cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 218 Documents
Interaksi Simbolik Masyarakat Adat Cigugur Kuningan (Studi Etnografi dalam Tradisi Seren Taun) Abdul Jalil Hermawan
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.372 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui simbol simbol apa yang dipergunakan dalam perayaan seren tahun. Untuk menelaah dan memecahkan permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan teoritis dengan teori interaksi simbolis. Dalam prakteknya teori ini, didukung oleh teori etnografi komunikasi. Prosedur penelitian etnografi komunikasi dilakukan dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan telaah atas beberapa data yang dimiliki oleh masyarakat adat.Selain itu peneliti juga melakukan analisis deskriptif mengenai semua data yang diterima. Upaya ini dilakukan demi menyederhanakan semua data yang pada akhirnya dirangkai dalam sebuah penulisan laporan yang memiliki makna. Proses pemaknaan data dilakukan secara terus menerus selama penelitian dilakukan. Pengumpulan data primer dilakukan dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Peneliti juga melengkapi data dengan melakukan wawancara dengan pihak pemerintah desa.Dasi hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa dalam prosesi budaya Seren Taun dalam komunitas adat Cigugur Kabupaten Kuningan, ditemukan bahwa komunikasi dilakukan tidak hanya secara verbal, tetapi juga banyak ditemukan komunikasi nonverbal dengan menggunakan simbol simbol. Simbol-simbol yang digunakan ini terdiri dari gerakan gerakan tertentu dalam rangkaian upacara adat Seren taun, pakaian, hingga warna pakaian. Secara garis besar dalam perayaan Seren Taun ini ada tiga makna yang terkandung, mulai dari makna ritual, kultural dan makna sosial.Kata Kunci : Interaksi Simbolik, Masyarakat
STRATEGI HUBUNGAN MASYARAKAT SEKSI INFORMASI DAN SARANA KOMUNIKASI KEIMIGRASIAN (FOSARKIM) DALAM MENANGANI PENGADUAN PELAYANAN PASPOR DI KANTOR IMIGRASI KELAS II CIREBON Fitria .; Mukarto Siswoyo; Welly Wihayati
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.155 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.953

Abstract

AbstrakPenelitian berjudul “Strategi Hubungan Masyarakat Seksi Informasi dan SaranaKomunikasi Keimigrasian (Fosarkim) dalam Menangani Pengaduan PelayananPaspor di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon” ini bertujuan untuk mengetahuistrategi hubungan masyarakat Seksi Fosarkim dalam menangani pengaduanpelayanan paspor, apa saja bentuk pengaduan pelayanan paspor yang disediakanoleh Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, dan bagaimana upaya yang dilakukan olehSeksi Fosarkim dalam menangani pengaduan pelayanan paspor. Penelitiandeskriptif kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penelitiandilakukan di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon Jalan Sultan Ageng TirtayasaNo.51, Desa Kedung Dawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, denganinforman yaitu Kepala Seksi Fosarkim dan Kasubsi Komunikasi, serta masyarakatpemohon paspor. Dengan hasil penelitian: 1) Strategi humas yang diterapkanadalah dengan memfokuskan kepada pelayanan yang maksimal dan menerapkanprogram-program sesuai tujuan sebelumnya, serta melakukan 3 langkah humasdalam menangani pengaduan pelayanan paspor; 2) Bentuk pengaduan yangdisediakan adalah melalui SMS Gateaway, Nomor Handphone Kepala Kantor,Kotak Saran, Email dan Websiteresmi Kantor, sertaSocial Media sepertiInstagram dan Twitter; 3) Upaya yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan lagisosialisasi-sosialisasi ke berbagai daerah dan berbagai kalangan.Kata kunci : strategi hubungan masyarakat, pengaduan, pelayanan, KantorImigrasi.109AbstractThe research entitled strategy of public relations of communication andimmigration information (Fosarkim) in complaint handling passport service at theOffice of the Immigration Class II Cirebon aims to find out how the strategy ofpublic relations Fosarkim Section in complaints handling passport services, whatthe forms of complaints passport service are provided by the Office of theImmigration Class II Cirebon, and how the efforts are made by the FosarkimSection in complaint handling of passport service at the Office of the ImmigrationClass II Cirebon. This qualitative descriptive method research using datacollecting technique by non participant observation, indepth interview,documentation, and Literature Study. The research has been conducted at theOffice of the Immigration Class II Cirebon, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, DesaKedung Dawa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon with informans areHead Of Fosarkim Section, Kasubsi Communication, and customers applicationpassport. The results of these research are: 1) The strategy of public relationsapplied is to focus to the maximal service and implement the programs accordingto the previous goals, and doing 3 steps problems solving by public relations incomplaint handling passport; 2) The forms of complaints provided are SMSGateaway, Head Office Phone Number, Suggestion Boxes, Email and OfficialWebsite of Office, and Social Media such as Instagram and Twitter, 3) The effortsdone by Fosarkim Section has to increase more the socializations to variousregions and various circles.Keywords: Strategy, Public Relations, Complaints, Service, Passport
MEDIA KOMUNIKASI WEBLOG DALAM MENUNJANG KEGIATAN BELAJAR SISWA Debi Puspahade; Nurudin Siraj; Welly Wihayati
JURNAL SIGNAL Vol 7, No 2 (2019): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.668 KB) | DOI: 10.33603/signal.v7i2.2419

