFI DALAM KASUS FISTULA UMBILICULITIS DI RUMAH SAKIT MUNTILAN Nur Aisa Fadila; Ayu Mahanani; Ildsa Maulidya Mar’athus Nasokha
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Fistula Umbiliculitis jarang terjadi terutama pada orang dewasa, kondisi ini dapat menganggu Kesehatan. Pemeriksaan fistulografi sangat dibutuhkan untuk mengetahui jalur fistula. Namun belum banyaak yang data terkait kasus fistula umbiliculitis ini, sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut, terkait pemeriksaan fistulografi pada kasus fistula umbiliculitis, dan alasan menggunakan proyeksi AP polos dan Lateral post kontras. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik pemeriksaan fistulografi pada kasus fistula umbiliculitis dan alasan menggunakan proyeksi AP dan Lateral. Metode: jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan cara pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dengan melakukan wawancara dengan tiga radiografer dan satu dokter spesialis radiologi, dan objek penelitian ini pada fistula umbiliculitis. metode pengumpulan data yang digunakan untuk mempermudah informasi dalam penelitian yaitu: Observasi, wawancara, dokumentasi, kepustakaan, kemudian peneliti menganalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil: Pemeriksaan fistulografi pada kasus fistula umbiliculitis di RSUD Muntilan dilakukan tanpa persiapan khusus. Hanya dua proyeksi yang digunakan, yaitu AP polos dan lateral post kontras, karena sudah cukup untuk melihat jalur fistula. Proyeksi AP, PA post kontras tidak digunakan karena posisi spuit menutupi fistel dan ada risiko media kontras tumpah jika spuit dilepas. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan radiografer serta dokter radiologi. Kesimpulan: Pemeriksaan fistulografi pada kasus fistula umbiliculitis di RSUD Muntilan dilakukan tanpa persiapan khusus, hanya melepas benda logam dan menandatangani informed consent. Alat dan bahan sesuai teori, namun menggunakan abocath dan tanpa fluoroskopi. Media kontras disuntikkan bertahap, namun banyak yang keluar kembali (refluks). Proyeksi yang digunakan hanya AP polos dan lateral post kontras karena dianggap cukup, meski proyeksi LPO seharusnya bisa memberi gambaran lebih lengkap, namun tidak dilakukan karena keterbatasan teknis dan kondisi pasien
STUDI KASUS PENGGUNAAN MAXIMUM INTENSITY PROJECTION DALAM MENINGKATKAN KUALITAS CITRA PADA PEMERIKSAAN CT UROGRAFI DENGAN KLINIS NEFROLITIASIS Zahra Sekar Ashsheibyra; Ildsa Maulidya Mar'athus Nasokha; Ike Ade Nur Liscyaningsih
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: In CT Urography examinations with clinical nephrolithiasis, small stones are often difficult to detect using standard reconstruction because they are hidden between imaging slices. Maximum Intensity Projection (MIP) is a reconstruction algorithm that displays voxels with the highest attenuation into a two-dimensional image, so that high-density structures such as calcifications appear more clearly. Based on observations at the Radiology Installation of RS X, image reconstruction was added with MIP. This study aims to determine the CT Urography examination procedure and the reasons for using MIP to improve image quality in nephrolithiasis cases. Method: This qualitative research applied a case study approach. The study was conducted at the Radiology Unit of RS X in May 2025. Subjects included three radiographers and one radiologist, as well as CT urography subjects with clinical nephrolithiasis. Data were obtained through observation, documentation, and interviews, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Results: The CT urography examination procedure followed a plain abdominal protocol, with patient preparation including the consumption of 700-1000 mL of warm tea without fasting. Image reconstruction was performed by adding MIP to coronal sections showing abnormalities. MIP provided clearer and more intact visualization of the kidneys with well-defined borders. Kidney stones appeared brighter and had better contrast, with Hounsfield Unit (HU) values ​​at 5 mm slice thickness increasing from 507 to 516 after MIP application. This increase illustrates the mechanism of MIP in displaying voxels with the highest attenuation, making stones easier to recognize. HU values ​​before and after MIP fell within the classification range of calcium oxalate and calcium phosphate commonly found in the urinary tract. Conclusion: The use of MIP has been shown to improve image quality, particularly in visualizing kidney stones, thus supporting diagnostic accuracy and interpretive efficiency. Fasting preparation is still recommended to minimize fecal material and provide clearer visualization of the urinary tract and abnormalities
