cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
perumahan taman alamanda iii blok t no 3 karang pule mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mandiri
Published by bajang Institute
ISSN : 28098889     EISSN : 28098579     DOI : 10.53625
Jurnal Pengabdian Mandiri and with printed version of ISSN:2809-8889 and the online version of ISSN:2809-8579 accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches that include: Economics Tourism Education Economics Tourism Education Health IT Education Social Humanities Art
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 984 Documents
PEMANFAATAN ALAT PERAGA HITUNG MATEMATIKA DAN MINI SURVEI STATISTIKA SEDERHANA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK SISWA SD NEGERI BENTAK 2 DI KABUPATEN SRAGEN Isnandar Slamet; Salsa Dhea Anella; Dinah Zhahirah Febriyanti; Dinastisya Vasha Agysta; Evan Hanif Widiatama; Nico Dwi Nugroho; Valen Karina Jaya; Dyta Intan Nuraini; Naiza Nur Fatihah; Ramadan Ardi Yuda; Falencia Ruby Santoso
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat “Kelas Matematika Kreatif” dilaksanakan oleh Tim KKN UNS 292 di SD Negeri Bentak 2 Kabupaten Sragen dengan tujuan meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap matematika serta mengenalkan literasi statistik dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih empat minggu melalui metode pembelajaran interaktif yang melibatkan penggunaan alat peraga hitung sederhana dan mini survei. Alat peraga digunakan untuk membantu siswa memahami konsep dasar seperti operasi hitung, nilai tempat bilangan cacah, pecahan, perkalian, dan bangun ruang. Sementara itu, mini survei bertujuan mengenalkan siswa pada pengumpulan data sederhana dan penyajian hasil dalam bentuk visualisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, serta perubahan persepsi yang lebih positif terhadap matematika. Program ini membuktikan bahwa pembelajaran interaktif dapat menjadi alternatif strategi pengajaran yang efektif dan menyenangkan di sekolah dasar.
PENINGKATAN KINERJA PETERNAK KAMBING SKALA KECIL DESA KEMANTREN KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG DENGAN MENYEDIAKAN PERALATAN PERAH TENAGA LISTRIK PORTABLE Rohmanita Duanaputri; Afidah Zuroida; Binar Surya Gumilang; Masramdhani Saputra; Rhezal Agung Ananto; Awan Setiawan
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Jabung memiliki penduduk dengan beragam profesi, di mana 19% bekerja sebagai petani dan peternak, berdasarkan data survei penduduk Kabupaten Malang tahun 2021. Komoditas utama peternakan di Jabung adalah sapi perah, yang mampu menghasilkan 10.000 liter susu per hari. Selain sapi perah, beberapa warga juga memelihara kambing perah. Susu kambing dikumpulkan setiap pagi dan sore, lalu disalurkan ke pabrik pengolahan melalui stasiun pengumpul yang dikelola oleh CV Amanah, yang juga bertindak sebagai distributor. Namun, warga Jabung masih menggunakan cara manual dalam memerah susu kambing, yang kadang menyebabkan kualitas susu yang dikirim ke stasiun pengumpul tidak memenuhi standar, sehingga nilai ekonominya menurun. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan peralatan perah bertenaga listrik portabel bagi peternak kecil di Desa Kemantren, Kecamatan Jabung. Alat ini menggunakan baterai dengan kapasitas 7 liter/jam, yang diharapkan dapat mempermudah pekerjaan memerah susu pada peternak kecil dengan aset 1-3 ekor kambing atau sapi. Pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kualitas susu yang dihasilkan.
RELAKSASI DZIKIR UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN Ramadina, Alifa Yasmin; Dwi Annisa Puteri; Taufik Hidayat
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11332

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu gangguan psikologis yang dapat dialami individu dari berbagai kelompok usia dan berdampak pada kualitas hidup. Upaya penanganan non- farmakologis berbasis spiritual menjadi alternatif yang sesuai dengan konteks masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien melalui intervensi relaksasi dzikir di Poli Psikologi RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi dan wawancara menggunakan skala Subjective Unit of Disturbance (SUD) sebelum dan sesudah intervensi. Subjek terdiri dari empat pasien dengan kategori usia berbeda (lansia, dewasa, dan anak) serta peserta penyuluhan di poli rawat jalan. Hasil menunjukkan penurunan kecemasan pada sebagian besar pasien dan respon positif dari peserta penyuluhan. Relaksasi dzikir terbukti efektif dilakukan baik secara individu maupun komunitas sebagai strategi sederhana, murah, dan aplikatif untuk menurunkan kecemasan.
KOLABORASI MAHASISWA DAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENANAMAN POHON UNTUK LINGKUNGAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN TONROKASSI, KECAMATAN TAMALATEA, KABUPATEN JENEPONTO Abubakar, Zulfiana; Muhammad Firdaus
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11485

