cover
Contact Name
Wulandari
Contact Email
wulandari@unimal.ac.id
Phone
+6285207897162
Journal Mail Official
jurnaljpmm@unimal.ac.id
Editorial Address
Komplek Kampus Universitas Malikussaleh Jalan Cot Tgk Nie, Releut Kecamatan Muara Batu Aceh Utara
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
ISSN : -     EISSN : 27988791     DOI : https://doi.org/10.29103/jpmm.v2i1.7291
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh focuses on the publication of the result of scientific research to the field of mathematics education. The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational development, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action, research, etc.
Articles 149 Documents
Eksplorasi Dampak Mathematical Resilience Terhadap Mathematical Well-Being Calon Guru Sekolah Dasar: Studi Eskplanatori Vivi Rachmatul Hidayati; Mohammad Archi Maulyda
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.24755

Abstract

Meskipun mathematical resilience diakui sebagai kemampuan penting bagi calon guru sekolah dasar, pemahaman tentang bagaimana kemampuan ini berkontribusi pada mathematical well-being mereka masih sangat terbatas. Di lapangan, calon guru sering menunjukkan ketahanan dalam menghadapi kesulitan matematika, namun hal tersebut tidak selalu sejalan dengan rasa nyaman, keterlibatan, atau sikap positif terhadap matematika yang seharusnya mendukung proses belajar dan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak resiliensi matematika terhadap kesejahteraan matematika calon guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara resiliensi matematika dan kesejahteraan matematika. Partisipan penelitian ini terdiri dari 204 mahasiswa calon guru sekolah dasar yang terdaftar di universitas. Data dikumpulkan melalui instrumen yang mengukur dimensi-dimensi resiliensi matematika dan kesejahteraan matematika. Uji korelasi Pearson dan regresi logistik digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara resiliensi matematika dan kesejahteraan matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,760. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan resiliensi matematika untuk meningkatkan kesejahteraan matematika calon guru. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam bidang pendidikan guru, khususnya terkait dengan pengaruh resiliensi matematika terhadap perkembangan akademik dan kesejahteraan calon guru sekolah dasar.
Pengaruh Media Block Dienes Terhadap Hasil Belajar Perkalian Siswa Kelas II SD Negeri Gandong 3 Dela Veriska Sulistiyani; Novia Rahma Rista Utami; Arum Dwi Rahmawati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.25756

Abstract

Perkalian sangat penting bagi siswa sekolah dasar untuk memahami matematika yang lebih lanjut. Siswa kelas II di SDN Gandong 3 tidak memahami perkalian karena mereka menggunakan metode hafalan tradisional. Salah satu masalah utama adalah kegagalan siswa untuk menerapkan konsep matematika abstrak ke situasi dunia nyata. Media Block Dienes dapat digunakan untuk menunjukkan perkalian sebagai penjumlahan berulang, menurut penelitian ini. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok pretest-posttest dengan 24 siswa. Data dikumpulkan menggunakan soal pilihan ganda yang diujikan. Uji normalitas Shapiro Wilk menunjukkan distribusi normal data sebelum pengujian hipotesis. Setelah analisis, uji t sampel berpasangan menunjukkan bahwa kelengkapan klasik meningkat dari 35% menjadi 80%, meningkatkan hasil belajar. Temuan data ini menunjukkan bahwa menonton media block dienes meningkatkan pembelajaran perkalian matematika pada siswa kelas II SDN Gandong 3. Media ini berhasil karena siswa dapat menggunakan block dienes satuan dan puluhan untuk membuat perkalian abstrak menjadi konkret. Siswa memperoleh pemahaman matematika melalui metode ini.
Pembelajaran Ethno-RME Berbantuan Geogebra Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Dita Fatma Pratiwi; Lilis Saputri; Mardiati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26249

