cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
+6282187771382
Journal Mail Official
serina@untar.ac.id
Editorial Address
Jln. Letjen S Parman No 1 Universitas Tarumanagara Kampus 1, Gedung M Lt 5
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seri Seminar Nasional
ISSN : 2809509x     EISSN : -     DOI : 10.24912/pserina
Prosiding SERINA merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan Pada Seri Seminar Nasional (SERINA) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 469 Documents
PROJECT CITIZEN, SEBUAH UPAYA MENJADIKAN PENGAJARAN PPKN DI KOTA DEPOK MENJADI LEBIH EFEKTIF DAN ATRAKTIF Wahidah R. Bulan
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.303 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18074

Abstract

There are a number of challenges and limitations faced by Pancasila and Citizenship Education (PPKn) teachers in Depok City in teaching Civics subjects and specifically in instilling nationalism (nationalism literacy) in students. The challenge in question is the low interest of students to study and explore Civics learning materials, while the limitations faced are the ability to teach Civics learning materials better so as to produce maximum learning outcomes. Another limitation is that Civics is a multi-dimensional character education subject, which requires special competence in teaching. These problems need to be overcome considering that Civics subjects are a means to increase student nationalism (civic and cultural literacy) which is one of the basic skills of 21st century human resources besides that the degradation of nationalism can have an impact on the fading of Indonesian cultural values. The solution provided is to provide training to PPKn Depok City teachers regarding Project Citizen (learning activities to become citizens), namely a learning project intended to encourage students to be motivated to explore issues in the school or community and to be actively involved in monitoring and influencing public policies that are implemented jointly with other students in the classroom and in extracurricular groups. Project Citizen was chosen because it has proven to be successful in increasing student interest in participating in Civics learning activities in several schools that have practiced it, although it requires a number of adjustments or modifications to be implemented. Through the transfer of knowledge and skills regarding Project Citizen and several other supporting materials, it is hoped that partner problems can be overcome, so that the hope that Civics teaching can take place more effectively and attractively can be realized.Terdapat sejumlah tantangan dan keterbatasan yang dihadapi para guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Kota Depok dalam mengajarkan mata pelajaran PPKn dan secara khusus dalam menanamkan nasionalisme (literasi nasionalisme) kepada siswa didik. Tantangan dimaksud adalah rendahnya minat siswa untuk mempelajari dan mendalami materi pembelajaran PPKN, sedangkan keterbatasan yang dihadapi adalah kemampuan mengajarkan materi pembelajaran PPKn secara lebih baik sehingga menghasilkan capaian pembelajaran yang maksimal. Keterbatasan lainnya mengingat mata pelajaran PPKn merupakan mata pelajaran pendidikan karakter yang bersifat multi-dimensioanal, yang membutuhkan kompetensi khusus dalam pengajarannya. Permasalahan tersebut perlu diatasi mengingat mata pelajaran PPKn merupakan sarana untuk meningkatkan nasionalisme siswa (civic and cultural literacy) yang merupakan salah satu kecakapan dasar SDM abad 21 selain bahwa degradasi nasionalisme dapat memberi dampak pada lunturnya nilai-nilai budaya Indonesia. Solusi yang diberikan adalah dengan memberikan pelatihan kepada para guru PPKn Kota Depok mengenai Project Citizen (kegiatan belajar menjadi warga negara), yaitu proyek pembelajaran yang dimaksudkan untuk mendorong siswa agar termotivasi mendalami isu-isu yang terdapat di sekolah atau masyarakat serta mau terlibat aktif dalam memantau dan mempengaruhi kebijakan publik yang dilaksanakan secara bersama-sama dengan siswa lain di dalam kelas maupun dalam kelompok ekstrakurikuler. Project Citizen dijadikan pilihan karena terbukti berhasil meningkatkan minat siswa mengikuti kegiatan pembelajaran PPKn dibeberapa sekolah yang pernah mempraktekkan, meski memerlukan sejumlah penyesuaian atau modifikasi agar dapat dilaksanakan. Melalui transfer knowledge dan skill mengenai Project Citizen dan beberapa materi pendukung lainnya persoalan mitra diharapkan dapat diatasi, sehingga harapan agar pengajaran PPKn dapat berlangsung lebih efektif dan atraktif dapat diwujudkan.
PELAKSANAAN PENGAMBILAN DATA PENCAHAYAAN SIANG DAN MALAM HARI PADA TEROWONGAN CISUMDAWU DI DESA CILENGSER Endah Setyaningsih; Jeanny Pragantha; Luthfi Arifandi
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.255 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18075

Abstract

A tunnel is a road that is surrounded by structures, generally the elevation of the road is below ground level. The Cileunyi-Sumedang-Dawuan Toll Tunnel (Cisumdawu Tunnel) is part of the Cisumdawu toll road, which is in located in Cilengser Village. The Cisumdawu Tunnel is currently under construction, as well as the installation of its lighting, both for night and day lighting. Tunnel lighting at night has a light intensity that is equivalent to the surrounding street lighting, but during the day you must consider the presence of sunlight which has a very high light intensity. For this reason, during the day what needs to be paid attention to is the front of the tunnel, which is the part when the driver starts to enter the tunnel. Due to the surrounding toll road, which is still under construction, the Cisumdawu tunnel is not yet accessible to the public. For this reason, on this occasion it was used for the implementation of PKM, in the form of data collection of day and night lighting. The method is to measure the lighting during the day and night along the tunnel using a light meter. The result of the PKM implementation is the data of day and night tunnel lighting. Data was taken for 2 days, the first day was carried out during the day, and the second day was carried out at night. The benefit of this data is to determine the quality of tunnel lighting, namely the lighting must provide sufficient luminance and illumination for drivers along the tunnel in both dry and wet conditions and must not cause glare. The implementation of this PKM is limited to data collection, then in terms of analysis it will be continued as research material.Terowongan adalah jalan yang sekelilingnya tertutup oleh struktur, umumnya elevasi jalan tersebut di bawah permukaan tanah. Terowongan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Terowongan Cisumdawu) merupakan bagian dari jalan tol Cisumdawu, yang berada di Desa Cilengser. Terowongan Cisumdawu saat ini sudah selesai dalam pembangunannya, demikian juga pemasangan lampu untuk pencahayaan, baik untuk pencahayaan malam hari maupun siang hari. Pencahayaan terowongan pada malam hari mempunyai intensitas cahaya yang setara dengan pencahayaan jalan sekitarnya, namun pada siang hari harus mempertimbangkan adanya cahaya matahari yang mempunyai intensitas cahaya sangat tinggi. Untuk itu pada siang hari yang perlu menjadi perhatian adalah bagian muka terowongan, yaitu bagian saat pengemudi mulai masuk terowongan. Sehubungan dengan masih adanya jalan tol sekitarnya yang masih dalam proses pembangunan, terowongan Cisumdawu belum bisa diakses untuk umum. Untuk itu pada kesempatan ini digunakan untuk pelaksanaan PKM, berupa pengambilan data pencahayaan siang dan malam hari. Metodenya yaitu dengan melakukan pengukuran pencahayaan pada siang dan malam hari sepanjang terowongan dengan menggunakan alat ukur cahaya. Hasil dari pelaksaan PKM adalah adanya data pencahayaan terowongan siang dan malam hari. Data  diambil selama 2 hari, yaitu hari pertama dilakukan pada siang hari mulai pukul sepuluh pagi, dan hari kedua dilakukan pada malam hari mulai pukul tujuh hingga tengah malam. Manfaat data ini untuk mengetahui kualitas pencahayaan terowongan yaitu pencahayaan harus memberikan luminansi dan iluminansi yang cukup bagi pengemudi di sepanjang terowongan baik pada kondisi kering maupun basah dan tidak boleh menimbulkan silau. Pelaksanaan PKM ini dibatasi pada pengambilan data, selanjutnya dalam hal analisisnya akan dilanjutkan sebagai bahan penelitian.
GAMBARAN COLLEGE STUDENT ENGAGEMENT PADA MAHASISWA SELAMA ONLINE LEARNING DI MASA PANDEMI COVID-19 Ersa Sanfriska; Rahmah Hastuti
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.377 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18076

Abstract

During the Covid-19 era, one of the sectors that was affected was the education sector. The learning system that was originally face-to-face must switch to online learning in a short time to prevent spread. The experience is still not good from the availability of adequate platform resources and the readiness of individuals to face this situation to make changes. Starting from difficulties in accessing learning due to poor signal, turning off the camera, being less active, and decreasing social relations with friends and lecturers. These events affect the college student engagement of each student. The purpose of this study is to provide an overview of college student engagement during online learning during the Covid-19 pandemic. Data were collected by purposive sampling technique. This type of research is qualitative with research participants are students on the island of Java as many as 293 respondents. Data was taken by distributing surveys containing starting from January 2022 to early February 2022. Data analysis in this study used the MAXQDA 2020 software for a more thorough analysis. The results showed that students felt many positive impacts from online learning such as flexible time, being able to study anywhere, daily costs were reduced, getting good grades was easier, and class attendance was easy to fulfill. However, attendance is not directly proportional to material understanding, physical health, and social skills. Pada masa Covid-19, salah satu sektor yang mendapat pengaruh adalah sektor pendidikan. Sistem pembelajaran yang semula tatap muka harus beralih menjadi online learning dalam waktu singkat untuk mencegah penyebaran. Pengalaman yang masih kurang baik dari kesediaan sumber daya platform yang memadai maupun kesiapaan individu menghadapi situasi ini membuat perubahan. Mulai dari kesulitan dalam akses pembelajaran karena sinyal yang buruk, mematikan kamera, kurang aktif, dan hubungan sosial baik bersama teman maupun dosen berkurang. Kejadian-kejadian ini berpengaruh pada college student engagement setiap mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran college student engagement selama online learning di masa pandemi Covid-19. Data dikumpulkan dengan purposive sampling technique. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan partisipan penelitian adalah mahasiswa di Pulau Jawa sebanyak 293 responden. Data diambil dengan penyebaran survey berisi dimulai dari Januari 2022 sampai dengan awal Februari 2022. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan software MAXQDA 2020 untuk analisis yang lebih menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasakan banyak dampak positif dari online learning seperti waktu fleksibel, dapat belajar di manapun, biaya sehari-hari berkurang, mendapatkan nilai bagus lebih mudah, dan kehadiran dalam kelas mudah dipenuhi. Akan tetapi kehadiran tidak berbanding lurus dengan pemahaman materi, kesehatan fisik, dan kemampuan bersosialisasi.
FIRST TRAVEL, PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI PERJALANAN UMRAH Kezia Audreylia; Gunardi Lie; Moody Rizqy Syailendra Putra
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.224 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18077

Abstract

PT First Anugerah Karya Wisata was founded on July 1, 2009 by a husband and wife in Depok, Andika Surachman and Anniesa Desvitasari Hasibuan. PT First Anugerah Karya Wisata or known as First Travel is an Umrah travel agency. With a family agreement, the husband and wife are willing to mortgage their only house to the bank as business capital of Rp 50 million to take care of permits and rent. The purpose of this research is to find out the process of arresting First Travel owners, to find out and study violations of the Articles imposed on First Travel owners, to find out the verdict on the congregation's assets that are used for the benefit of First Travel owners. The research method that I use is qualitative. Qualitative research methods focus on the process and the meaning of the results, more focused on human elements, objects, and institutions without using statistical tools in understanding a phenomenon. The end result was that Andika Surachman and Anniesa Desvitasari Hasibuan ended up in prison with multiple snares. The conclusion was that First Travel Company could not afford to dispatch prospective pilgrims to the Holy Land and suffered heavy losses. Not only from First Travel, the prospective pilgrims who are victims of this fraud case must fight together to get back their assets and property rights that they have saved and invested for years to achieve their dreams. PT First Anugerah Karya Wisata berdiri pada 1 Juli 2009 oleh sepasang suami istri di Depok yaitu Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan. PT First Anugerah Karya Wisata atau yang dikenal dengan First Travel adalah biro perjalanan umrah. Dengan kesepakatan keluarga, sepasang suami tersebut rela menggadaikan rumah satu-satunya ke bank sebagai modal usaha sebesar Rp 50 juta untuk mengurus izin dan sewa tempat. Tujuan dari penelitian masalah ini adalah untuk mengetahui proses penangkapan pemilik First Travel, untuk mengetahui dan mempelajari pelanggaran Pasal-Pasal yang dikenakan kepada pemilik First Travel, untuk mengetahui putusan terhadap aset-aset milik jemaah yang digunakan untuk kepentingan oleh pemilik First Travel. Metode penelitian yang saya gunakan adalah kualitatif. Metode penelitian kualitatif berfokus pada proses dan pemaknaan hasilnya, lebih tertuju kepada elemen manusia, objek, dan institusi tanpa menggunakan alat statistik dalam memahami suatu fenomena.  Hasil akhirnya adalah Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan berakhir di penjara dengan jerat pasal berlapis. Kesimpulannya adalah Perusahaan First Travel tidak mampu untuk memberangkatkan para calon Jemaah ke Tanah Suci dan mengalami kerugian besar. Tidak hanya dari pihak First Travel, para calon jemaah yang menjadi korban kasus penipuan ini harus berjuang bersama demi mendapatkan kembali aset-aset dan hak-hak milik mereka yang telah mereka tabung dan investasikan bertahun-tahun untuk menggapai mimpi mereka.
BUDIDAYA SAYUR DENGAN BIOTEKNOLOGI HIDROPONIK DI PEKARANGAN RUMAH Yusril Yusril; Qiqa Maysarah Ramadhani
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.002 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18078

Abstract

Every year the development of technology in agriculture is increasing rapidly. One of the developing technologies is hydroponic technology, this is because agricultural land is increasingly scarce. Hydroponic technology is an alternative for people who have small yards or land. Hydroponics is a method of cultivating plants by utilizing air without using soil media properly to meet the nutritional needs of plants. The application of hideoponic applications is most often used for the cultivation of vegetable crops. The implementation of vegetable cultivation with a hydroponic system is easy to do and the price is cheap. However, the application of hydroponic technology is most often carried out on certain lands, even though in the yard of the house it can also be applied. However, there are still many people who do not know and lack of information about it. So the purpose of this study is to find out how to cultivate vegetables with hydroponic biotechnology in the yard of the house. The research method used is the library method. Setiap tahun perekembangan teknologi dalam bidang pertanian semakin pesat. Salah satu teknologi yang sedang berkembang adalah bioteknologi hidroponik, ini disebabkan karena lahan pertanian yang semakin langka. Teknologi hidroponik merupakan alternatif oleh masyarakat yang memiliki pekarangan atau lahan yang sempit. Hidroponik adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. Penerapan aplikasi hideoponik kebanyakan digunakan untuk budidaya tanaman sayuran. Implementasi budidaya sayuran dengan sistem hidroponik mudah dilakukan dan harganya murah. Namun penerapan teknologi hidroponik kebanyakan masih dilakukan pada lahan tertentu, padahal di pekarangan rumah juga bisa diterapakan. Tetapi, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan kurangnya informasi akan hal tersebut. Maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara budidaya sayur dengan bioteknologi hidroponik dipekarangan rumah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode literature.
URGENSI MENDAFTARKAN MEREK SUATU PRODUK DALAM USAHA ATAU BISNIS Allysa Faras Nabila Rizadian1; Leo Danuarta; Merianty Merianty; Rian Rahmattulloh; Shadan Aryansyah Putra
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.589 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18079

Abstract

Intellectual Property Rights is something that is protected by law. This mark has been regulated in Law Number 15 of 2001 concerning Trademarks, the owner of the mark will obtain legal protection for his trademark after registering the trademark with the Directorate General of Intellectual Property Rights. Violation of a registered mark will give rise to the rights of the owner of the registered brand name. One example is the use of the name "Bensu" as a trademark, Ruben Onsu sued PT I Am Geprek Benny Sujono for using the word "Bensu" in his trademark.This study aims to determine the importance of registering the brand name of the product to be cultivated, and to understand the extent of protection that can be provided by the Trademark Law that has been registered in Indonesia, and to inform about the legal consequences of violating the Trademark Law. The research method used is normative legal research conducted by collecting primary data and secondary data. Data analysis in this study used qualitative data analysis methods.The results showed that the judges did not see the term "Bensu" as an abbreviation of the name of a famous person. All data has been checked and finally it was found that the name "Bensu" was recorded and recorded by I Am Geprek Bensu by PT I Am Geprek Bensu Benny Sujono on 3 May 2017, while Ruben Onsu registered his trademark name on 7 June 2018. In the end the award decision is the brand "Geprek Bensu" Ruben Onsu as a whole. Hak Kekayaan Intelektual adalah suatu hal yang dilindungi oleh hukum. Perlindungan atas merek ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek Dagang, Pemilik merek akan memperoleh perlindungan hukum untuk merek dagangnya setelah mendaftarkan merek dagang yang dimilikinya kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual. Pelanggaran atas merek yang sudah terdaftar akan menimbulkan tuntutan hak dari pemilik nama merek yang didaftarkan. Salah satu contoh kasus yakni pemakaian nama “Bensu” sebagai merek dagang, Ruben Onsu menggugat PT I Am Geprek Benny Sujono karena menggunakan kata “Bensu” di merek dagangnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebagaimana pentingnya untuk mendaftarkan nama merek produk yang akan diusahakan, dan memahami sejauh mana perlindungan yang dapat diberikan oleh Undang-Undang Merek terhadap merek-merek yang telah terdaftar di Indonesia, dan memberitahu mengenai akibat hukum apa saja yang ditimbulkan dari pelanggaran Undang-Undang Merek. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan pengumpulan data-data primer dan data-data sekunder. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan merek dagang “Bensu” hakim tidak melihat sebutan “Bensu” sebagai singkatan nama dari orang terkenal. Pada persidangan semua data ditinjau dan akhirnya menemukan bahwa nama dari “Bensu” sudah terdaftar dan didaftarkan dengan I Am Geprek Bensu oleh PT I Am Geprek Bensu Benny Sujono pada 3 Mei 2017, sedangkan Ruben Onsu mendaftarkan nama merek dagangnya pada 7 Juni 2018. Pada akhirnya putusan pengadilan adalah membatalkan merek “Geprek Bensu” Ruben Onsu secara keseluruhan.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA PINJAMAN ONLINE ILEGAL Elizabeth Chen; Muhamad Ibnu Afif; William Jason; Cancolio Frederick Sidauruk; Salsabila Permata Anugrah
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.853 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18080

Abstract

People who need money and are in urgency often borrow money online very easily because it doesn't take much time to wait for the process and also doesn't require a lot of documents to be attached. However, because it is very easy to borrow money online, many people are deceived and even borrow money from institutions that do not have a license to operate. Online Loan Companies as organizers are required to apply for registration and licensing to the OJK. After being registered with the OJK, the online loan company is required to apply for a permit within a maximum period of 1 (one) year from the date of registration at the OJK. Legal protection for consumers by implementing a fintech-based company supervision system is closely related to consumer protection legal issues which are generally regulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The step that must be taken by the government is that its implementation must be guided by the Regulation of the Financial Services Authority No. 77/POJK.01/2016 concerning Information Technology Lending and Borrowing Services. In the implementation of peer to peer lending-based financial technology, problems still arise, so there is a need for laws and regulations because existing regulations have not been able to protect the interests of the community. Even though online loans actually have good intentions, the Government through the OJK must be able to provide socialization to the public that in the matter of borrowing money, there are legal and illegal online loans. Orang-orang yang membutuhkan uang dan terdesak sering melakukan peminjaman uang secara online dengan sangat mudah karena tidak perlu banyak waktu untuk menunggu prosesnya dan juga tidak membutuhkan banyak dokumen yang harus dilampirkan. Namun karena kemudahan peminjaman uang secara online ini dapat dilakukan dengan sangat mudah, banyak orang-orang yang tertipu dan malah meminjam uang dengan lembaga yang tidak memiliki izin untuk beroperasi. Perusahaan Pinjaman Online sebagai penyelenggara wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK. Setelah terdaftar di OJK, perusahaan Pinjaman Online wajib mengajukan permohonan izin dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak tanggal terdaftar di OJK. Perlindungan hukum bagi konsumen dengan melakukan sistem pengawasan perusahaan berbasis fintech sangat berkaitan dengan permasalahan hukum perlindungan konsumen yang secara umum diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Langkah yang harus dilakukan pemerintah adalah pelaksanaannya harus berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Teknologi Informasi. Penyelenggaraan financial technology berbasis peer to peer lending masih muncul permasalahan sehingga perlu adanya peraturan perundang – undangan karena peraturan yang ada belum mampu melindungi kepentingan masyarakat. Walaupun sebenarnya pinjaman online memiliki niat yang baik, namun Pemerintah melalui OJK harus bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa dalam masalah peminjaman uang, terdapat pinjaman online yang legal dan ilegal.
PERKEMBANGAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI UMKM SETELAH PEMBERLAKUAN UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA SEBAGAI SARANA PENINGKATAN EKONOMI Anggraeni Sari Gunawan; Zavira Aulia; Reinard Christian; Yenny Konardy; Johan Ryan Hutajulu
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.399 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18081

Abstract

MSMEs are small businesses managed by individuals and contribute to the community's economic development efforts. However, due to the lack of social security, quality of resources and welfare for business actors, the purpose of this study is to discuss legal protection for MSMEs after the existence of the Job Creation Act. This study uses normative research methods by obtaining data in the form of descriptions obtained from significant documents and literature and arranged systematically and described descriptively. This discussion focuses on how the government responds to the difficulties experienced by business actors. In addition to legal protection, there are also problems that must be faced, among others, related to management permits and relationships with large companies to embrace small traders. The government should provide assistance to business actors who need legal counseling as well as assistance for events outside the court and assist the development and marketing of products for the export and import sectors. In addition, the government must be able to maintain the balance of market prices and there must be strict sanctions for traders who monopolize prices. This study reveals that all complaints from traders must be considered. The central government has made efforts to prosper MSMEs in terms of legal protection and making it easier tomanage administrative documents. With the employment creation law, it is hoped that business actors will not experience difficulties in obtaining their rights. UMKM adalah usaha kecil yang dikelola oleh perseorangan dan berkontribusi dalam upaya pengembangan ekonomi masyarakat. Namun, dikarenakan kurangnya jaminan sosial, kualitas sumber daya dan kesejahteraan bagi pelaku usaha maka tujuan penelitian ini adalah untuk membahas perlindungan hukum bagi UMKM setelah adanya Undang- Undang Cipta Kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan mendapatkan data dalam bentuk deskripsi yang didapat dari dokumen dan pustaka yang signifikan dan disusun secara sistematis dan dijabarkan secara deskriptif. Dalam pembahasan ini bertumpu kepada cara pemerintah menyikapi kesulitan yang dialami oleh pelaku usaha. Selain dalam hal perlindungan hukum, ada juga masalah yang harus dihadapi antara lain terkait perizinan pengelolaan dan hubungan dengan perusahaan besar untuk merangkul pedagang kecil. Pemerintah sebaik-baiknya memberikan pendampingan untuk pelaku usaha yang membutuhkan penyuluhan hukum serta bantuan untuk kejadian di luar pengadilan dan membantu pengembangan dan pemasaran produk untuk sektor ekspor maupun impor . Selain itu Pemerintah harus bisa menjaga keseimbangan harga pasar dan harus ada sanksi tegas bagi pedagang yang memonopoli harga. Penelitian ini mengungkapkan bahwa segala keluh kesah dari pedagang harus diperhatikan. Pemerintah pusat sudah berupaya untuk mensejahterakan UMKM dalam hal perlindungan hukum dan dipermudahnya mengurus surat-surat administrasi. Dengan adanya Undang-Undang Cipta kerja diharapkan para pelaku usaha tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan haknya.
LITERATURE REVIEW : PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENJUALAN LIPSTIK DI KALANGAN ANAK MUDA Niza Faradilla; Devita Rona Saragi Sitio; Naramia Wijaya; Gabriella Kurniawan
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.08 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18089

Abstract

Cosmetic products have become mandatory products that must be owned by every woman, because cosmetics can help beauty performance, especially to beautify and give color to the lips. The purpose of this study is to find out how much influence the Covid-19 Pandemic has on lipstick sales among young people in the current era. This study uses quantitative research with the literature study method as the research design in which the results obtained from various literature studies state that the need for cosmetics during the COVID-19 Pandemic still exists. Produk kosmetik telah menjadi produk wajib yang harus dimiliki oleh setiap wanita, karena kosmetik dapat membantu performa kecantikan, terutama untuk mempercantik dan memberi warna pada bibir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pandemi Covid-19 terhadap penjualan lipstik di kalangan anak muda pada era sekarang ini. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode studi literatur sebagai desain penelitiannya yang mana hasil yang didapat dari beragam studi literatur yang menyatakan bahwa Kebutuhan akan kosmetik dimasa Pandemi COVID-19 tetap ada.
DAMPAK ALGORITMA TIKTOK TERHADAP KONSUMSI MUSIK Regina Rachmadayanti; Finella Andini; Valerie Vanora Susilo; Wahyu Sheilma Syahroni
PROSIDING SERINA Vol. 1 No. 1 (2021): PROSIDING SERINA III 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.401 KB) | DOI: 10.24912/pserina.v1i1.18090

Abstract

TikTok, a digital platform to share short videos is noted as one of the most popular apps nowadays. Trends are born in TikTok and influence other platforms, even the public in general. The virality factor draws people and music industry in as music is a core part of the app. As the pandemic strikes, the industry's main income from live performances was taken away and instead relies on digital streaming and sales. This article discusses the correlation between TikTok's algorithm and the consumption of music. TikTok tracks the watch time of each user, then recommends a video based on it. Many companies are born to create viral videos on TikTok. Blogs and interviews revealed that record labels could set up a collaboration with TikTok to spread a song using their influencers then TikTok could pull the trigger to put it everywhere using advertisements. On the other hand, another song could get popular naturally. The higher rate of new videos created using the popular track could increase it's position and streams in Spotify. Trends come and go, but artists stay. As the industry becomes more unsustainable day by day with "360 Deals" and just doing it for the sake of fame, music is becoming less lucrative, especially for the artists themselves. It would be better for all if artists choose creative freedom over fame using the long way, because developing passion for music takes a long time but can get an artist anywhereTikTok, sebuah platform digital untuk menyebarkan video singkat disebut sebagai salah satu aplikasi yang terpopuler akhir-akhir ini. Banyak tren yang lahir di TikTok dan mempengaruhi platform lain, bahkan mempengaruhi publik secara umum. Faktor viralitas menarik orang dan industri musik karena musik adalah bagian inti dari aplikasi tersebut. Saat pandemi menyerang, pendapatan utama industri musik yang dahulunya berasal dari pertunjukkan secara langsung menjadi hilang dan sebaliknya bergantung terhadap streaming dan penjualan secara digital. Artikel ini berdiskusi korelasi antara algoritma TikTok dan konsumsi musik. TikTok melacak waktu tonton setiap pengguna, dan akan merekomendasikan video berdasarkannya. Banyak perusahaan yang muncul bertujuan untuk membuat video menjadi viral di TikTok. Blog dan wawancara mengungkapkan bahwa label rekaman dapat berkolaborasi dengan TikTok untuk menyebarkan suatu lagu dan dengan para influencer, TikTok dapat meletakkannya di mana-mana dengan iklan. Di sisi lain, sebuah lagu dapat menjadi populer dengan sendirinya. Semakin banyak video baru yang menggunakan lagu tersebut, maka posisi dan streams lagu tersebut juga akan naik di Spotify. Tren akan datang dan pergi, tapi musisi akan terus ada. Industri musik semakin tidak berkelanjutan hari demi hari dengan “360 Deals” dan hanya melakukannya demi ketenaran, musik menjadi suatu jalur yang kurang menguntungkan terutama bagi musisi itu sendiri. Akan lebih baik untuk semuanya bila musisi memiliki kebebasan untuk berkreasi daripada ketenaran dengan jalan yang lebih panjang, karena untuk membangun semangat untuk musik membutuhkan waktu yang lama akan tetapi dapat membawa seorang musisi ke mana saja.