Abstract

This Community Service Activity (PKM) aims to increase community participation in environmental conservation through collaboration between students and residents in a tree planting program in Tonrokassi Village, Tamalatea District, Jeneponto Regency. The problems faced include a reduction in green open spaces, land use change, and low public awareness of the importance of reforestation. The activity was carried out in several stages: socialization, planting technique training, planting implementation, formation of environmental monitoring groups, as well as evaluation and monitoring. A total of ±50 mango, mahogany, ketapang, and trembesi tree seedlings were successfully planted with the involvement of students, village officials, youth organizations, and local residents. The results of the activity showed an increase in community knowledge and skills in planting and caring for trees, accompanied by a growing collective awareness to preserve the environment. The level of community participation reached ±85%, exceeding the initial target of 70%. The involvement of students proved effective in mobilizing community participation through an educational and participatory approach. This program had an ecological impact in the form of environmental greening and a social impact in the form of increased community responsibility for nature conservation. In the future, similar activities are expected to be expanded with an increase in the number of seedlings and strengthened cross-party collaboration.
PENINGKATAN EKONOMI KEUARGA DENGAN DAUR ULANG BARANG BEKAS Dewi Nurjannah; Fien Zulfikarijah; Eko Handayanto
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11509

Abstract

The community service activities carried out aim to foster an entrepreneurial spirit among households as an effort to improve the economy of families in the Gading Kasri sub-district. In addition, it also aims to encourage the surrounding community to be aware of maintaining environmental cleanliness and health, as well as the need for proper waste management. The community service methods included counseling, discussions, question and answer sessions, and hands-on practice in processing used items into items with added economic value. The results of this activity, which was attended by 15 representatives of PKK members, are expected to contribute to improving the economy of PKK mothers, to share knowledge, and to encourage the community to develop their resources in a sustainable manner to improve the family economy. This effort to recycle used items, specifically plastic waste, is intended to motivate the community to improve their abilities and skills and to work to bring benefits to themselves and the surrounding community by producing recycled plastic products such as flower vases, plastic flowers, wall decorations, and others.
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI GURU SD INP 12/79 BIRU 1 DALAM PELATIHAN PADA SAAT MENGAWALI PENGGUNAAN APLIKASI UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KESUKARAN SOAL DAN CARA MENGATASINYA Sudarto, Sudarto; Muliadi, Muliadi; Rukayah, Rukayah; Sitti Jauhar; Firdaus, Firdaus
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11510

Abstract

Participants in this activity were the teachers at SD INP 12/79 BIRU 1 in Tanete Riattang District, Bone Regency. The problem in this activity was that teachers experienced problems or difficulties in starting to use the application to determine the level of difficulty of sums. To address this problem, mentoring was provided by providing direct guidance to the participants on how to start using the application to determine the level of difficulty of sums. Data collection techniques included observation and questionnaires. Results and Conclusions: The problems or difficulties experienced by teachers in starting or beginning to use the application to determine the level of difficulty of sumss included the following aspects: writing the answer key in the application menu provided, saving the files, reading processed data regarding the level of difficulty of questions already in the application, opening the saved files, adding the sums to the "raw data editing" menu, removing/deleting certain subjects in the "raw data editing" menu, and interpreting various symbols in the application's processed output related to the level of difficulty of questions. The way to overcome all of these problems or difficulties is by providing direct guidance or assistance to participants on their laptops so that all participants quickly understand and can use the application effectively to determine the level of difficulty of the sumss.
MENUMBUHKAN BUDAYA MEMBACA SEJAK DINI MELALUI POJOK LITERASI PAUD DI DESA WARUNGDOWO KECAMATAN POHJENTREK KABUPATEN PASURUAN Kristina Sulatri
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11511

Abstract

To achieve one of the national goals—namely, to educate the life of the nation as mandated in the fourth paragraph of the Constitution of the Republic of Indonesia of 1945—adequate Human Resources (HR) are required. To improve these human resources, the initial step is to cultivate reading interest from an early age. Indonesia's current PISA score ranks 70th out of 80 countries. This is certainly concerning, especially when linked to the effort to achieve the aforementioned national goal. Therefore, several initiatives are needed to address this issue. Fostering reading interest in children from an early age is intended to ensure that the ability to access and communicate information is ingrained early on. Thus, it is hoped that the foundation for educating children is established from a young age. The Literacy Corner created at PAUD Tunas Harapan in Warungdowo Village, Pohjentrek Subdistrict, Pasuruan Regency began by educating parents of students and educators at PAUD about the importance of reading and strategies to cultivate children's reading interest. For the children themselves, the method used involves games that introduce letters and numbers, as well as reading together. In this way, learning is expected to become something engaging and enjoyable for children.
PEMANFAATAN BIJI JALI SEBAGAI INOVASI PANGAN LOKAL MELALUI PEMBUATAN BROWNIES JALI DI DESA SUKOREJO Isnandar Slamet; Aditya Agung Nugroho; Annisa Aulia Rahma; Dafa Amalia Hanifah; Della Novita Sari; Faizah Zata Ismah Indriyanto; Futri Rahmadini; Nathania Kintan Maharani; Rosika Alifah Anjani; Septina Anggraini; Zhavirra Ayu Ramadhani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11512

Abstract

The utilization of local food resources is an essential effort to support diversification and food security. Job’s tears (Coix lacryma-jobi L.) contain high nutritional value and can be processed into modern food products with economic potential, such as jali brownies. This training program was conducted in Sukorejo Village, Sambirejo District, Sragen Regency, involving housewives from Plalangan Hamlet. The method included socialization on the nutritional and economic potential of Job’s tears, followed by a direct demonstration of making brownies using jali flour. The results showed an improvement in participants’ knowledge and skills in processing jali into healthy, appealing, and marketable food products. Overall, this activity demonstrated that the innovation of jali brownies not only promotes the use of local food but also contributes to economic empowerment within rural communities
MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP DENGAN MINDFULNESS: PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK KESEHATAN MENTAL Endang Caturini; Insiyah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11513

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, kesehatan umum, serta gangguan mental dan emosional, seperti kesepian, isolasi sosial, dan perubahan peran dalam masyarakat. Kondisi tersebut memengaruhi kualitas hidup lansia. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental sangat penting agar lansia dapat menjalani masa tua dengan bahagia dan berkualitas. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah mindfulness, yaitu latihan kesadaran penuh pada momen saat ini, dengan menerima pengalaman tanpa penilaian, serta membantu mengelola stres dan emosi.Tujuan dan Target: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman kader, lansia, dan masyarakat mengenai bagaimana mindfulness dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. Target capaian meliputi kader kesehatan, lansia, dan masyarakat RW 8 Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta. Metode Pelaksanaan: Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi bersama kader dan tokoh masyarakat, serta kunjungan wilayah untuk mengidentifikasi permasalahan dan menyamakan persepsi. Kegiatan inti berupa pemberian materi edukasi, latihan praktik mindfulness, dan evaluasi hasil kegiatan.Sasaran Kegiatan: Kader kesehatan, lansia, dan masyarakat di RW 8 Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta. Manfaat: Memberikan transfer pengetahuan dan keterampilan tentang mindfulness kepada kader kesehatan, lansia, dan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup lansia. Pelaksanaan: Koordinasi dengan kader RW 8 dilakukan pada 5 Juli 2025. Kegiatan edukasi, latihan praktik, dan evaluasi dilaksanakan pada 26 Juli 2025 di RW 8 Mojosongo dengan peserta 66 orang lansia dan 12 kader. Selama kegiatan, peserta menunjukkan perhatian dan antusiasme yang baik. Hasil: Kader, lansia, dan masyarakat memahami konsep mindfulness yang berfokus pada kesadaran diri, perhatian penuh terhadap pikiran, perasaan, pengalaman tubuh, dan lingkungan sekitar. Peserta juga mampu mempraktikkan mindfulness dengan baik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia
SOSIALISASI DAN PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA PORTABLE SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK ALTERNATIF DI UMKM HASANUDIN KOTA MALANG Slamet Nurhadi; Binar Surya Gumilang; Divac Nabiel Akbar; Asfari Hariz Santoso; Rhezal Agung Ananto; Bakti Indra Kurniawan
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11514

Abstract

UMKM Hasanudin, yang berdiri sejak tahun 2013 dan telah berkembang menjadi tujuan Kuliner dan istirahat sejenak bagi warga malang, terutama karyawan dan pelajar. UMKM ini menjadi mitra utama dalam proyek pengabdian ini yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas di lokasi tersebut. Proyek ini fokus pada instalasi PLTS off grid dengan sistem PLTS Foldable untuk mengatasi tantangan keterbatasan akses listrik, terutama di lokasi UMKM. Keterbatasan sumber energi dikarenakan daya listrik terpasang sebesar 900kwh. Kebutuhan daya tersebut hanya dapat memenuhi kebutuhan UMKM saja, sedangkan kebutuhan pelanggan untuk charging HP dan Laptop sering kali membuat trip sumber listrik UMKM. Dengan menyediakan fasilitas pengisian daya yang handal untuk perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop, proyek ini memungkinkan pengunjung untuk tetap terhubung dan berkomunikasi selama berada di kawasan. Penerapan charging station portabel ini menyediakan solusi praktis dan efisien, meningkatkan kenyamanan pengunjung dengan memastikan mereka dapat tetap terhubung selama berada di kawasan. Pemanfaatan Charging Station portable juga termasuk dalam salah satu Langkah hilirisasi produk penelitian mahasiswa Jurusan Teknik Elektro yang berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya Portable.