cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
jimakukerta@umb.ac.id
Phone
+6285268732193
Journal Mail Official
jimakukerta@umb.ac.id
Editorial Address
Jalan Bali PO. BOX 118, Bengkulu, Provinsi Bengkulu, 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JIMAKUKERTA
ISSN : 28087569     EISSN : 28085566     DOI : https://doi.org/10.36085/jimakukerta.v1i1
JIMAKUKERTA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) (e-ISSN: 2808-5566, p-ISSN: 2808-7569) adalah jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu, jurnal ini akan diterbitkan 3 kali setahun dengan rentang waktu Januari-April, Mei-Agustus dan September-Desember. Jurnal diterbitkan pertama Bulan November tahun 2021. Jurnal Ini memuat artikel-artikel mahasiswa tentang pengabdian pada masyarakat yang merupakan luaran dari KKN maupun pengabdian Dosen selaku Dosen pembimbing Lapangan yang mencakup semua bidang keilmuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
EDUKASI PEMBUATAN WEDANG UWUH MENINGKATKAN EKONOMI DI KELURAHAN KEBUN ROOS Wirda Anggraini Putri; Dian Susyla
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberlakuan pembatasan tersebut bertujuan untuk mengurangi penyebaran COVID-19 di dalam dan sekitar Bengkulu, selain itu juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat Bengkulu. Dampak ekonomi akan paling dirasakan oleh para pelaku UMKM dan pelaku komersial lainnya yang kurang berminat untuk membeli produk sehingga mengakibatkan berkurangnya pendapatan bagi pelaku UMKM bahkan tidak ada pemasukan sama sekali bagi sebagian pelaku usaha. Hal ini dapat berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk menekan biaya produksi atau bahkan berujung pada kebangkrutan para pelaku ekonomi atau perusahaan, khususnya di wilayah Bengkulu. Salah satu cara untuk menambah penghasilan dalam situasi ekonomi pandemi seperti ini adalah dengan memproduksi atau menjual barang-barang yang berhubungan dengan kebersihan dan meningkatkan sistem imun tubuh. Ada banyak minuman tradisional Indonesia yang memiliki manfaat untuk tubuh. Beberapa diantaranya yaitu ada wedang jahe, wedang ronde, wedang secang, dan wedang uwuh. Wedang uwuh adalah salah satu minuman tradisional yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional. Wedang uwuh adalah ramuan tradisional yang terbuat dari 100% rempah alami yang sudah turun temurun sejak zaman Raja-raja Mataram.
PENANAMAN TUMBUHAN APOTIK HIDUP YANG PENUH DENGAN SEJUTA MANFAAT SAAT ERA PANDEMI DI SD MUHAMMADIYAH 1 KOTA BENGKULU Tri Yuniarti; Ririn Putri Ananda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era pandemi virus covid-19 telah banyak merenggut nyawa manusia di seluruh dunia. Menjaga daya imun tubuh agar lebih kuat dengan meminum vitamin ataupun minuman herbal lain adalah hal yang sangat penting. Minuman yang bermanfaat untuk membantu menjaga daya imun tubuh agar tetap sehat yaitu dari tumbuhan apotik hidup. Tumbuhan apotik hidup adalah tumbuh-tumbuhan yang memiliki banyak manfaat sebagai obat alami, seperti jahe, lengkuas, kunyit, lidah buaya dan lain-lain. Selain untuk membantu menjaga daya imun tubuh dengan cara dibuat jamu, tumbuhan apotik hidup juga dapat digunakan sebagai obat. Melihat banyaknya manfaat dari tumbuhan apotik hidup, hal ini menggerakkan saya dan kelompok untuk membuat proker ini. Kegiatan ini akhirnya berlangsung dilaksanakan pada tanggal 23 September 2021. Sebelum melakukan kegiatan bercococok tanam ini, kami terlebih dahulu mencari bahan-bahan yang dibutuhkan, antara lain yaitu tanah yang subur, tempat untuk menanam/polibek, serta macam-macam tumbuhan apotik hidup yang akan ditanam. Kegiatan ini menghasilkan banyak tanaman dari tumbuhan apotik hidup dengan beberapa jenis tumbuhan seperti temulawak, jahe, lengkuas, lidah buaya, dan kunyit. Menanam tumbuhan apotik hidup adalah salah satu hal yang sangat positif dan bermanfaat, selain tumbuhannya berguna untuk kehidupan sehari-hari kegiatan ini juga dapat membuat lingkungan menjadi lebih asri dan mengisi waktu luang dengan hal yang positif. Alangkah baiknya juga memperhatikan proses penanaman dan pemilihan kualitas tanaman untuk hasil yang bagus dan manfaat dari setiap tanamannya bisa sangat dirasakan. Kata Kunci: manfaat, tanaman, obat
EDUKASI TATA CARA SHOLAT BERJAMA’AH BAGI ANAK-ANAK DI DESA KARANG AGUNG KECAMATAN TANJUNG SAKTI PUMU KABUPATEN LAHAT PROVINSI SUMATERA SELATAN Yayan Saputra; Dedy Novriadi; Apriza Fitriani; Selly Sepika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shalat merupakan ibadah yang mempunyai keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan ibadah lain. Perintah shalat diterima Nabi Muhammad Saw langsung dari Allah SWT ketika nabi isra’mi’raj. Shalat merupakan amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat.Dijadikan shalat sebagai standar awal dalam menilai keseluruhan amal menunjukkan bahwa kualitas pelaksanaan shalat seseorang dapat menunjukkan kualitas amalan orang tersebut.Shalat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara berjama’ah dan munfarid. Permasalahan yang muncul di Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Sakti Pumu Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yaitu: (1) Rendahnya tingkat pemahaman anak-anak tentang shalat berjama’ah. (2) Anak-anak masih belum mampu mempraktekkan tata cara shalat berjama’ah sesuai tuntunan Rasulullah saw.Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka  menggunakan metode penyampaian materi sosialisasi dengan ceramah, diskusi dan demontrasi.Hasil kegiatan ini anak-anak di Desa Karang Agung sudah memahami tentang shalat berjama’ah dan mampu mempraktekkan tata cara shalat berjama’ah sesuai tuntunan Rasulullah saw. Kata Kunci : Shalat berjama’ah, anak-anak
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KOPETENSI SMPN 06 BENGKULU SELATAN Luthfiana Intan Wahyu Ningrum; Elfahmi Lubis; Septina Lisdayanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 3, kegiatan ini  merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) berbagai desa/kota di Indonesia yang masih terakreditasi paling tinggi B atau sekolah yang masih tergolong kecil. Tujuan dilaksanakannya program Kampus Mengajar Angkatan 3 adalah Mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki mahasiswa untuk membantu proses pengajaran di Sekolah Dasar sekitar desa/kota tempat tinggalnya. Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa yaitu membantu kegiatan belajar khususnya mengenai literasi dan numerasi, membantu kegiatan adaptasi teknologi, dan membantu kegiatan administrasi sekolah. Hasil dari kegiatan yang telah diselenggarakan yaitu adanya peningkatan yang signifikan siswa di SMP Negeri 06 Bengkulu Selatan dalam menguasai literasi dan numerasi. Pengajaran yang tidak hanya berada dalam kelas namun juga pendampingan secara pribadi kepada siswa yang belum menguasai literasi dan numerasi mampu menjadikan peserta didik tergugah niatnya untuk mempelajari kedua kompetensi tersebut. Mampunya guru di SMP Negeri 06 Bengkulu selatan dalam memanfaatkan program seperti Power Point dan video belajar yang menarik sebagai media mengajar di dalam kelas.. Terbantunya baik dari guru maupun pihak tata usaha sekolah dalam masalah administrasi di mana saya bersama tim membantu  Guru dalam mengawas pelaksanaan ujian, menata arsip-arsip file yang ada di ruang tata usaha, menata buku-buku di perpustakaan, serta membantu Guru dalam membuat soal-soal yang akan digunakan untuk ujian. Kata Kunci : Kampus Mengajar, adaptasi teknologi, administrasi sekolah.
MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LITERASI & NUMERASI, ADAPTASI TEKNOLOGI, SERTA ADMINISTRASI SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 SEPUTIH MATARAM LAMPUNG TENGAH Shelly Risky Belyani; Nensi Yuniarti ZS; Budi Astuti; Dinal Eka Pertiwi; Rachmad Dody Ariesna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa sebagai agen perubahan dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia dengan berkontribusi dan berinovasi bersama membantu masyarakat. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan program, dari konsep Merdeka Belajar yang memberikan ruang mahasiswa untuk mengembangkan diri serta berkontribusi, khususnya dalam permasalahan pendidikan. Di masa Pandemi Covid-19 telah menyebabkan Learning loss, yang sangat berdampak di dunia pendidikan. Dengan demikian, kampus mengajar merupakan salah satu kegiatan dari MBKM yang memberikan kesempatan mahasiswa untuk berkontribusi membantu permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa yaitu membantu kegiatan belajar khususnya mengenai literasi & numerasi, adaptasi teknologi, serta membantu  a dministrasi sekolah. Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Seputih Mataram Lampung Tengah. Program mengajar menggunakan buku cetak dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Dalam meningkatkan literasi dilaksanakan dengan mengajak para siswa untuk membaca 15 menit di jam pertama pelajaran. Pada tahap adaptasi teknologi berikutnya diajarkan kepada para siswa menggunakan aplikasi pembelajaran yang ada di gadget dan laptop. Sedangkan di dalam adaptasi administrasi sekolah, pelaksanaannya membantu menata perpustakaan, pemberkasan dan pengarsipan data-data sekolah. Hasil dari kampus mengajar ini sangat membantu dan bermanfaat bagi mahasiswa, siswa, guru, maupun sekolah. Kata Kunci: Kegiatan Belajar Mengajar, Teknologi, Admnistrasi.
PROGRAM MEMBANTU PROSES PEMBELAJARAN LITERASI, NUMERASI, ADAPTASI TEKNOLOGI, DAN ADMINISTRASI DI SDN RENTUNG Susilawati; Yusmaniarti; Ummul Khaira; Cairul Suhendra; Nensi Yuniarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampus Mengajar adalah bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperkaya kompetensi mahasiswa dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar kelas dengan memberikan asistensi kepada guru dan tenaga kependidikan di tingkat pendidikan dasar. Kampus Mengajar Angkatan 3 ini telah dilaksanakan selama kurang lebih 5 bulan di tahun 2022. Sekolah yang menjadi sasaran dari program ini adalah Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di seluruh Indonesia yang berada di daerah 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan), agar mengejar tertinggalnya setelah era gempuran Covid-19 agar meningkatnya  pendidikan. Hal-hal yang harus dilakukan para mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran yaitu ada 4 hal diantaranya, membantu proses pembelajaran pelajaran Bahasa Indonesia (literasi), membantu proses pembelajaran matematika (numerasi), membantu adaptasi teknologi dan membantu administrasi sekolah. Dengan program ini, para guru merasa terbantu dan dapat bertukar pikiran, selain itu siswa menerima kami di sekolahannya dengan  baik dan menjadikan mereka bermotivasi lebih tinggi dengan kehadiran  kami dari luar propinsi, mereka sangat terbantu dalam proses pembelajaran, terutama berkaitan dengan cerita tentang kondisi di daerah atau propinsi lainnya di Indonesia. Bagi kami, mahasiswa Universitas Muhammadiyah yang lolos program ini mendapatkan pengalaman belajar mengajar di sekolah, dan  pengalaman di lingkungan masyarakat. Kata Kunci : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kampus Mengajar Angkatan 3, Sekolah Menengah Pertama.
PERAN MAHASISWA DALAM MEMBANTU LITERASI, NUMERASI, ADMINISTRASI DAN ADAPTASI TEKNOLOGI DI SD NEGERI 73 KOTA BENGKULU MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR RANI; Diah Khairiyah; Ahmad Sumarlan; Desi Fitria; Yulian Fauzi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sekarang ini sedang membutuhkan tenaga mahasiswa untuk membantu Bapak/Ibu Guru Sekolah Dasar untuk dapat kesempatan belajar secara optimal. Kita dapat mengembangkan diri, khususnya kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan interpersonal lainnya melalui pengalaman ini. Untuk itu Bapak Menteri mencetuskan program Kampus Mengajar. Kampus Mengajar membuka ruang bagi mahasiswa untuk bisa mendarmabaktikan kecakapan untuk mengaktualisasikan passion, semangat dan keinginan mahasiswa serta ilmu pengetahuan mereka dalam membantu siswa sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 bulan dan bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan diri, berperan serta membantu pihak sekolah memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa sekolah dasar. Mahasiswa yang mengikuti program ini melalui beberapa tahap yaitu pendaftaran, seleksi, pembekalan, penugasan, dan terakhir penarikan mahasiswa. Pada saat penugasan, mahasiswa ditugaskan di berbagai lokasi sekolah terpilih. Salah satunya SD Negeri 73 Kota Bengkulu. Adapun mahsaiswa dapat membantu berperan dalam membantu guru mengembangkan pembelajaran di kelas, membantu dalam pengelolaan manajemen administrasi sekolah, serta membantu dalam teknologi kepada guru dan staf sekolah. Hasil dari kegiatan ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa yang belum tentu didapat melalui bangku perkuliahan dan bermanfaat serta membantu guru-guru di sekolah. Pelaksanaan Program Kampus Mengajar ini dapat memberikan bekal kepada mahasiswa bagaimana menjadi pribadi yang memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi pada negara melalui pendidikan. Kata Kunci: Kampus Mengajar, Mahasiswa, Sekolah Dasar
IMPLEMENTASI LITERASI, NUMERASI, ADMINISTRASI DAN ADAPTASI TEKNOLOGI DI SD NEGERI 3 PULAU PINANG MELALUI PROGRAM KAMPUS MERDEKA “KAMPUS MENGAJAR” Rati Lestiani; Yudi Partama Putra; Ahmad Junaidi; Nensi Yuniarti; Melki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilakukan mahasiswa secara kolaborasu di bawah bimbingan guru dan dosen pembimbing untuk memberdayakan mahasiswa guna mengembangkan wawasan, karakter dan Soft Skills mahasiswa; serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam membangun nasional dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama di berbagai Desa/Kota, Salah satunya adalah SDN Pulau Pinang yang bertempat di Kabupaten Lahat, Kota Palembang. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada proses mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu andministrasi sekolah juga meningkatkan literasi dan numerasi  terutama saat pandemi dimana Pendidikan di Indonesia bisa terbilang mundur dan harus dikejar untuk memajukannya kembali, oleh karena itu Indonesia sedang membutuhkan mahasiswa untuk membantu adik-adik sekolah untuk mendapat kesempatan belajar optimal di kondisi pasca pandemi seperti sekarang ini. Hasil dari program ini yakni sebagai penanaman empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya terutama bidang pendidikan; mengasah keterampilan dan problem solving dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu, agama dan ragam asal mahasiswa. Kata Kunci : Kampus Mengajar Angkatan 3, Adaptasi Teknologi, Minat Belajar Siswa, Proses Mengajar
PERAN MAHASISWA DALAM MENSUKSESKAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Nadia Anisah fauziah; Hernadianto; Rina Yuniarti; Mirra Sriwahyuni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampus Merdeka merupakan kebijakan Menteri pendidikan dan kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Mengajar 2022 merupakan Program Kampus Mengajar Angkatan 3 yang dilaksanakan pada tahun 2022 sebagai bukti dediksi kampus melalui mahasiswa bergerak menyukseskan pendidikan nasional dalam kondisi pandemi. Kampus mengajar adalah bagian dari program  Kampus Merdeka yang melibatkan mahasiswa di setiap kampus dari berbagai latar belakang pendidikan untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah. Program Kampus Mengajar Angkatan 3 merupkan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI). Program ini  berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa/Kota, salah satu adalah SDN 003 Gunung Kijang yang bertempat di desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Program ini bertujuan juga untuk memberikan solusi kepada sekolah dasar  yang terkena dampak pandemi, sehingga tidak mampu mengadakan prose belajar-mengajar dengan efektif. Mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi di Sekolah dasar dan juga dapat membantu proses pembelajaran di SD yang berakreditasi C ataupun B dengan sekolah yang berada di daerah 3T dalam kondisi terbatas dan kritik selama pandemi. Ada 3 hal yang menjadi fokus kegiatan Kampus Mengajar ini, diantarnya yaitu pembelajaran daring maupun luring, administrasi sekolah dan adaptasi teknologi, mahasiswa akan membantu perencanaan kegiatan yang akan mereka lakukan selama bertugas disekolah, kemudian di Implementasi disekolah. Program ini diharapkan mampu membantu para guru dan kepala sekolah di sekolah dasar yang dituju dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar di tengah pendemic covid-19. Kata kunci : Kampus Mengajar, Mahasiswa, Sekolah Dasar
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN PADA SMPS TAUTHIAH ARONGAN, KABUPATEN BIREUEN, PROVINSI ACEH Esa Destiani; Furqonti Ranindiah; Hesti Setiorini; Erwin Febriansyah; Zulfikar Taqiuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 2 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan administrasi perpustakaan merupakan keseluruhan proses kegiatan yang dilakukan di perpustakaan dengan menggunakan fasilitas yang ada untuk memperlancar dan mempercepat tercapainya tujuan perpustakaan. Kegiatan  harus dilakukan dengan terstruktur dan terencana, dimulai dari tahap perencanaannya seperti pengadaan buku-buku atau bahan informasi yang dibutuhkan.Hal tersebut dilakukan karena perpustakaan SMPS TAUTHIAH ARONGAN belum ada adimistrasi perpustakaanya yang mana seharusnya perpustakaan sekolah sudah punya pencatatan jumlah buku, peraturnan/tata-tertib, perpustakaan dan cara sistem pinjam meminjam buku di perpustakaan. Dengan adanya program kampus mengajar (MBKM) yang mana salah satu ruang lingkup kampus mengajar adalah dukungan  sekolah dalam bidang administrasi dan manejerial sekolah. Kegiatan ini merupakan salah satu tindakan dan tujuan dari Kampus mengajar bersama MBKM untuk meningkatkan literasi dan numerasi di sekolah. Salah satu pusat literasi sekolah adalah perpustakaan maka dari itu kami mengoptimalkan pusat kontrol pada perpustakkan jika perpustaakkanya sudah tersusun administrasinya dengan bagus maka literasi juga akan meningkat. Keuntungan dari kegiatan ini adalah staf perpustakkan sudah bisa administrasi perpustakaan dan administasi perpustakkan sudah mudah di pahami oleh semua yang berkunjung di perpustakaan. Kata Kunci: Kampus Mengajar(MBKM), Administrasi perpustakaan,Smps Tauthiah Arongan

Page 11 of 23 | Total Record : 229