cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 218 Documents
JURNALISME DATA RESISTENSI RUANG SIBERDI ERA POST TRUTH Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 2 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.055 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i2.1316

Abstract

AbstrakIstilah berita palsu atau hoax dan post truth telah semakin lazim dalam wacana publik selama beberapa tahun terakhir. Era media baru dengan beragam media sosial, membuka ruang praktik misinformasi begitu massif. Produk jurnalisme yang menjadi referensi informasi kerap menjadi sasaran kambing hitam yang dianggap terlibat telah memproduksi dan menyebarkan hoax. Ada aktor yang beroprasi dibalik maraknya hoax dan suburnya gejala post truth. Publik ruang maya dengan bebas mendapatkan infromasi dalam bentuk teks, image foto dan video yang diyakini sebagai kebenaran, walaupun sama sekali tidak dapat dibuktikan secara fakta sebagai kebanaran mutlak. Makalah ini berupaya membedah realitas masyarakat ruang maya dan institusi media yang di dalamnya terdapat peran jurnalis yang berada dibalik data redaksi. Keduanya melakukan resistensi terhadap maraknya  hoax dan gejala post truth. Ada upaya untuk melakukan negosiasi terhadap produk jurnalisme, dengan melahirkan model baru yang diistilahkan sebagai Jurnalisme Data. Jurnalisme yang berupaya mendapatkan sumber material dari big data yang valid, diolah dalam bentuk infografis dan videografis sebelum akhirnya dipublish. Kata Kunci: hoax, post truth, ruang siber, resistensi, jurnalisme data AbstractThe term fake news or hoax and post truth has been increasingly prevalent in the public discourse over the last few years. The Era of new media with a variety of social media, open space of the practice of misinformation is massive. The product of journalism which is becoming a reference information often became the target of a scapegoat who is considered to be involved has been producing and spreading the hoax. There are actors who operate behind the rise of the hoax and the proliferation of the symptoms of post truth. Public virtual space to freely get information in the form of text, image photo and video which is believed as the truth, although completely can not be proved in fact as the true absolute. This paper seeks to dissect the realities of society in the virtual space and media institutions in which there is the role of the journalist behind the data editor. Both the resistance to the rise of the hoax and the symptoms of post truth. There are efforts to make the negotiations to the products of journalism, with the birth of a new model termed as Journalism Data. Journalism that seeks to get the source material from big data that are valid, and processed in the form of infographics and videografis before finally published.  Keyword: hoax, post truth, cyber space, resistance, journalism data
APAKAH PRAKTIK PUBLIC RELATIONS SUDAH SIAP MENGELOLA KRISIS KOMUNIKASI PADA ERA 4.0 ? Martha Tri Lestari; Hadi Purnama; Choiria Anggraini
JURNAL SIGNAL Vol 8, No 2 (2020): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v8i2.3465

Abstract

Penelitian dalam artikel ini secara utuh menggambarkan bentuk kesiapan korporasi di Indonesia dalam menghadapi krisis secara digital. Akan tetapi berdasarkan hasil riset menggunakan metode analisis isi kuantitatif terhadap beberapa artikel berita terkait krisis korporasi pada sample sebuah korporasi di Indonesia terlihat tidak didapatkan kesiapan sebuah korporasi tersebut dalam menghadapi krisis komunikasi secara digital. Hal ini menjadi satu catatan tersendiri dalam gambaran kesiapan public relations dalam korporasi di Indonesia dalam menghadapi era dalam mengelola krisis secara digital. Peneliti merekomendasikan tahapan pengelolaan krisis dalam lima tahap mulai dari: identifikasi stakeholder; crisis stage; crisis cluster; crisis respon; dan sampai pada tahap pemilihan media dalam mengantisipasi penanganan krisis korporasi di era aplikatif melalui media digital.Kata-kata Kunci: public relations, komunikasi krisis, komunikasi korporasi
ANALISIS SEBARAN HOAKS PADA FACEBOOK PERIHAL INFO SEPUTAR COVID-19 Sarwo Edy; Ike Desi Florina
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.996 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i2.6290

Abstract

Kondisi pandemic yang baru dirasakan oleh masyarakat Indonesia diawal tahun 2020 yang lalu membuat perubahan tatanan kehidupan yang cukup signifikan. Masyarakat yang masih kurang dalam literasi Covid-19 sangat rentang sekali terhadap beritata borong (hoax) yang masih tersebar di media social terutama facebook. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pola penyebaran hoaks di Facebook perihal informasi covid-19. Penelitian ini menggunakan teori Computer Mediated Communication (CMC) dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasilnya mengungkapkan informasi hoaks covid-19 pertama muncul di Facebook pada tanggal 26 Januari 2020, kemudian Facebook menjadi platform tertinggi dalam penyebaran hoaks (3.463 isu) yang dipercayai masyarakat sehingga salah satu sebab terhambatnya penanganan pandemic di Indonesia. Sedangkan dari analisis model Interactivity CMC dengan empat point utama (user, medium, message, dan communication setting), ditemukan bahwa user memiliki motif yang beragam dalam melakukan penyebaran hoaks, yakni melalui jenis hoaks yang disebarkannya. Pada medium, karakter Facebook yang tidak memerlukan banyak kuota memudahkan dalam mengaksesnya, serta fitur share yang memudahkan berbagi informasi, termasuk hoaks mengenai covid-19. Dari sisi message, pesan yang disebarluaskan oleh Facebook memiliki dampak atau pengaruh yang cukup signifikan terhadap pembentukan persepsi hingga opini public. Terakhir dari sisi comunication setting adalah Facebook dengan penawaran fiturnya menarik perhatian pengguna, link Facebook dengan media sosial lainnya seperti Instagram membuat semakin massifnya penyebaran informasi hoaks termasuk mengenai pandemic Covid-19.
Strategi Humas Keraton Kasepuhan dalam Meningkatkan Citra Objek Wisata di Kota Cirebon Rifky Zulhardi; Rakhmat Hidayat; Indah Kurniawati
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.486 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.684

Abstract

Pengembangan kepariwisataan berkaitan dengan pengembangan nilai-nilai kepribadian dan pengembangan budaya bangsa. Pemanfaatan disini bukan berarti merubah secara total, tetapi lebih memanfaatkan, mengelola, melestarikan setiap potensi yang ada, dimana potensi tersebut dirangkaikan menjadi satu daya tarik wisata agar mendapatkan citra yang baik bagi masyarakat. Penelitian tentang “Strategi Humas Keraton Kasepuhan Dalam Meningkatkan Citra Objek Wisata Kota Cirebon ” ini bertujuan untuk: (1) Menggambarkan dengan jelas strategi humas Keraton Kasepuhan dalam meningkatkan citra objek wisata kota Cirebon. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor pendukung peningkatan citra Keraton Kasepuhan sebagai objek wisata Kota Cirebon (3) Untuk mengetahui hambatanhambatan yang dihadapi dalam meningkatkan citra objek wisata Keraton Kasepuhan Kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Strategi Humas Keraton Kasepuhan yang dijalankan melalui kegiatan publikasi website dan penyebaran brosur ini telah dilaksanakan dengan baik, memberikan kesempatan bekerja sama kepada kelompok ,asyarakat tertentu juga adalah salah satu strategi Humas Keraton Kasepuhan untuk meningkatkan citra positif dan menjadikan Keraton Kasepuhan sebagai objek wisata yang lebih memasyarakat, (2) Nilai sejarah dan budaya yang sudah selalu dijaga dan dilestarikan oleh Keraton Kasepuhan agar masyarakat juga ikut melestarikannya menjadi faktor yang mendukung Humas Keraton Kasepuhan melakukan serangkaian kegiatan publikasi untuk meningkatkan citranya, dan untuk menjadikan objek wisata Keraton Kasepuhan yang memiliki kegiatan positif di masyarakat, (3) Hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan citra objek wisata Keraton Kasepuhan terdapat pada penilaian wisatawan yang berbeda-beda. Penilaian beberapa wisatawan yang menganggap objek wisata Keraton Kasepuhan masih kurang bersih ini menimbilkan kesan yang tidak baik bagi beberapa wisatawan. Hal ini menjadi hambatan bagi Humas Keraton Kasepuhan karena penilaian, kesan, kepercayaan dan sikap dari wisatawan atau masyarakat akan sangat mempengaruhi citra objek wisata Keraton Kasepuhan.
Komunikasi dalam Perspektif Teori Pertukaran Yusuf Sapari
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.572 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.950

Abstract

AbstrakKomunikasi merupakan alat penting dalam interaksi manusia. Setiap manusiaberkomunikasi untuk bertukar informasi, ide dan pandangan dengan orang lain.Proses pertukaran informasi dalam konteks komunikasi sering dilakukan sebagaimedia penyaluran dan sosialisasi dengan orang sekitarnya. Teori PertukaranSosial menekankan hubungan interaksi dan komunikasi antara kedua pesertaberlangsung saling menguntungkan satu dengan lainnya dan didasarkan padaganjaran (reward) dan upah (cost). Proses interaksi manusia juga dapat dijelaskandengan teori Pertukaran Sosial dengan mempertimbangkan pola hubungan yangtelah dibangun diantara keduanya. Berbagai kritikan teori Pertukaran Sosial telahmenuai dengan melihat perspektif hubungan manusia yaitu tidak didasarkankepada pola hubungan manusia, belum teruji secara ilmiah dan selaluberdasarkan kepada nilai ekonomis.Kata kunci : Komunikasi, Pertukaran Sosial, KritikanAbstractCommunication is an important tool in human interaction. Every human beingcommunicates to exchange information, ideas and views with others. The processof information exchange in the context of communication is often done as amedium of distribution and socialization with the surrounding people. SocialExchange Theory emphasizes the interaction and communication between the twoparticipants is mutually beneficial to each other and is based on rewards andwages. The process of human interaction can also be explained by the theory ofSocial Exchange by considering the pattern of relationships that have been builtbetween the two. Various critics of Social Exchange theory have reaped bylooking at the perspective of human relationships are not based on the pattern ofhuman relationships, has not been scientifically tested and always based oneconomic value.Keywords: Communication, Social Exchange, Criticism
AKTIVITAS KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS DALAM MENJAGA REPUTASI PERUSAHAAN Femi Oktaviani; Reza Rizkina Rizkina T; Selli Dewi Dewi Septiani
JURNAL SIGNAL Vol 8, No 1 (2020): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.331 KB) | DOI: 10.33603/signal.v8i1.2819

Abstract

ABSTRAKReputasi dalam suatu perusahaan sebagai suatu unsur yang paling penting, karena baik dan buruknya reputasi perusahaan menjadi indikator penting dari keberhasilan perusahaan. Reputasi merupakan suatu yang kompleks, sebagai seorang public relations diharapkan dapat mengelola berbagai aktivitas komunikasi perusahaan yang dapat memberikan dampak positif bagi reputasi. Bank bjb adalah bank BUMD dimana saat ini memiliki 64 kantor Cabang di provinsi Jawa Barat dan Banten. Dengan persaingan bank yang begitu banyak, maka seorang public relations harus dapat mengelola aktivitas komunikasi perusahaan sehingga mampu bersaing dengan perusahaan perbankan lainya. Fokus penelitian ini adalah bagaimana aktivitas komunikasi public relations bank bjb dalam menentukan teknik, bentuk dan layanan komunikasi secara internal maupun eksternal menjaga reputasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini yaitu teknik komunikasi dilakukan melalui teknik komunikasi informative, persuasive dan koersif. Bentuk aktivitas komunikasi dilakukan melalui komunikasi formal dan non formal. Serta layanan komunikasi dilakukan secara internal dan eksternal guna memberikan kepuasaan berbagai stakeholders.Kata Kunci : Reputasi, aktivitas dan komunikasi. ABSTRACTReputation in a company as the most important element, because of the good and bad reputation of the company becomes an important indicator of company success. Reputation is complex, as public relations is expected to manage a variety of corporate communication activities that can give a positive impact on reputation. Bank of BJB is a BUMD bank which currently has 64 branch offices in the provinces of West Java and Banten. Because of many bank competition, public relations must be able to manage the company’s communication activities so that they can compete with other banking companies. The focus of this research is how the communication activities of BJB bank's public relations in determining communication techniques, form and services internally and externally maintain reputation. This research uses qualitative methods by using data collection techniques carried out through informative, persuasive and coercive communication technique. Form of communication activities carried out through formal and informal communication. As well as communication services carried out internally and externally to provide the satisfaction of various stakeholders. Keywords : reputation, activity and communication.
PEMBENTUKAN PERSEPSI LANSIA TENTANG VAKSINASI COVID-19 DI KABUPATEN MERAUKE Ida Masnita Sigalingging; Maria Sherlly
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.608 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i2.5929

Abstract

Virus Covid-19 telah masuk ke Indonesia sejak Maret 2020 dan sejak saat itu, dampak yang ditimbulkan dari Covid-19 saangatlah besar karena mengganggu kesehatan dan meruntuhkan sektor ekonomi. Vaksinasi menjadi salah satu solusi yang paling penting dalam mengatasi pandemic virus Covid-19. Diawali dengan vaksinasi terhadap bapak Presiden Joko Widodo pada 13 January 2021 yang kemudian vaksinasi berlanjut untuk kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan dan lansia kemudian seluruh masyarakat Indonesia di berbagai daerah termasuk Kabupaten Merauke. Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui mengenai persepsi lansia di Kabupaten Merauke terhadap vaksinasi Covid-19.
PERAN UPDATE STATUS FACEBOOK SEBAGAI MEDIA EKSISTENSI DIRI (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Peran Update Status Facebook Di Kalangan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cirebon) devi pitrianengsih
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 1 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.574 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i1.653

Abstract

Media jejaring sosial sudah menjadi dunia yang sangat diminati oleh kaum muda diseluruh dunia tidak terkecuali bagi kaum muda di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah : (1). Untuk mengetahui alasan facebookers dalam memilih facebook sebagai media eksistensi diri mereka. (2). Untuk mengetahui peran update status facebook dalam menampilkan eksistensi diri; (3). Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dialami facebookers dalam menampilkan eksistensi dirinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa STIKOM Cirebon tingkat 3 semester 6. Hasil penelitian bahwa : (1). Minat setiap facebookers antara satu dan lainnya berbeda-beda hal itu disebabkan oleh faktor pengetahuan, pengamatan, tanggapan, persepsi dan sikap dalam memilih facebook sebagai media untuk menampilkan eksistensi dirinya yang saling berkaitan. (2). Eksistensi diri dikalangan mahasiswa STIKOM karena  dipengaruhi oleh konsep diri, pembukaan diri, presentasi diri ketika melakukan update status. (3). Hambatan-hambatan yang terjadi karena gangguan teknis karena sinyal provider yang tidak stabil, gangguan semantik, gangguan latar belakang budaya, rintangan psikologis dan rintangan kerangka berfikir.  Key Work : Peran, Up Date Status, Eksistensi Diri
STUDI TENTANG TERPAAN INFORMASI KESEHATAN DAN KAITANNYA DENGAN PERILAKU HIDUP SEHAT DI KALANGAN PARA SISWA (Survey explanatory terhadap para siswa SMAN 3 Kuningan Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat) Ratna Anggraeni; Yunus Winoto; Saleha Rodiah
JURNAL SIGNAL Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.274 KB) | DOI: 10.33603/signal.v5i2.883

