cover
Contact Name
Muhammad Sultan
Contact Email
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28092597     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kedokteran; Ilmu Keperawatan; Ilmu Farmasi; Ilmu Kebidanan; Disiplin ilmu lainnya yang terkait.
Articles 83 Documents
Efektivitas Penyuluhan Door to Door Mengenai Vaksinasi Covid-19 di Desa Bontokanang Balqis; Manyullei, Syamsuar; Riswandi; Syakinah, Nur; Adeswita, Anilda; Qathifah, Tiara Nur; Asman, Fadhilah Hanifa; Misbah, Nurul Rini Amelia; Fitriah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.44

Abstract

Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksin Covid-19 disertai kurangnya informasi yang diperoleh mencakup pentingnya vaksinasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat takut untuk di vaksin. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengedukasi masyarakat yaitu dengan penyuluhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Bontokanang mengenai pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19. Sasaran dari penyuluhan ini adalah masyarakat di 3 (Tiga) dusun prioritas Desa Bontokanang dengan Jumlah responden sebanyak 34 responden yang tersebar di 3 dusun. Penyuluhan dilakukan dengan metode door to door, penyampaian materi menggunakan teknik presentasi dan diskusi interaktif menggunakan media PPT dan video. Hasil dari analisis uji Wilcoxon menunjukkan p value= 0,000 (p<0,05) sehingga Ha diterima, yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan responden antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Melalui analisis menggunakan uji McNemar diketahui terdapat 9 (26,47%) responden yang tingkat pengetahuannya meningkat dari kurang menjadi cukup setelah dilakukannya penyuluhan. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan penyuluhan door to door mengenai vaksinasi Covid-19 efektif dalam mengubah pengetahuan masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 dan diharapkan masyarakat melakukan berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19 untuk mencegah penularan di Desa Bontokanang.
Pemeriksaan Tekanan Darah Secara Door to Door di Desa Pa'lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar manyullei, syamsuar; Febriana, Andi Irna; Aprilisa, Wanda; Anjalina, Inna; Khairunnisa, Eka; Arifah, Nur; Muzhaffar, Zaky; Amir, Nabilah Pratiwi
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.47

Abstract

Abstrak. Tekanan darah tinggi atau yang dikenal dengan hipertensi merupakan masalah kesehatan masyakat yang paling sering diderita masyarakat. Tekanan darah yang tidak terkontrol akan menambah risiko terjadinya hipertensi. Tekanan darah tinggi juga menjadi isu kesehatan yang paling tinggi di Desa Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Namun, tingginya angka penderita hipertensi tidak sejalan dengan pelayanan kesehatan bagi penderita hipertensi. Tujuan kegiatan ini, adalah upaya dalam menumbuhkan kesadaran keluarga dan juga masyarakat agar dapat melakukan pengawasan tekanan darah dan pencehagan hipertensi yang diharapkan dapat turut meningkatkan derajat kesehatan di Desa Pa’lalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Pengabdian ini dilaksanakan pada empat dusun yakni Dusun Pa’lalakkang, Dusun Kampung Beru, Dusun Maccini Ayo dan Dusun Lambu Toa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37.5% dari 40 orang yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah mengalami pra-hipertensi dan 32.5% lainnya mengalami hipertensi tahap 1. Oleh karena itu disarankan agar masyarakat rutin memeriksa tekanan darahnya dan menjaga konsumsi makanannya.
Beribadah dengan Aman Melalui Sop Maco (Sosialisasi Penggunaan Masker Cegah COVID-19) pada Jemaah Masjid Afiah, Nurul; Mayada, Falah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.74