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SADARI KADER POSYANDU SAMARINDA Sri Hazanah; Rahmawati Sofie; Emelia Tonapa; Nino Adjib Chifdillah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara terbilang penyakit yang banyak menyerang kaum perempuan, meski demikian pria pun memilki kemungkinan mengalaminya dengan perbandingan 1 di antara 1000. Kanker payudara menempati urutan pertama dengan jumlah kasus terbanyak dari seluruh jenis kasus keganasan dengan prevalensi mencapai 23% dari seluruh kejadian keganasan dan 14% diantaranya menyebabkan kematian seluruh dunia. Tingginya pravelensi kanker payudara perlu dicermati dengan tindakan pencegahan dan deteksi dini yang dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Pemberian pendidikan kesehatan dan edukasi Sadari Tujuan penelitian adalah analisis pengaruh pendidikan kesehatan penggunaan media Audio Visual terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku SADARI kader posyandu Samarinda. Metode: Quasi Eksperimen yaitu perlakuan dengan pendekatan cross sectional dan pengukuran pre test dan post test. Penelitian ini di lakukan tanggal 8 Juni 2014 dengan populasi seluruh kader posyandu Kelurahan Tani Aman Samarinda. Tekhnik pengambilan sampel dengan accidentil sampling sebanyak 38 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner, Analisa data dengan SPSS uji Wilcoxcon. Hasil: Penelitian didapat pre-test 52,6% responden katagori pengetahuan cukup, post-test 57, 9% memiliki pengetahuan baik setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang SADARI dan perilaku SADARI saat post-test memiliki katagori cukup 63,2% setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang SADARI. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan responden dengan analisis uji Wilcoxcon menunjukkan 0,000 (p<0,005). Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku SADARI responden dengan analisis uji Wilcoxcon menunjukkan 0,000 (p<0,005). Kesimpulan: Pengetahuan dan perilaku SADARI ada pengaruh setelah diberikan pendidikan kesehatan SADARI hal ini diharapkan menjadi motifasi bagi resppnden untuk dapat mensosialisasikan serta mau dan mampu melakukan kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat dengan tujuan agar kita terhindar dari resiko kanker payudara
ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN MANAGEMENT) PADI PASCA PANEN DI PENGGILINGAN PADI (STUDI : KECAMATAN PRINGGASELA) Muhammad Hamsyuni; Baiq Santi Rengganis
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Dalam rantai pasok terdapat tiga aliran yang harus dikelola yaitu aliran produk, aliran uang dan informasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui aliran produk, aliran keuangan dan aliran informasi padi pasca panen pada penggilingan padi serta menganalisis efisiensi saluran pemasaran dalam rantai pasok padi pasca panen. Metode penelitian adalah deskriptif dan analitik sedangkan metode pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis yang digunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pertama yang terlibat dalam rantai pasok beras yaitu petani, penggilingan padi, tengkulak, pedagang pengecer, dan konsumen. Kedua pola saluran rantai pasok memiliki tiga pola saluran, yaitu : aliran produk dimulai dari petani menjual gabah ke penggilingan padi dan tengkulak, kemudian gabah tersebut diolah menjadi beras dan di jual kepada pedagang pengecer dan konsumen. Aliran keuangan dua pola saluran sama-sama menguntungkan. Aliran informasi yang terjadi mengalir dua arah petani dengan penggilingan padi, petani dengan tengkulak, penggilingan padi dengan tengkulak, penggilingan padi dengan pedagang pengecer, dan pedagang pengecer dengan konsumen. Margin tataniaga untuk masing-masing saluran ternyata berbeda. Pada saluran satu besar margin totalnya yaitu Rp3.300 per kg pada saluran dua margin totalnya sebesar Rp1.100 per kg dan saluran terakhir margin totalnya sebesar Rp2.000 per kg. Petani padi mendapat nilai tambah 15%, penggilingan padi medapat nilai tambah 49%, Tengkulak mendapat nilai tambah 16% dan pedagang pengecer mendapat nilai tambah sebesar 20%
