cover
Contact Name
Muhammad Sultan
Contact Email
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28092597     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kedokteran; Ilmu Keperawatan; Ilmu Farmasi; Ilmu Kebidanan; Disiplin ilmu lainnya yang terkait.
Articles 83 Documents
Pengaruh Budaya Literasi Terhadap Tingkat Kepercayaan Masyarakat Desa Ngrame, Tamantirto, Kasihan, Bantul Pada Program Vaksinasi Covid-19 Sumarni; Miftakhurrohmah; Apriliya Tiyas Ningrum; Niken Mei Nuranisah; Tata Sri Lestari; Deisy Indrawaty Djaman
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.4 No.2 Oktober (2024) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v4i2.1026

Abstract

Latar Belakang: Penyebaran kasus Covid-19 mengalami kenaikan di wilayah Kabupaten Bantul. Hal tersebut terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan serta faktor penyebab lainnya. Berdasarkan kondisi tersebut pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus ini agar tidak semakin melonjak dengan salah satu program yaitu Vaksinasi Covid-19. Pada kondisi seperti ini, diketahui bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan Program Vaksinasi Covid-19 masih terbilang rendah, salah satunya di Desa Ngrame, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Dalam hal ini, budaya literasi yang diterapkan masyarakat, bisa saja mempengaruhi masyarakat dalam menyikapi berbagai hal yang mereka ketahui. Terbukti masih adanya masyarakat yang kurang percaya dengan Vaksin Covid-19 akibat membaca, mendengar dan mempercayai berbagai berita yang beredar mengenai Vaksin Covid-19 tanpa mengetahui kebenaran dari berita tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara budaya literasi terhadap tingkat kepercayaan masyarakat Desa Ngrame, Tamantirto, Kasihan, Bantul pada Program Vaksinasi Covid-19. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Non Probability Sampling, dengan jenis Accidental Sampling/ Insidental Sampling. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Hasil penelitian uji analisis regresi linear sederhana diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 84.550 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 atau dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel budaya literasi (X) terhadap variabel kepercayaan masyarakat (Y). Kesimpulan dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh budaya literasi terhadap tingkat kepercayaan masyarakat Desa Ngrame, Tamantirto, Kasihan, Bantul Pada Program Vaksinasi Covid-19.
Penyuluhan Gemar Makan Ikan Guna Meningkatkan Asupan Protein di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sambas Yogi; Githa Oktaviani; Astin Atasasih; Sri Vera Furwansih; Defita Sari; Nur Iqlima Aqilah; Sarip; Nurizwan; Dewi Merdekawati; Kiki Kristiandi
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.4 No.2 Oktober (2024) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v4i2.1134

Abstract

Gemar makan ikan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan asupan protein pada remaja usia muda. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang protein yang sangat penting bagi tubuh dan nutrisi yang sangat bermanfaat dalam daging ikan kepada anak usia remaja atau sedang masa pubertas. Kegiatan salah satunya adalah memberikan pemahaman betapa pentingnya mengkomsumsi ikan untuk meningkatkan asupan protein yang sangat cukup bagi usia remaja. Kegiatan penyuluhan ini berlangsung pada November 2023 di MAN 1 Sambas, kabupaten Sambas, Kecamatan Sambas dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan dihadiri sekitar 94 pelajar, yang terdiri dari 42 laki-laki dan 52 perempuan. Kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan baik tanpa adanya kendala, dan antusiasme siswa terhadap pemaparan materi yang disampaikan oleh mahasiswa cukup tinggi, hal ini dapat dilihat dari beberapa peserta yang mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa.
Pencegahan Penyakit Scebies dengan Menerapkan PHBS di Pondok Pesantren Putri As-Sholiha Babakan Ciwaringin Cirebon Ais Zulvaddii; Depi Yulyanti
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.4 No.2 Oktober (2024) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v4i2.1139

Abstract

Skabies   yaitu suatu permasalahan  kulit   penyebabnya adalah  tungau Sarcoptes  scabei  varia  hominis.  Penyakit  scabies  juga  disebut  kutu  badan,  budukan. Skabies menyebar di diwilayah beriklim hangat dan dingin. Dari hasil penelitian di dapat kan hasil yang kurang famaham tentang secebies sebesar 41.9% dengan jumbalh 13 orang dari 31 responden dan yang cukup mengetahui tentang scabies sebesar 29 % dengan jumblah responden sebanyak 9 orang serta yang memiliki pemahaman baik tentang scabies sebesar 29% dengan responden 9 orang.  Setelah di beri penyuluhan ada sebuah peningkatan pengetahuan sebesar  80.6% dengan responden sebanyak 25 % dan yang memiliki pemehaman yang cukup sebesar 16 % dengan jumblah responden sebanyak 5 orang dan yang kurang memahami sebesar 3.2% dengan responden 1 orang hal ini menujukan adanya peningkatan pengetahua santri tentang scabies setelah di berika penyuluhan.
Edukasi Dagusibu Antibiotik pada Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Resistesi Bakteri Mexsi Mutia Rissa; Rahma Febita Solekhaah; Rahma Shafira; Tri Utami Rejeki; Putri Agustina; Nur Hayati; Tita Ratri; Nur Salsabila Kusuma Putri; Nanda Fita Khansa
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.4 No.2 Oktober (2024) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v4i2.1143

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya resistensi kuman atau bakteri. Resistensi terhadap antibiotik merupakan suatu fenomena dimana bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik dan tidak mampu membunuh atau kuman menjadi kebal terhadap obat Indonesia merupakan salah satu dari 12 negara yang paling rentan terkena resistensi antibiotik mencapai 53-62%, hal ini disebabkan oleh masyarakat yang berhenti minum antibiotik saat sudah merasa sembuh ketika mereka merasa sudah sembuh. Metode yang digunakan untuk promosi kesehatan menggunakan metode kombinasi. Metode kombinasi merupakan gabungan antara metode langsung dan tidak langsung. Metode langsung yang digunakan dalam edukasi DAGUSIBU antibiotik sebagai pencegahan resistensi ini menggunakan Slide Power Point. Metode tidak langsung menggunakan media leaflet dan poster. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang DAGUSIBU antibiotik kepada masyarakat Dusun Sambilegilor RW 54. Hal ini dibuktikan dari nilai pretets yang dilakukan sebesar 68,39% dan persentase nilai postest yang diperoleh peserta yaitu 83,33%. Hasil pretest dan postest didapatkan adanya peningkatan nilai setelah kegiatan penyuluhan kesehatan. Hal ini menunjukkan adanya penurunan pengetahuan dan kesadaran Ibu-ibu PKK akan DAGUSIBU antibiotik di masyarakat. Selain itu, hasil postest sangatlah penting untuk melihat seberapa besar pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan yang didapat oleh Ibu-ibu PKK. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan tentang DAGUSIBU antibiotik terhadap masyarakat Sambilegilor RW 54 Sleman menunjukkan hasil yang positif. Terjadi peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan masyarakat dapat dilihat dari persentase nilai pretest yang diperoleh oleh masyarakat dari kategori cukup menjadi kategori baik setelah diberikan penyuluhan.
Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Perangkap Nyamuk Menggunakan Gula Merah dan Ragi sebagai Tindakan untuk Mengantisipasi dan Mengatasi Demam Berdarah Dengue di RW 3 Kelurahan Lidah Kulon Kota Surabaya Muhammad Fikri Ezra Pratama; Wulan Anggrai Dwi Aizah; Ningrum, Kirana Juwita; Tio Caesar Ishari; Hananda Aisya Maharani; Nandyta Alayda Fazly; Diajeng Lidya Hariyanti; Riza Izzat Pratama
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.4 No.2 Oktober (2024) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v4i2.1170

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di dunia. Di Indonesia DBD merupakan penyakit endemik. Pada tahun 2023, kasus DBD tercatat sejumlah 98.071. Hal ini menurun apabila dibandingkan pada tahun 2022 yang tercatat pada 143.176 kasus. Walaupun begitu, beberapa wilayah di Surabaya masih memiliki capaian Angka Bebas Jentik (ABJ) dibawah 95%. Oleh karena itu kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) masih terus dilaksanakan dan akan terus dioptimalkan. Merujuk pada Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021-2025, artikel ini berfokus pada strategi dalam hal peningkatan keterlibatan masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan mengembangkan kajian, penemuan, inovasi, dan riset sebagai dasar pembentukan kebijakan dan manajemen program berbasis bukti. Pemberdayaan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam PSN seperti pemberdayaan Kader Surabaya Hebat (KSH) dan inovasi untuk menghadapi DBD. Oleh karena itu, dalam pemberdayaan ini memiliki metode untuk ikut turut bergabung dalam kegiatan PSN sebagai Jumantik, melakukan pre-test, melakukan sosialisasi tentang DBD, demonstrasi inovasi pembuatan perangkap nyamuk menggunakan bahan dasar gula merah dan ragi, tanya jawab dan melakukan post-test. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa masih terdapat KSH yang tidak mengetahui DBD, 3M Plus dan penggunaan gula merah dan ragi sebagai perangkap nyamuk. Setelah dilakukannya sosialisasi dan diadakan post-test, hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman oleh partisipan, yang merupakan sasaran utama kegiatan. Penulis merekomendasikan untuk tetap mengadakan sosialisasi antara KSH dan pihak-pihak terkait di pemerintahan seperti Puskesmas atau Kelurahan untuk tetap menajamkan kemampuan KSH dalam melakukan PSN.
Pelatihan Simulasi Kesiapsiagaan Bencana pada SMK di Sindangkerta Nissa Noor Annashr; Salwa Tsania Nisa; Ardaya, Putri Maulidiani
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.4 No.2 Oktober (2024) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v4i2.1180

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang rawan bencana. Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) menyatakan bahwa tahun 2019-2023 terdapat 15.928 bencana dan18.872.310 korban jiwa. Frekuensi kejadian dan dampak bencana yang tinggi perlu diiringi dengan kesiapsiagaan bencana. Secara umum indeks kesiapsiagaan masyarakat Indonesia dalam hal tanggap darurat diklasifikasikan sebagai kurang siap. Kabupaten Tasikmalaya menempati urutan kedua daerah rawan bencana di Indonesia dan Kecamatan Cipatujah menjadi kecamatan paling rawan bencana di Kabupaten Tasikmalaya. Salah satu desa rawan yang berada di Kecamatan Cipatujah adalah Desa Sindangkerta. Tim pengabdi dari Fakulas Ilmu Kesehatan Universitas Siliwangi berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya dan bermitra dengan Dompet Dhuafa melakukan kegiatan sosialisasi dan simulasi tentang kesiapsiagaan bencana. Kegiatan tersebut dilakukan pada 05 Agustus 2019 dengan jumlah peserta 46 siswa dari SMK di Sindangkerta. Kegiatan sosialisasi dilakukan menggunakan media power point dan poster, sedangkan kegiatan simulasi dilakukan di lapangan. Kegiatan berjalan dengan baik karena para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.
Upaya Peningkatan Kesehatan di Dusun Sentul RW 03, Sidoaguang, Godean, Yogyakarta Dhea Risky Amalia; Azzahra, Nida Zharifatun; Syelina Dwi Ariyanti; Ellyda Rizki Wijhati
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.1163

Abstract

Salah satu permaslahan yang terdapat di Masyarakat Padukuhan Sentul RW 03 kalurahan Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta adalah mengenai Penyakit Tidak Menular. Penyakit  tidak  menular    adalah  penyakit  atau  kondisi  medis  yang  tidak  dapat ditularkan  dari  satu  individu  ke  individu  lainnya. Sasaran pada peemeriksaan Kesehatan ini yaitu lansia dan dewasa mengingat pemeriksaan kesehatan ini bisa sebagai awal dari peningkaatn kesehatan masyarakat. Tujuan dari pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan dara, gula darah, dan asam urat ini sebagai deteksi dini penyakit tidak menular berpa hipertensi, diabetes, dan asam urat. Upaya peningkatan kesehatan masyarakat, yaitu setiap kegiatan/dan serangkaian kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit oleh pemerintah dan/masyarakat. Pemeriksaan dilakuakn setelah kegiatan jalan sehat sebagai peringatan HUT RI yang diikuti oleh banyak warga dan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan sebanyak 87 orang. Kegiatan ini diharapkan memeberikan manfaat terhadap masyarakat khususnya di padukuhan Sentul.
Peningkatan Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui OSH Board Game Wardani, Amalia Putri; Jayaningsih, Yuliana Fadhilah; Hanifia; Anggoro, Lucky Yudanto; Anggoro, Dandy Prayudha; Fazlurrohman, Mohammad; Rojak, Octovianus Bin
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.1195

Abstract

Tingginya kasus kecelakaan dan penyakit akibat kerja di Indonesia disebabkan banyak faktor yang kompleks, antara lain kurangnya pengetahuan dan pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja serta pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja sejak dini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja di antara pelajar MTsN 22 Jakarta dengan tujuan mengurangi risiko kecelakaan kerja dalam kehidupan sehari-hari. Partisipan kegiatan ini adalah 33 orang siswa dan siswi kelas 9E MTsN 22 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi pengabdian kepada masyarakat ini adalah melalui permainan OSH Board Game. Kegiatan ini melibatkan serangkaian langkah, termasuk pemaparan keselamatan, tes sebelum, sesi bermain OSH Board Game, tes sesudah, dan pembagian hadiah. Program ini menunjukkan keberhasilan dan pencapaian target yang ditetapkan ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan skor pada yang ada pada tes sebelum dan tes sesudah pengabdian dilaksanakan. Namun, terdapat saran untuk perbaikan, khususnya terkait durasi permainan dan penyesuaian jumlah materi agar sesuai dengan kebutuhan peserta.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Tekanan Darah pada Ibu Rumah Tangga sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Hipertensi Irma; Yusuf Sabilu; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Yanani; Arum Dian Pratiwi; Muhammad Aslim A.; Andi Multazam NK.
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.1213

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebakan kematian dini dari kelompok penyakit tidak menular karena dapat menyebabkan komplikasi pada penyakit yang lebih serius seperti stroke, jantung dan ginjal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi lebih dini dan menemukan penderita hipertensi dan memberikan pemahaman pada ibu rumah tangga agar dapat mengendalikan penyakit hipertensi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan ibu rumah tangga dari kurang baik menjadi baik. Dalam pemeriksaan tekanan darah diperoleh bahwa prevalensi hipertensi  pada ibu rumah tangga sebesar 37,5%. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga terhadap hipertensi dan juga menemukan angka prevalensi hipertensi pada ibu hamil masih cukup tinggi. Perlu dilakukan upaya promotif untuk mengendalikan penyakit hipertensi oleh pihak terkait dan perlu dibentuk dan diaktifkan posyandu lansia di Kelurahan Lapuko Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.
Sosialisasi dan Pemberian Imunisasi Polio ada Balita dalam Kegiatan Subpin Polio di Posyandu Wibowo, Syifa Sofia
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.1221

Abstract

Poliomyelitis (polio) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan sebagian besar menyerang anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Kasus polio baru, ditemukan di Kabupaten Klaten dan Jawa timur. Sehingga Kementerian Kesehatan menetapkan status KLB (Kejadian Luar Biasa) polio. Untuk menanggulangi kasus polio ini, pemerintah mengeluarkan surat edaran pelaksanaan Sub PIN Polio (Pekan Imunisasi Nasional). Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membantu mewujudkan kesehatan balita dengan membentuk herd imunity terhadap polio serta membantu menyukseskan program SUBPIN Polio di Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan baik dan lancar. Pihak kader posyandu yang menjadi mitra pengabdian menyambut dengan baik mulai dari saat perijinan hingga pelaksanaan kegiatan. Peserta kegiatan menyambut sosialisasi polio dengan baik dan aktif bertanya saat sesi sosialisasi dilakukan. Sebanyak 34 balita sudah memperoleh imunisasi tetes polio.