Abstract

Pandemi COVID-19 telah melumpuhkan semua aspek kehidupan, baik aspek kesehatan, sosial, ekonomi, tidak terkecuali agama dimana pelaksanaan ibadah di masjid ikut dibatasi. Berbagai kebiasaan telah dilakukan oleh setiap individu untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia, salah satu kebiasaan tersebut adalah penggunaan masker. Berdasarkan wawancara dan pengamatan langsung di RT 13 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota ditemukan bahwa selama pandemi COVID-19, tidak semua masyarakatnya patuh terhadap protokol kesehatan salah satunya kewajiban menggunakan masker pada saat menunaikan ibadah di masjid. Beribadah Dengan Aman Melalui Sop Maco (Sosialisasi Penggunaan Masker Cegah COVID-19) Pada Jemaah Masjid Nahdatul Ulama Kelurahan Telaga Sari Balikpapan merupakan bagian dari program kegiatan Pengalaman Belajar lapangan (PBL) dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat terkait penggunaan masker yang baik dan benar yang dipasang pada area yang strategis dan sering dijangkau oleh Jemaah masjid. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini berupa sosialisasi menggunakan media poster yang berisi anjuran penggunaan masker untuk melindungi dari paparan virus COVID-19 dan petunjuk pemakaian masker kain yang aman dan ditempelkan pada area disekitar pintu masjid dengan sasaran para jamaah yang sholat di masjid tersebut. Sebagai bentuk evaluasi dilakukan Pretest dan posttest secara offline pada 80 orang warga dengan hasil dari 10 pernyataan yang berkaitan dengan isi poster, 8 pernyataan terbukti mengalami peningkatan pengetahuan dari posttest sebagai akhir kegiatan edukasi. Melalui kegiatan ini diharapkan bahwa masyarakat bersama para tokoh masyarakat yang berwenang bersama-sama merundingkan bagaimana memaksimalkan penggunaan media sebagai sarana preventif dan promotif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di wilayah tersebut.
Penyuluhan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Tentang Manfaat Prenatal Gentle Yoga Pada Ibu Hamil Nurhidayah; Risnah, Risnah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.77

Abstract

Prenatal gentle yoga is one type of modification of hatha yoga that is adapted to the condition of pregnant women. Yoga is a movement of the body with the harmonization of mind and soul. One of the yoga exercises intended for pregnant women is the Pranayama Position. Regular yoga practice during pregnancy can increase fetal weight and reduce preterm birth and childbirth complications. This community service aims to increase the knowledge of pregnant women about the benefits of prenatal gentle yoga. Existing problems are solved through community outreach activities through three stages, namely preparation, implementation and evaluation. The preparatory stage involves taking initial data and coordinating with the Puskesmas to plan the process of implementing counseling with a theme according to the needs of pregnant women, then the implementation stage begins with and introduces yourself, explains the aims and objectives of the counseling and distributes questionnaires to measure the knowledge of pregnant women before being given counseling. The evaluation phase consisted of discussion and question and answer as well as distributing questionnaires after health education. This activity was carried out on June 2, 2022 at the Bajeng Health Center which was attended by 21 pregnant women. The conclusion is that there are differences in knowledge before and after giving health education about the benefits of prenatal gentle yoga.
Optimalisasi Pengetahuan Pasien dan Keluarga dalam Penanggulangan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya Widia, Chita; Anih Kurnia; Eli Kurniasih; Ilham Alifiar
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.78

Abstract

Penyakit tuberculosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular, salah satu upaya yang sangat mendukung tugas tenaga kesehatan adalah melibatkan keluarga secara aktif dalam perawatan dan penanggulangan masalah TB Paru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa optimalisasi peran keluarga sebagai pengawas minum obat pada pasienTB Paru di Wilayah Puskesmas Purbaratu KotaTasikmalaya dilaksanakan pada tanggal 20 Juni sampai dengan 30 Juli 2022. Metode yang dilakukan adalah memberikan edukasi melalui kegiatan penyuluhan berbasis keluarga (kerumah pasien) dan praktek. .Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diperoleh peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga tentang TB Paru dan peran keluarga dalam pengawas menelan obat. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan merupakan bentuk upaya perawat dalam pengelolaan TB Paru dengan melibatkan pasien dan keluarga.
Penyuluhan Prinsip Hygiene Sanitasi Makanan dan Pengolahan Makanan yang Sehat dan Tepat di Desa Handil Bakti Kecamatan Palaran Kota Samarinda Elvira, Vivi Filia; Badrah, Sitti; Kaat, Jessica Melfin; Rejamulia, Silaban, Vandy; Kharimah, Ismy Yusti; Sombolinggi, Gavrila Meil; Sabila, Aura Balqis; Baharuddin, Shinta Maulidya; Putri, Ella Hayyu Nurul 'Aini; Sabdah, Deva Anggraeni; Az-Zachra, Tiara Aleyda
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.2 No.2 Oktober (2022) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v2i2.99

