cover
Contact Name
Ni Ketut Adi Mekarsari
Contact Email
adi.mekarsari@unipas.ac.id
Phone
+628123849552
Journal Mail Official
adi.mekarsari@unipas.ac.id
Editorial Address
Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali, Indonesia - 81125 email: adi.mekarsari@unipas.ac.id
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Jurnal Manajemen Widya Amerta
ISSN : 24067792     EISSN : 26232367     DOI : https://doi.org/10.37637/wa.v9i1
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Fakultas Ekonomi "Widya Amerta" (p-ISSN: 2406-7792; e-ISSN: 2623-2367) is aimed at the scientific community and practitioners in the field of management, business and industry, universities, and research institutions related to management. JFE "Widya Amerta" contains research results and conceptual studies in the field of management.
Articles 129 Documents
MOTIVASI, DISIPLIN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI PADA PERSEROAN TERBATAS TIRTA MUMBUL JAYA ABADI SINGARAJA Putu Ayu Usadhi Dewi; Gede Arnawa; I.M.G.A. Kurniawan
Widya Amerta Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.769 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i2.371

Abstract

Motivasi merupakan suatu dorongan atau pangkal dari seseorang dalam melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Disiplin kerja merupakan tingkat kepatuhan seseorang terhadap peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial maupun simultan antara motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Perseroan Terbatas Tirta Mumbul Jaya Abadi Singaraja, serta untuk mengetahui variabel yang lebih dominan memengaruhi kinerja pegawai. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 17.0. Teknik analisis kuantitatif yang digunakan yaitu uji validitas data, uji reliabilitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi, uji hipotesis yaitu uji T, uji F dan uji dominan. Hasil uji instrumen diperoleh semua item pernyataan dari variable valid dan reliable. Hasil uji asumsi klasik yakni data berdistribusi normal, model regresi yang diperoleh dapat disimpulkan terbebas dari problem multikolinieritas. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh model persamaan regresi Y = 2,754 + 0,431X1 + 0,291X2 . Koefisien determinasi 61,9%, hal ini berarti 61,9% perubahan kinerja pegawai PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi Singaraja dijelaskan oleh perubahan motivasi dan disiplin kerja. Hasil uji t dan uji f diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel dan nilai fhitung lebih besar dari ftabel maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh secara parsial maupun simultan antara motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi Singaraja. Variabel motivasi mempunyai pengaruh yang lebih dominan terhadap kinerja pegawai PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi Singaraja.
REGULASI DAN MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA) DI KABUPATEN BULELENG I Made Madiarsa
Widya Amerta Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.964 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i1.170

Abstract

Desa sebagai pemerintah terdepan yang secara langsung berhubungan dengan masyarakat serta dapat mengetahui secara langsung tingkat kehidupan masyarakat. Pemerintah memberikan dukungan besar agar desa memiliki badan usaha yang mampu mengembangkan dan menggerakkan perekonomian lokal dan potensi desa, melalui bantuan modal dan menyempurnakan regulasi tentang BUM Desa. Perkembangan regulasi tersebut mempunyai pengaruh pada tata kelola BUM Desa. Tujuan tulisan ini untuk mengkaji perkembangan regulasi dan manajemen Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan dari dokumen peraturan yang relevan dan informasi yang diperoleh dari Dinas PMD Kabupaten Buleleng. Menurut PP No.72 Tahun 2005 tentang Desa, Badan Usaha Milik Desa adalah usaha desa yang dikelola pemerintah desa. Menurut Permendagri No. 39 Tahun 2010 Badan Usaha Milik Desa dikenal dengan nama BUMDes adalah usaha desa. Organisasi pengelola BUMDes terpisah dari organisasi pemerintah desa. Penerimaan bantuan modal tidak melalui APBDes. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, mulai dikenal istilah BUM Desa dan badan usaha. Menurut Permendesa No. 4 Tahun 2015 Badan Usaha Milik Desa dikenal dengan nama BUM Desa. Penerimaan bantuan modal tidak melalui APBDes. Pendirian BUM Desa dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan/atau pelayanan umum yang dikelola oleh Desa dan/atau kerja sama antar-Desa. Pengelolaan BUM Desa seharusnya diawali dengan penyusunan rencana kerja dan rencana anggaran, pengorganisasian, pengelolaan, dan penyusunan laporan keuangan. Manajemen BUM Desa masih banyak yang harus disesuaikan dengan regulasi yang baru (Permendesa No. 5 Tahun 2015). Pengelolaan administrasi usaha khususnya untuk menghasilkan laporan keuangan belum sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan menyesuaikan dengan peraturan tentang BUM Desa.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK PADA MINI MARKET ABD FOOD MART DI SINGARAJA Luh Artaningsih
Widya Amerta Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.963 KB) | DOI: 10.37637/wa.v9i1.987