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa, yang dipengaruhi oleh pembelajaran konvensional, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, serta belum dimasukkannya unsur budaya lokal dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh Ethno-Realistic Mathematics Education (Ethno-RME) berbantuan GeoGebra dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen non-equivalent pretest-posttest control group. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Secanggang, dengan VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan VIII-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis pada materi bangun ruang sisi datar, serta angket dan wawancara untuk memperoleh data kualitatif mengenai pengalaman belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi (R²) melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen 77,86, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 67,37. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai Sig. 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi R² = 0,663, yang berarti 66,3% variasi nilai post-test dijelaskan oleh model pembelajaran. Temuan ini membuktikan bahwa Ethno-RME berbantuan GeoGebra berpengaruh positif dan signifikan, sehingga model ini layak dijadikan alternatif pembelajaran matematika yang kontekstual dan berbasis budaya.
Pengaruh Kualitas Tidur, Kebiasaan Sarapan, Dan Durasi Penggunaan Gadget Terhadap Tingkat Konsentrasi Mahasiswa Fransiska Atrik Halim; Andrianus Alekxandro Bisa; Maria Liberiani Natalia Tipawea; Yohanes Ata Lewar
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26310

Abstract

Konsentrasi belajar memiliki peran dalam menunjang ketercapaian tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas tidur, kebiasaan sarapan, dan durasi penggunaan gadget terhadap tingkat konsentrasi mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 133 mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nusa Cendana Kupang angkatan 2023 dan 2024. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar angket. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan signifikan dari uji F sebesar 0,005. Nilai ini lebih kecil dari 0,05 sehingga disimpulkan kualitas tidur, kebiasaan sarapan, dan durasi penggunaan gadget berpengaruh secara simultan terhadap tingkat konsentrasi mahasiswa. Lebih lanjut, hasil uji parsial menunjukkan bahwa kebiasaan sarapan berpengaruh secara parsial terhadap tingkat konsentrasi belajar sementara kualitas tidur dan durasi penggunaan gadget tidak berpengaruh secara parsial terhadap tingkat konsentrasi belajar. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,095 menunjukkan bahwa 9% dari tingkat konsentrasi belajar mahasiswa dipengaruhi oleh kualitas tidur, kebiasaan sarapan, dan durasi penggunaan gadget, sementara 91% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model.
Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Kesiapan Dan Kemandirian Belajar Nurmaningsih; Syarifah Fadillah
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26433

Abstract

Prestasi belajar matematika siswa sekolah menengah masih menjadi perhatian penting dalam pendidikan matematika. Matematika sebagai disiplin ilmu yang bersifat abstrak dan sistematis menuntut pemahaman konsep yang kuat serta kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, praktik pembelajaran di sekolah masih sering berorientasi pada guru dan menekankan prosedur penyelesaian soal. Kondisi ini menyebabkan siswa cenderung menghafal langkah-langkah penyelesaian tanpa memahami konsep secara mendalam, sehingga mengalami kesulitan ketika menghadapi permasalahan matematika yang berbeda dari contoh yang telah diberikan.Penelitian ini dimaksudkan untuk menguraikan dampak model pembelajaran berbasis masalah yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap prestasi belajar matematika siswa sekolah menengah, dilihat dari aspek kesiapan belajar dan kemandirian belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain eksperimen faktorial pada bagian kuantitatif dan pendekatan deskriptif pada bagian kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa Sekolah Menengah di Kota Pontianak dan Kabupaten Kuburaya. Pengumpulan data diperoleh melalui tes kemampuan awal, angket kemandirian belajar, tes prestasi belajar, wawancara, serta observasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan strategi berdiferensiasi secara signifikan memengaruhi prestasi belajar matematika siswa. Berdasarkan kesiapan belajar, tingkat ketuntasan siswa mencapai 85,29% dengan peningkatan prestasi pada seluruh kategori kesiapan. Berdasarkan kemandirian belajar, tingkat ketuntasan siswa mencapai 92%, tanpa adanya perbedaan signifikan antar tingkat kemandirian belajar.
Desain LKPD Berbasis Augmented Reality Untuk Pembelajaran Bangun Ruang Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Sundari Safitri; Lilis Saputri; Mardiati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26647