Abstract

Makanan merupakan bagian penting yang mempengaruhi kesehatan manusia. Mengkonsumsi makanan sehat yang diolah dengan baik akan memberikan efek positif bagi tubuh, seperti terhindar dari berbagai gangguan kesehatan dalam tubuh. Menurut hasil analisis pertanyaan kesehatan wawancara dan kuesioner warga yang tinggal di Desa Handil Bakti (RT 02 dan RT 04) di Kecamatan Palaran Kota Samarinda, 62% makanan diolah dengan cara yang tidak tepat, seperti mencuci sayuran Setelah direbus, dipotong menjadi kubus dan tambahkan garam. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman warga RT 02 dan RT 04 tentang enam prinsip higiene sanitasi makanan, pengolahan sayur yang sehat dan benar, serta cara menambahkan garam saat memasak, terutama ibu rumah tangga dengan metode penyuluhan yang tersusun dengan berbagai macam rangkaian kegiatan. Kegiatan ini dimulai dari penyampaian materi penyampaian materi mengenai enam prinsip sanitasi makanan, pengolahan sayur yang sehat, dan pemberian garam saat memasak. Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta. Dari kegiatan tersebut, hasil yang didapat adalah meningkatnya pengetahuan para peserta melalui tanya jawab dan diskusi bersama. Terlihat dari pantauan sesi tanya jawab, ibu-ibu sangat antusias mengikuti acara tersebut. Kegiatan ini memungkinkan ibu rumah tangga untuk memahami cara menangani makanan dan sayuran dengan benar.
Pembentukan Kelompok Pendukung ASI di Kelurahan Rua Kecamatan Pulau Ternate Hi Saraha, Rosida; T Djama, Nuzliati; Matjino, Sitti Hubaya
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.3 No.1 Mei (2023) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v3i1.108

Abstract

Cakupan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif secara umum belum memenuhi target Nasional, antara lain disebabkan masih adanya stigma yang melekat erat di sebagian besar masyarakat Indonesia yaitu menyusui merupakan urusan perempuan atau ibu saja. Pandangan ini sangat bias gender, pada hakikatnya bahwa perempuan memiliki kodrat untuk menyusui, namun laki-laki memiliki peran penting dalam memberikan dukungan pada ibu untuk terus menyusui sehingga tercapai keberhasilan ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Ternate melalui tim pengabdian kepada masyarakat membentuk Kelompok Pendukung ASI Esklusif sebagai salah satu upaya penyelesaian masalah menyusui guna peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara mandiri. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Pelatihan dan pendampingan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman nyata agar masyarakat berusaha mengembangkan kemampuan dan potensi sumber daya yang dimilikinya guna membantu ibu menyusui secara ekslusif. Hasil kegitan pengabdian masyarakat menunjukkan ada peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman nyata melalui keberhasilan pengelolaan kelompok pendukung ASI ekslusif di kelurahan Rua.
Pendampingan dan Peningkatan Pengetahuan Manfaat Infusa Bawang Putih pada Masyarakat dalam Mencegah dan Mengatasi Hipertensi pada Masyarakat di Desa Ketetang Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Haryanto, Edy; Astuti, Sri Sulami Endah; Sasongkowati, Retno; Anita Dwi Anggraini
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.3 No.1 Mei (2023) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v3i1.152

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi masalah serius saat ini. Bahaya hipertensi yang tidak dapat dikendalikan dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya, seperti penyakit jantung koroner, stroke, ginjal dan gangguan penglihatan. Beberapa faktor yang berperan dalam terjadinya hipertensi meliputi faktor mayor yaitu faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan dan faktor minor yaitu faktor risiko yang masih dapat dikendalikan. Permasalahan yang terjadi pada masyarakat adalah kurangnya pengetahuan tentang pengendalian penyakit hipertensi serta faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dan ketidaktahuan masyarakat dalam memanfaatkan bahan herbal yang ada disekitar untuk dimanfaatkan untuk menurunkan hipertensi yaitu contohnya bawang putih. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada warga di Desa Ketetang dusun kwalas berhasil dilaksanakan dan diikuti sebanyak 31 orang yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah, kegiatan pelatihan dan penyuluhan pembuatan dan pemanfaatan infusa bawang. Masalah kesehatan yang dikeluhkan oleh warga mampu diatasi oleh tim pengabdian masyarakat dengan memberikan edusi pelatihan dan penyuluhan pembuatan infusa bawang putih sebagai terapi dari herbal untuk menurunkan tekanan darah. Selama kegiatan berlangsung peserta sangat antusias, hal ini dapat dilihat pada keaktifan peserta mengikuti dari awal sampai akhir.
Pendampingan dan Pemanfaatan Infusa Jahe untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh pada Para Petani yang Terinfeksi Kecacingan di Desa Ketetang Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Astuti, Sri Sulami Endah; Haryanto, Edy; Arifin, Syamsul; Anita Dwi Anggraini
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.3 No.1 Mei (2023) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v3i1.153

Abstract

Pekerjaan yang sangat erat kaitannya dengan infeksi STH yang berhubungan dengan tanah yaitu petani. Dusun Ketetang merupakan desa terpencil yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani. Petani yang dalam kesehariannya bekerja tidak menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan alas kaki, yang secara langsung kontak dengan tanah, selain itu para petani juga mengonsumsi makanan tanpa mencuci tangan dengan bersih terlebih dahulu. Petani dapat terinfeksi cacing baik melalui oral yaitu melalui makanan dan minuman yang tercemar dan melalui penetrasi kulit dengan adanya kontak langsung dengan kotoran hewan yang digunakan sebagai pupuk tanaman . Penelitian angka kecacingan tahun 2019 yang dilakukan oleh Lisma mahasiswa D3 Jurusan Analis Kesehatan menunjukkan hasil yaitu terd apat 40 responden (80%) yang infeksi Soil Transmitted Helminths dan 10 responden (20%) yang tidak terinfeksi Soil Transmitted Helminths pada petani di Koalas Bangkalan Madura. Ang ka kecacingan yang tinggi ini juga diikuti oleh penurunan kadar hemoglobin yang merupakan dampak akibat infeksi kecacingan. Hasil ini menunjukkan angka kecacingan yang tinggi disertai anemia sehingga masyarakat di Desa Ketetang masih memerlukan edukasi tentang pentingnya Pola Hidup Bersih dan sehat dan penggunaan Alat Pelindung diri untuk mencegah penyakit kecacingan STH, serta mengetahui dan mengkonsumsi jenis makanan sehat yang mampu meningkatkan kadar hemoglobin. Masalah ini terjadi karena kurangnya para petani dalam menjaga sistem imun tubuh sehingga mudah terinfeksi parasit, serta kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan herbal khususnya jahe merah dalam menjaga kesehatan diri oleh para petani. Solusi yang ditawarkan adalah menggerakkan para petani untuk mengkonsumsu infusa jahe dan mengedukasi pentingnya menjaga sistem imun, pembuatan infusa jahe yang benar sehingga nilai gizi dan manfaatnya tidak hilang.
Peningkatan Kemandirian Siswa dalam Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat untuk Mencegah dan Mengurangi Protozoa Usus pada Anak SDN Ngingas Diah Titik Mutiarawati; Endarini, Lully Hanni; Yunita, Era Fitria; Anita Dwi Anggraini
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.3 No.1 Mei (2023) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v3i1.155

Abstract

Infeksi protozoa usus masih menjadi salah satu permasalahan di dunia, terutama di negara-negara berkembang dan beriklim tropis. Angka insidensi kasus protozoa usus di Indonesia mencapai 10-18%. Infeksi protozoa usus dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa (Deza et al., 2018). Di Negara berkembang tingkat pendidikan masih rendah dan iklim tropis merupakan faktor risiko infeksi protozoa usus. Hasil penelitian Charisma dkk. (2020), menyebutkan bahwa pada pemeriksaan sampel feses menunjukkan sebanyak 20,8% positif adanya kista protozoa usus. Didukung oleh penelitian Simatupang et al., (2013) yang melaporkan sebanyak 40% kasus infeksi didominasi oleh protozoa usus daripada cacing usus (STH) pada anak usia SD di Kedung Cowek, Surabaya. Rendahnya pengetahuan masyarakat terkait penyakit parasit masih menjadi salah satu masalah. Dengan demikian, pemberian edukasi kebersihan personal pada mereka menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka infeksi parasit usus (Fransisca et al., 2015). Dengan demikian, peneliti akanmengidentifikasi keberadaan protozoa usus pada sampel feses yang bertujuan untuk mengetahui prevalensi protozoa usus dan gambaran kebersihan personal pada anak usia sekolah dasar di desa Ngingas Barat, kecamatan Krian kabupaten Sidoarjo. Dari hasil pretes dan postes terdapat terdapat peningkatan para siswa dalam menjawab soal dari 2.16 menjadi 3.66. Soal yang paling sulit dijawab oleh siswa adalah nomor 4 yaitu tentang protozoa. Setelah mendapat materi tentang protozoa usus, para siswa mampu menjawab soal nomor 4 pada postes. Peningkatan pengetahuan tentang protozoa usus sebagai penyebab diare diharapkan dapat mengubah sikap dan tindakan para siswa menjadi lebih baik lagi untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut. Satu minggu kemudian setelah diadakan kegiatan penyuluhan para siswa dilakukan pemeriksaan Feses lengkap untuk diperiksa adanya infeksi protozoa. Hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan semua siswa negatif dari infeksi protozoa atau 0%.