cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
jipdas8@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
jipdas8@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)
ISSN : -     EISSN : 27752445     DOI : https://doi.org/10.37081/jipdas
Core Subject : Education,
Jurnal JIPDAS (Jurnal Imiah Pendidikan Dasar) merupakan sarana publikasi untuk para Akademisi seperti Guru, Mahasiswa dan Dosen. jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah publikasi penelitian dibidang pendidikan dasar, jurnal JIPDAS dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal JIPDAS memiliki cakupan yang membahas tentang model pembelajaran, media pembelajaran, bahan ajar yang berhubungan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
ANALISIS KESULITAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG KELAS V SDN 1 SUMBERDADI SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG Nadia Nadia; Nourma Oktaviarini
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1194

Abstract

Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian studi kasus / case study Kesulitan Belajar merupakan kondisi dimana siswa mengalami hambatan dalam proses belajarnya, hambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor internal dan faktor eksternal. terdapat beberapa macam-macam kesulitan belajar, salah satunya adalah kesulitan menyelesaikan soal yang sering dijumpai pada pembelajaran matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Kesulitan Siswa Menyelesaikan Soal Pada Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang Kelas V SDN 1 Sumberdadi Sumbergempol Kabupaten Tulungagung”. Metode pengumpulan data menggunakan tes, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa 5 soal dengan penskoran = jika menjawab dengan benar 4 dengan skor 20, jawaban 3 dengan skor 15, jawaban 2 dengan skor 10, jawaban 1 dengan skor 5, tidak menjawab dengan skor 0. Sehingga nilai terendah adalah 0 dan nilai tertinggi adalah 100. Dari hasil analisis data Kesulitan Dalam Menyelesaikan Masalah Verbal dengan skor total keseluruhan 395 dengan rata-rata skor 15,8%. Jenis kesulitan terendah kedua adalah jenis kesulitan dalam mempelajari konsep dengan skor total keseluruhan 835 dengan rata-rata skor 33,4%. Jenis kesulitan terendah terakhir yaitu Kesulitan Dalam Menerapkan Prinsip yakni dengan skor total keseluruhan 870 dengan rata-rata skor 34,8%. Sehingga dapat diambil simpulan yaitu siswa yang mengalami kesulitan menyelesaikan soal tidak hanya terjadi pada siswa yang diakatakan memiliki nilai rendah saja, namun siswa yang memiliki nilai sedang dan nilai tinggi dapat mengalami kesulitan menyelesaikan soal.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB TEMA SUHU DAN KALOR DI KELAS V SD NEGERI 200402 SABUNGAN JAE Winna Oria Hutasuhut; Samakmur Samakmur; Sartika Rati Asmara Nasution; Edysyah Putra
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyata tentang 1) Untuk Mengetahui Apakah Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Dapat Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Sub Tema Suhu Dan Kalor di Kelas V SD Negeri 200402 Sabungan Jae, 2) Untuk Mengetahui Apakah Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Sub Tema Suhu dan Kalor di Kelas V SD Negeri 200402 Sabungan Jae dan 3) Untuk Mengetahui Gambaran Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Sub Tema Suhu dan Kalor di Kelas V SD Negeri 200402 Sabungan Jae. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), objek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri No. 200402  Sabungan Jae Tahun Pelajaran 2021-2022Tahun Pelajaran 2021-2022. Selanjutnya ditetapkan subjek adalah karena penulis melihat aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi Sub Tema Suhu Dan Kalor yang sangat rendah. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data adalah observasi dan tes. Hasil Belajar siswa meningkat melalui model pembelajaran snowball throwing pada sub tema suhu dan kalor di Kelas V SD Negeri 200402 Sabungan Jae dapat dilihat peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklusnya. Pada awal observasi siswa yang tuntas sebanyak 8 orang atau 33,33% dan tidak tuntas sebanyak 16 orang atau (66,67%), setelah diberi perlakuan siklus I siswa yang tuntas hanya 9 atau 37,50% dan tidak tuntas 15 orang (62,50%) setelah diadakan perbaikan pembelajaran pada siklus II, siswa tuntas menjadi 19 orang atau 79,77% dan tidak tuntas 5 orang (20,83%)  dan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebanyak 10 siswa 42,27%. Abstract This study aims to find out a real picture of 1) To find out whether the application of the Snowball Throwing Learning Model Can Improve Student Learning Activities on the Sub-theme of Temperature and Heat in Class V SD Negeri 200402 Saudarangan Jae, 2) To find out whether the application of the Snowball Throwing Learning Model can improve Student Learning Outcomes on the Sub-theme of Temperature and Heat in Class V of SD Negeri 200402 Sabangan Jae and 3) To find out the description of the application of the Snowball Throwing Learning Model on the Sub-theme of Temperature and Heat in Class V of SD Negeri 200402, Sampangan Jae. The type of research is Classroom Action Research (CAR), the object of this research is the fifth grade students of SD Negeri No. 200402 Jae Fighting for the Academic Year 2021-2022 for the Academic Year 2021-2022. Furthermore, the subject was determined because the author saw the activity and student learning outcomes on the very low temperature and heat sub-theme material. The instruments used as a data collection tool are observation and tests. Student learning outcomes increased through the snowball throwing learning model on the sub-theme of temperature and heat in Class V SD Negeri 200402 in the form of a learning mastery in each cycle. At the beginning of the observation, there were 8 students who completed or 33,33% and 16 people did not complete or (66.67%), after being given the treatment in the first cycle, only 9 or 37.50% of students completed and 15 people did not complete (62 ,50%) after the improvement of learning in the second cycle, students completed to 19 people or 79.77% and not completed 5 people (20.83%) and experienced an increase from cycle I to cycle II as many as 10 students 42.27%
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING bhenu artha; Rurita Nur Afifah; Ainun Hertikasari
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1208

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik dengan model discovery learning. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Klegung 3 Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengobservasi aktivitas siswa. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 orang siswa (15,625%) yang memberikan pertanyaan terkait dengan pembelajaran tematik, siswa yang memberikan pendapat sejumlah 7 orang (21,875%), dan iswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu sebanyak 27 orang (84,375%). Tahap selanjutnya adalah menggunakan metode Discovery Learning dan menunjukkan bahwa terdapat 14 siswa yang memberikan pertanyaan (43,75%). Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 16 orang (50%). Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa (93,75%). Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran tematik kelas kelas III SDN Klegung 3 Sleman DIY.   The purpose of this study is to increase student learning activities in thematic learning with the discovery learning model. The type of research carried out is classroom action research. The subjects of this study were third grade students of Klegung 3 State Elementary School, Sleman Regency, Yogyakarta Special Region Province, which 32 students involved. Data collection is carried out by observing student activities. The analysis technique uses descriptive analysis. The results showed that there were 5 students (15.625%) who gave questions related to thematic learning, students who gave a total of 7 assignments (21.875%), and 27 students who collected on time (84.375%). The next stage is to use the Discovery Learning method and shows that there are 14 students who ask questions (43.75%). There were 16 students (50%) who gave their opinion. The collection of assignments on time was carried out by 30 students (93.75%). This shows that the discovery learning model can increase student activity in class III thematic learning at SDN Klegung 3 Sleman DIY.  
PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATERI MENYEBUTKAN TOKOH DALAM DONGENG MELALUI MODEL ACTIVE LEARNING PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 084089 SIBOLGA Srimaharani Tanjung; Yanti Novita Nasution; Nurbaiti Nurbaiti
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan minat belajar siswa pada materi menyebutkan tokoh dalam dongeng di kelas I SD Negeri 084089 Sibolga melalui model Active Learning. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data data yang digunakan adalah observasi menggunakan angket dan tes. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 084089 Sibolga yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah Peningkatan Minat Belajar Materi Menyebutkan Tokoh Dalam Dongeng Melalui Model Active Learning Pada Siswa Kelas I SD Negeri 084089 Sibolga. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I hasil belajar siswa yang mencapai KKM sebanyak 7 orang dengan persentase (35%) sedangkan yang belum mencapai KKM sebanyak 13 orang dengan persentase (65%). Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dimana siswa yang mencapai KKM sebanyak 15 orang dengan persentase (75%) sedangkan yang belum mencapai KKM sebanyak 5 orang dengan persentase (25%). Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Active Learning dalam  Peningkatan Minat Belajar Materi Menyebutkan Tokoh Dalam Dongeng Melalui Model Active Learning Pada Siswa Kelas I SD Negeri 084089 Sibolga dinyatakan berhasil dalam meningkatkan minat belajar siswa.  
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TENTANG PEREDARAN DARAHKU SEHAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SD INPRES NEFOTES KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Sofia Godeliva Un Lala; Andriyani Afliyanti Dua Lehan; Markus Sampe
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1274

Abstract

“Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Tentang Peredaran Darahku Sehat untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SD Inpres Nefotes Kabupaten Timor Tengah selatan”, dengan rumusan masalah adalah: bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang Peredaran Darahku Sehat di kelas V SD Inpres Nefotes?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Nefotes dalam pembelajaran tentang Peredaran Darahku Sehat melalui penerapan model Problem Based Learning . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, tes dan refleksi dengan mengambil lokasi penelitian di SD Inpres Nefotes Kabupaten Timor Tengah selatan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas VB yang berjumlah 24 orang dengan rincian siswa laki-,laki 11 orang dan siswa perempuan 13 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Data yang terkumpul dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan teknik analisis data yakni deskriptif kualitatif. Hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II yaitu pada siklus I presentasi hasil belajar siswa mencapai 44, 83% dengan 11 orang yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) sedangkan pada siklus II presentasi hasil belajar siswa mencapai 91,66% dengan 22 orang yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Selain itu, terdapat peningkatan rata-rata nilai rekapitulasi hasil belajar siswa dari 66,89 pada siklus I menjadi 80,20 pada siklus ke-II. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang Peredaran Darahku Sehat di kelas V SDI Nefotes terbukti tepat. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II setelah guru menerapkan model Problem Based Learning dalam proses pembelajaran tentang Peredaran Darahku Sehat yaitu dengan memberikan pengalaman langsung kepada siswa melalui Problem Based Learning dimana siswa mengalami sendiri, menemukan sendiri serta mencari kebenaran tentang apa yang dipelajarainya.
HUBUNGAN PENGHASILAN DAN MOTIVASI ORANGTUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA UPTD SDI OEPURA 2 TAHUN AJARAN 2022/2023 Sofia Godeliva Un Lala; Elisabeth Stefani Bessi
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1278

Abstract

Penelitian dengan judul “Hubungan Penghasilan dan Motivasi Orangtua Dengan Prestasi Belajar Siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023”. Masalah dalam penelitian ini ialah (1)Bagaimana hubungan penghasilan orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2? (2)Bagaimana hubungan motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2? (3)Bagaimana hubungan penghasilan dan motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2? Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara penghasilan dan motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023. (1)Mengetahui hubungan antara penghasilan orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2. (2)Mengetahui hubungan antara motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2. (3)Mengetahui hubungan antara penghasilan dan motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) (Ha) : Ada hubungan positif dan signifikan antara penghasilan orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023; dan (Ho) : Tidak ada hubungan positif dan signifikan antara penghasilan orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023.(2) (Ha) : Ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023; dan (Ho) : Tidak ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023. (3) (Ha) : Ada hubungan positif dan signifikan antara penghasilan dan motivasi orang tua secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023; dan (Ho) : Tidak ada hubungan positif dan signifikan antara penghasilan dan motivasi orang tua dengan prestasi belajar siswa UPTD SDI Oepura 2 Tahun Ajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah studi dokumenter dan angket. Teknik analisi data yang digunakan peneliti ialah korelasi Product Momen Pearson dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Setelah dilakukan analisis diperoleh hasil penelitian sebagai berikut (1)Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penghasilan orangtua dengan prestasi belajar siswa dengan nilai keofisien korelasi sebesar 0,972. Artinya makin tinggi tingkat penghasilan orangtua maka makin tinggi pula prestasi belajar siswa. (2)Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi orangtua dengan prestasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,873. Artinya makin tinggi motivasi orangtua terhadap siswa makin tinggi pula prestasi belajar siswa. (3)Terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara bersama-sama antara tingkat penghasilan dan motivasi orangtua dengan prestasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,978. Artinya makin tinggi tingkat penghasilan dan motivasi orangtua prestasi siswa juga semakin tinggi.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TENTANG SATUAN PANJANG MELALUI METODE BERNYANYI BAGI KELAS V UPT SD NEGERI 182 GRESIK Nurbaiti Nurbaiti; Fitriah Kustin
JURNAL JIPDAS (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DASAR) Vol 2 No 4 (2022): Vol. 2 No. 4 Edisi November 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v2i4.1279

Abstract

Hasil belajar siswa merupakan proses untuk menentukan nilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian atau pengukuran hasil belajar. Hasil belajar juga merupakan kemampuan- kemampuan yang dimiliki peserta didik setelah mengalami proses pembelajaran. Pelajaran matematika merupakan pelajaran yang sebagian besar anak tidak menyukainya karena dianggap sulit oleh beberapa anak. Dalam meningkatkan hasil belajar matematika yang masih rendah dalam materi satuan panjang maka diperlukan kreativitas guru agar pembelajaran lebih menyenangkan. Dalam penelitian ini menggunakan metode bernyanyi tujuan dari metode ini adalah meningkatkan daya ingat siswa dalam materi pembelajaran. Metode bernyanyi sangat diminati siswa apalagi siswa Sekolah Dasar karena pada dasarnya metode ini dapat meningkatkan siswa untuk semangat dalam belajar. Dengan adanya metode bernyanyi guru dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menarik.
PENERAPAN METODE STORYTELLING DALAM PEMBELAJARAN DI MI/SD Lu’luil Maknun; Fitri Adelia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 1 (2023): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i1.1283

Abstract

Abstract Storytelling is a student's creative process, which in its development always activates not only intellectual aspects, but also sensitivity, emotion, art, imagination and imagination of children, which prioritizes not only left brain skills, but also right brain skills. The purpose of this study was to describe the application of the storytelling method to MI/SD student learning due to students who lack confidence in their communication skills in front of many people. This type of research is descriptive qualitative, and data collection techniques with in-depth interviews and document studies. This study aims to analyze the application of the storytelling method in the learning of MI/SD students. Based on the discussion of the results of the study of the articles referred to, all the results of the articles state that there is an influence from the application of the storytelling method in learning in MI/SD. Abstrak Storytelling atau mendongeng ialah proses kreatif siswa, yang dalam perkembangannya senantiasa mengaktifkan tidak hanya aspek intelektual saja, namun pula kepekaan, emosi, seni, khayalan serta imajinasi yang dimiliki anak, mengutamakan tidak hanya pada keterampilan otak kiri, namun juga keterampilan otak kanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode strorytelling pada pembelajaran siswa MI/SD dikarenakan siswa yang kurang percaya diri dengan kemampuan berkomunikasinya di depan banyak orang. Jenis penelitian ini ialah Deskriptif Kualitatif, dan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan studi dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode storytelling dalam pembelajaran peserta didik MI/SD. Berdasarkan pembahasan hasil kajian artikel yang menjadi rujukan penulis, seluruh hasil artikel menyatakan bahwa adanya pengaruh dari penerapan metode storytelling atau bercerita dalam pembelajaran di MI/SD.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN CACAH PADA GARIS BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS III SDN 1 GUNUNGSARI KECAMATAN CIMAHI KABUPATEN KUNINGAN Caskeni Caskeni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 1 (2023): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i1.1289

Abstract

Rendahnya hasil belajar penjumlahan bilangan pada garis bilangan menjadi salah satu permasalahan yang harus diselesaikan dalam kegiatan proses belajar mengajar di kelas. Permasalahan ini didapat ketika sebagian siswa masih banyak yang belum mencapai batas KKM yang telah ditentukan. Tujuan perbaikan pembelajaran matematika adalah mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Picture and Picture untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan oleh peneliti pada siklus I, masih ada sebagian besar siswa yang belum memahami materi yang telah disampaikan. Dari 18 siswa hanya 7 orang siswa yang sudah mencapai KKM. Berbeda dengan hasil belajar pada siklus II, hasil tes guru menunjukkan banyak perubahan yang signifikan. Dari 18 siswa hanya 3 orang siswa yang belum menguasai materi pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Picture and Picture pada materi penjumlahan bilangan cacah dengan menggunakan garis bilangan bilangan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI NILAI UANG MELALUI METODE MAKE A MATCH SISWA KELAS 2 SEMESTER 1 SDN CIJATI 01 TAHUN 2022/2023 Pujianto Pujianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 3 No 1 (2023): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v3i1.1290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode make a match dalam pembelajaran Matematika kelas 2 SDN Cijati 01 . Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa kelas 2 SDN cijati 01 berjumlah 18 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan olehguru kelas 2 yang sebagai peneliti. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Post Tes dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa yang digunakan untuk mengamati siswa dan guru dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan media benda konkret. Data hasil penelitian di análisis secara deskriftif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode make a match dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 2 SDN Cijati 01. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar pada pratindakan hasil belajar menunjukan 39%, pada siklus I meningkat menjadi 61%, dan pada pada siklus II meningkat menjadi 83%. Pencapain ini sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yaitu ≥ 80% siswa tuntas belajar.