EFISIENSI PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN KUALITAS DAGING SAPI DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA MEDAN Fhariza Alifiansyah Damanik; Nur Asmaq
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pemanfaatan dua teknologi pemotongan, yaitu metode stunning dan Box Mark 4, terhadap kualitas daging sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan. Parameter yang digunakan meliputi warna, tekstur, bau, serta total cemaran bakteri (TPC, E. coli, Salmonella, dan Coliform). Hasil menunjukkan bahwa teknologi Box Mark 4 secara signifikan menghasilkan daging dengan warna lebih cerah, tekstur lebih kenyal, aroma lebih segar, serta tingkat kontaminasi mikroba yang lebih rendah dibanding stunning. Hasil ini juga sejalan dengan beberapa penelitian terdahulu mengenai pentingnya proses penyembelihan yang cepat dan higienis dalam menjaga kualitas daging. Disimpulkan bahwa teknologi Box Mark 4 lebih efisien dalam menjaga mutu dan keamanan daging sapi di RPH.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA TELANG TERHADAP KADAR ANTIOKSIDAN DAN NILAI HEDONIK PADA PERMEN JELLY SUSU KAMBING Jun Liani Andwi M Tilana; Nur Asmaq
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) extract addition on antioxidant content and hedonic value of goat milk jelly candy. The research used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatment levels: P0 (0%), P1 (3%), P2 (6%), P3 (9%), and P4 (12%) butterfly pea extract with 4 replications. Parameters tested included antioxidant activity using DPPH method and hedonic test (aroma, color, taste, texture) with 25 panelists. Results showed that butterfly pea extract addition significantly affected (P<0.01) antioxidant activity and all hedonic parameters. The lowest IC₅₀ value (highest antioxidant activity) was obtained in P4 treatment at 64.70 μg/ml. The highest hedonic values for aroma and texture were in P3 (3.43 and 4.58), color in P4 (4.58), and taste in P4 (3.01). The study concluded that butterfly pea extract addition can increase antioxidant activity and consumer acceptance of goat milk jelly candy
ANALISIS KINERJA POMPA AIR LAUT PENDINGIN MESIN INDUK KAPAL MODEL MITSUBISHI AKASAKA 5UEC45LA DI MV. MERATUS ULTIMA 2 Dirhamsyah; Tika Septia; M. Robith Junudillah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa air laut merupakan mesin bantu di atas kapal yang berfungsi untuk memindahkan air laut dari tempat satu ke tempat yang lain. Pompa air laut berperan sangat penting dalam proses pendinginan M/E. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab menurunnya kinerja pompa air laut pendingin pada mesin induk kapal Model Mitsubishi Akasaka 5UEC45LA. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif Deskriptif. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder dengan memanfaatkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab menurunnya kinerja pompa air laut karena tidak terlaksananya PMS (Planned Maintenance System) dengan baik, kerusakan komponen pompa air laut dan proses pengadaan sparepart yang lambat. Dampaknya yaitu naiknya temperatur dari mesin induk tersebut dikarenakan pendinginan tidak berjalan dengan lancar dan optimal. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan cara memberikan pelatihan secara berkala kepada operator, memastikan bahwa PMS dijalankan dengan baik, melakukan penggantian komponen pompa air laut yang telah rusak dan meningkatkan efisiensi proses pengadaan sparepart.

Page 8 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue