cover
Contact Name
Muhammad Sultan
Contact Email
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
abdikesmasmulawarman@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28092597     DOI : -
Core Subject : Health,
Ilmu Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kedokteran; Ilmu Keperawatan; Ilmu Farmasi; Ilmu Kebidanan; Disiplin ilmu lainnya yang terkait.
Articles 93 Documents
Pembuatan Permen Jelly untuk Kesegaran dan Kesehatan Tubuh dari Jahe bagi Ibu PKK Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan Deli Serdang Safriana; Enny Fitriani; Lili Nurmaliza; Ruseni; Ayu Diah Lestari; Hasniar; Mella Candani; Sri Wulan Syahfitri; Syafitri Aulia
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.1227

Abstract

Sebagian besar kegiatan sehari-hari masyarakat di Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara masih sebagai sebagai  ibu rumah tangga dan turut membantu suami bertani dan nelayan. Desa ini berjarak ± 11 km dari kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan. Ibu-ibu di desa ini sebagaian besar tergabung di dalam kelompok PKK dan organisasi pedesaan dan berbagai kegiatan di desa, namun terbatas pada kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial lainnya, selebihnya banyak berdiam diri dirumah masing-masing. Permen jelly jahe berfungsi membantu meningkatkan kesehatan tubuh, menghangatkan tubuh, meredakan pegal-pega badan. Maka sangat potensial untuk dikembangkan menjadi suatu produk unggulan. Hasil produksi ini nantinya dapat dipasarkan melalui toko-toko keperluan sehari-hari, swalayan, rumah makan, maupun melalui koperasi unit desa yang berada di Kabupaten Deli Serdang, atau secara online. Metode Pelaksanaan yang ditawarkan untuk mendukung realisasi program, tahap pertama kegiatan ini adalah melakukan observasi dan pembuatan kesepakatan kerjasama dengan mitra. Masyarakat di Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan, Deli Serdang Sumatera Utara, telah mendapat memahami manfaat Permen jelly jahe untuk kesehatan, keterampilan cara pembuatan, pengemasan, dan pemasaran Permen jelly jahe menggunakan bahan tumbuhan yang memberi sehat, kuat dan mudah didapat, dengan cara yang mudah serta peralatan yang sederhana. Kesimpulannya, masyarakat desa cinta rakyat kebanyakan bekerja membantu suami bertani atau ikut kegiatan ibu PKK, permen jelly dapat berfungsi membantu meningkatan kesehatan tubuh, maka berpotensi umtuk membuat produk permen jelly jahe  dan  dapat di jual di tokoh tokoh atau swalayan untruk menambah pendapatan keluarga. Jahe berfungsi mengurangi alergi, meredakan gangguan sistem pencernaan, meredakan nyeri haid
Analisa Aktivitas Kerja Nelayan Pengangkut Ikan dengan Nyeri pada Bahu di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan Dinda Diah Permatasari; Rakhmad Rosadi
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.1244

Abstract

Nyeri bahu merupakan nyeri pada bagian bahu yang diakibatkan adanya beban berlebihan pada area bahu. Ergonomi saat mengangkat dan beban angkut juga juga menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya nyeri pada bahu. Pada nelayan pengangkut ikan yang saat melakukan pekerjaan dengan beban angkut kurang lebih 100 kg dan posisi saat mengangkut ikan yang tidak seimbang sangat beresiko terjadinya nyeri pada  bahu karena pembebanan di salah satu anggota tubuh ekstremitas atas yaitu bahu. Fisioterapi memiliki peran yang cukup penting untuk menganalisa gangguan pada area bahu yang berkontribusi terhadap timbulnya rasa nyeri. Sehingga, diperlukannya Tindakan promotif dan preventif oleh fisioterapi untuk mengurangi angka kejadian nyeri bahu pada nelayan.
Penyuluhan Pengaruh Kebiasaan Konsumsi Junk Food terhadap Risiko Obesitas pada Tenaga Kependidikan Non-ASN di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman Reza Nur Fahmi; Akhmad Dzikri
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.1 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v5i1.2192

Abstract

Artikel ini membahas penyuluhan mengenai pengaruh kebiasaan konsumsi junk food terhadap risiko obesitas di kalangan tenaga kependidikan non-ASN di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman. Penelitian menunjukkan bahwa obesitas dapat mengganggu kinerja dan kesehatan individu, terutama di kalangan pekerja produktif. Metode pengabdian masyarakat meliputi pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), edukasi tentang gaya hidup sehat, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki IMT di atas normal, dan terdapat peningkatan signifikan dalam pengetahuan tentang obesitas setelah penyuluhan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong gaya hidup sehat di kalangan tenaga kependidikan.
Pembinaan Pengelolaan Limbah Keluarga Air Cucian Beras dan Air Kelapa pada Media Tanah untuk Tanaman Sayuran Hijau Bersama KWT Kartini Kampung Terbanggi Mulya Sulatifni, Nafi'ul; Rahmad, Fajar; Nur Wahyudi, Reza; Rahman, Fhathur; Firmadani, Iin; Istiqomah, Nurya; Yunani, Mita; Nur Hidayah, Ulfi; Hasanatul Alimah, Dewi; Hasanah, Uswatun; Ikhwanudin
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/vaaez032

Abstract

Walaupun penggunaan pupuk kimia (anorganik) memiliki sejumlah kelemahan, hingga saat ini penggunaan pupuk kimia (anorganik) masih menjadi metode utama dalam meningkatkan hasil pertanian. Untuk mengurangi jumlah penggunaan pupuk kimia, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini Terbanggi Mulya, Bandar Mataram, tentang manfaat penggunaan pupuk organik. Penulis menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) untuk dukungan masyarakat. Pendekatan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan masyarakat yang memanfaatkan aset lokal milik daerah. Pelatihan diberikan untuk memfasilitasi konversi sisa air cucian beras dan limbah air kelapa menjadi pupuk organik cair sebagai bagian dari inisiatif pengembangan masyarakat. Selain memperkuat batang dan menambah bobot tanaman serta menguraikan bahan organik, pupuk ini juga membantu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit serta mendorong pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Kegiatan dimulai dengan menentukan desa mana yang paling banyak menghasilkan sampah; Dalam kesempatan ini kami mewawancarai kepala desa, sejumlah warga sekitar, dan Ibu Eka Ravitri, Ketua KWT Kartini. Kami kemudian melakukan percobaan pembuatan pupuk organik cair dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat desa. Upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menurunkan biaya pembelian pupuk dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat Desa Terbanggi Mulya dalam memproduksi pupuk organik cair khususnya dari limbah air cucian beras.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita dan Ibu Hamil Terkait Pentingnya Cakupan Imunisasi Terhadap Stunting di Kampung Beting, Kecamatan Koja, Jakarta Utara Nur Afiva; Aqilah Nisrina; Zarra Zuraida Ulya; Adam Aqilah; Sekar Putri Ayuning; Nabila Putri Aulia; Lisnawati Wulandari; Diva Muhammad Alviansyah; Firyal Idzka Azzahra; Siti Rahmah Lubis Hidayatullah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/nbjmt791

Abstract

Pemberian edukasi merupakan salah satu cara yang dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan stunting. Program Gempita (Gerakan Edukasi Masyarakat Pentingnya Imunisasi Terhadap Ancaman Stunting) yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan ibu hamil mengenai imunisasi dasar lengkap . Pemberian edukasi pada kegiatan GEMPITA menggunakan metode penyuluhan, video edukasi, dan standing banner yang dilakukan evaluasi dengan memberikan pre dan post test kepada ibu balita dan ibu hamil. Skor pengetahuan pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan antara pengamatan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil analisis dengan uji wilcoxon dari 30 responden diperoleh nilai P value 0,000 artinya jika dibandingkan dengan α 5% dapat ditarik kesimpulan terdapat perbedaan signifikan rata-rata skor pengetahuan ibu balita sebelum mendapatkan intervensi dengan skor pengetahuan ibu balita setelah mendapatkan intervensi. Sehingga diharapkan ibu balita maupun ibu hamil memahami dan memahami tentang pentingnya melengkapi imunisasi dasar lengkap sedangkan untuk pihak PKM sebaiknya memfasilitasi ibu balita dan ibu hamil dalam memahami pentingnya imunisasi dasar lengkap dan selalu memberikan pengingat kepada ibu tentang jadwal imunisasi.
Pelatihan Kreasi Menarik Makanan Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Nafsu Makan Anak Usia 4-5 Tahun di Desa Tibang Banda Aceh Fika Maulid; Linur Steffi Harkensia
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/fa58ph20

Abstract

Masalah makan yang dihadapi anak tidak sama dengan yang dihadapi orang dewasa, dan dewasa muda. Ada berbagai masalah perilaku makan, seperti memilih makanan tertentu, membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi, atau makan terlalu banyak, sampai gangguan makan yang menyebabkan masalah pertumbuhan dan perkembangan, serta anak akan mengalami stunting kegagalan dalam pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronik. Orang tua sering mengatakan kepada dokter bahwa anak mereka mengalami kesulitan makan. Tanpa membedakan jenis kelamin, etnis, atau status sosial ekonomi, keluhan ini terjadi hampir secara merata. Beberapa masalah makan yang paling umum adalah rewel, muntah, terlalu memilih makanan, fobia makan, makan lambat, dan menolak makan. Nafsu makan anak sangat dipengaruhi oleh cara mendesain makanan yang diberikan kepada mereka. Anak-anak akan bosan dengan makanan yang tidak menarik dan berantakan sebelum sempat memakannya. Anak-anak mungkin lebih suka makan makanan baru dan menarik. Makanan yang bervariasi bentuk dan rasa makanannya akan meningkatkan nafsu makan anak. Anak harus memakan makanan yang beragam untuk memperoleh berbagai zat gizi yang diperlukan oleh tubuh agar kebutuhan gizinya terpenuhi selama pertumbuhan dan perkembangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendesain makanan yang bergizi dan bervariasi sehingga dapat meningkatkan nafsu makan anak usia 4 – 5 tahun di desa Tibang Banda Aceh. Metode kegiatan pengabdian yang diterapkan adalah pelatihan dalam membentuk kreasi makanan dimana para ibu yang mempunyai anak usia 4 – 5 tahun dikumpulkan dalam suatu ruangan kemudian mereka dilatih oleh pakar gizi untuk membentuk kreasi makanan yang bernutrisi. Hasil dari pengabdian ini para ibu dapat membentuk kreasi makanan bergizi dan bernutrisi. Kesimpulan, pelatihan membentuk kreasi makanan dapat meningkatkan pemahaman gizi seimbang pada ibu dan anak usia 4-5 tahun. Diharapkan dari pelatihan ini dapat menurunkan angka stunting didesa Tibang.
Edukasi Mengenai Pencegahan dan Penanganan Pertama Cedera Ankle Sprain dengan Metode Rice Pratiwi, Agesti Setiya; Maghfirah, An Nisaa Alifia; Pratiwi, Andini Galuh; M. Yusuf Rizali Kurniawan; Anjasmara, Rezza S. T. A.; Setiawan, Cahyo; Ramadhani, Alinda Nur
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/azz2sd63

Abstract

Latar Belakang: Ankle sprain merupakan cedera umum yang sering terjadi saat berolahraga, terutama dalam aktivitas yang melibatkan lompatan dan gerakan lateral. Pencak silat, sebagai seni bela diri tradisional Indonesia, juga memiliki risiko cedera yang signifikan. Tujuan: program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman anggota Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) tentang cedera ankle sprain dan pencegahannya. Metode: yang digunakan adalah dengan pendekatan terstruktur melalui empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Melalui penyuluhan, leaflet, dan praktik langsung, anggota PSHW diberikan pemahaman yang lebih baik tentang cedera ankle sprain dan tindakan pencegahan yang tepat. Hasil: hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota PSHW setelah program ini dilakukan. Diharapkan, dengan pengetahuan yang ditingkatkan, anggota PSHW dapat mengurangi insiden cedera ankle sprain selama latihan, meningkatkan kesehatan dan kualitas latihan mereka. Kesimpulan: dari program ini adalah bahwa pendekatan terstruktur dan menyeluruh dapat efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan cedera ankle sprain dalam komunitas pencak silat. Saran untuk program serupa di masa depan adalah melibatkan lebih banyak interaksi langsung dan latihan praktis untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam dan implementasi yang lebih baik.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Sadari (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Suryanti; Khadijah, Siti
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/whppw425

Abstract

Latar belakang: Kanker saat ini adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Salah satu kanker yang paling umum, insiden tertinggi adalah kanker payudara. SADARI, merupakan cara tindakan untuk menemukan gejala awal kanker payudara dapat dideteksi oleh wanita sendiri, tidak perlu ahli untuk menemukan kanker payudara dini, Tujuan: pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) melalui pemberdayaan masyarakat dalam program sadari. Metode diawali dengan kunjungan daerah untuk mengetahui permasalahan yang ada, pertemuan dengan Ketua PKK untuk mengkoordinasikan pelaksanaan, pemberian materi dan praktik bagaimana melakukan pemeriksaan SADARI di rumah Hasil: pengabdian masyarakat dapat meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK melakukan pemeriksaan secara mandiri Kesimpulan: Pendidikan dan Pelatihan SADARI meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan secara mandiri.
Persiapan ASI Eksklusif melalui Diskusi Laktasi pada Ibu Hamil di RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat Sarah Melani; Zahratun Nihaya; Isma Amalia; Najibah Syalidatun Nahlah; Sakinah Puteri, Jihan; Rahmah Hida Nurrizka; Narila Mutia Nasir
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/xbc02821

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana balita gagal tumbuh akibat dari kekurangan asupan zat gizi kronis yang menyebabkan tinggi anak tidak sesuai usianya. Salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya stunting adalah bayi tidak diberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama, alasan ibu tidak memberikan ASI Eksklusif salah satunya adalah masih rendahnya pengetahuan ibu terkait manajemen laktasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk keberhasilan pemberian ASI Eksklusif adalah persiapan laktasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait teknik menyusui yang tepat dalam mendukung lancarnya praktik pemberian ASI Eksklusif yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah RW 10 Kelurahan Cengkareng Barat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan pemberian ASI Eksklusif adalah melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan melakukan konsultasi untuk mendapatkan informasi dan pelatihan mengenai pemberian ASI Eksklusif. Kegiatan Diskusi Laktasi ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Tahap persiapan dimulai dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan stakeholder, masyarakat, dan narasumber. Kemudian dilanjutkan dengan menentukan isi materi serta menyiapkan kebutuhan kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan penyampaian materi dan diselingi dengan demonstrasi oleh narasumber yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tahap monitoring dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan gantt chart dan melakukan pre-post test untuk melihat peningkatan pengetahuan ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2024 yang bertempat di Lapangan RT.06/10 Kelurahan Cengkareng Barat dan dihadiri oleh 10 ibu hamil. Kesimpulan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan materi dan demonstrasi teknik menyusui yang tepat dan manajemen laktasi.
Peningkatan Kesadaran Peningkatan Kesadaran: Sosialisasi Pencegahan Anemia pada Remaja di SMK Miftahul Huda Desa Jatiroto Kecamatan Sumberbaru Mufida, Maugfira Helni Mufida; Ulfiyatun; Melia Pratiwi; Rita Purnama Sari
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/x18r0w12

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di kalangan remaja, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dan prestasi belajar. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang anemia, termasuk penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa SMK Miftahul Huda mengenai anemia melalui sosialisasi yang interaktif, sehingga siswa dapat memahami pentingnya pola makan sehat dan pencegahan anemia. Metode yang digunakan yaitu dengan elaksanaan yang diawali dengan survei awal (wawancara secara langsung) untuk menilai tingkat pengetahuan siswa tentang anemia. Materi sosialisasi disusun dalam bentuk presentasi, video edukatif, dan materi interaktif. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan metode interaktif yang meliputi presentasi, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi pola makan sehat. Evaluasi dilakukan melalui kuis untuk mengukur pemahaman siswa setelah sosialisasi, serta pengumpulan umpan balik untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang anemia. Partisipasi siswa dalam diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap topik yang dibahas. Umpan balik yang diterima dari siswa menunjukkan bahwa mereka merasa lebih memahami pentingnya pencegahan anemia dan pola makan sehat.

Page 9 of 10 | Total Record : 93