Abstract

Dalam pembelian suatu produk, konsumen mempunyai selera dan keinginan yang berbeda-beda atau perilaku konsumen berbeda-beda. Bauran pemasaran merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian suatu produk. Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan program pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian produk pada Mini Market ABD Food Mart di Singaraja, dan (2) faktor dominan yang memengaruhi perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian produk. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.Subjek dalam penelitian ini adalah pembeli umum / konsumen yang membeliproduk pada Mini Market ABD Food Mart di Singaraja. Sedangkan objeknya adalah keputusan konsumen serta faktor harga, tempat, promosi, produk, gaya hidup, pekerjaan, sikap, situasi ekonomi pembeli, kebudayaan, kelas sosial, kelompok acuan, keluarga, pengalaman, persepsi, dan umur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan nilai Measure of Sampling Adequacy (MSA) terdapat dua faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam berbelanja, yaitu (1) faktor bauran pemasaran mempengaruhi sebesar 46,504, dan (2) faktor pribadi mempengharuhi sebesar 17,624.Kedua faktor tersebut mempunyai total percentage of variance sebesar 64,128% artinya kedua faktor tersebut mampu menjelaskan pengaruhnya sebesar 64,128% terhadap keputusan konsumen dalam pembelian produk . Berdasarkan data tersebut faktor bauran pemasaran merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi keputusan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian produk. Diantara keempat variabel bauran pemasaran tersebut faktor promosi yang mempunyai faktor loading tertinggi yaitu sebesar 0,854. Kata kunci: Perilaku konsumen dan keputusan pembelian
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA, DAN PROMOSI TERHADAP NIAT BERKUNJUNG KEMBALI DI VILLA RENDEZVOUS BALI Ni Kadek Ita Riyanti; I Gusti Agung Ngurah Eka Teja Kusuma; I Gede Rihayana
Widya Amerta Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.775 KB) | DOI: 10.37637/wa.v7i1.591

Abstract

Niat berkunjung kembali (revisit intention) adalah niat konsumen untuk berkunjung kembali ke suatu tempat serta memberikan word of mouth yang positif. Dalam upaya meningkatkan niat berkunjung kembali diperlukan adanya peningkatan kualitas pelayanan, penetapan harga yang tepat dan peningakatan promosi sehingga menimbulkan niat berkunjung kembali konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, harga dan promosi terhadap niat berkunjung kembali di Villa Rendezvous Bali. Responden pada penelitian ini berjumlah 170 orang. Penentuan sampel menggunakan metode accidental sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan analisis korelasi berganda, analisis koefisien determinasi, uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali di Villa Rendezvous Bali, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali di Villa Rendezvous Bali, promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berkunjung kembali di Villa Rendezvous Bali. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan variabel lain yang secara teori mempunyai pengaruh terhadap niat berkunjung kembali, seperti kepuasan konsumen.
PROFIL MANAJEMEN INDUSTRI KERAJINAN ENDEK MASTULI DI DESA KALIANGET KECAMATAN SERIRIT Luh Artaningsih
Widya Amerta Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.778 KB) | DOI: 10.37637/wa.v8i2.901

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil manajemen industri kerajinan endek mastuli di Desa Kalianget Kecamatan Seririt. Penelitian ini dilakukan pada Pengrajin endek Mastuli di Desa Kalianget dengan jumlah pengrajin 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada 50 orang pengrajin. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif.  Penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar penomena yang diselidiki. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan : 1) Dilihat dari segi  manajemen produksi dapat dilihat pada umumnya pemilik industri kecil di Desa Kalianget masih menggunakan peralatan tradisional didalam melakukan proses produksi, 2) Dilihat dari segi manajemen sumber daya manusia dapat dijelaskan bahwa pada umumnya industri kecil di Desa Kalianget, didalam menggunakan tenaga kerja relatif jumlahnya. Mereka lebih cendrung menganggap industri mereka sebagai usaha sambilan untuk menambah atau membantu meringankan kebutuhan keluarga, 3) Dilihat dari segi manajemen keuangan dapat dilihat bahwa sumber modal yang digunakan oleh pemilik industri kecil di Desa Kalianget umumnya berasal dari modal sendiri  dan modal pinjaman, 4) Dilihat dari segi manajemen pemasaran  dapat dilihat bahwa para pemilik industri kecil ini lebih banyak menjual hasil produksinya melalui perantara dan sedikit menjual langsung kepada konsumen.
PENGARUH EKOWISATA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA NYAMBU, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN EKA AYU PURNAMA LESTARI; NI KOMANG TRISNADEWI
Widya Amerta Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.293 KB) | DOI: 10.37637/wa.v6i2.385

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekowisata terhadap perekonomian masyarakat Desa Nyambu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan yang dilaksanakan dari bulan Juli 2018-Desember 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan instrumen yang digunakan berupa kuisioner. Teknik analisa data menggunakan analisis deskriptif kuantiatif. Keabsahan data diperoleh melalui validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan analisis dengan analisis Regresi Sederhana diperoleh Nilai koefisien Variabel Ekowisata (X1) bernilai positif sebesar 0.302 maka artinya apabila nilai Ekowisata (X1) naik satu satuan maka Perekonomian Masyarakat (Y) akan naik sebesar 0.302. Setelah dilakukan Uji t, dimana diperoleh nilai sig. sebesar 0.000. Nilai sig. ini lebih kecil dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Variabel Ekowisata (X1) berpengaruh terhadap Perekonomian Masyarakat (Y). Setelah dilakukan analisis koefisien determinasi, dimana Koefisien Determinasi ( ) digunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan Variabel Bebas (Ekowisata) mempengaruhi Variabel Terikat (Perekonomian Masyarakat) diperoleh Nilai koefisien sebesar 0.140 atau sebesar 14%. Hal ini mengindikasikan bahwa Perekonomian Masyarakat (Y) dijelaskan 14% oleh Variabel Ekowisata (X1) sisa nya sebesar 86 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model atau penelitian. Maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Ekowisata (X1) memiliki pengaruh positif terhadap Variabel Perekonomian Masyarakat (Y) dimana pengaruh yang diberikan adalah sebesar 14%.
PENGARUH PENGAWASAN, KOMPENSASI DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA (STUDI PADA BUMDESA DI KABUPATEN BULELENG BALI) Ni Ketut Adi Mekarsari; Ketut Gunawan; Nyoman Suandana
Widya Amerta Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.151 KB) | DOI: 10.37637/wa.v8i1.795

Abstract

Berbagai kasus  penyimpangan tatakelola yang dilakukan oleh karyawan BUMDesa di Kabupaten Buleleng Bali menunjukkan rendahnya Disiplin Kerja Pegawai. Hasil Observasi secara per kasus menunjukkan adanya Pengawasan, Kompensasi dan Kepemimpinan yang masih lemah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengawasan, Kompensasi dan kepemimpinan terhadap Disiplin Kerja Karyawan pada  BUMDesa di Kabupaten Buleleng Bali. Teknik  pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : Teknik observasi,   Wawancara,  Dokumentasi dan Kuesioner. Teknik Analisis data meliputi : a. Teknik Analisis Kuantitatif yang meliputi : 1). Uji Instrumen  : Uji Validitas  dan Uji Reliabilitas; 2).Uji Asumsi Klasik : Uji Normalitas, Uji Multikolonieritas, Uji Heteroskedastisitas; 3). Analisis Regresi Linier Berganda rumus : Ŷ = a + b1X1 + b2X2 + b3X3; 4).   Analisis Determinasi rumus :    D = R2 x 100%; 5).  Uji Hipotesis : Analisis T-test, Analisis F-test, Uji dominan. Hasil analisis  membuktikan terdapat pengaruh secara parsial dan simultan antara Pengawasan, Kompensasi dan Kepemimpinan terhadap Disiplin Kerja Karyawan pada Bumdesa di Kabupaten Buleleng. Variabel Kompensasi paling  dominan mempengaruhi Disiplin Kerja Karyawan pada Bumdesa Kabupaten Buleleng. Untuk itu disarankan agar manajemen Bumdesa meningkatkan Kebijakan terhadap Pengawasan, sistem kompensasi dan Kepemimpinan.
FORMULASI STRATEGI UNTUK MENJAGA EKSISTENSI DAN PERKEMBANGAN LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI KABUPATEN BULELENG I Made Madiarsa; Ni Ketut Adi Mekarsari; Ni Nyoman Resmi
Widya Amerta Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.607 KB) | DOI: 10.37637/wa.v6i1.376

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa yang lebih dikenal LPD merupakan lembaga keuangan yang dimiliki oleh Desa Pakraman, yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahtraan Krama Desa Pakraman.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan ekternal serta strategi untuk menjaga eksistensi dan perkembangan LPD di Kabupaten Buleleng.Metode yang digunakan dalam pengumpulan data, observasi, dokumentasi, wawancara. Teknik analisis dengan analisis SWOT. Hasil penelitian ini dalam bentuk strategi yang dapat diterapkan untuk menjaga eksistensi dan perkembangan LPD di Kabupaten Buleleng.Berdasarkan hasil penelitian faktor kekuatan adalah; kepercayaan masyarakat, segmen pasar yang pasti (kramadesapakraman), ketentuan atau payung hukum yang dimiliki di desa Pakraman, permodalan, semangat membangun desa, Lokasi tempat LPD memberikan pelayanan, sistem administrasi, penyelesaian kredit secara kekeluargaan.Kelemahan kualitas SDM kurang,fasilitas belum memadai, tidak boleh ekspansi jenis usaha dan wilayah.Faktor peluang kebutuhan dana bagi masyarakat semakin besar, kebutuhan masyarakat akan jasa pelayanan dalam lalu lintas pembayaran (transfer payment), acaman adalah; adanya lembaga keuangan non bank dan bank, adanya kelesuan ekonomi, informasi bohong (hoak) yang dapat menyebabkan rush. Strategi yang dapat dirumuskan untuk menjaga eksistensi dan perkembangan LPD di Kabupaten Buleleng adalah strategi ekspansi usaha untuk LPD yang memiliki kekuatan yang lebih dominan, maka menggunakan kekuatannya untuk menangkap peluang.Menggunakan strategi kemitraanuntuk LPD yang mendapatkan ancaman lebih dominan dan berusaha menggunakan kekuatannya untuk antisipasi.Menggunakan strategi intensifikasi usaha untuk LPD yang memiliki kelemahan yang lebih dominan dan berkeinginan untuk mendapatkan peluang yang ada.Menerapkan strategi defensive untuk LPD yang berusaha menghindari adanya ancaman dan mengurangi kelemahan yang dimiliki.Disarankan kepada Pemucuk LPD untuk menemukan dan kenali kekuatan kelemahan yang dimiliki oleh LPD dari unsur sumber daya manusia, sarana prasarana dan aturan-aturan yang ada.Selalu mengakses informasi sehingga segera menemukan dan menggali peluang usaha yang ada serta juga menyadari adanya ancaman yang datang.Strategi yang dilakukan disesuaikan dengan analisis internal dan eksternal yang dimiliki oleh setiap LPD.
KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN WAJIB PAJAK PADA BADAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BULELENG Luh Evy Sri Kusuma Dewi
Widya Amerta Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.616 KB) | DOI: 10.37637/wa.v5i2.367