Abstract

ABSTRAKWeblog ialah salah satu media internet yang memiliki sarana informasi. Dalam hal ini, weblog menjadi salah satu komunikasi massa yang masih diminati sejak awal kemunculannya. Baik sebagai media social maupun sebagai media pemberalajaran dikalangan masyarakat terutama anak sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Media komunikasi weblog dalam (2) Factor pendukung dan penghambat (3) Upaya dalam mengatasi kegiatan belajar siswa dalam menggunakan media komunikasi weblog. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Informan yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 9, informan kunci 1 dan informan pendukung 8. Sampel yang digunakan ialah dengan menggunakan sampling purposive dan teknik pengumpulan data, yang dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian mengenai media komunikasi weblog dalam menunjang kegiatan belajar siswa sesuai dengan pengalihan rutinitas, hubungan personal, identitas personal, kehendak, kebutuhan, dan motivasi siswa SMK Ulil Albab Kecamatan Depok Cirebon, selain itu weblog juga memiliki factor pendukung dan penghambat yang dialami oleh siswa SMK Ulil Albab Kecamatan Depok Cirebon. Upaya yang disarankan ialah, dari sistem jaringan weblog mungkin bias lebih disederhanakan mengenai kode halaman agar tampilan blog juga tetap menarik perhatian dan di nikmati pengguna. Kata kunci : Media Weblog, Penggunaan dan Kepuasan, Siswa
STRATEGI PEMENANGAN TIM SUKSES DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA KARANGWANGI KEC. KARANGWARENG KAB. CIREBON 2019-2024 Rizki Budhi Suhara; Hedi Eka Kamaludin
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.934 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i2.3555

Abstract

Demokrasi asli desa dicerminkan oleh kehidupan masyarakatnya yang gotong-royong dan serta pengambilan keputusan tentang persoalan masyarakat diselesaikan dengan musyawarah. Demokrasi tradisional digambarkan dengan pola-pola musyawarah dalam pengembilan keputusan dan gotong-royong dalam pelaksanaan keputusan tersebut, dan didalam masyarakatnya terdapat ikatan yang kuat antara warga yang satu dengan warga masyrakat yang lain. Tujuan penelitiannya untuk mengetahui strategi politik dan strategi komunikasi yang dilakukan oleh tim sukses untuk memenangkan calon kepala Desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif. Sebagai hasil penelitian yang telah dilakukan yakni dalam penerapan strategi politik terdapat cara ofensif dan defensif yang dilakukan oleh tim sukses dan strategi komunikasi yang terdiri dari adanya komunikator, pesan, media dan khalayak. Simpulannya adalah dalam melakukan strategi pemenangan pemilihan calon Kepala Desa dengan menggunakan stategi politik dan strategi komunikasi yang secara rutin dilakukan serta didukung dengan adanya alat komunikasi yang berbasis digital. Sebagai saran bahwa diharapkan penelitian ini akan menambah khasanah baru dan menjadi pelengkap wawasan pengetahuan penelitian sebelumnya dan di masa mendatang.Kata Kunci: Strategi Pemenangan, Tim Sukses, Kepala Desa, Desa
PEMANFAATAN JEJARING SOSIAL FACEBOOK SEBAGAI MEDIA PROMOSI PRODUK FASHION DI KALANGAN MAHASISWA puji hastuti purbaningsih
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 1 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.773 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i1.649

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi semakin mempermudah arus pertukaran informasi melalui layanan internet. Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1). Mendeskripsikan pandangan mahasiswa terhadap pemanfaatan facebook sebagai media promosi fashion; (2). Mendeskripsikan daya tarik facebook sebagai media promosi fashion?; (3). Mendeskripsikan minat mahasiswa terhadap promosi jenis fashion melalui akun facebook?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis data menggunakan model analisa interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : (1). facebook merupakan situs jejaring sosial yang sekarang bertambah fungsi yaitu tidak hanya sebagai situs pertemanan saja tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi produk seperti promosi fashion secara online. (2). Promosi fashion melalui facebook dipandang baik oleh semua mahasiswa yang dalam hal ini sebagai informan. (3). Faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan mahasiswa yang bersifat homogen dalam memilih produk fashion melalui media online khususnya facebook adalah perasaan dan emosi.  Kata kunci : jejaring sosial, media promosi,  mahasiswa
MARKETING CELEBRITIES SEBAGAI STRATEGI DALAM IKLAN Welly Wihayati
JURNAL SIGNAL Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.637 KB) | DOI: 10.33603/signal.v5i2.879

Abstract

ABSTRAK Pembuatan iklan suatu produk, keberadaan selebriti dipandang sebagai endorser yang memegang peranan penting bagi kegiatan pemasaran produk tersebut. Di sini, selebriti “sangat diminati” oleh produsen dalam pembuatan iklan-iklan produknya. Selebriti menjadi tokoh yang menarik dalam iklan, apalagi bagi selebriti yang sedang “naik daun”. Akan tetapi, pada sisi lain, penggunaan selebriti sebagai strategi dalam beriklan juga dapat menjadi sangat rentan, terutama jika selebriti tersebut jauh dari komitmen perjanjian kerja sama. Pembuatan iklan, tidak luput pula dari peran selebriti sebagai endorser. Mengapa selebriti sangat diminati oleh produsen dalam mengiklankan produk-produknya? Alasan yang sederhana menyebutkan bahwa pesan yang disampaikan oleh sumber yang menarik (kaum selebriti yang sedang nge-top), akan mendapat perhatian yang lebih besar, di samping sangat mudah diingat. Oleh sebab itu, marketing celebrities menjadi penting artinya bagi iklan sebuah produk. Bagaimana produsen menetapkan pilihannya pada sang bintang agar sesuai dengan personality produk, melakukan evaluasi layak-tidaknya selebriti dalam iklan, bagaimana iklan tepat sasaran dan apa saja yang harus diketahui sang bintang, serta apa yang harus dipikirkan oleh sang pemasar mengenai marketing plan yang berhubungan dengan selebriti ini, tentunya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pembuatan iklan melalui marketing celebrities. Kata Kunci : Marketing, Iklan, Produk, Selebriti ABSTRACT The making of product advertisement, the existancy of celebrity can be seen of endorser who hold significant role to the marketing activity of compaany product. The marketing process of celebrity will always happenned. In here, celebrities are very liked by producer in the making of their product advertisement. Celebrities will become attractive figure, mainly the popular celebrities. But on the other side, the using of celebrities as strategy in advertisement, can be a serious problem if they don’t committ the regulation of cooperation contract. In an advertisement process, it can’t be separated to the celebrity’s role as an endorser. Why is the producer very interested in celebrities to advertise their company product? The simple reason mentioned that the message which communicated by interesting source or person (popular celebrities), get more attention from the audiences, of course it will be easily remembering too. Because of that, marketing celebrities in this case, become an important meaning to the product of advertising. How the produser determinate their desicion to the star in accordance with the product personality, do the evaluation about the successful of celebrities, how the advertisement can be effective and what have to know by celebrities about product, and what have to think by the marketer about their marketing plan, however become an related part of advertising strategy through marketing celebrities. Keywords: Marketing, Advertisement, Product, Celebrities
REPRESENTASI IDENTITAS VIRTUAL DALAM KONTEKS ETNOGRAFI DI SOSIAL MEDIA GRINDR Tuti Widiastuti
JURNAL SIGNAL Vol 7, No 1 (2019): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.021 KB) | DOI: 10.33603/signal.v7i1.1912

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi komunikasi kini berkembang pesat dan merubah pola berkomunikasi pada individu yang menggunakannya. Hampir 95% kini individu mengakses jejaring sosial. Jejaring sosial diminati karena memiliki kemampuan untuk saling terhubung dengan cepat antara satu domain komunitas dengan domain komunitas lainnya.Komunitas sendiri terjadi karena adanya kesamaan minat atau ketertarikan.Teknologi kini merambah keberbagai elemen kehidupan, tidak terkecuali bagi komunitas-komunitas tertentu.  Hal ini dimanfaatkan oleh komunitas kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) gay untuk berinteraksi sesamanya tanpa merasa berbeda bila berkomunikasi dengan minat yang sama. Dalam pengoprasianya, masih terdapat penyembunyan identitas diri pada dunia virtual. Penelitian ini akan menggunakan paradigma konstrutifis dengan metode virtual ethnografi melalui pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah mengenai representasi identitas diri yang digunakan pada dunia virtual bagi kaum Gay pada jejaring sosial Grindr bahwa adanya makna yang menunjukan pada diri mereka dalam identitas yang digunakan di dunia virtual sebagai maksud dan tujuan mereka berkomunikasi melalui jejaring sosial tersebut. Kata Kunci: Identitas Virtual, Etnografi, Social Media Grindr. ABSTRACTThe development of communication technology is now growing rapidly and changing communication patterns in individuals who use it. Nearly 95% of individuals now access social networks. Social networking is in demand because it has the ability to connect quickly with one community domain with another community domain. The community itself occurs because of similar interests or interests. Technology is now reaching various elements of life, not least for certain communities. This is used by gay LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender) communities to interact with each other without feeling different when communicating with the same interests. In the operation, there is still a hidden identity in the virtual world. This study will use the constructivist paradigm with virtual ethnographic methods through a qualitative approach. The results obtained in this study are about the representation of self-identity used in the virtual world for Gay people on Grindr's social network that there are meanings that show themselves in identities that are used in the virtual world as their intent and purpose to communicate through social networks. Keywords: Virtual Identity, Ethnography, Grindr Social Media.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI MUSIK DANGDUT DALAM KAMPANYE POLITIK DI KECAMATAN PALIMANAN KABUPATEN CIREBON Welly Wihayati; Mahendra Haryo Bharoto
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.009 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4575

Abstract

Penggunaan musik dangdut kerap ditemukan dalam penyelenggaraan kampanye politik ataupun pesta demokrasi di berbagai daerah Indonesia. Kondisi tersebut sering menimbulkan kericuhan karena mengundang keramaian publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan hambatan masyarakat berkenaan dengan kegiatan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif melalui wawancara mendalam dengan pejabat pemerintahan kecamatan dan desa termasuk masyarakat setempat, observasi langsung, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat persepsi masyarakat seperti rangsangan, reaksi sikap dan perilaku masyarakat berupa sebaran informasi dari mulut ke mulut yang kemudian meluas. Perilaku mengarah pada respon negatif/positif karena masyarakat yang hadir tidak hanya pada kegiatan kampanye namun menonton pertunjukan musik. Mereka secara umum memandang musik dangdut sebagai media hiburan gratis justru lebih tertarik dan antusias dengan sosok artis yang diidolakan dibandingkan figur dari calon legislatif ataupun partai politik pengusungnya. Upaya yang perlu dilakukan untuk menciptakan persepsi masyarakat yang positif yaitu penyelenggara pemerintahan daerah sudah selayaknya dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai substansi dari gelaran pesta demokrasi atau agenda kegiatan politik itu sendiri. Dengan kata lain, fokus pada agenda dan program-program kerja yang ditawarkan. Pertunjukan musik hanya sebagai sarana pendukung yang bersifat menghibur. Jadi, jangan hanya memberikan hiburan yang sifatnya menghibur semata, melainkan juga hiburan yang mengedukasi.Kata Kunci: persepsi masyarakat, musik dangdut, kampanye politik
PESAN SIMBOLIK DALAM SENI TARI BEDAYA KAJONGAN SEBAGAI REALITAS BUDAYA MASYARKAT CIREBON (Studi Kualitatif Upaya Merekonstruksi Seni Tari Bedaya Kajongan di Keraton Kanoman Cirebon) Khaerudin Khaerudin Imawan
JURNAL SIGNAL Vol 1, No 2 (2013): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.952 KB) | DOI: 10.33603/signal.v1i2.428

Abstract

AbstrakKarya seni Tari Bedaya Kajongan lahir dari kehidupan sekitar keraton Kanoman Cirebon, yang memiliki nilai-nilai tradisional dalam khasanah sifat-sifat moral manusia, laku lampah, tata busana, dan nilai-nilai falsafah serta sejarahnya. Dalam telaah ilmu komunikasi, kajian ini termasuk dalam bidang garapan pesan komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang difokuskan pada studi kasus pesan simbolik Tari Bedaya Kajongan sebagai realitas masyarakat Cirebon. Merekonstruksi tarian bedaya Kajongan, dilakukan dengan pendekatan interpretatif yang mengacu pada realitas budaya yang berkembang di lingkungan keraton Kanoman Cirebon, melalui interaksi simbolik gerakan tarian yang dimainkan para penari. Pengumpulan data dilakukan sebanyak mungkin dengan melibatkan informan yang dapat memberikan informasi terpercaya mengenai sejarah tarian bedaya Kajongan. Selain diperoleh dari hasil wawancara dengan berbagai pihak dilingkungan keraton Kanoman, penggalian data juga dilakukan melalui data primer dan sumber sejarah diluar keraton. Pedekatan interaksionisme simbolis mengedepankan peran bahasa dan makna-makna gerakan tarian, termasuk pula jenis bunyi gamelan yang dimainkan. Berkaitan  dengan pengungkapan makna gerakan-gerakan sebagai sebuah simbol atau bagian-bagian artistika yang diwujudkan dalam bentuk interpretasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tari Bedaya Kajongan  menggambarkan adegan peperangan, memiliki pesan simbolik perang yang dimaksud adalah peperangan yang harus dilakukan oleh setiap kaum wanita untuk menundukkan hawa nafsunya. Setiap gerakannya mempunyai pesan berupa nilai-nilai spiritual, yang menjadi pegangan hidup. (2) Pagelaran seni Tari Bedaya Kajongan menjadi momentum dan ruang yang sangat tepat bagi Sultan Raja keraton Kanoman Cirebon, untuk bersilaturahmi dan bertatap muka dengan masyarakat disekitar keraton maupun masyarakat luar tanpa memandang status sosial. 
PENGARUH CONTENT MARKETING INSTAGRAM TERHADAP BRAND IMAGE DISNEY+HOTSTAR DI MASA PANDEMI COVID-19 Qayyum Deyatari Pangestu; Didiek Tranggono
JURNAL SIGNAL Vol 10, No 1 (2022): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.243 KB) | DOI: 10.33603/signal.v10i01.7005

Abstract

Di masa pandemi COVID-19 ini, pemanfaatan media digital perlu dilakukan untuk memasarkan barang atau jasa pada suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan mobilitas masyarakat yang dibatasi menjadikan pemasaran konvensional kurang efektif dalam menjangkau audiens. Dengan begitu pemasaran melalui media digital seperti content marketing menjadi salah satu kegiatan pemasaran yang tepat untuk dilakukan. Content marketing  merupakan pemasaran yang memfokuskan pembuatan dan pendistribusian konten yang relevan dan berharga untuk menjangkau target audiens. Salah satu bisnis yang memanfaatkan content marketing adalah layanan hiburan streaming video on-demand Disney+ Hotstar melalui akun Instagram @disneyplushotstarid. Untuk dapat bersaing dengan layanan serupa, Disney+ Hotstar harus mempertimbangkan brand image yang dibangunnya melalui content marketing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh dari content marketing di Instagram dalam membangun brand image Disney+ Hotstar selama pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Analisis menggunakan analisi regresi linier berganda dengan variabel X merupakan 5 dimensi dari content marketing, yaitu reader cognition (X1), sharing motivation (X2), persuasion (X3), decision making (X4), dan life factors (X5) dan variabel Y adalah brand image. Setelah melakukan analisis tersebut, hasil yang didapat adalah variabel-variabel content marketing memiliki pengaruh secara simultan maupun parsial terhadap variabel brand image. Namun, variabel persuasion memiliki pengaruh negatif terhadap variabel brand image (Y).

Page 6 of 22 | Total Record : 218