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini membahas tentang terpaan informasi kesehatan kaitannya dengan perilaku hidup sehat pada para siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara intensitas, isi pesan, serta daya tarik informasi kesehatan dengan perilaku hidup sehat dikalangan para siswa SMAN Negeri 3 Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah para siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sederhana. Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui angket, wawancara, observasi serta melalui studi kepustakaan. Untuk teknik analisis datanya dilakukan dengan menggunakan analisis statitistika deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan antara terpaan informasi kesehatan dengan perilaku hidup sehat di kalangan para siswa SMAN 3 Kuningan. Kata kunci: terpaan informasi, perilaku hidup sehat, informasi kesehatan   ABSTRACT This study discusses the exposure of health information in relation to healthy living behavior in the students. The purpose of this study is to know whether there is a relationship between the intensity, the content of the message, and the attractiveness of health information with healthy living behavior among students SMAN Negeri 3 Kuningan. This research uses quantitative approach with correlational research type. The population in this study were students with sampling technique using simple random technique. As for the data collection techniques conducted through questionnaires, interviews, observations and through literature study. For the data analysis technique is done by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the result of research known that there is correlation between exposure of health information with healthy life behavior among students of SMAN 3 Kuningan. Keywords: information exposure, healthy life behavior, health information
LITERASI BUDAYA SUNDA PADA INDIVIDU TIONGHOA DI SUMEDANG Santi Susanti; Suwandi Sumartias
JURNAL SIGNAL Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.489 KB) | DOI: 10.33603/signal.v7i2.2413

Abstract

 Abstract This study aims to describe a dance artist, Memey Maria, in preserving and inherit Sumedang classical dance to the younger generation and explore cultural literacy process she went through in loving the Sumedang classical dance. Occupied descriptive qualitative methods with a phenomenological approach, the process of collecting data is done through interviews, direct observation, and document review. The results showed that Memey's efforts to maintain the classical dance of Sumedang were based on her love for Sundanese culture since she was a kid. Memey interacts and communicates with Sundanese around her every day. She learned Sumedang classical dance from the maestro, Raden Ono Lesmana Kartadikusumah. The regeneration process is done by teaching the dance to students at Universitas Sebelas April (Unsap), Sumedang. Although there were fewer participants, Memey still exited in teaching the dance to female students. The conclusion of this study shows that communication plays an important role in the process of culture learning. Internalization will be formed inside the individual if the cultural learning process continuously takes place. Keywords: Sumedang classical dance, learning culture, regeneration, Chinese. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengungkapkan upaya Memey dalam memertahankan dan mewariskan tarian klasik Sumedang kepada generasi muda serta menggali proses literasi budaya yang Memey jalani sehingga mencintai tarian klasik Sumedang. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan langsung serta penelaahan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan, upaya Memey memertahankan tarian klasik Sumedang agar tetap hidup didasari oleh rasa cintanya akan budaya Sunda yang melingkupinya sejak ia kecil. Dalam kehidupan sehari-hari, Memey berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang Sunda di sekelilingnya. Ia pun belajar langsung tarian klasik Sumedang dan maestronya, yakni Raden Ono Lesmana Kartadikusumah. Proses regenerasi dilakukan dengan mengajarkan tarian tersebut kepada mahasiswi di Universitas Sebelas April (Unsap), Sumedang. Meski yang ikut tidak banyak, tapi Memey tetap semangat untuk mengajarkan tarian tersebut kepada pada mahasiswi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan, komunikasi berperan penting dalam proses belajar budaya. Internalisasi baru akan terbentuk dalam pribadi individu, jika proses pembelajaran budaya berlangsung secara berkesinambungan. Kata kunci: Tarian klasik Sumedang, belajar budaya, regenerasi, Tionghoa.

Page 4 of 22 | Total Record : 218