Abstract

Perusahaan penjual jasa seharusnya menyadari pentingnya kualitas pelayanan dalam aktivitas penjualan produk dan jasa yang ditawarkan. Banyak sekali pelayanan yang kurang memuaskan yang diakibatkan karena kurangnya perhatian terhadap saran-saran dari konsumen atau wajib pajak. Hal ini mengakibatkan perusahaan kehilangan konsumen. Jumlah konsumen sangat besar pengaruhnya terhadap perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan jasa, karena bagi perusahaan jasa, nasabah merupakan pemasukan / pendapatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas pelayanan pegawai dengan indikator bukti fisik, perhatian, keandalan, ketanggapan dan jaminan terhadap kepuasan wajib pajak di kantor Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuisioner dengan sampel berjumlah 100 responden. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan rumus slovin (sevilla et. Al., 1960 : 182 ). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis statistik dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda, koefisien determinasi, uji f dan uji t dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel dan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for windows Version 20. Dari hasil penelitian didapatkan serta dapat disimpulkan variabel perhatian dan variable keandalan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan Wajib Pajak pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng, sedangankan variabel fasilitas fisik, ketanggapan dan jaminan berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan wajib pajak di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng. Kualitas pelayanan yang terdiri dari variable fasilitas fisik, perhatian, keandalan, ketanggapan dan jaminan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng, serta variabel responsivess merupakan variabel yang dominan memengaruhi kepuasan wajib pajak pada Badan Keuangan daerah Kabupaten Buleleng. Berdasarkan simpulan maka dapat disarankan variable kesigapan dan perhatian adalah variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wajib pajak sehingga Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng hendaknya menjaga dan berusaha meningkatkan kesigapan dan perhatian dalam memberikan pelayanan kepada wajib pajak agar kepuasan wajib pajak meningkat Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng hendaknya menjaga kualitas pelayanan dengan memerhatikan keinginan, kebutuhan, dan berkomunikasi baik dengan wajib pajak agar kepuasan wajib Pajak dapat ditingkatkan sehingga meningkatkan kesadaran wajib Pajak untuk bertransaksi pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buleleng.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI KINERJA PEGAWAI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN BULELENG Made Pernia Ulanita Giri
Widya Amerta Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.532 KB) | DOI: 10.37637/wa.v7i2.661

Abstract

Dalam rangka penegakkan Peraturan Daerah, unsur utama sebagai pelaksana di lapangan diemban oleh Satuan Polisi Pamong Praja atau disingkat SatPol PP. Satuan Polisi Pamong Praja adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksankan urusan pemerintahan di bidang pelayanan dasar ketentraman dan ketertiban umum yang mempunyai tugas pokok dan kewenangan dalam memelihara dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, menegakkan peraturan daerah, dan peraturan Kepala Daerah serta perlindungan masyarakat. Oleh karena itu, untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik, kinerja pegawai SatPol PP Kabupaten Buleleng harus terus ditingkatkan.Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai SatPol PP Kabupaten Buleleng, dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai dan untuk mengetahui faktor yang lebih dominan memengaruhi kinerja pegawai SatPol PP Kabupaten Buleleng. Adapun metode yang digunakan dalam mengelompokkan variabel-variabel adalah analisis faktor, yang dalam pengolahan datanya menggunakan bantuan software SPSS versi 20. Langkah-langkah dalam analisis faktor meliputi matrik korelasi, total variance explained, rotated component matrix dan interpretasi faktor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 21 variabel yang memengaruhi kinerja pegawai SatPol PP Kabupaten Buleleng, dapat direduksi menjadi 6 (enam) faktor. Faktor tersebut antara lain : (1) Faktor Disiplin Kerja, (2) Faktor Kondisi Kantor, (3) Faktor Budaya Organisasi, (4) Faktor Pendorong Individu, (5) Faktor Jaminan Jasa Masa Depan, (6) Faktor Beban Kerja. Faktor dominan yang memengaruhi kinerja pegawai SatPol PP Kabupaten Buleleng adalah Faktor Disiplin Kerja. Saran-saran yang dapat diajukan kepada Kasat Pol PP Kabupaten Buleleng adalah agar tetap terus mempertahankan dan meningkatkan disiplin kerja pegawai, melakukan kerjasama dengan asuransi jiwa dan agar lebih memperhatikan pegawai dengan selalu memantau dan berkomunikasi apakah pegawai yang bersangkutan mampu menyelesaikan pekerjaannya atau tidak, sehingga kinerja pegawai pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng dapat meningkat sesuai yang diharapkan.

Page 6 of 13 | Total Record : 129