Abstract

Penelitian mengenai penerapan teknologi dalam pendidikan sudah banyak dilakukan, tetapi kajian yang secara khusus meneliti penggunaan LKPD berbasis Augmented Reality (AR) pada mata pelajaran Matematika di tingkat MTs/SMP masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD berbasis AR ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, serta efektivitasnya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Plomp yang meliputi tiga tahap, yaitu investigasi awal, pembuatan prototipe, dan penilaian. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas VIII MTs Al Munawwarah serta tim validator, dengan objek penelitian berupa LKPD berbasis AR. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Hasil validasi menunjukkan persentase 93% dari ahli desain dan 88,9% dari ahli materi yang termasuk kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD tampak dari hasil respon guru sebesar 89,5% dan respon siswa sebesar 81,2%, keduanya berada pada kategori sangat praktis. Efektivitas LKPD terlihat dari perolehan persentase ketuntasan belajar siswa 70,96% (kategori baik) dan nilai gain sebesar 59,7 (kategori cukup efektif). Dengan demikian, LKPD berbasis AR pada materi bangun ruang sisi datar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Visualization, AuditorPenerapan Model Pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic Berbantuan Seesaw Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa Bella Afrisca; Mutia Fonna; Amam Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26651

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa memahami konsep dan menyelesaikan masalah melalui berbagai bentuk representasi seperti visual, simbolik, dan verbal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa masih tergolong rendah karena pengguanan model pembelajaran tidak mengakomodasi berbagai gaya belajar siswa serta pemanfaatan teknologi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model pembelajaran Visualization, Auditory, Kinesthetic (VAK) berbantuan aplikasi Seesaw. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lhokseumawe pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 dengan populasi seluruh siswa kelas VII. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan VIIB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner gaya belajar dan tes kemampuan representasi matematis berbentuk soal uraian. Analisis data menggunakan perhitungan skor N-Gain serta uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,7564 (kategori tinggi) dan kelas kontrol sebesar 0,4480 (kategori sedang). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga model VAK berbantuan Seesaw lebih efektif meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa dibandingkan pembelajaran konvensional.
Disposisi Matematis Mahasiswa Dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran Analisis Real: Studi Fenomenologi Hidayatsyah Hidayatsyah; Shofia Ummi; Ahmad Ahmad; Muhammad Denni
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.26672

Abstract

Pembelajaran Analisis Real seringkali menjadi tantangan signifikan karena menuntut transisi dari berpikir komputasional menuju berpikir deduktif formal yang rigor. Kesulitan ini tidak hanya bersifat kognitif tetapi juga memengaruhi aspek afektif mahasiswa, khususnya disposisi matematis yang menentukan ketahanan belajar. Namun, dinamika pembentukan disposisi tersebut dalam menghadapi tekanan epistemologi Analisis Real belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman hidup mahasiswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran Analisis Real melalui lensa disposisi matematis. Menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif, penelitian melibatkan delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Malikussaleh yang menempuh mata kuliah tersebut pada Semester Ganjil 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan jurnal reflektif selama satu semester. Analisis data menggunakan reduksi tematik dan analisis hermeneutik. Hasil menunjukkan lima esensi pengalaman yaitu ketegangan kognitif saat transisi ke matematika abstrak, keraguan diri dalam mengonstruksi bukti formal, ketekunan sebagai respons kesulitan, ketergantungan pada scaffolding dosen, dan transformasi persepsi matematika dari prosedural menjadi filosofis. Temuan mengungkap bahwa disposisi matematis bersifat dinamis terbentuk melalui interaksi dengan tantangan epistemologis. Penelitian ini memberikan implikasi pedagogis untuk merancang intervensi yang memupuk ketahanan kognitif mahasiswa.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Self Efficacy Siswa Melalui Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Alvia Nisa; Mutia Fonna; Nurul Afni Sinaga
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 1 (2026): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i1.25233

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa, yang diperkuat oleh data PISA 2022 dimana skor matematika Indonesia (379) masih berada di bawah rata-rata OECD (472). Kondisi tersebut menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan matematis secara mandiri, terutama pada soal-soal non-rutin. Sehingga diberikan solusi dengan menerapkan model pembelajaran Process Oriented Guided inquiry Learning. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy siswa menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah quasi eksperiment menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kejuruan Muda. Adapun sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol menggunakan teknik sampling purposive. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah instrument tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket self efficacy siswa yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran.Hasil uji hipotesis menggunakan Mann Whitney diperoleh nilai asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,029 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL). Kemudian untuk analisis angket self efficacy siswa berdasarkan uji non parametrik Mann Whitney diperoleh nilai asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,042 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapapat penigkatan self efficacy siswa menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning.