cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Taman alamanda III Blok T No.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Innovation Research and Knowledge
Published by bajang Institute
ISSN : 27983471     EISSN : 27983641     DOI : 10.53625
Journal of Innovation Research and Knowledge, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, print version of ISSN: 2798-3471 and the online version of ISSN: 798-3641, both of which are published every month. The scope of the journal studies broadly includes: Culture (a unique study of performing arts and classical culture, traditional from various regions in Indonesia, and modern cultural arts such as dance, fine arts, and music art also includes the study of Indonesian literature on classical and contemporary literary issues) Religion (Study of comparative religion, study of pluralism and religious diversity in Indonesia) Sociopolitical Science/State Administration Media (Cultural studies and media, New Media and Contemporary Societies) Gender (Urban Culture, Gender bias, and gender inequality) Public policy (extractive public policies, distributive public policies, and regulative public policies) Development (economic and social development, urban and regional development) Environment (customs, social and environmental, land and natural resource utilization) Disaster (local wisdom and social culture, disaster management, community empowerment, survival and humanity, disaster and social emergency response organizations) Tourism (ecotourism, tourism management, religious tourism, urban tourism, and cultural tourism) Agriculture Economics Health Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,651 Documents
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU DAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 26 HULU SUNGAI UTARA Majidi, Majidi; Muhammad Yuliansyah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9862

Abstract

This study aims to explore the principal's leadership in improving teacher performance and the quality of education at State Elementary School 26 Hulu Sungai Utara. The focus includes the principal's leadership style, strategies implemented to improve the quality of education, and obstacles faced in the process. The results of the study indicate that the principal's leadership at State Elementary School 26 Hulu Sungai Utara is carried out through clear planning, division of tasks according to teacher potential and moving them to achieve goals. The leadership styles applied include informing, situational, selling, and participatory-democratic styles to direct, guide and train teachers. The strategies include being a role model, implementing discipline and providing facilities and infrastructure to motivate teachers. The main obstacle is the lack of textbooks or assignment sheets, which hinders the improvement of students' insights, especially those from low-income families.
ANALISA PROKSIMAT PENGOLAHAN DAUN KAKAO SEBAGAI PAKAN TERNAK Ahmad Khaidir
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan nutrisi pada pengolahan daun kakao dan membandingkan keefektifan penggunaaan teknologi pengolahannya (fermentasi, silase dan amoniasi). Hipotesis penelitian pada penelitian ini adalah teknologi pengolahan (fermentasi, silase dan amoniasi) dapat meningkatkan nilai nutrisi daun kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Universitas Pembangunan Panca Budi, Gedung C, Waktu penelitian dari bulan September 2024. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah daun kakao, EM4, urea, silase, dan air. Alat yang digunakan adalah toples, gunting, timbangan, cup, sendok, plastik, blendee, oven 60o, timbangan analitik, sudip, cawan porselen, cawan aluminium, penjepit, Bom kalori meter, thermometer, alat destruksi, alat destilasi, alat titrasi, dan alat shoxletasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut adalah P0 = Daun Kakao; P1 = Daun Kakao yang difermentasikan dengan EM4; P2 = Daun Kakao yang disilase; dan P3 = Daun kakao yang diamoniasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis ragam dan apabila terdapat perbedaan yang nyata maka akan dilanjutkan dengan uji lanjut sesuai dengan nilai Koefisien Keragamannya. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah analisis kandungan nutrisi meliputi protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan energi bruto pada pengolahan daun kakao. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan terbaik yaitu perlakuan P1 dengan daun kakao yang difermentasikan dengan EM4 karena dapat meningkatkan kandungan nutrisi protein kasar dan menurunkan serat kasar.
KANDUNGAN NUTTRISI SILASE PAKAN TAMBAHAN BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) DENGAN BEBERAPA PENGOLAHAN YANG BERBEDA SEBAGAI PAKAN TERNAK DOMBA Imam Suwondo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9864

