cover
Contact Name
Wulandari
Contact Email
wulandari@unimal.ac.id
Phone
+6285207897162
Journal Mail Official
jurnaljpmm@unimal.ac.id
Editorial Address
Komplek Kampus Universitas Malikussaleh Jalan Cot Tgk Nie, Releut Kecamatan Muara Batu Aceh Utara
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
ISSN : -     EISSN : 27988791     DOI : https://doi.org/10.29103/jpmm.v2i1.7291
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh focuses on the publication of the result of scientific research to the field of mathematics education. The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational development, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action, research, etc.
Articles 178 Documents
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis dan Kepercayan Diri Siswa Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Firanti Pratiwi; Wulandari Wulandari; Hidayatsyah Hidayatsyah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28788

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif, tetapi juga kepercayaan diri. Rendahnya kemampuan penalaran matematis dan kepercayaan diri siswa yang ditemukan mengindikasikan keterkaitan dengan tipe kepribadian siswa, sehingga diperlukan perhatian khusus dari guru dalam mengenali karakteristik kepribadian siswa sebagai salah satu pertimbangan dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan penalaran matematis dan kepercayaan diri siswa pada materi persamaan garis lurus ditinjau dari tipe kepribadian introver dan ekstrover. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VIII A MTsN 2 Aceh Utara, dengan lima siswa terpilih sebagai subjek wawancara. Data dikumpulkan melalui angket tipe kepribadian, tes kemampuan penalaran matematis, angket kepercayaan diri, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 siswa, 25% bertipe kepribadian ekstrover dan 75% introver. Kemampuan penalaran matematis seluruh ekstrover berada pada kategori rendah karena belum mampu menjelaskan proses penalaran secara lengkap dan konsisten, sedangkan introver bervariasi pada kategori rendah, sedang, dan tinggi seiring perbedaan kemampuan bernalar secara sistematis. Pola serupa ditemukan pada kepercayaan diri, di mana seluruh ekstrover berada pada kategori rendah dan introver tersebar pada kategori rendah-sedang, sejalan dengan kecenderungan siswa yang bernalar sistematis untuk turut lebih yakin terhadap jawabannya. Temuan ini menunjukkan introver cenderung memiliki penalaran dan kepercayaan diri lebih baik daripada ekstrover, meskipun keterkaitan keduanya tidak selalu linear. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang memperhatikan karakteristik kepribadian siswa.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Thunkable Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Mahathir Putra Darmawan; Eri Saputra; Amam Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28936

Abstract

Kemampuan literasi numerasi menjadi salah satu kompetensi yang mendukung kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual. Namun, hasil Asesmen Nasional dan observasi awal di SMP Negeri 3 Dewantara menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam mengonstruksi pengetahuan serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi belum optimal. Meskipun berbagai penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir siswa, kajian yang mengintegrasikan model tersebut dengan aplikasi Thunkable dalam pembelajaran matematika masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model PBL berbantuan aplikasi Thunkable terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Implementasi penelitian mengacu pada rancangan Nonequivalent Control Groups Design, yang melibatkan dua kelas VIII SMP Negeri 3 Dewantara, yaitu VIII-1 sebagai kelompok eksperimen dan VIII-2 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan literasi numerasi yang telah valid, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, Independent Sample t-test, dan Mann Whitney U-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas setara (Sig. = 0,394 > 0,05). Setelah perlakuan diberikan, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,019 (<0,05), yang menunjukkan bahwa model PBL berbantuan aplikasi Thunkable berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi siswa.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Dengan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Wafiq Cindy Alya; Wulandari; Nurul Afni Sinaga
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28993

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tercermin dari masih ditemukannya sejumlah kendala dalam memahami masalah, menentukan strategi penyelesaian, serta menyelesaikan soal secara sistematis. Di samping itu, siswa juga belum terbiasa belajar secara mandiri, cenderung masih bergantung pada bantuan orang lain, serta kurang aktif dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan deep learning melalui model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental (posttest-only control group design). Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, di mana kelas VII-A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol di MTs Negeri 2 Aceh Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning dengan model problem based learning berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Penerapan pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam memahami masalah, merancang strategi penyelesaian, melaksanakan penyelesaian secara sistematis, serta melakukan pengecekan kembali terhadap hasil yang diperoleh, sehingga proses pemecahan masalah berlangsung lebih efektif.
Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality Dan Virtual Reality Terhadap Kemampuan Spasial Matematis Siswa Wina Rizkana; Yeni Listiana; Iryana Muhammad; Mutia Fonna; Muliana
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28616

Abstract

Kemampuan spasial matematis merupakan salah satu kompetensi yang penting dimiliki siswa dalam memahami konsep geometri, memvisualisasikan objek, serta menyelesaikan permasalahan matematika pada materi bangun ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Augmented Reality dan Virtual Reality terhadap kemampuan spasial matematis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas XI-5 (20 siswa) sebagai kelas eksperimen dan XI-2 (19 siswa) sebagai kelas kontrol di MAN 5 Bireuen. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan spasial matematis berupa pretest dan posttest serta didukung dengan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki data yang berdistribusi normal dan varians yang homogen. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media Augmented Reality dan Virtual Reality berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan spasial matematis siswa serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran matematika.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Melalui Model Three-Step Interview Windiani; Erna Isfayani; Rifaatul Mahmuzah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28929

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting dimiliki siswa karena membantu mereka memahami informasi secara mendalam serta menyelesaikan permasalahan matematika secara sistematis dan logis. Namun, kemampuan berpikir kritis yang masih rendah diakibatkan oleh proses pembelajaran yang belum melibatkan siswa secara aktif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibutuhkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, salah satunya yaitu model pembelajaran Three-Step Interview. Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan model Three-Step Interview lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang dipilih adalah quasi experimental design dengan bentuknya ialah Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilakukan di MTsS Jabal Nur pada tahun ajaran 2025/2026 dengan populasi seluruh siswa kelas VIII dan terdapat dua kelas yang dipilih sebagai sampel yaitu VIII-E sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrolnya ialah VIII-F. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kondisi pembelajaran, hasil observasi, dan rekomendasi guru matematika. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan model Three-Step Interview sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan ialah soal tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Welch’s t-test dan diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model Three-Step Interview lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Hasil penelitian dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Peningkatan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Melalui Model Learning Cycle 5E Berbantuan Mind Mapping Digital halimah fadillah; ellianti; bintang zaura
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 3 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i3.27702

Abstract

Pemahaman terhadap konsep matematika adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh pelajar, karena ini menjadi pondasi untuk meningkatkan keterampilan matematika secara lebih lanjut. Meskipun begitu, pemahaman konsep matematika di kalangan siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan menerapkan model learning cycle 5E yang dipadukan dengan mind mapping digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model siklus 5E dan mind mapping digital pada fungsi kuadrat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pra-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Kegiatan penelitian dilaksanakan di salah satu SMA Negeri di Banda Aceh dengan melibatkan 24 siswa dari kelas X IPAS-3. Pretest dan posttest dipakai sebagai alat ukur. Untuk analisis data digunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon signed rank-test, dan uji N-gain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa adalah 29,17, sementara rata-rata nilai posttest mencapai 58,33. Berdasarkan hasil dari uji Wilcoxon signed rank satu arah, nilai Whitung = 0 < Wkritis = 91, sehingga  ditolak. Selain itu, perhitungan N-Gain yang diperoleh menunjukkan angka 0,41168, yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan model Learning Cycle 5E berbantuan mind mapping digital mampu meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi fungsi kuadrat.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Auditory Intellectually Repetition Berbantuan Graspable Math Zuhra; Anwar; Dwi Fadhiliani
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 3 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i3.28107

Abstract

Permasalahan yang masih dihadapi pada pembelajaran matematika yaitu rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu penyebabnya ialah kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif sehingga proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru, sedangkan keterlibatan aktif siswa masih rendah. Langkah yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ialah model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) berbantuan Graspable Math. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran AIR berbantuan Graspable Math pada materi fungsi kuadrat. Dalam penerapannya, Graspable Math dimanfaatkan untuk mendukung penerapan model AIR melalui visualisasi dan manipulasi konsep fungsi kuadrat secara interaktif sehingga memudahkan siswa memahami materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one group pretest-posttest. Semua siswa kelas X MAN 3 Banda Aceh pada tahun ajaran 2025/2026 menjadi populasi dalam penelitian ini, sedangkan sebanyak 28 siswa kelas X-1 menjadi sampel penelitian. Data diperoleh melalui tes tertulis berupa empat soal uraian pada pretest dan posttest. Data diolah melalui pengujian Paired Sample t-test serta analisis N-Gain. Nilai rata-rata N-Gain yang diperoleh sebesar 0,6177 mengindikasikan bahwa peningkatan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model pembelajaran AIR berbantuan Graspable Math mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fungsi kuadrat.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Terhadap Kemampuan Representasi Masalah Matematis Dan Kemandirian Belajar Peserta Didik Karinda Hayuninata Sukma; Wulandari; Nur Elisyah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 3 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i3.28809

Abstract

Rendahnya kemampuan representasi masalah matematis dan kemandirian belajar peserta didik menjadi fokus penelitian ini. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam merepresentasikan ide matematika serta memiliki inisiatif dan tanggung jawab belajar yang rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dapat digunakan sebagai pendekatan yang memfasilitasi kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMR terhadap kemampuan representasi masalah matematis dan kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Lhokseumawe. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-5 sebagai kelas eksperimen, yang masing-masing terdiri atas 20 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan representasi masalah matematis dan angket kemandirian belajar. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene Statistic, uji Mann–Whitney U, uji Independent Sample t-Test, dan uji linearitas dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 < α (0,05), yang berarti terdapat pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap kemampuan representasi masalah matematis peserta didik. Selanjutnya, hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < α (0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang berarti terdapat pengaruh Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik terhadap kemandirian belajar peserta didik. Selain itu, hasil uji linearitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,009 < α (0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima, yang menunjukkan adanya hubungan antara kemampuan representasi masalah matematis dengan kemandirian belajar peserta didik. Dengan demikian, Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pendekatan pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan representasi masalah matematis dan kemandirian belajar peserta didik.
Validitas Media Pembelajaran Berbasis Pendekatan Saintifik Berbantuan Aplikasi Kodular Dalam Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Ajijah Nur Aulia; Erna Isfayani; Amam Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 3 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i3.28860

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah umumnya masih bertumpu pada penggunaan media cetak, yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar serta kemampuan representasi matematis peserta didik. Permasalahan yang ditemukan menjadi dasar dilaksanakannya penelitian pengembangan ini. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran interaktif dengan memanfaatkan aplikasi kodular yang menerapkan pendekatan saintifik untuk membantu memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik pada materi bangun ruang sisi lengkung. Produk yang dikembangkan selanjutnya melalui proses validasi untuk mengetahui kualitas validitasnya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE sebagai tahapan pengembangan. Validasi produk melibatkan dua jenis validator, yaitu ahli media dan ahli materi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, sedangkan Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase hasil penilaian validator. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat validitas sebesar 96,82% berdasarkan penilaian ahli media dan 98,46% berdasarkan penilaian ahli materi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan dapat digunakan untuk membantu pendidik dalam menyediakan media pembelajaran interaktif serta memfasilitasi kemampuan representasi matematis peserta didik.
Pengembangan E-LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa SMP Negeri 5 Langsa Dwi Indriani; Muhammad Zaki; Roni Priyanda
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 3 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i3.29071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) materi bentuk aljabar menggunakan platform Liveworksheets serta mengetahui validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mendukung kemampuan berpikir kreatif matematika siswa SMP Negeri 5 Langsa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek uji coba terdiri atas 25 siswa kelas VII-2 SMP Negeri 5 Langsa. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respons peserta didik, serta tes kemampuan berpikir kreatif matematika berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh rata-rata 88,75% dan validasi ahli media memperoleh rata-rata 92,50%, keduanya termasuk kategori sangat valid. Respons 25 peserta didik memperoleh skor 1.669 dari skor maksimum 1.800 atau 92,72%, sehingga E-LKPD termasuk kategori sangat praktis. Keefektifan ditinjau dari ketuntasan belajar menunjukkan 23 dari 25 peserta didik mencapai skor minimal 75 atau sebesar 92%, yang termasuk kategori sangat efektif berdasarkan kriteria yang digunakan. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif dianalisis menggunakan N-Gain dan memperoleh rata-rata 0,6469 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, E-LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan praktis serta menunjukkan keefektifan berdasarkan ketuntasan belajar, disertai peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa pada kategori sedang.