cover
Contact Name
Wulandari
Contact Email
wulandari@unimal.ac.id
Phone
+6285207897162
Journal Mail Official
jurnaljpmm@unimal.ac.id
Editorial Address
Komplek Kampus Universitas Malikussaleh Jalan Cot Tgk Nie, Releut Kecamatan Muara Batu Aceh Utara
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
ISSN : -     EISSN : 27988791     DOI : https://doi.org/10.29103/jpmm.v2i1.7291
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh focuses on the publication of the result of scientific research to the field of mathematics education. The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational development, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action, research, etc.
Articles 163 Documents
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis dan Kepercayan Diri Siswa Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Firanti Pratiwi; Wulandari Wulandari; Hidayatsyah Hidayatsyah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28788

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif, tetapi juga kepercayaan diri. Rendahnya kemampuan penalaran matematis dan kepercayaan diri siswa yang ditemukan mengindikasikan keterkaitan dengan tipe kepribadian siswa, sehingga diperlukan perhatian khusus dari guru dalam mengenali karakteristik kepribadian siswa sebagai salah satu pertimbangan dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan penalaran matematis dan kepercayaan diri siswa pada materi persamaan garis lurus ditinjau dari tipe kepribadian introver dan ekstrover. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VIII A MTsN 2 Aceh Utara, dengan lima siswa terpilih sebagai subjek wawancara. Data dikumpulkan melalui angket tipe kepribadian, tes kemampuan penalaran matematis, angket kepercayaan diri, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 siswa, 25% bertipe kepribadian ekstrover dan 75% introver. Kemampuan penalaran matematis seluruh ekstrover berada pada kategori rendah karena belum mampu menjelaskan proses penalaran secara lengkap dan konsisten, sedangkan introver bervariasi pada kategori rendah, sedang, dan tinggi seiring perbedaan kemampuan bernalar secara sistematis. Pola serupa ditemukan pada kepercayaan diri, di mana seluruh ekstrover berada pada kategori rendah dan introver tersebar pada kategori rendah-sedang, sejalan dengan kecenderungan siswa yang bernalar sistematis untuk turut lebih yakin terhadap jawabannya. Temuan ini menunjukkan introver cenderung memiliki penalaran dan kepercayaan diri lebih baik daripada ekstrover, meskipun keterkaitan keduanya tidak selalu linear. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang memperhatikan karakteristik kepribadian siswa.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Thunkable Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Mahathir Putra Darmawan; Eri Saputra; Amam Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28936

Abstract

Kemampuan literasi numerasi menjadi salah satu kompetensi yang mendukung kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual. Namun, hasil Asesmen Nasional dan observasi awal di SMP Negeri 3 Dewantara menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam mengonstruksi pengetahuan serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi belum optimal. Meskipun berbagai penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir siswa, kajian yang mengintegrasikan model tersebut dengan aplikasi Thunkable dalam pembelajaran matematika masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model PBL berbantuan aplikasi Thunkable terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Implementasi penelitian mengacu pada rancangan Nonequivalent Control Groups Design, yang melibatkan dua kelas VIII SMP Negeri 3 Dewantara, yaitu VIII-1 sebagai kelompok eksperimen dan VIII-2 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan literasi numerasi yang telah valid, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, Independent Sample t-test, dan Mann Whitney U-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas setara (Sig. = 0,394 > 0,05). Setelah perlakuan diberikan, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,019 (<0,05), yang menunjukkan bahwa model PBL berbantuan aplikasi Thunkable berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi numerasi siswa.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Dengan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Wafiq Cindy Alya; Wulandari; Nurul Afni Sinaga
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28993

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa tercermin dari masih ditemukannya sejumlah kendala dalam memahami masalah, menentukan strategi penyelesaian, serta menyelesaikan soal secara sistematis. Di samping itu, siswa juga belum terbiasa belajar secara mandiri, cenderung masih bergantung pada bantuan orang lain, serta kurang aktif dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan deep learning melalui model problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental (posttest-only control group design). Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, di mana kelas VII-A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol di MTs Negeri 2 Aceh Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning dengan model problem based learning berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Penerapan pendekatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa dalam memahami masalah, merancang strategi penyelesaian, melaksanakan penyelesaian secara sistematis, serta melakukan pengecekan kembali terhadap hasil yang diperoleh, sehingga proses pemecahan masalah berlangsung lebih efektif.