Abstract

Peningkatan populasi ternak, terutama domba, di Indonesia memerlukan penyediaan pakan berkualitas dan berkelanjutan. Batang pisang (Musa paradisiaca), yang melimpah dan sering dianggap limbah, memiliki potensi sebagai pakan alternatif setelah pengolahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh berbagai metode pengolahan fermentasi dengan EM4, silase, dan amoniasi terhadap kualitas nutrisi batang pisang sebagai pakan tambahan untuk domba. Parameter yang diamati meliputi kadar protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan energi metabolisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi dengan EM4 meningkatkan protein kasar secara signifikan dari 6,39% menjadi 15,12% dan menurunkan serat kasar dari 27,39% menjadi 20,59%. Perlakuan silase dan amoniasi juga meningkatkan kualitas nutrisi batang pisang, tetapi efektivitasnya lebih rendah dibandingkan fermentasi. Gross energi meningkat pada semua perlakuan, dengan fermentasi memberikan nilai tertinggi sebesar 2.736,42 Kal/100g. Metode fermentasi dengan EM4 menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan kualitas nutrisi, menjadikannya metode pengolahan yang potensial untuk pengembangan pakan domba yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini mendukung pemanfaatan bahan baku lokal sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan pakan ternak.
PENGEMPUKAN DAGING SAPI DENGAN SISTEM MARINASI BEBERAPA BAHAN TAMBAHAN TERHADAP SIFAT FISIK, ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN PROTEIN Tri Adli Putri Agustina
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bahan marinasi yang berbeda—teh, nanas, daun pepaya, dan baking powder—terhadap sifat fisik, organoleptik, dan kandungan protein kasar daging sapi. Hasil menunjukkan bahwa nanas menghasilkan daya ikat air (55,2%) dan keempukan tertinggi (38,5 N/cm²), didukung oleh enzim bromelain yang efektif dalam memecah protein jaringan pengikat. Baking powder meningkatkan daya ikat air tertinggi (60,5%) karena sifat alkalinya, namun menyebabkan susut masak lebih tinggi (33,2%). Uji organoleptik menunjukkan bahwa nanas memberikan skor tertinggi pada warna (4,2), tekstur (4,5), rasa (4,3), dan aroma (4,1). Dari segi kandungan protein, marinasi dengan nanas mempertahankan protein tertinggi (21,25%), sementara baking powder menyebabkan penurunan kandungan protein (19,98%) akibat denaturasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nanas dan daun pepaya adalah bahan marinasi terbaik untuk meningkatkan kualitas daging sapi secara fisik, organoleptik, dan nutrisi.
PENGGUNAAN KULIT NENAS YANG DIFERMENTASI BERBAGAI BIOKTIFATOR TERHADAP PROTEIN KASAR, LEMAK KASAR, SERAT KASAR DAN GROSS ENERGI SEBAGAI PAKAN UNGGAS Rahmat Sazali
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fermentasi kulit nenas menggunakan berbagai bioaktifator terhadap kandungan protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan gross energi sebagai pakan unggas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (kulit nenas tanpa fermentasi), P1 (fermentasi dengan Yakult), P2 (fermentasi dengan Kombucha), P3 (fermentasi dengan EM4), dan P4 (fermentasi dengan Win Prob). Parameter yang diamati meliputi kandungan protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan gross energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi kulit nenas dengan berbagai bioaktifator memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap kandungan protein kasar, lemak kasar, dan serat kasar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai gross energi. Perlakuan terbaik diperoleh pada fermentasi menggunakan Kombucha (P2) yang menghasilkan kandungan protein kasar tertinggi (7,6196%), lemak kasar tertinggi (4,2239%), serat kasar terendah (15,4584%), dan gross energi tertinggi (4371,7313 cal/100g). Dapat disimpulkan bahwa fermentasi kulit nenas menggunakan bioaktifator Kombucha efektif dalam meningkatkan nilai nutrisi sebagai bahan pakan alternatif untuk unggas.
KUALITAS NUTRISI KULIT PISANG FERMENTASI DENGAN BIOAKTIFATOR YANG BERBEDA SEBAGAI PAKAN UNGGAS Saljiani Silni Agustin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kulit pisang (Musa paradisiaca) sebagai bahan pakan unggas melalui proses fermentasi menggunakan bioaktivator. Kulit pisang, limbah pertanian yang melimpah dan mudah diperoleh, memiliki potensi besar sebagai sumber pakan alternatif, terutama bagi unggas. Namun, kualitas nutrisi kulit pisang masih memerlukan peningkatan, terutama untuk memenuhi kebutuhan protein, energi, dan pencernaan unggas. Fermentasi dipilih sebagai metode pengolahan karena melibatkan mikroorganisme untuk memecah senyawa kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana dan bernutrisi. Proses ini menggunakan empat jenis bioaktivator, yaitu Yakult, Kombucha, EM4, dan Win Prob, dengan perlakuan kontrol tanpa fermentasi sebagai pembanding.Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak (RAL) dengan lima ulangan untuk setiap perlakuan. Parameter yang diamati meliputi analisis kandungan protein kasar, lemak kasar, serat kasar, dan gross energi menggunakan metode proksimat dan bomb calorimeter. Hasil analisis menunjukkan bahwa fermentasi kulit pisang mampu meningkatkan kualitas nutrisi secara signifikan. Perlakuan terbaik diperoleh pada kulit pisang yang difermentasi menggunakan Kombucha (P2), dengan kandungan protein kasar mencapai 9,6367%, lemak kasar 3,7277%, gross energi 2654,2434 Kal/100 g, dan serat kasar menurun hingga 12,6739%. Perlakuan ini memberikan peningkatan signifikan dibandingkan kontrol, yang hanya memiliki kandungan protein kasar 6,5098%, lemak kasar 2,2780%, gross energi 2404,1350 Kal/100 g, dan serat kasar 17,4198%.
KUALITAS FISIK DAGING AYAM PETELUR AFKIR DENGAN METODE PEREBUSAN MENGGUNAKAN BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS) Yogi Mahendra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan buah nanas (Ananas comosus) pada proses perebusan terhadap kualitas fisik, organoleptik, dan kandungan protein daging ayam petelur afkir. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), terdiri atas empat perlakuan: P0 (tanpa nanas), P1 (250 g nanas), P2 (500 g nanas), dan P3 (750 g nanas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan nanas secara signifikan memengaruhi kualitas daging. Warna daging menjadi lebih cerah dengan peningkatan kadar nanas, sedangkan tekstur daging menjadi lebih empuk akibat aktivitas enzim bromelain yang memecah kolagen. Parameter organoleptik menunjukkan peningkatan rasa, aroma, dan penampilan pada konsentrasi nanas tertentu, meskipun penggunaan nanas yang berlebihan menghasilkan rasa asam yang dominan. Kandungan protein daging mengalami perubahan akibat proses proteolisis yang dipengaruhi oleh enzim bromelain. Penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaan nanas dalam proses perebusan dapat meningkatkan nilai ekonomi daging ayam petelur afkir, menjadikannya lebih kompetitif di pasar.
PERAN DINAS PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN NELAYAN DI KABUPATEN BELU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (STUDI KASUS PADA DINAS PERIKANAN KABUPATEN BELU) Reymond Yoseph Loe
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9870

Abstract

Dinas perikanan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan Kabupaten Belu, yang terletak di perbatasan Indonesia-Timor Leste, dengan mengandalkan sumber daya alam laut yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan potensi sektor perikanan di Kabupaten Belu serta peran Dinas perikanan dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan khususnya kontribusi sektor perikanan dalam meningkatkan perekonomian, kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan meningkatkan kesejahteraan nelayan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis potensi sumber daya perikanan, pola konsumsi ikan, serta peran industri perikanan lokal dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi tantangan yang dihadapi Dinas perikanan di Kabupaten Belu, seperti masalah overfishing, kerusakan lingkungan, serta keterbatasan akses pasar dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor perikanan memiliki potensi yang besar untuk mendukung meningkatkan kesejahteraan nelayan, namun memerlukan kebijakan yang tepat dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam pengelolaan dan pengembangan sektor perikanan secara berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Belu.
ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) DI RUMAH SAKIT MITRA SIAGA TARUB TEGAL Zahrasita Nur Indira; Aep Saepulloh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9871

Abstract

Electronic Medical Records have many benefits in health services. At this time, Mitra Siaga Tarub Tegal Hospital will implement services with electronic medical records as a whole, both outpatient, inpatient, emergency and other supports to increase efficiency and improve service quality and ensure patient safety. Therefore, an assessment must be carried out on the readiness of RME implementation. In this case, it can identify which are priorities and help shape operational functions in supporting the optimization of RME implementation. The purpose of this study is to analyze the readiness of the implementation of RME at Mitra Siaga Tarub Tegal Hospital. Using a case study method with a qualitative approach. This research was conducted at Mitra Siaga Tarub Tegal Hospital. This research will start from December 2024 to January 2025. Using the purposive sampling method in the selection of the informants involved. This study obtained results that show that it is quite ready in the organizational culture. Knowledge of the implementation of RME has been disseminated to the entire hospitalia community and there are still obstacles related to services that are still using manuals because they have not been integrated. Mitra Siaga Tarub Tegal Hospital has a very clear goal in implementing RME. The informant is confident that he can succeed in changing the manual medical record system to electronic one implemented in hospitals. The readiness of human resources (HR), infrastructure and infrastructure facilities are ready, this can be seen from the positive response of the hospitalia community in the use of RME. The implementation of RME is going well although there are still some obstacles. The readiness of RME implementation needs to be improved as the development of RME progresses, both from organizational culture, governance and leadership readiness, in terms of human resource readiness and infrastructure readiness
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN REALISTIK MATHEMATICS EDUCATION (RME) DI KELAS VI SD KRISTEN MAKALE 1 Eddy Parapean; Tadius, Tadius; Weryanti Laen Langi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9875

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan peningkatan keterampilan pemecahan masalah Matematika melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas VI SD Kristen Makale. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI SD Kristen Makale 1 yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendektan Realistik Matematics Education dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah Matematika. Pada siklus I tingkat keberhasilan siswa mencapai 53,18%. Pada siklus II tingkat keberhasilan mencapai 84,38%.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: Februari 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: November 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue